Halloween Costume ideas 2015
07/16/16

amerika rusia iran suriah

Amerika berada dalam kebuntuan adalah benar… Adapun intervensi militer Amerika secara darat, maka yang lebih rajih hal itu ditunda sampai pada waktunya. Pemerintahan Amerika saat ini bekerja agar yang berperang darat adalah para pengikut, antek dan komplotannya, dan ini berlanjut sampai akhir masa Obama… kecuali jika muncul perkara baru di luar konteks.

Namun perkara yang menarik perhatian adalah meskipun tidak adanya pergolakan internasional di Suriah seperti yang ada di Libya dan Yaman, akan tetapi “yang bertarung” hanya satu yaitu Amerika, dan Amerika menggunakan Rusia, Iran, rezim, para pengikut dan komplotan dengan berbagai kejahatan brutal yang bermacam-macam…

Meski demikian, Amerika dan pengikutnya telah gagal menundukkan warga Suriah hingga hari ini untuk melaksanakan rencana-rencana Amerika dan menyertakan rezim diktator di dalam pemerintahan padahal pihak yang bertarung dengan Amerika adalah warga Suriah dengan kemampuan fisik mereka yang sama sekali tidak sebanding dengan kemampuan negara-negara itu.

Selengkapnya, terkait analisa politik ini bisa dibaca di http://hizbut-tahrir.or.id/2016/07/15/jalan-buntu-amerika-rusia-dan-iran-di-suriah/

Kota Darayya terletak di sebelah selatan Damaskus, Update sampai hari ini (16/7) Darayya berada di bawah serangan ganas oleh pasukan rezim yang semakin mendekati kota dan mendesak benteng para pejuang oposisi yang berjuang mempertahankannya, terutama area seluas satu kilometer persegi yang merupakan bagian kota dan peternakan sekitarnya yang dibutuhkan masyarakat sebagai persediaan makanan mereka.

darayya syria damascus

Sekarang muncul kekhawatiran atas apa yang mungkin terjadi pada orang-orang di Darayya, paling tidak karena saat pasukan rezim terakhir kali memasuki kota, pada bulan Agustus 2012, mereka melakukan salah satu pembantaian terburuk dalam konflik Suriah, menewaskan sedikitnya 400 warga sipil.

Aktivis di Twitter telah memberikan peringatan akan bahaya yang dihadapi kota Darayya dan telah dimulai beberapa hashtag. Ini termasuk #We_are_all_Darayya, #Save_Darayya (baik dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris), dan dalam 24 jam terakhir #Last_Call_From_Darayya.

Seorang aktivis yang menyebut dirinya Hurra men-tweet : “Darayya sedang sekarat di depan mata kita. Mereka telah membuat panggilan terakhir untuk menyelamatkan apa yang tersisa. ”

Media Iran melaporkan kematian salah satu Staf Garda Revolusi Iran (IRGC) yang betugas sebagai penasehat militer dalam mendukung rezim Assad di Suriah.

Dikatakan bahwa kolonel Reza Marathi terbunuh dalam pertempuran beberapa hari lalu saat ia sedang melakukan tugasnya di Suriah, tanpa menentukan tempat dan tanggal kematiannya.

Reza Marathi IRGC

Empat Tentara Iran, termasuk tiga penasehat militer (IRGC) dan salah satu milisi pasukan Basij tewas dalam pertempuran baru-baru ini di Suriah.

Iran telah mendukung rezim Assad sejak hari pertama pecahnya pemberontakan terhadap rezim Bashar Assad pada bulan Maret 2011.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget