Halloween Costume ideas 2015
12/25/16

Rusia telah menggunakan wilayah Suriah sebagai ladang percobaan untuk menguji senjata baru mereka, menurut komentar oleh menteri pertahanan Rusia, Orient News melaporkan hari Kamis (22/12/2016).

Lebih dari 160 jenis senjata telah diuji selama intervensi militer Rusia di Suriah, Sergey Shoigu mengatakan Kamis, menurut kantor berita Rusia TASS.

"Sebanyak 162 jenis senjata modern dan upgrade diuji selama aksi pertempuran di Suriah," kata Shoigu dalam pertemuan yang dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Diantaranya adalah sistem pesawat canggih Su-30SM, Su-34, dan helikopter Mi-28H dan Ka-52. Amunisi presisi tinggi dikonfirmasi karakteristik taktis mereka," tambah sang menteri.




Rusia telah membantu rezim Assad dengan perang terhadap warga sipil sejak September 2015. Negara Komunis itu biasa menggunakan senjata dan bom-bom terlarang untuk membombardir infrasturktur sipil di wilayah yang dikuasai oposisi, menimbulkan puluhan ribu korban jiwa di kalangan warga sejak itu.

Jet tempur Rusia meningkatkan serangan di beberapa kota di provinsi Idlib yang dikuasai oleh Mujahidin Suriah dan pinggiran Aleppo, dua hari setelah proses evakuasi di wilayah Aleppo yang terkepung telah rampung, ujar pejuang dan warga setempat pada Sabtu (24/12/2016).


Serangan udara di Kota Binish, Provinsi Idlib (24/12/2016)


Mereka mengatakan sedikitnya delapan serangan menargetkan Binish, Saraqeb dan Jisr Al-Shughur, kota utama di barat laut provinsi Idlib. Terdapat laporan mengenai korban dari kalangan sipil, lansir Zaman Alwasl.

Provinsi Idlib dalam beberapa bulan terakhir telah menjadi target serangan sengit jet Rusia. Itu terjadi bahkan saat mujahidin Suriah di Aleppo timur menghadapi eskalasi dalam serangan udara dan penembakan sampai pertahanan mereka runtuh dan terpaksa harus menyetujui kesepakatan evakuasi.

Warga dan Mujahidin mengatakan jet Rusia dan rezim Suriah Bashar Asad melancarkan serangan sengit di wilayah yang dikuasai oleh Mujahidin di bagian barat pinggiran Aleppo dan pedesaan selatan Aleppo untuk hari kedua sejak evakuasi selesai dilaksanakan.

Mereka menyerbu kota Khan Al-Asal, sekitar 14 km dari barat Aleppo dengan bom cluster sementara beberapa serangan memukul Hreitan dan Andan, menurut seorang mujahidin dari Jaisyul Mujahidin. Kota terdekat, Atareb juga terkena serangan.

Meskipun pasukan rezim mampu mengambil kontrol penuh atas kota Aleppo, namun sebagian besar wilayah barat dan selatan provinsi Aleppo tetap berada di tangan mujahidin Suriah.

Kementerian Pertahanan Rusia, Jumat (23/12), mengumumkan satu batalion polisi militer Rusia tiba Aleppo. Ratusan pasukan itu dikatakan untuk membantu keamanan, menjaga keselamatan konvoi kemanusiaan dan rumah sakit darurat di wilayah rezim Assad.


Seperti diketahui, setelah warga dievakuasi dari Aleppo Timur melalui kesepakatan barter, daerah yang hancur itu segera dimasuki oleh militer rezim dan milisi Syiah. Bahkan, sejumlah informasi menyebutkan bahwa milisi Iran mendatangkan warga Syiah untuk mengisi daerah yang ditinggal penghuninya itu.

Disebutkan Departemen Pertahanan Rusia, kedatangan ratusan serdadu Rusia ini paling utama untuk membantu menjaga keamanan di wilayah yang baru diduduki. Salah satu tugas mereka, menyisir bom-bom aktif.

Tentara-tentara itu tiba di Aleppo dengan pesawat pengangkut militer. Sebelumnya dikirim mereka mendapat pelatihan khusus.

Sumber Rusia menyebut, batalion itu terdiri dari 300 sampai 400 pasukan. Mereka dari unit keamanan militer di bawah payung pasukan bersenjata Rusia.

Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Ciogo mengungkapkan bahwa pasukan polisi militer mulai tiba di Aleppo pada Kamis malam. Pasukan ini akan mengatur wilayah yang sudah direbut.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget