Halloween Costume ideas 2015
10/14/16

Sejak hari Selasa (11/10/2016) Pasukan Assad bergerak maju untuk menguasai kota Rayhan di Ghouta Timur. Mereka melakukan serangan darat dengan dukungan dari pesawat tempur Rusia.

Pejuang dari Jaish al-Islam kemudian melakukan serangan balik dan berhasil memukul mundur pasukan Assad sehingga kota Rayhan dapat dikuasai kembali.

Pejuang Jaish al-Islam targetkan pergerakan pasukan Assad menuju kota Rayhan

Sejumlah pejuang maju lakukan serangan balik

Milisi Syiah Hizbullah kembali kehilangan komandan militer di Suriah. Dikutip dari media All4Syria, Mahmud Ahmad Muznir, seorang komandan senior Syiah Hizbullah dilaporkan tewas pada hari Kamis (13/10) sore.

Namun sebuah media lokal Lebanon menyangkal kematiannya di Suriah. Media itu menyebut bahwa Ahmad Muznir tewas karena sakit keras dan dimakamkan di Mayfadoun.

komandan hizbullah ahmad muznir

Meski demikian, laporan kematian milisi Syiah Hizbullah dalam beberapa terakhir terus muncul. Pada Senin lalu, tiga orang tewas dalam pertempuran Aleppo.

Hal itu menambah laporan atas kematian milisi Syiah Hizbullah Lebanon, termasuk para komandannya di Aleppo sejak 2012. Dimana milisi itu memutuskan untuk mendukung Rezim Bashar Assad.

Tiga faksi oposisi utama yang beroperasi di Suriah utara sedang bersiap untuk melebur dalam satu faksi dalam rangka peluncuran fase penting terbaru terhadap pasukan rezim Asad dan milisi pendukungnya, lansir Orient Net, Jum’at (14/10/2016).

ahrar alsham faylaq alsham nurudin zanki

Gerakan Ahrar Syam, Gerakan Nour Din al-Zinki, dan Faylaq Syam masih dalam tahap persiapan untuk bergabung menjadi satu fraksi, ungkap beberapa sumber, dan tiga faksi ini menyambut fraksi lain yang ingin bergabung.

Sebuah pertemuan antara para pemimpin faksi-faksi tersebut mengarah kepada kesepakatan penuh untuk melebur menjadi satu faksi.

Deklarasi pembentukan faksi militer besar terbaru di Suriah utara sudah dekat setelah penggabungan Ahrar Syam, Nour al-Din al-Zenki dan Faylaq Syam, ungkap seorang pemimpin dari salah satu faksi kepada Orient Net, dengan kondisi anonimitas.

Negosiasi dan musyawarah antara faksi-fraksi itu untuk menyelesaikan peleburan dilakukan, mengingat bahwa faksi militer merasa perlu untuk bersatu, terutama setelah perkembangan militer yang muncul di medan perang Suriah baru-baru ini.

Kesamaan intelektual dan orientasi ideologis dan revolusioner antara ketiga faksi telah tercermin secara positif pada musyawarah saat ini. Yang tersisa adalah beberapa prosedur dan kesepahaman sebelum peleburan diumumkan secara resmi, dan membuka pintu untuk kemungkinan faksi lain bergabung dengan formasi baru.

Puluhan orang tewas dan luka-luka pada Kamis malam (13/10/2016) termasuk warga sipil dan pejuang Tentara Suriah Bebas (FSA) setelah sebuah bom mobil menghantam pinggiran kota Azaz di pedesaan utara Aleppo, koresponden Orient News melaporkan.


“Tiga puluh orang tewas. Mereka sebagian besar dari FSA, sementara sejumlah lainnya luka-luka setelah sebuah bom mobil, yang dkendalikan oleh seorang pengebom bunuh diri, meledak di dekat post pemeriksaan Sajo di jalan menuju persimpangan Bab al-Salama, di sekitar Azaz,” ungkap koresponden Orient News.

Korban tewas ini masih awal, kata wartawan, karena ada banyak yang mengalami luka kritis. Mereka yang terluka dibawa ke rumah sakit darurat yang beroperasi di Azaz, sementara masjid-masjid di kota itu mengumumkan diberlakukan jam malam.

Belum ada pihak mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri. Tapi, sumber -sumber mengatakan ada kemungkinan bahwa bom mobil itu dikirim oleh ISIS, karena kelompok tersebut sebelumnya menargetkan warga sipil dan pejuang FSA dengan beberapa bom mobil di daerah pedesaan utara Aleppo.

Abu Ja'far al-Homsi, salah satu komandan paling terkemuka di Suriah, meninggal pada hari Kamis (13/10/2016) dalam insiden tenggelam di desa perbatasan Darkoush di provinsi Idlib, para aktivis melaporkan, mengatakan kematian itu terjadi dalam keadaan misterius.

Abu Ja'far Al-Homsi, bekas anggota polisi militer rezim Assad yang membelot sejak dimulainya revolusi, merupakan komandan militer dari Liwa Syuhada al-Islam, yang melindungi kota Daraya selama lebih dari 4 tahun dan berjuang melawan pengepungan dan ratusan serangan darat dan ribuan pemboman membabi buta.

Dia pergi secara terpaksa dari Daraya Agustus lalu dengan ratusan pejuang menuju Idlib setelah pengepungan panjang tak tertahankan di daerah kecil tersebut. Kepergian para pejuang Suriah dari Darayya merupakan bagian dari kesepakatan menyakitkan yang terpaksa diterima oleh kelompok oposisi demi menyelematkan warga sipil tak berdosa di kota itu yang telah terkepung sejak empat tahun lalu dan mengalami kampanye udara tak henti-hentinya menggunakan bom palm, pembakar, cluster dan bom barel.

Abu Ja'far Al-Homsi lahir dari kota Puri al-Hosn di pedesaan Homs, ia dengan brigadenya merupakan petempur keras lagi pemberani dalam mempertahankan Daraya dari rezim Assad.

Hari ini dan sebelum kematiannya, ia muncul dalam pesan video itu muncul di internet di mana ia berjanji untuk berpartisipasi bersama dengan pejuang lainnya dan anggota Liwa Syuhada al-Islam yang telah menjalani pelatihan khusus dan maju, dalam inisiatif atau proyek yang bertujuan untuk menyatukan oposisi dan memenuhi harapan orang Suriah.


Menjelang akhir Agustus, sekitar tujuh ratus orang bersenjata dengan senjata pribadi mereka meninggalkan Daraya menuju Idlib, sementara ribuan pria dan wanita dengan keluarga mereka dibawa ke daerah lain.

Daraya terletak hanya 15 menit berkendara dari Damaskus dan bahkan lebih dekat dengan pangkalan udara pemerintah, Mazzeh.

Kota ini mulai dikepung rezim Daraya pada akhir 2012 dan hanya sekali, pada bulan Juni lalu, konvoi makanan dari PBB telah mampu memasuki kota dalam empat tahun terakhir.

Aktivis mengatakan 15000 bom telah dijatuhkan di Darayya, meluluhlantakan kota yang pernah ditinggali oleh lebih dari 200.000 jiwa tersebut. Ribuan orang juga telah tewas baik dalam pertempuran untuk mempertahankan kota, pemboman dan juga kelaparan.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget