Halloween Costume ideas 2015
11/11/16

Ruang operasi Jaish al-Fath dan Fath Halab hari Kamis (10/11/2016) berhasil menggagalkan upaya pasukan rezim Assad untuk menduduki kembali lingkungan Dahiyat al-Assad di barat dari Aleppo, koresponden Orient News melaporkan.

Tujuh puluh lima tentara Syi'ah bayaran Iran tewas selama upaya gagal tersebut, kantor media Jabhah Fath al-Sham, yang berpartisipasi dalam ruang operasi Jaish al-Fath, mengkonfirmasi.

Perkembangan ini datang hanya beberapa jam setelah tentara Syi'ah bayaran Iran kembali menduduki kawasan Proyek Apartemen 1070, dan Sekolah militer al-Hikmah, barat dari Aleppo, dibantu oleh ratusan serangan udara bom cluster dan fosfor Rusia.


Perlu diketahui ruang operasi Jaish al-Fath dan Fath Halab baru-baru ini mampu menembus pertahanan Rezim Assad dan tentara Syi'ah bayaran Iran dan kawasan strategis dikendalikan termasuk Dhahiyat al-Assad, Manyan, Karton Factroy, di sebelah barat Aleppo, sebagai bagian dari ofensif yang diluncurkan untuk memecahkan pengepungan di Aleppo.

Presiden AS Barack Obama telah memerintahkan Pentagon untuk menyebarkan lebih banyak drone di Suriah dengan tujuan memburu para anggota Jabhah Fath al-Sham (JFS), The Washington Post melaporkan.

Komando Operasi Khusus Gabungan AS (JSOC) akan memiliki kewenangan yang lebih dan lebih banyak sumber daya untuk memburu kepemimpinan Jabhah Fath al-Sham yang sebelumnya merupakan afiliasi Al-Qaidah di Suriah dengan nama Jabhat Al-Nusrah, kata surat kabar itu pada hari Kamis (10/11/2016) mengutip para pejabat anomim militer AS.


Menurut pejabat, drone yang dikendalikan JSOC sudah melakukan lebih banyak operasi pada bulan September dan setidaknya empat target "bernilai tinggi" telah tewas akibat operasi tersebut.

Amerika Serikat telah melakukan serangan sporadis di masa lalu terhadap para anggota veteran Al-Qaidah yang bermigrasi ke baratlaut Suriah dari Afghanistan dan Pakistan untuk bergabung dengan Jabhat Al-Nusrah dan siapa saja yang pejabat AS duga merencanakan melawan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Sejumlah fraksi mujahidin Suriah, dari "al-Haramoun Union" di Barat Ghouta, Pedesaan Damaskus melancarkan operasi militer untuk mematahkan serangan yang dikenakan pada mereka, menyebut pertempuran itu sebagai "al Haramoun Flames" dan berhasil untuk membuat beberapa kemajuan selama jam pertama.

Koresponden ElDorar melaporkan hari Kamis (10/11/2016) bahwa faksi-faksi tersebut, terutama Gerakan Islam Ahrar al-Sham, Jabhat Fath al-Sham (JFS), brigade Omar ibn al-Khattab dan gerakan Shohadaa al-Sham, menguasai bukit "Soyof" di "al-Makrousah" sebelah barat Damaskus.

ghouta barat damaskus

Perkembangan ini datang pada saat pesawat-pesawat tempur rezim al-Assad mengintensifkan pemboman di kota Khan al-Sheeh dan kamp pengungsi nya, setelah memotong jalan antara itu dan kota Zakya barat dari Rif Dimashq, dan memberlakukan blokade di kota itu. Selain itu ada juga upaya Rezim untuk menerapkan kebijakan deportasi terhadap para mujahidin ke Suriah utara sebagaimana yang mereka lakukan sebelumnya terhadap kota Darayya dan beberapa kota lainnya.

Salah satu ulama dan komandan jihad di Suriah, Beliau cukup dikenal terkait perannya di koalisi mujahidin Jaish al-Fath.

Nama : Abdullah bin Muhammad bin Sulaiman Al-Muhaisini
Status : Sudah menikah
Tempat lahir : dilahirkan di Al-Qashim, di wilayah Buraidah.

