Halloween Costume ideas 2015
08/27/16

Sabtu (27/8) - Pejuang FSA berhasil merebut kontrol atas desa Hadabat, desa Halwanya dan desa Humair Ajaj yang terletak di sebelah barat kota Jarablus pedesaan utara Aleppo. Pejuang mengalami pertempuran sengit dengan kelompok ISIS, yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka di jajaran ISIS.


Dengan direbutnya desa-desa tersebut, membuat pejuang lebih mudah menghubungkan kota Jarablus dengan kota ar-Rai untuk mengamankan perbatasan Turki-Suriah sepenuhnya.

Gelombang pertama warga Daraya di pedesaan barat Damaskus telah meninggalkan kota itu pada Jum’at (26/8) sesuai dengan kesepakatan yang dicapai pada Kamis antara delegasi rezim Suriah di satu sisi dan perwakilan dari badan-badan sipil dan militer di kota Daraya, di mana para warga akan dievakuasi dari kota mereka, di bawah ancaman genosida oleh rezim.

daraya_damascus_warga keluar dari kota


Koresponden Al Jazeera melaporkan bahwa gelombang pertama yang terdiri dari empat ratus pejuang oposisi dan keluarga mereka telah mengambil langkah menuju kota Idlib, melewati provinsi-provinsi yang dikuasai rezim Asad di pedesaan Damaskus.

Sementara itu gelombang kedua yang terdiri dari warga sipil Daraya sejauh ini bergerak menuju Al-Qiswah dan Qudsaya, dua daerah yang masuk dalam kekuasaan rezim di Pedesaan Damaskus.

Koresponden Al Jazeera melaporkan bahwa rute perjalanan pejuang oposisi Daraya akan melewati daerah-daerah yang dikontrol rezim menuju ke Qal’at Al-Madiq di wilayah Pedesaan Hama, di mana mereka akan dipindahkan dari sana ke daerah yang dikuasai Mujahidin pada malam ini (26/8), kemudian mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Idlib. Koresponden Al Jazeera mengatakan bahwa pemindahan warga sipil ke tempat penampungan di Al-Kiswah telah dilakukan menggunakan bus dari Bulan Sabit Merah Suriah, di mana rezim Suriah mensyaratkan pada warga sipil agar tidak membawa barang-barang pribadi mereka.

Laporan menambahkan bahwa warga sipil Daraya keluar dari rumah mereka dengan berlinangan air mata dan kesedihan yang amat sangat setelah menghadapi empat tahun pengepungan rezim, kelaparan dan pengeboman tanpa henti, juga menekankan bahwa ada ketakutan besar oleh warga sipil yang akan dipindahkan ke pusat penampungan milik rezim, terutama setelah kesepakatan sebelumnya yang telah dilanggar oleh rezim sehingga menyebabkan warga sipil jatuh ke penderitaan besar lainnya.



Sementara itu kantor berita milik rezim, SANA, mengatakan bahwa tahap pertama pengosongan kota Daraya dari senjata dan para pejuang telah berakhir, dan menambahkan bahwa evakuasi tiga ratus pejuang sisanya akan diselesaikan hari ini. Mereka akan diarahkan ke Idlib beserta keluarga mereka, sebagaimana yang dikatakan oleh komandan pasukan rezim Suriah bahwa Daraya besok akan bebas dari pejuang yang juga akan meninggalkan senjata mereka di kota tersebut.

Beberapa pengungsi mulai kembali ke Jarabulus pada hari Kamis (25/8) setelah pejuang FSA membebaskan kota dari militan ISIS, yang didukung operasi militer Turki di Suriah.

Menurut koresponden Anadolu Agency yang memasuki kota, pasukan FSA, yang mengusir ISIS dari kota pada hari Rabu, telah bekerja untuk memastikan bahwa kehidupan kembali berjalan normal secepat mungkin.

Para komandan FSA, yang berbicara kepada reporter Anadolu Agency, mengatakan bahwa militan ISIS melarikan diri dari kota, dan anggota FSA sedang mencari setiap bom atau ranjau yang mungkin telah ditanam oleh militan.

Mohammed Kenkeri, salah satu warga mengatakan bahwa ia senang bisa kembali ke kampung halamannya, dan mengucapkan terima kasih kepada Turki atas dukungannya dalam membersihkan wilayah Jarabulus dari ISIS.

“Saya berharap perdamaian ini akan dipertahankan dan kehidupan akan kembali normal lagi,” katanya.

Panglima Pasukan Khusus Turki, Zekai Aksakalli juga mengunjungi Jarabulus pada Kamis dan melakukan beberapa inspeksi.

Laporan dari pejuang  Jabhah al-Shamiyah

Laporan dari pejuang Faylaqu sl-Sham

Video yang diunggah (26/8) tersebut, memperlihatkan warga kota Jarabulus menyambut gembira setelah pembebasan dari militan ISIS

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget