Halloween Costume ideas 2015
10/15/16

600 pejuang Tentara Pembebasan Suriah (FSA) dengan keluarga mereka, yang meninggalkan dua daerah di pinggiran barat Damaskus pada Kamis (13/10/2016), telah tiba di provinsi Idlib, hampir sebulan sejak tentara rezim Asad mengobarkan serangan besar di Qudsaya dan Al-Hamah, berusaha untuk membersihkan kubu pejuang Suriah di sekitar ibukota, ujar aktivis Suriah.


1.287 orang adalah kelompok pertama yang meninggalkan Qudsaya dan Al-Hamah, lansir Zaman Alwasl pada Jum’at (14/10).

Bus berbaris pada Kamis di sepanjang jalan yang menghubungkan dua daerah dalam persiapan untuk mengevakuasi para pejuang FSA dan keluarganya menyusul kesepakatan yang dilakukan dengan rezim yang mirip dengan perjanjian di daerah lainnya.

Provinsi Idlib menjadi tujuan pertama dan hampir menjadi satu-satunya tujuan bagi orang-orang yang secara paksa diusir keluar oleh rezim Asad berdasarkan kesepakatan.

Sedikitnya delapan orang tewas dan 38 lainnya terluka akibat serangan jet tempur rezim Assad dan Rusia di Aleppo.


Seorang pejabat sipil setempat, Najib al-Anshari mengatakan bahwa sejumlah jet tempur telah menargetkan empat daerah perumahan dengan menggunakan bom cluster dan barel.

“Serangan di Katirci, Shean dan Kfr Hamra telah menewaskan 3 orang, sedangkan 5 lainnya tewas di kawasan Tariq al-Bab,” ujarnya pada Jum’at (14/10).

Sehari sebelumnya, serangan rezim Assad dan Rusia juga membombardir wilayah Aleppo yang menewaskan 13 orang tewas dan 25 lainnya cedera.

Sementara itu pada hari Rabu, mereka juga melakukan penyerangan di wilayah Idlib, Aleppo dan Damaskus yang mengakibatkan 94 orang tewas.

Kelompok pejuang oposisi dari Faylaq al-Sham mengumumkan pada hari Jum'at (14/10/2016) melakukan operasi khusus yang menargetkan para perwira Rusia dan Iran di kota Hama, kata aktivis.

Kantor media Faylq al-Sham menegaskan bahwa operasi khusus tersebut, yang dilakukan Jumat pagi di kota Hama, menyebabkan matinya 6 perwira senior Rusia, termasuk seorang perwira tinggi dengan pangkat Letnan Jenderal.

Sejumlah perwira Iran dan penterjemah juga tewas, menurut kantor media. Faylaq al-Sham tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang oporasi tersebut kecuali pengumuman keberhasilan mereka menewaskan para pejabat militer Rusia dan Iran.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget