Halloween Costume ideas 2015
10/19/16

Harakat An-Nujaba, salah satu milisi Syi'ah brutal utama yang mendukung pasukan Bashar Assad di Aleppo telah kehilangan ratusan anggotanya, selama kampanye baru-baru ini yang diluncurkan oleh rezim Assad pada lokasi-lokasi Aleppo yang dikuasai mujahidin Suriah, ElDorar AlShamia melaporkan hari Senin (17/10/2016).

milisi harakat an-nujaba yang ditawan
Anggota milisi Harakat an-Nujaba yang berhasil ditawan Mujahidin di Aleppo

Sebuah sumber militer mengkonfirmasikan kepada jaringan berita ElDorar, terlepas dari kemajuan yang dibuat oleh rezim Assad di beberapa garis depan, kerugian yang besar yang diderita, terutama dari unsur-unsur milisi Syi'ah asing bayaran yang menjadi umpan meriam dalam pertempuran tersebut.

Hampir 78 elemen termasuk komandan dan personil, semua warga Irak anggota Harakat Al-Nujaba tewas oleh mujahidin selain hancur dan dirampasnya beberapa senjata mesin berat.

Sumber itu menambahkan bahwa pertempuran di Aleppo berubah menjadi pertempuran penaklukan, di mana rezim Assad berusaha mati-matian sekitar satu pekan setengah untuk bergerak maju di front timur laut dan selatan Aleppo, dan mampu memperoleh kemajuan di beberapa titik dan gagal pada titik lain.

Meskipun blokade yang dikenakan pada mereka, faksi-faksi mujahidin Suriah masih mampu menggagalkan beberapa serangan rezim Assad di garis depan Aleppo, termasuk di front Aziza dan Karm al-Tarrab.

Koresponden ElDorar telah dikonfirmasi sebelumnya pembunuhan 30 anggota Harakat Al-Nujaba, dan penangkapan lima lainnya dalam pertempuran di Sheikh Saeed. Mujahidin juga menghancurkan tiga kendaraan militer dan merebut dua lainnya.

Dalam dua bulan terakhir jumlah korban tewas dari Harakat Al-Nujaba di pedesaan selatan Aleppo melebihi 260 orang.

Harakat Al-Nujaba, kelompok milisi Syi'ah brutal asal Irak didirikan oleh "Akram al-Kaabi," pada tahun 2013 menerima dukungan militer dan logistik langsung dari Iran, di mana sebagian besar pejuang mereka melakukan sesi pelatihan militer di kamp-kamp Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran.

Rusia mengumumkan menghentikan sementara serangan udara di Aleppo dengan maksud faksi-faksi yang dianggap moderat memisahkan diri atau mengusir Jabhah Fath Al-Syam dari Aleppo.

Faksi-faksi bersenjata oposisi Suriah, Selasa (18/10), menegaskan menolak penarikan pejuang dari faksi manapun dari Aleppo.

“Faksi-faksi menolak keluar atau menyerah,” tegas Zakaria Mulahafji, Kepala Biro Politik faksi Tajammuk Fastaqim yang bermarkas di Aleppo.

Pada bagiannya, seorang Komandan Ahrar Al-Syam, Al-Faruq Abu Bakar, menegaskan bahwa faksi-faksi pejuang akan melanjutkan pertempuran. Di Aleppo, lanjutnya, tidak ada satupun teroris. Mereka (faksi-faksi pejuang) akan terus mengangkat senjata untuk melindungi warga dan sampai rezim tumbang.

Dokumentasi video ketika Ahrar al-Sham bersama faksi jihad lainnya melakukan serangan di kota Qarasi Aleppo timur pada bulan Agustus. Video tersebut memperlihatkan persatuan faksi adalah harga mati untuk memenangkan pertempuran melawan pasukan rezim Assad.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget