Halloween Costume ideas 2015
08/16/16

Jaish al-Islam lancarkan serangan balik menargertkan posisi pasukan al-Assad di Ghouta timur, di akhir jam malam pada hari Minggu (14/8). Serangan bertujuan untuk mendapatkan kembali kontrol atas beberapa poin yang direbut sebelumnya.

Media Jaish al-Islam menegaskan sedang meluncurkan operasi pertempuran tahap ke-3 yang dinamai Dhat Al-Riqa, dan berhasil menguasai bangunan sekolah kota HoshNasri dan area perkebunan di sekitarnya, menegaskan bahwa banyak korban di jajaran pasukan Assad setelah serangan itu.

Pernyataan yang dikeluarkan Kepala Staf Jaish al-Islam

Mujahidin berhasil menerobos masuk lini depan Milisi Assad di Housh-Nasri selama pertempuran Dhat Al-Riqa 3

serangan jaish al-islam Dhat Al-Riqa

serangan jaish al-islam Dhat Al-Riqa 1

Benteng pertahanan Asad di garis depan HoushNasri menjadi sasaran dan tembakan peluru selama operasi pertempuran Dhat Al-Riqa' 3

serangan jaish al-islam Dhat Al-Riqa 2

serangan jaish al-islam Dhat Al-Riqa 3

serangan jaish al-islam Dhat Al-Riqa 4

Setidaknya tiga anggota milisi Liwa Fhatimiyun tewas dalam pertempuran melawan pejuang Suriah beberapa hari terakhir. Berita tersebut semakin menambah banyak daftar anggota milisi bayaran itu yang tewas di barisan rezim Bashar Assad.

mayat milisi fatimiyun

Dikutip dari Al-Araby Al-Jadid, sejumlah media Iran pada Senin (15/08) mengabarkan tewasnya Salam Akbari, Isa Ridhayi dan Asadullah Qurbani. Ketiga militan itu tewas dalam pertempuran melawan muajhidin di Suriah.

Ketiga militan nahas itu merupakan warga negara Afghanistan yang hidup sebagai pengungsi di Iran. Media-media Iran tidak mengungkap lokasi tewasnya para militan itu.

Sementara itu, sebelumnya sumber-sumber media mujahidin mengungkapkan sejumlah batalion kecil Liwa Fhatimiyun tiba di pedesaan Aleppo. Mereka didatangkan untuk membantu barisan pasukan rezim yang kewalahan menghadapi laju mujahidin Suriah.

Liwa Fhatimiyun dibentuk oleh Garda Revolusi Iran untuk misi tempur di Suriah. Mayoritas yang direkrut pengungsi Afghanistan yang hidup di Iran. Mereka dijanjikan gaji bulanan dan pengakuan kewarganegaraan. Di samping itu, mereka juga didorong dengan ideologi Syiah. Menurut mereka, perang di Suriah merupakan perang suci untuk membela tempat-tempat suci Syiah di negara tersebut.

Ledakan Bis terjadi pada Minggu (14/8) mengguncang dekat kamp pengungsi Atmah di Idlib, perbatasan Suriah-Turki. Serangan tersebut mengakibatkan 35 pejuang tewas dan gugurnya sejumlah warga sipil. ISIS pada Senin (15/8) mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

isis bertanggung jawab atas ledakan bis

Klaim tersebut dirilis oleh media resmi ISIS, Amaq yang menyebutkan bahwa “anggotanya bergerak ke tengah- mereka dan meledakkan sabuk peledaknya, jatuh korban dari mereka 50 orang tewas dan puluhan terluka.”

Sementara menurut Orient News, ledakan itu terjadi di dekat kantor pemeriksaan Atmah kemudian ambulans bergegas ke tempat kejadian.

Pembom bunuh diri itu meledakkan dirinya di dalam bus di pintu masuk Kamp Pengungsi Atmah dekat perbatasan.

Klaim tak mendasar ISIS berbeda dengan laporan media. Para awak media menegaskan bahwa sebagian besar korban berasal dari faksi oposisi yang tengah mengelola perbatasan kemanusiaan, antara lain Faylaq Asy-Syam, Suqurul Jibal, dan Liwa’ Hamzah.

Ini bukan pertama kali Mujahidin ditargetkan di perbatasan yang mereka kontrol. Perbatasan Bab Al-Salama dan Bab Al-Hawa juga menyaksikan serangan sebelumnya yang serupa, yang menyebabkan gugurnya puluhan warga sipil yang sebagian besar para pengungsi.

Serangan biadab ISIS ini bertepatan dengan kesibukan aliansi Mujahidin Jaisyul Fath yang tengah berjuang untuk membebaskan Aleppo.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget