Halloween Costume ideas 2015
10/06/16

Mantan sekretaris jenderal Hizbullah Subhi al-Tufayli mengecam keterlibatan lanjutan Hizbullah dalam perang sipil di Suriah, mengatakan bahwa Aleppo saat ini sedang dihancurkan seperti Berlin dengan pesawat tempur setiap hari. Beliau menyerukan Hizbullah tidak menjadi "pion" dari Amerika Serikat dan Rusia. Barangsiapa yang bersekutu dengan Amerika Serikat atau Rusia adalah musuh bagi kaum muslimin.


Koalisi Faksi Islam dan Pejuang FSA membuat kemajuan luar biasa dalam operasi Perisai Eufrat di utara kota Aleppo, dimana mereka menguasai beberapa daerah setelah pertempuran melawan Milisi ISIS, sementara dipelihara posisi mereka di Sheikh Saeed kota Aleppo.

Operasi pertempuran yang didukung oleh militer Turki ini berhasil menguasai seluruh kota Turkman Bareh dan area peternakan, dan desa al-Kaybyah.

Berikut ini peta situasi militer sampai dengan hari kamis ini (6/10/2016), Jarak 9 km dari kota ar-Rai ke kota Marea siap dibebaskan sehingga kota al-Bab yang dikuasai ISIS akan terkepung di beberapa sisi.



Sementara itu di kota Aleppo, Pejuang mampu menanggapi serangan pasukan Assad di garis depan Sheikh Saeed selatan dari kota Aleppo; dimana mereka telah menewaskan sedikitnya sepuluh elemen dari pasukan Assad dan menyita senjata mereka setelah upaya serangan yang gagal. Dilaporkan juga Tank T-72 telah hancur di garis depan al-Mallah.

Pemerintah Moskow mengirim sistem anti Rudal baru ke Suriah untuk mendukung rezim Assad.

Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim sistem rudal S-300 untuk fasilitas angkatan laut di pantai Tartus.

“Sistem Rudal S-300 anti pesawat memang telah dikirim ke Republik Arab Suriah,” katanya pada Selasa (04/10).


Perlu dicatat juga, sistem pertahanan udara ini merupakan rudal yang dirancang Rusia untuk bisa menghadang rudal jelajah dan pesawat tempur.

Mujahidin Suriah menargetkan pos pemeriksaan Deir Mahrde dalam serangan mereka pada Rabu (5/10/2016) dimana seorang komandan senior rezim Bashar Asad, Mahdi Mubarek tewas.


Dari pos pemeriksaan tersebut, pasukan rezim membom desa-desa yang tak terhitung jumlahnya, membunuh dan melukai sejumlah besar warga sipil.

Mujahidin Suriah membombardir pos pemeriksan Deir Mahrde yang mengakibatkan tewasnya Jenderal Mahdi Mubarek yang berasal dari desa Sajnou di Tartus. Ia merupakan pemimpin divisi artileri yang terletak di Al-Deir, lansir Zaman Alwasl

Pasukan rezim merubah Mahrde dari tempat ibadah menjadi barak militer dan memobilisasi serta merekrut kelompok tentarabayaran di bawah propaganda menjadi pelindung warga Kristen. Mahrde telah kehilangan banyak anak karena hanyut dengan provokasi rezim, mereka melayani rezim dan berjuang di wilayah tetangga demi kepentingan rezim.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget