Halloween Costume ideas 2015
08/11/16

Aleppo - Mujahidin pada Kamis pagi (11/8) menghadapi pasukan Assad di beberapa poin yang berusaha maju di Ramouseh dan daerah Hamdaniya dengan dukungan pesawat tempur.



Koresponden ElDorar menegaskan bahwa mujahidin telah kembali menguasai bangunan kota dan sekitar Ramouseh. Pertempuran sengit terhadap unsur-unsur pasukan Assad merebut kembali area pasar Jabas.

Pasukan Assad setiap hari mencoba untuk mendapatkan kembali beberapa daerah yang lepas di Hamdaniya, selatan dari Ramouseh.

video dari kelompok Tajmau Fastaqim, mujahidin menguasai bangunan kota di sekitar area Ramouseh

Amerika Serikat telah mengirim bantuan militer senilai $50.000.000 kepada tentara Lebanon untuk membantu memerangi mujahidin Suriah dekat perbatasan.

Duta Besar AS untuk Lebanon, Elizabeth H. Richard, mengatakan kepada wartawan bahwa bantuan tersebut berupa seluruh kapal yang dipenuhi peralatan militer.

Kedutaan AS mengatakan bahwa pengiriman itu mencakup 50 Humvees lapis baja, 40 howitze, dan lebih dari 1.000 ton amunisi.

Amrika kirim bantuan militer Lebanon

AS telah mempercepat pengiriman amunisi untuk membantu militer Lebanon dalam memerangi kelompok-kelompok jihad di dekat perbatasan Suriah.

Pada Maret, Washington mengirimkan tiga helikopter Huey II, membawa sejumlah pesawat buatan AS untuk armada Lebanon.

Washington telah memberikan lebih dari $ 1 miliar bantuan militer ke Lebanon sejak tahun 2006, lansir MEMO (10/8/2016)

Sumber medis Suriah dan Pertahanan Sipil, yang bertugas mengevakuasi korban, melaporkan militer Suriah menggunakan bom bercampur gas beracun di Aleppo pada Kamis pagi (11/08). Hal itu berdasarkan puluhan kondisi korban yang mengalami sesak nafas setelah helikopter Suriah menjatuhkan birmil di wilayah permukiman Zubaydah di Aleppo.

Dilaporkan sedikitnya empat orang tewas akibat serangan itu. Keempat korban tersebut adalah dua bocah dan ibu mereka. Sementara korban yang mengalami sesak nafas sebanyak 55 orang.

Sumber medis meyakini itu merupakan serangan gas beracun. Hal itu dilihat dari bau dan kondisi para korban.

Direktur Rumah Sakit Al-Quds di Alepo, Hamzah Al-Khatib, mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya menerima empat jenazah dan 55 korban akibat menghirup gas beracun. Sampai berita ini dilansir, tujuh korban masih mendapat perawatan intensif.

Khatib menambahkan, pihaknya telah mengamankan sejumlah pakaian korban dan puing-puing bom birmil yang jatuh tersebut. Barang-barang tersebut sebagai bukti yang dapat digunakan untuk pengujian dan analisis.



Petugas Pertahanan Sipil yang bekerja di wilayah mujahidin mengatakan pihaknya mencatat tiga korban tewas dan 22 korban luka-luka setelah sebuah birmi yang mengandung gas beracun jatuh di permukiman Zubaydah di Aleppo. Akan tetapi, Pertahan Sipil belum bisa mengidentifikasi sifat gas beracun itu.

Sebagaimana diketahui, militer Suriah menderita kemunduran telak di Aleppo dalam beberapa hari terakhir. Mujahidin terus bergerak maju membebaskan wilayah-wilayah militer Suriah. Bukan tidak mungkin, rezim yang didukung Rusia menggunakan segala cara untuk mempertahankan wilayahnya di kota perdagangan Suriah itu.

Pengepungan oleh Rezim Suriah di Aleppo menuai kegagalan. Mujahidin pada akhirnya berhasil menjebol blokade tersebut, meskipun pertempuran masih terus berlangsung.

Melalui rekaman video pendek yang diposting di Youtube, Rabu (10/08) dari dalam kota Aleppo, Syaikh Abdullah Al-Muhaisini menghimbau kepada mujahidin dan warga Aleppo untuk selalu mengingat Allah atas keberhasilan yang dicapai ini.



Da'i asal Arab Saudi yang telah bertahun-tahun berjuang di Suriah ini juga memperingatkan kepada Rezim Suriah dan milisi pendukungnya terhadap janji kemenangan dari Allah SWT.

“Wahai para Rafidhah, kami saat ini berada di Aleppo, tempat dimana kalian mengklaim telah mengepungnya. Sungguh, kami telah mendapatkan janji dari Rabb kami,” seru Syaikh Muhaisini yang masih mengenakan pakaian militer di hadapan khalayak.

Oleh karena itu, Syaikh mengingatkan kepada warga untuk optimis atas janji Allah tersebut dan selalu bersyukur kepada-Nya.

“Wahai para penduduk Aleppo, saat Rusia dan hizbus syaiton mendatangi kalian, ingatlah nikmat Allah yang mendatangkan pasukan dan angin yang tak terlihat. Allah Maha Melihat setiap amal perbuatanmu.” ujarnya.

Untuk pertama kalinya dalam hampir satu bulan penuh, sebuah pasar di lingkungan timur Aleppo yang dikendalikan oleh mujahidin, menjual sayuran kembali, Rabu (10/8). Pasar hidup kembali setelah koalisi mujahidin membuat kemajuan untuk membuka jalan bagi rute pasokan makanan dan bahan bakar.

Toko-toko di pasar tersebut kosong selama beberapa minggu setelah pengepungan oleh pasukan Assad. Pengepungan penuh telah menyebabkan kenaikan harga dan kekurangan makanan dan persediaan. Setelah itu mujahidin mampu mencapai terobosan di selatan kota, dan mampu membuka jalan meskipun belum benar-benar aman.

Saat kabar pasar kembali buka terdengar, penduduk setempat bergegas pergi ke pasar untuk membeli segala sesuatu yang mereka bisa karena khawatir pengepungan kembali atau harganya naik lagi.

Pemilik restoran pun membuka kembali pintu mereka. Abu Umar, 38, mengatakan kepada AFP di lingkungan As-Sakari, “Sejak pagi ini beberapa mobil penuh dengan sayuran dan bahan makanan masuk ke pasar sayur di lingkungan ini.”

“Warung banyak pilihan menu lagi setelah hilang sejak bulan lalu. Saya membeli kentang, tomat, dan ayam. Saya akan meminta istri saya untuk menyajikan ayam panggang kami dengan kentang panggang,” kata ayah dari empat anak itu.

Beberapa jenis buah sudah mulai masuk selama akhir pekan, namun warga mengatakan bahwa baru Rabu pasar dan toko-toko dipenuhi barang dagangan.

Dokumentasi Kegembiraan Warga

pasar di timur aleppo sayur dan buah

pasar di timur aleppo sayur dan buah 1

pasar di timur aleppo sayur dan buah 3

pasar di timur aleppo sayur dan buah 4


pasar di timur aleppo sayur dan buah 5

pasar di timur aleppo sayur dan buah 6

Jet tempur rezim Suriah telah melancarkan sedikitnya 70 serangan di utara Idlib pada Rabu (10/8/2016), membunh lebih dari 18 orang, ujar laporan pekerja pertahanan sipil dan kelompok pemantau.

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) mengatakan 10 orang tewas di kota Idlib ketika jet rezim menembakkan misil ke pasar utama di kota. 6 orang lainnya tewas di kota Ariha dan dua di Maaret Masrin, lansir Zaman Alwasl.



Sementara itu provinsi Aleppo, 11 warga sipil telah tewas di kota Awarm Al-Kobra saat jet tempur rezim dan Rusia memperluas serangannya di wilayah yang dikuasai oleh Mujahidin setelah lima hari pertempuran untuk memecah blokade di Aleppo.

Biro media Harakah Ahrar Syam yang merupakan bagian dari koalisi Jaisyul Fath pada Rabu (10/8/2016) mengumumkan bahwa mereka telah membunuh lebih dari 60 milisi rezim Suriah dalam pertempuran terbaru untuk membebaskan daerah baru di Ramouseh.

Menurut sumber di lapangan yang mengatakan kepada koresponden ElDorar AlShamia, pasukan Asad mencoba menyelinap melalui area pabrik semen di pinggiran kawasan Sheikh Saeed ke arah Al-Dabbaghah di Ramouseh, namun upaya itu menemukan perlawanan sengit dari Mujahidin Jaisyul Fath yang menggunakan berbagai jenis senjata, menekankan bahwa mereka menghitung setidaknya 60 mayat dari pasukan musuh.

Mujahidin dari Jaisyul Fath tembakan misil konkurs menargetkan sebuah Tank T72 dalam pertempuran di dekat Pabrik Semen, Ramouseh (10/8) 

Sebuah Drone milik Jaisyul Fath merekam kebakaran hebat melanda area pabrik semen di pinggiran kawasan Sheikh Saeed, akibat pertempuran sengit mujahidin dan Pasukan Rezim (9/8)

Momentum mujahidin dari Tajmau Fastaqim maju melakukan serbuan menyusuri bangunan di dalam area Ramouseh (9/8)

Aliansi Jaisyul Fath dan ruang operasi Fatah Halab berhasil untuk mengambil kontrol lebih dari 20 titik, dan yang paling penting adalah Akademi Artileri dan Persenjataan di daerah Ramouseh, dan membuka jalan ke wilayah yang terkepung di distrik timur Aleppo.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget