Sebuah organisasi lokal Suriah yang berbasis di provinsi Idlib utara telah mengadakan workshop dan pelatihan untuk 'merehabilitasi' kaum perempuan yang baru dievakuasi dari Ghouta dan pinggiran timurnya yang menderita setidaknya enam tahun pengepungan.

Workshop dua hari itu bertujuan untuk mengintegrasikan para wanita Damaskus dengan rekan-rekan perempuan mereka di provinsi yang dikuasai pejuang dengan mengajarkan mereka beberapa keahlian seperti membuat perhiasan, sulaman dan menjahit sehingga membantu mereka mengatasi kesulitan dalam kondisi perang .



Proyek ini mencakup beberapa pelatihan untuk pemberdayaan perempuan, termasuk kursus pertolongan pertama, kursus profesional, daur ulang dan kerajinan beberapa produk komersial. Proyek ini juga termasuk sesi dukungan psikologis untuk wanita.

Idlib telah menjadi tempat penampungan bagi puluhan ribu pejuang dan warga sipil yang terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah pemerintah dan sekutu militer asing telah merebut kembali dari para pejuang.

Sejumlah wilayah telah menjadi target serangan intensif oleh Rusia dan pasukan udara rezim pada tahun lalu yang telah menewaskan ribuan warga sipil dan menghancurkan rumah sakit dan pusat pertahanan sipil. (zamanalwasl)