  • Menimba ilmu di Madrasah Ibtidaiyah di Al-Qashim sampai kelas 4.
  • Kemudian pindah ke Mekah dan tinggal disana, serta menyempurnakan pendidikan ibtidaiyah disana.
  • Melanjutkkkan pendidikan di Ma’had Ilmi Al-Haram Al-Makki Asy-Syarif, serta menyempurnakan hingga tingkat Mutawashitah, lalu Tsanawiyah. Lulus dari tingkat Tsanawiyah dengan peringkat Mumtaz dengan nilai 9,6
  • Melanjutkan pendidikan di Perguruan tinggi Ummul Qura, jurusan Syariah Islamiyah, dan lulus dengan gelar Bachelorius dengan peringkat mumtaz, berderajat Asyarof –Al-Ula (Peringkat terbaik pertama), dengan nilai 3,80 dari nilai tertinggi 4.
  • Melanjutkan pendidikan di Jamiah imam Muhammad bin Saud Al-Islamiy di Riyadh (Ma’had Aliy untuk peradilan), lalu Pasca sarjana jurusan Fiqh muqoronah (perbandingan Fiqh), dan lulus dengan peringkat mumtaz juga.
  • Doctoral pada bidang Fiqh Muqoronah, dengan judul risalahnya “ Al-Ahkam Laaji-I AlHarb fi Al-Fiqh Al-Islamiy (Hukum Suaka pada peperangan menurut Fiqh Islam).
KEHIDUPAN ILMIYAH 
  • Telah hafal Al-Quran saat usia 15 tahun.
  • Menimba ilmu pada Dauroh-dauroh Hifzhus-Sunnah kepaa Syekh Yahya bin Abdul Aziz Al-Yahya Hafizhahullah, dan pada rentang waktu itu beliau menyelesaikan hafalan Ash-Shahihain (Al-Bukhari dan Muslim-pent), juga Kutubul –Arba’ah (sunan abu dawud, an nasai, at tirmidzi dan ibnu majah),  juga kitab Muwatha imam Malik, juga kitab Ad-Darimi, yang mana beliau hafal semua itu tidak lebih dari 7 tahun mampu hafal 8000 hadits. Dan Syekhnya telah menugaskan beliau direntang waktu itu untuk mengajarkan ilmu-ilmu ini dan memberikan izin kepadanya, dengan nilai mumtaz tingkat tinggi.
  • Beliau belajar dari sejumlah Ulama, diantaranya :
  1. Syekh Abdullah bin Jibrin Rahimahullah.
  2. Syekh Abdullah Al-Ghunaiman Hafizhahullah
  3. Ulama Ahli Hadits, Syekh Sulaiman Al-Ulwan Hafizhahullah
  4. Syekh Abdurrahman Al-Barok Hafizhahullah
  5. Syekh Sulaiman Al Majid Hafizhahullah
  6. Syekh Ya’qub Al-Bahasan Hafizhahullah
  7. Syekh Yusuf Asy-Sibli Hafizhahullah
  8. Syekh Saad Asy-Syatyri Hafizhahullah
  9. Syekh Abdul Karim Al-Khadhir Hafizhahullah, 
  10. Dan ulama-ulama lainnya ..
Mengikuti kajian-kajian ilmiyah, diantaranya :
  • Dauroh Syekhul Islam Ibnu Taimiyyah di Riyadh.
  • Dauroh Syekh Ibnu Utsaimin di Anazah.
  • Dauroh Jami Ar-rojihi, di Buraidah.
  • Dauroh –dauroh Jami syekh Bin Baz di Mekah.
  • Menempuh perjalanan ke Mauritania untuk menghafalkan Alfiyah dan mempelajari Syarhnya, juga mempelajari Ushul Fiqh.
Hafal sejumlah matan kitab, diantaranya :
  • Sab’ah, pada kajian-kajian Syekh Yahya al-Yahya (seperti dijelaskan dimuka)
  • Alfiyah imam malik
  • Kitabut-Tauhid
  • Bulughul maram
  • Ar-Rahbiyah
Perjalanan Dakwahnya :
  • Mengikuti berbagai macam kegiatan dan aktifitas Dakwah, diantaranya :
  • Bergabung di lembaga dakwah di Aziziyah wal ‘Awaliy selama 5 tahun melaksanakan kegiatan-kegiatan dakwahnya yang banyak.
  • Ikut serta dalam pembekalan Almushalat almutanaqilah antara Mekah dan Jedah
  • Menyampaikan dakwah di ceramah-ceramah di dalam negeri Saudi.
  • Menyampaikan materi ilmiyah dalam bidang Aqidah dan Ushul, Fiqh dan Tafsir
  • Mengimami shalat tarawih lebih dari 7 tahun.
  • Sebagai imam dan Khatib untuk masjid Alu Tsani.
  • Mengikuti musabaqoh antar perguruan tinggi di Negara-negara teluk dalam hafalan As-Sunnah, dan beliau memperolah markaz kedua bagi Ummul Qura.

Video ketika Syeikh al-Muhaysini mengumumkan pertempuran untuk memcahkan pengepungan di Aleppo pada bulan oktober 2016

Departemen keuangan Amerika Serikat melalui lembaganya, OFAC memasukkan empat orang pejuang oposisi Suriah ke dalam daftar teroris.


Empat orang yang dimaksud adalah Abdallah Muhammad Bin-Sulayman al-Muhaysini, Jamal Husayn Zayniyah, Abdul Jashari, and Ashraf Ahmad Fari al-Allak. Mereka dituding telah memberikan dukungan kepada teroris dan melakukan tindak terorisme.

“Semua properti dari individu-individu yang ditunjuk melalui ketentuan yurisdiksi AS tersebut akan diblokir, dan seluruh warga AS dilarang melakukan transaksi dengan mereka,” tulis OFAC dalam pernyataan yang keluar bulan lalu, 11 Oktober 2016.

Dalam hal ini, OFAC juga menengarai keterlibatan mereka dengan Jabhah Fath Syam, yang masih dianggap sebagai Jabhah Nusrah, afiliasi Al-Qaidah di Suriah. Dimana mereka terlibat dalam perekrutan dan pengumpulan dana bagi kelompok.

“Departemen akan terus menargetkan jaringan keuangan Jabhah Nusrah dan memutus akses mereka ke sistem keuangan internasional,” kata John E. Smith selaku Direktur OFAC.

Perlu diketahui, OFAC menuding Al-Muhaisini sebagai penyalur penting aliran dana dan pejuang ke Suriah.

“Pada bulan April 2016, Al-Muhaisini merekrut 3.000 anak dan remaja untuk berjuang bersama JN di Suriah utara. Antara 2013 dan 2015, Al-Muhaisini menyalurkan jutaan dolar untuk mendukung pemerintahan JN di Idlib,” kata laporan itu.

Adapun Jamal Husain Zayniyah, dikatakan sebagai pemimpin JN di Qalamun pada 2015, Abdul Jashari dituding sebagai pengumpul dana bagi kelompok itu selama musim panas 2015, dan Ashraf Ahmad Fari al-Allak menjadi komandan militer di Daraa pada April 2016.

Presiden Suriah, Bashar Assad menyatakan siap untuk bekerjasama dengan Donald Trump, Presiden terpilih Amerika, jika kebijakannya sejalan dengan harapan Damaskus. Hal itu juga diamini Penasihat Media Suriah, Bouthaina Shaaban pada Kamis (10/11).

“Damaskus berharap bahwa Amerika Serikat akan menjadi peserta aktif dalam memerangi terorisme,” kata Shaaban seperti dikutip Russia Today Agency (RT).

Dia menambahkan bahwa Damaskus tidak tertarik pada hasil pemilu AS. Namun lebih perhatian pada kebijakan presiden baru dan realisasinya yang sesuai dengan harapan negaranya.

Jika kebijakan Trump sejalan dengan aspirasi Damaskus, kata Shaaban, Suriah siap bekerjasama dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang menghormati kedaulatan Suriah dan tidak terlibat dalam urusan Suriah.

Terkait urusan Suriah, Donald Trump pernah menyatakan tidak ingin menggulingkan Bashar Assad. Hubungan antara Trump dengan Bashar Assad sendiri diketahui juga berjalan biasa, tanpa komunikasi yang intens.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget