Halloween Costume ideas 2015
05/01/16



Berikut ini beberapa video yang diunggah Aleppo Media Centre terkait serangan udara Rezim di Aleppo (29/4)




Beberapa relawan kemanusiaan berhasil mengeluarkan seorang anak dari reruntuhan bangunan. Serangan Rezim dilakukan secara brutal menargetkan warga sipil di Aleppo


(30/4) - Serangan Rezim targetkan Gedung penyaluran air untuk warga Aleppo

Dewan Kerjasama Negara-Negara Teluk (GCC) mengutuk Presiden Suriah Basyar Assad atas serangan brutal terhadap Aleppo Suriah. Rezim dan pasukan yang mendukungnya bertanggung jawab atas serangan tak beradab terhadap warga sipil di Suriah Utara itu. Lembaga yang menggabungkan Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab itu meminta PBB bertindak tegas atas kejahatan tersebut.

Serangan brutal berkelanjutan telah membunuh dan melukai ratusan warga sipil tak berdosa dan meningkatkan kerusakan dan kehancuran institusi pelayanan di kota yang berbatasan dengan Turki itu. Sekretaris Jenderal GCC Dr Abdullatif bin Rasyid Al-Zayani, mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Sabtu malam (30/4) bahwa GCC mengutuk kejahatan keji tersebut terhadap warga sipil tak bersenjata termasuk terhadap anak-anak Aleppo. GCC melihat itu sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan, dan meminta Dewan Keamanan PBB, yang telah mensponsori gencatan senjata sebelumnya untuk bertindak tegas menghentikan eskalasi ini.

Al-Zayani mengatakan, “Negara-negara GCC menganggap rezim Suriah dan pasukan mendukungnya bertanggung jawab atas serangan dan penembakan brutal di kota Aleppo, yang meningkatkan penderitaan warga sipil tak berdosa di kota itu.”

aleppo burning

Sampai hari ini rezim terus menggempur Aleppo dengan serangan Udara. Serangan pada Rabu malam telah menargetkan rumah sakit darurat Al-Quds di Aleppo dan bangunan sekitarnya yang dikuasai oposisi. Serangan itu menyebabkan kematian puluhan orang, termasuk anak-anak dan dokter, seperti dikutip Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Para aktivis telah meluncurkan sebuah Hashtag selama 24 jam di situs jejaring sosial yang menduduki peringkat pertama secara global di “Twitter” dan mereka menyebutnya “# حلب_تحترق”, atau #AleppoIsBurning, menyusul kampanye kekerasan yang dilakukan oleh pasukan dan pesawat tempur rezim Asad di kota Aleppo, Suriah utara, yang menyebabkan kematian ratusan warga sipil, sebagaimana dilansir ElDorar AlShaima, Jum’at (29/4/2016).

Hashtag itu dalam beberapa bahasa: Arab, Turki dan Inggris, dan bahasa lainnya. Jumlah tweet dalam waktu 24 jam mencapai 300 ribu tweet dalam bahasa Arab, ditambah Tweet dalam bahasa yang lain, seperti Turki, Perancis dan Jerman.




Korban tewas akibat pembantaian yang dilancarkan rezim Asad menurut Komite Koordinasi Lokal (LCC) mencapai lebih dari 217 korban di kota Aleppo selama tujuh hari sejak awal penyerangan secara brutal di lingkungan perumahan di kota tersebut.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget