Halloween Costume ideas 2015
07/30/16

Pesawat tempur Rusia melakukan serangan udara atas lingkungan perumahan di kota Atareb, pedesaan Aleppo, menyebabkan tewasnya 2 warga sipil dan melukai puluhan lainnya, termasuk perempuan dan anak-anak, sehingga harus dievakuasai ke pusat medis darurat. Selain itu, pesawat tempur Rusia juga menjatuhkan bom thermobaric di lingkungan Seif Al-Dawla di kota Aleppo.

Di sisi yang lain, pertempuran pecah antara mujahidin dan pasukan rezim Suriah di front Bruij, Aleppo. Mujahidin berhasil menghancurkan 3 tank milik pasukan rezim. Sementara itu, dalam melepaskan blokade atas kota Aleppo oleh pasukan rezim, mujahidin menghancurkan sebuah Tank dan kendaraan militer di jalan Castello.






Video diatas adalah dokumentasi mujahidin dari Faylaq al-Sham, berhasil menghancurkan sebuah Tank T72 dan Kendaraan pick-up yang dilengkapi senjata otomatis di jalan Castello, Aleppo.

Jumat (29/7) - Mujahidin tahan laju pasukan Assad yang berusaha untuk mendapatkan kembali kontrol yang lepas di Jabal al-Akrad, pedesaan utara Latakia

Dalam pertempuran ini 10 anggota tentara Assad tewas dan sebagian terluka saat mereka berusaha melakukan serangan ke bukit Zwaiqat

Jabhat Fath al-Sham pada hari Rabu sebelumnya telah menguasai bukit Zwaiqat, daerah Jabal al-Akrad, di mana sekelompok anggotanya menyusup masuk ke wilayah pasukan Assad dan mampu membunuh semua prajurit serta menangkap yang tersisa.

salah satu prajurit Assad yang tertangkap mujahidin di bukit Zwaiqat

Abu Muhammad Al-Jaulani dengan wajah tanpa penutup dalam Deklarasi Pembentukan Jabhah Fath Syam, Kamis (28/7). Seiring dengan pembentukan kelompok baru menggantikan Jabhah Nusrah, profil Al-Jaulani beredar di beberapa media Arab.

abu muhamad aljaulani
Abu Muhammad Al-Jaulani adalah nama panggilan (kuniyah) yang sudah menjadi tradisi bangsa Arab. Sedangkan nama sebenarnya adalah Usamah Al-Abbasi, Al-Wahidi. Ia dilahirkan pada tahun 1981 di Asy-Syahil, kota Deir Al-Zour dari keluarga yang berasal dari provinsi Idlib. Sumber lain menyebutkan bahwa nama aslinya adalah Ahmad Hussein Asy-Syar’a.

Al-Jaulani dijuluki sebagai Al-Fatih (Sang Penakluk) dan dipanggil Abu Muhammad Al-Jaulani saat memimpin kelompok Jabhah Nusrah untuk penduduk Syam, yang dibentuk pada 2011.

Pendidikan

Ayah Al-Jaulani telah bekerja di perumahan militer di Deir Al-Zour dan Usamah lahir di sana. Ia kemudian pindah bersama keluarganya pada usia remaja ke kampung halamannya di Idlib dan memperoleh ijazah sekolah menengah. Usamah melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran di Universitas Damaskus.

Usamah kuliah ilmu kedokteran hanya dua tahun karena seiring dengan invasi AS ke Irak 2003, ia hijrah ke Irak. Ia putus kuliah tahun ketiga dan bergabung dengan Al-Qaidah di bawah pimpinan Abu Mus’ab Az-Zarqawi.

Pengalaman Jihad

Laporan Inggris menyebutkan bahwa Al-Jaulani adalah termasuk kelompok pertama dalam memerangi pasukan Amerika selama pendudukan di Irak. Ia bertugas mengamankan jalan-jalan di dalam wilayah Suriah untuk mujahidin yang ingin berpartisipasi dalam pertempuran. Al-Jaulani pindah ke Irak setelah pemerintah Suriah menyempitkan ruang gerak para jihadis.

Pada tahun 2006, ia melakukan perjalanan ke Lebanon dan diyakini terlibat dalam pelatihan Jund Asy-Syam dan kemudian kembali ke Irak. Ia kemudian ditangkap dan dimasukkan ke penjara Bucca, dibebaskan pada tahun 2008. Selanjutnya, di Al-Qaidah dipercaya untuk menjadi komandan operasi di Mosul.

Setelah pecahnya revolusi Suriah pada tahun 2011, Al-Jaulani kembali lagi ke Suriah pada 24 Januari 2012 muncul bersamaan dengan deklarasi pembentukan Jabhah Nusrah, yang belakangan menyatakan afiliasi kepada Al-Qaidah. Pernyataan ini berhubungan dengan konflik organisasi dengan Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) yang dideklarasikan oleh Abu Bakar Al-Baghdadi pada 2013.

Al-Jaulani muncul di Publik

Selama kehadiran di medan perang Suriah, Al-Jaulani tidak pernah tampil di media dengan wajah terbuka. Memimpin kelompok bersenjata yang berpengaruh dan kuat di Suriah, Al-Jaulani menjalin kerjasama dengan kelompok lain, seperti Ahrar Syam dan Shuqur Syam.

Dalam konteks hubungan itu, Abu Muhammad Al-Jaulani tampil pada kondisi anonimitas dan dalam pertemuan dengan para pemimpin kelompok di Aleppo dan Idlib, ia duduk dengan wajah tertutup. Al-Jaulani melarang fotografi tanpa izin darinya. Ia juga menolak untuk memberikan informasi apa pun sama sekali mengenai kepemimpinan dan jumlah pejuang.

Kamis, 28 Juli 2016, Al-Jaulani menghapus penutup itu dan tampil dengan kepala bersorban putih dalam deklarasi pembentukan Jabhah Fath Syam. Ini adalah pertama kalinya Al-Jaulani tampil dengan wajah terbuka.

Al-Jaulani dalam wawancara dengan TV Al-Jazeera Mei 2015. Tampilan dengan wajah tertutup juga dilakukan dalam wawancara dengan Tayseer Allouni Desember 2013, konferensi pers dengan wartawan Orient News Desember 2015.

Berpisah dari Al-Qaidah

Dengan deklarasi itu, Al-Jaulani menghapus nama Jabhah Nusrah dan menyatakan tidak berafiliasi kepada organisasi Al-Qaidah. Kelompoknya tampil dengan wajah baru mengusung nama Jabhah Fath Syam.

Sehubungan keputusan al-Jaulani untuk mengganti nama Jabhah Nusrah menjadi Jabhah Fath Syam sekaligus memisahkan diri dari Al-Qaeda, Pimpinan Al-Qaeda Pusat memberikan kewenangan penuh bagi cabangnya di Suriah itu untuk mengambil langkah-langkah demi kemaslahan Islam, umatnya dan jihad di Syam.

jawaban alqaeda pusat atas jabhah nusrah

“Kami memberi arahan kepada pimpinan Jabhah Nusrah untuk bergerak maju (mengambil keputusan) dalam rangka melindungi kemaslahan Islam dan umatnya serta menjaga jihad warga Suriah. Kami menghimbau Jabhah Nusrah mengambil langkah-langkah tepat berdasarkan arahan ini,” kata pernyataan resmi Al-Qaeda yang dibacakan Ahmad Hasan Abu al-Khair, Wakil Pemimpin Al-Qaeda Syaikh Aiman Adz-Dzawahiri, beberapa jam lalu (Kamis, 28/07/2016).

Ia melanjutkan, arahan kami ini juga ditujukan kepada seluruh faksi-faksi mujahidin di bumi Syam. Kalian harus berkumpul atas keridhaan Allah, saling membantu, saling memberikan loyalitas kepada orang-orang beriman dan membenci pelaku kezaliman dan kafir.

Bersatulah kalian dalam satu barisan untuk melindungi warga Syam dan melindungi bumi kalian. Berjanjilah, kesatuan kalian dalam rangka menegakkan pemerintahan Islam yang melindungi rakyat dan menyebarkan keadilan.

“Dengan izin Allah, kami akan menjadi orang pertama yang mendukung dan menolong pemerintahan tersebut,” tegas Abu al-Khair seraya menunjukkan sebagaimana yang pernah disampaikan pemimpinnya, Aiman Adz-Dzawahiri.


rekaman audio lengkap Ahmad Hasan Abu al-Khair, wakil pimpinan Al-Qaeda

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget