Halloween Costume ideas 2015
08/10/16

Mujahidin di utara Suriah yang tergabung dalam ruang operasi Fath Halb (Pembebasan Aleppo) menyampaikan pesan khusus kepada warga Aleppo, yang hari ini menyaksikan pertempuran besar antara mujahidin dan militer Suriah. Warga yang berada di wilayah rezim dan tidak ikut mengangkat senjata dijamin keamanannya.

“Kami tegaskan kepada warga yang menghadapi hari kelabu, barang siapa yang tetap di dalam rumah ia aman, barang siapa yang masuk masjid ia aman, barang siapa yang masuk gereja dia aman dan barang siapa yang meletakkan senjata dia aman,” tegas pernyataan ruang operasi Fath Halb, awal pekan ini.

Ruang operasi Fath Halb merupakan gabungan faksi-faksi oposisi Suriah yang di bawah naungan Free Syrian Army (FSA) dan Syrian Arab Republic (pemerintahan sementara oposisi Suriah). Fath Halb bekerja sama dengan Jaisyul Fath dan faksi-faksi lainnya menggulirkan pertempuran besar di Aleppo.

Pernyataan satu halaman itu menambahkan, para pejuang revolusi adalah para penuntut kebebasan bukan pembunuh. Mereka adalah penyeru kedamaian bukan penyeru kediktatoran.

Kami di ruang operasi Fath Halb, lanjut pernyataan bernomor 36 tersebut, juga menegaskan bagi siapa saja yang ingin berpindah ke wilayah oposisi maka dia aman dan mendapat perlindungan penuh. Kami berkomitmen melindungi setiap nyawa warga Suriah.

Sebagaimana diketahui, seluruh faksi pejuang Suriah dari berbagai latar belakang sepekan terakhir meluncurkan operasi besar untuk membuka blokade Aleppo. Mujahidin meraih kemenangan dan melanjutkan fase operasi selanjutnya; membebaskan seluruh wilayah Aleppo.

koalisi mujahidin fath halb

palmyra pasukan bantuan menuju aleppo
Rezim Suriah kembali mendatangkan pasukan dari Daraa dan Palmyra untuk ikut bertempur di Aleppo dimana mujahidin mendapat kemenangan besar belum lama ini.

“Sekitar 1.500 anggota Garda Revolusi Iran telah dialihkan ke Aleppo. Milisi dari Sokour al-Sahra yang disponsori oleh Ayman Jaber dan Brigade Fatimyoon dari Afghan juga dipindahkan dari Palmyra ke Aleppo,” kata seorang sumber dari pemerintah Suriah kepada Zaman al-Wasl (10/08).

Sumber menyebutkan jumlah total pasukan yang tiba ke Aleppo mencapai 9000. Sementara itu kantor berita Iran, Fars, mengatakan bahwa Batalyon al-Radwan yang berafiliasi dengan milisi Hizbullah telah tiba di Suriah bersama Garda Revolusi Iran.

Sumber itu menyebutkan bahwa perintah militer telah dikeluarkan untuk mendapatkan kembali kontrol dari benteng strategis di Aleppo, dimana Rezim mengalami kerugian besar-besaran.

Aleppo sebagai kota terbesar kedua di Suriah menjadi wilayah strategis yang telah lama diperebutkan oleh Rezim dan mujahidin Suriah. Secara simbolis, barangsiapa yang berhasil menguasai Aleppo maka ia menjadi pemenang, meskipun ini tidak akan mengakhiri perang.

intelijen rusia di qamishili suriah
Pasukan intelijen Rusia telah tiba di Qamishli, wilayah Suriah utara yang berbatasan dengan Turki.

Menurut laporan Zaman al-Wasl yang mengutip sumber lokal, Selasa (09/08), pasukan yang tiba diperkirakan mencapai 100 personel, yang terdiri dari para pejabat dinas dan agen lapangan. Mereka ditempatkan di stasiun pengawasan khusus untuk melakukan penyadapan, pengawasan udara, dan mengacak sinyal musuh di bandara Qamishli selama tahun 2016.

Pasukan intelijen Rusia bersama intelijen Suriah ini menyewa sejumlah villa di pinggiran kota yang berdekatan dengan bandara.

“Vila-vila tersebut dilengkapi dengan fasilitas intelijen untuk mendukung misi mereka,” ungkap sumber yang tak ingin disebut namanya.

Sumber menyebutkan jumlah personil Rusia di bandara tersebut sebenarnya menurun sejak dua bulan terakhir. Mereka dilaporkan beralih ke Al-Vilaat, wilayah di sebelah timur bandara.

Sumber tersebut juga mengungkapkan alasan Rusia menempatkan intelijen di Qamishli untuk bekerjasama dengan Partai Demokratik Kurdi (PYD) di Suriah.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget