Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Rezim Assad Bangun Tanggul Pemisah 6 meter di Utara Hama

Militer Bashar Assad membangun tanggul tinggi untuk memisahkan wilayahnya dan oposisi di pedesaan Hama barat laut. Pembangunan tanggul pemisah ini terkait kesepakatan “wilayah de-eskalasi” yang ditandatangani di Konferensi Astana beberapa pekan lalu.

Wartawan portal Suriah, enabbaladi.net, Rabu (24/05), melaporkan bahwa pembatas itu dibangun di desa-desa di kawasan Sahl Al-Ghab. Daerah strategis ini direbut militer Suriah tahun lalu. Seluruh penduduknya yang anti rezim diusir.

Komandan militer di gerakan Jaisy An-Nasr (salah satu perkumpulan faksi FSA), Abdul Ma’in Al-Mishri, mengungkapkan bahwa tanggung itu sudah dibangun setinggi enam meter. Namun para pekerja masih terus meninggikan gundukan tanah itu.

tanggul di utara hama suriah

Ia menjelaskan bahwa tanggul tersebut dapat dilihat dengan jelas dari wilayah oposisi. Padahal, jarak antara wilayah kontrol oposisi dan rezim berkilo-kilo meter. Bahkan, Mishri menggambarkan bahwa seperti tembok pemisah antara wilayah pro rezim dan pejuang revolusi.

Sementara itu, sumber di FSA membenarkan bahwa pembangunan tanggul pemisah ini sebagai batas wilayah untuk menentukan daerah-daerah yang masuk dalam kesepakatan “wilayah de-eskalasi”. Sebagian pedesaan Hama utara dan barat laut masuk dalam kesepakatan yang dijamin Turki, Rusia dan Iran tersebut.

Adapun wilayah yang masuk dalam kesepakatan tersebut, Idlib, sebagian wilayah Lattakia dan Hama, pedesaan Homs Utara, Ghautah Timur di pedesaan Damaskus, Qunaitra dan Daraa. Kesepakatan ini sebagai strategi Rusia untuk mempermudah memetakan daerah-daerah yang dikontrol oposisi jihadis.
Labels:
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget