Halloween Costume ideas 2015
05/16/16

Pasukan Assad mengalami kerugian pada senin pagi ini (16/5), ketika upaya mereka gagal untuk merebut kembali wilayah Zara, pedesaan utara Homs.

zaara homs syria 1

 ElDorar AlShamia melaporkan bahwa pertempuran sengit meletus setelah fajar hari ini dalam upaya pasukan Assad dan milisi dari "pertahanan nasional" untuk masuk ke pinggiran desa. Mujahidin menghadang mereka dengan menghancurkan sebuah tank di front al-Mdajen, membunuh dan melukai sedikitnya 35 milisi, sebagian besar milisi dari "pertahanan nasional".







Perlu dicatat, wilayah pedesaan Zara berhasil dikuasai mujahidin pada hari kamis (12/5). Pertempuran terus berlanjut dimana Pasukan Assad melakukan serangan balik untuk merebutnya kembali.

Pasukan rezim Suriah pada Sabtu (14/5/2016) mulai melancakan operasi yang bertujuan untuk merebut kembali Darayya, pinggiran kota yang terletak sekitar 8 kilometer sebelah barat daya Damaskus, menurut sumber-sumber lokal.



Operasi serangan ini mendapat perlawanan sengit dari koalisi mujahidin di Darayya sehingga mengakibatkan tewasnya 15 pasukan Assad. Media Rezim bahkan melaporkan tewasnya Hussein Issa, komandan Garda Nasional Arab dari Aljazair yang ikut bergabung dalam pasukannya.

husein issa
husein issa mati

Kekalahan Garda Revolusi Iran di Khan Tuman Suriah mengundang respon luas di dalam negeri Iran. Publik terbagi antara mendukung dan mengecam pengiriman pasukan ke Suriah.


mayat milisi iran

Keluarga yang kehilangan anaknya atau familinya ditawan dalam pertempuran Khan Tuman memprotes gubernur provinsi Mazandaran di utara negara itu karena anak-anak mereka telah tewas di Suriah. Keluarga korban tewas dari pasukan Garda Revolusi tidak pernah tahu partisipasi anak-anak mereka dalam perang di Suriah. “Apa yang terjadi dengan anak-anak kita adalah akibat pengiriman mereka ke Suriah,” keluh mereka.

Hamid Sher Muhammadi, salah satu elemen Garda Revolusi yang kembali dari Khan Tuman, mengatakan kepada media Iran Jam-e Jam, Garda Revolusi tidak pernah memberikan informasi kepada keluarga anak-anak yang dikirim ke Suriah.

“Ketika saya pergi ke Suriah, saya tidak memberi tahu kepada seorang pun dari keluarga saya dan bahkan istri saya. Saya hanya mengatakan kepadanya bahwa saya akan pergi ke kota Mashhad, bukan ke Suriah,” ungkapnya.

Menanggapi protes tersebut, Hujjatul Islam Kazhimi, salah satu pejabat Iran yang mengawasi kegiatan militer Iran di Suriah, mengumumkan penghentian untuk mengirim pasukan militer dari provinsi Mazandaran ke zona perang di Irak dan Suriah.

Kadzimi mengatakan, “Setelah peristiwa ini, beberapa komandan Pengawal Revolusi provinsi Mazandaran menyampaikan keluhan luas dan sebagian menyalahkan Sulaimani. Protes ini akan disampaikan kepada komandan Pasukan Quds Jenderal Qasim Sulaimani.”

Perlu dicatat bahwa 13 anggota Garda Revolusi Iran yang tewas atau ditangkap dalam Pertempuran Khan Tuman Suriah berasal dari provinsi Mazandaran Iran.

(15/5) - Koresponden ElDorar AlShamia melaporkan bahwa mujahidin mampu mengambil kendali desa Tal Hussein dan Sheikh Reeh di wilayah utara Aleppo, dekat perbatasan Turki

Dalam 48 jam terakhir laporan meningkat menjadi lima desa, dimana pedesaan Yahmul, Yaezer dan Frezya berhasil dikuasai.


Serangan menargetkan milisi ISIS di desa Yahmul


Serangan menargetkan milisi ISIS di desa Frezya

Pertempuran melawan milisi ISIS di bagian tenggara kota Azaz memiliki arti yang sangat penting, karena mujahidin juga harus mempertahankan kota Bab al-Salama dari serangan pasukan Kurdi, PYD yang didukung pesawat tempur Amerika.


Mohsen Rezai, Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Iran mengatakan bahwa untuk “membebaskan” Aleppo bukanlah misi yang mudah, menambahkan bahwa hal tersebut terkait dengan tanah Turki dari beberapa arah.


iran -mohsen rezai

Laporan datang setelah kerugian besar yang dialami oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) selama pertempuran untuk memperebutkan kota strategis Khan Tauman yang terletak di pedesaan selatan Aleppo, di mana jumlah pasukan IRGC yang tewas diperkirakan lebih dari 80 orang, selain tewasnya puluhan milisi Syiah pendukung rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Asad, menurut laporan ElDorar AlShamia pada Ahad (15/5/2016).

Sementara itu, media Iran mengeluarkan laporan yang menyebutkan bahwa Iran berniat untuk mengirim 100 perwira baru dari Garda Revolusi ke Suriah dan Irak untuk ikut serta dalam pertempuran, dimana menunjukkan penurunan tajam dalam kader yang telah dikirim sebelumnya.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget