Halloween Costume ideas 2015
09/09/16

Tujuh puluh tiga lembaga bantuan untuk Suriah memutus kerja sama mereka dengan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Kamis (08/09). Mereka mengatakan bahwa PBB telah memanipulasi penyaluran bantuan, yaitu menolak bantuan yang akan disalurkan ke wilayah-wilayah oposisi.


bantuan-kemanusiaan

Lembaga itu juga menyinggung rezim Damaskus yang memiliki pengaruh signifikan dan substansial terhadap badan-badan kerja PBB. Sehingga bantuan hanya tersalurkan di wilayah-wilayah yang disetujui oleh Rezim.

“Hal ini dimanipulasi oleh Rezim Damaskus dengan kepentingan PBB yang bermain di dalamnya,” kata lembaga melalui surat yang dikirim ke lembaga-lembaga PBB yang mengurusi bantuan untuk Suriah. “Hasilnya, rakyat Suriah semakin menderita,” imbuh mereka.

Juru bicara untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB, Amanda Pitt mengaku telah menerima surat tersebut. Ia mengatakan pihaknya akan tetap berusaha menjalin hubungan dengan berbagai kelompok atau lembaga kemanusiaan yang ada untuk membantu rakyat Suriah.

Perlu diketahui, beberapa waktu lalu harian Inggris menyebut bahwa PBB telah menyalurkan jutaan dolar kepada rezim Bashar Assad dan kroni-kroninya. Sekitar 54 juta dan 30 ribu dolar diberikan PBB kepada 258 perusahaan Suriah. Selain itu, 900 juta dari total 1,1 miliar dolar bantuan PBB pada tahun 2015 juga telah disalurkan ke Damaskus.

Kamis (8/9) - Pejuang FSA menguasai daerah baru bagian timur - pedesaan utara Aleppo dari kontrol milisi ISIS.

FSA melakukan serangan didukung oleh Angkatan Darat Turki menargetkan posisi milisi ISIS di selatan kota al-Ghandourah, sehingga pejuang menguasai desa Qantara dan Mirza, serta area pertanian sekitar Tal Ali dan Tal Hajar, koresponden ElDorar AlShamia melaporkan.


FSA telah menguasai penuh perbatasan Turki dengan memperpanjang kontrol pada area antara kota Jarabulus dan ar-Rai mencapai seluas 400 kilometer persegi sebagai bagian dari proses, "Efrat Shield" yang dimulai bulan lalu.

Abu Hajar Al-Homsi Jabhah Fath al-Sham

Seorang komandan senior di bekas afiliasi Al-Qaidah Suriah, Jabhat Fath Al-Sham (JFS) gugur dan yang lainnya terluka dalam serangan udara Pesawat tempur Amerika yang menargetkan sebuah pertemuan para pemimpin kelompok tersebut di barat Aleppo, laporan menyebutkan hari Jum'at (8/9/2016).

Para komandan dari kelompok Jabhat Fath al-Sham- sebelumnya dikenal sebagai Jabhat Al-Nusrah - sedang melakukan pertemuan di Kafr Naha pinggran Aleppo  dengan para komandan mujahidin lainnya ketika sebuah bom menghantam bangunan, Aleppo 24 mengatakan kepada The New Arab.

Abu Hajar al-Homsi atau Abu Omar Saraqeb, dipercaya merupakan orang  kedua dalam komando Jabhat Fath al-Sham.

Sumber mengatakan mereka percaya Homsi adalah pemimpin Jaish al-Fatah di Qalamoun, dekat perbatasan Libanon.

Laporan-laporan yang beredar menyebutkan bahwa Abu Umar Saraqeb dan Abu Hajer Al Homsi nama yang berbeda, namun seorang aktivis media yang dekat dengan mujahidin Suriah, melalui aku Twitternya, @Abu_Summiyah mengatakan bahwa itu adalah orang yang sama.

Sebuah foto yang dikatakan jenazah dari Abu Hajar Al-Homsi telah dibagikan di media sosial.

Komandan lain, Abu Muslim Al-Shami, selamat dari serangan tapi terluka parah, Aleppo 24 mengatakan, dengan foto marak mengatakan untuk menunjukkan seorang pejuang yang terluka di ranjang rumah sakit.

Pemimpin kelompok Jabhat Fath al-Sham Abu Mohammad Al-Jaulani diyakini tidak hadir pada pertemuan itu dan menghindari kontak tersebut.

Kelompok pemantau Suriah mengatakan bahwa mereka percaya serangan itu dilakukan oleh Amerika karena suara dan ukuran ledakan.

Serangan itu juga dilakukan oleh pesawat perang tak berawak drone, seperti yang dilaporkan oleh lembaga lain.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget