Halloween Costume ideas 2015
11/02/16

(3/11/2016) - Pasukan rezim Assad, Pasukan Iran (IRGC) dan milisi Hizbullah mendapat kerugian yang signifikan, dimana sejumlah komandan lapangan tewas ketika terjadi selama serangan diluncurkan oleh faksi-faksi mujahidin Suriah di wilayah barat kota Aleppo .

Unit pemantauan ElDorar mendokumentasikan tewasnya 22 pejabat dan jenderal dari Iran selama tiga hari pertempuran. Mereka adalah Brigadir Jenderal "Mohammad Hosseini Rafei" dan "Haj Kinan" kolonel, Brigadir Jenderal "Zakir Heydari" serta komandan lapangan "Mohammed Kayani" dan pensiunan jenderal, "Gholam Reza Smajie."

Hizbullah juga meratapi kematian tujuh komandan lapangan, yaitu: Muhammad Ali Hazimah, Hussain Adnan Shakir, Hassan Hussein Humani, Ali Hussein Tawil, Yusuf Mohamed Nasrallah, Ali Melhem Noun. Ram, dan Hassan Ali Abdullah.

Adapun rezim Assad, Media resmi mereka telah mengakui kematian sepuluh petugas dari berbagai jajaran ; Kolonel Muwaffaq Ali Issa, Brigadir Jenderal Ziad Hael Aalllq, Kolonel Bashar Mazy Abu Hamra, pemimpin dalam" Desert Falcons "milisi Bashar Abu Khalil, Mayor. Bashar Moein Ruslan, Kapten Khaldoun Ahmed Daiyop, dan Letnan Satu Mohammed Ali Saidi, Letnan Satu Yazan Sarem, Letnan Mahmoud Talal Al Awja, dan Letnan Abdullah Zain."

Perlu dicatat bahwa hasil awal kematian rezim Assad dan milisi pendukungnya, sesuai dengan apa yang telah dikonfirmasi oleh sumber-sumber militer dari mujahidin Suriah melebihi 130 militan selama pertempuran untuk menguasai daerah Dahiyat al-Assad, desa Menyan, Family House, Byout Mhanna dan Project 1070 apartemen.

Jenderal Zakir Heydari dari pasukan Iran yang terbunuh di Aleppo

Dua orang tawanan dari pasukan Assad mengungkapkan pengakuan mengejutkan saat pertempuran di Aleppo. Pengakuan itu ditayangkan dalam sebuah video oleh Jabhah Fath al-Sham yang tergabung dalam koalisi mujahidin Jaish al-Fath, Rabu (02/11).


Salah seorang tawanan bernama Bassad Mualla, mengatakan bahwa para pejabat dari Rusia dan Korea mengawasi jalannya pertempuran di Aleppo.

“Komandan dari pertempuran grup 17 adalah Kolonel Iyad Aflaq, dan komandan dari pertempuran pertama, Mayor Jenderal Zaid Saleh, kepala komite keamanan di Aleppo,” kata tentara berpangkat letnan yang pernah bertugas di Lattakia itu.

Ia menambahkan, pada hari penyerbuan, pejabat Rusia dan Korea masuk bersama seorang yang dipanggil dengan nama Mohammed. Dia menjadi penerjemah kedua pejabat itu saat berbicara kepada Kolonel Iyad Aflaq.

Tawanan lain bernama Mustafa Delaney, seorang tentara cadangan dalam barisan Rezim, menuding Hizbullah dan milisi Syiah telah meninggalkan mereka dan bergerak ke tempat lain.

Saking kesalnya, Delaney bahkan menyebut Hizbullah sebagai “Partai Setan”, yang diketahui menurunkan dua ratus personel dalam pertempuran ini.

Dalam beberapa terakhir, mujahidin Suriah meraih kemajuan dalam perang besar di Aleppo. Selain mengambi alih beberapa desa penting, mereka juga berhasil menewaskan dan menawan puluhan milisi Syiah dan pasukan Assad.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget