Halloween Costume ideas 2015
01/25/16

Mujahidin Jabhah Nushrah menyerbu sebuah pabrik ganja di dekat kota Maaret Al-Nouman di utara provinsi Idlib, ujar laporan aktivis Suriah pada Senin (25/1/2016) seperti dilansir Zaman Alwasl.


Jabhah Nushrah menyita sejumlah besar ganja dan senjata di desa Al-Gadfa, dekat kota Maaret Al-Nouman. Penduduk setempat menyatakan terkejut saat mengetahui ada pabrik ganja besar di wilayah yang mereka tempati.

Ribuan warga Suriah di wilayah pegunungan Turkiman, pedesaan Lattakia Utara, Ahad kemarin (24/01), berbondong-bondong mengungsi menuju perbatasan dengan Turki. Kondisi ini terjadi setelah militer rezim dan milisi pendukungnya merebut kota Rabia dan desa Raudhah.

pengungsi-lattakia-ke-turki
Sebelumnya dilaporkan mujahidin kehilangan kontrol kota Rabia setelah terlibat pertempuran sengit dengan militer Suriah. Kemajuan rezim ini tak lepas dari dukungan udara Rusia dan instruktur militernya.

Kota Rabia merupakan kota penting bagi mujahidin Suriah di wilayah pegunungan Turkiman, pedesaan Lattakia. Kota ini menjadi simpul seluruh wilayah Turkiman yang berupa perbukitan dan gunung. Rabiah dikuasai mujahidin sejak 2012. Berbagai faksi aktif di kota tersebut, termasuk Jabhah Nusrah.

Direktur lembaga pengawas HAM Suriah, Rami Abdurrahman, mengatakan ini merupakan kemajuan penting bagi militer Suriah. Pasalnya, mereka semakin mempersempit jalur logistik mujahidin dari perbatasan.

Militer Suriah beberapa bulan terakhir menggencarkan operasi di wilayah Lattakia yang menjadi basis pendukung Bashar Assad, terlebih setelah keterlibatan jet tempur Rusia. Milisi-milisi asing juga dikabarkan terlibat dalam pertempuran di wilayah tersebut.

Mereka berhasil merebut kota Salma yang selama ini dianggap basis utama mujahidin di Lattakia.Dan beberapa hari yang lalu, kota Rabia juga berhasil dikuasai.

Seiring dengan kemajuan ini, mujahidin melakukan operasi pertahanan untuk membendung serangan pasukan Assad.

map-divisi-1-fsa-lattakia


Divisi 1 FSA tembakan rudal ATGM ke arah kerumunan pasukan Assad di Marj Kokha, Lattakia. Operasi ini berhasil tewaskan beberapa diantara mereka.

Pertempuran di wilayah pesisir Lattakia terus bergulir. Mujahidin dan militer Suriah yang didukung milisi Syiah dan jet tempur Rusia Pasukan rezim Assad saling bertahan dan merebutkan wilayah.


Pertempuran Ahad kemarin (24/01), mujahidin dikabarkan harus mundur dari kota Rabia di Lattakia. Serangan dari tiga sudut itu mengejutkan mujahidin.

Televisi pemerintah Suriah mengklaim, tentara rezim Assad telah menyerbu kota Rabia, Latakia yang dikendalikan oleh mujahidin Jabhah Nushrah dan Turkmen Suriah.

Menurut kepala Observatorium Rabi Abdel Rahman, Rabia jatuh pada hari Ahad (24/1) setelah tentara rezim Assad menyerang dari tiga arah yang berbeda.

“Dalam 48 jam terakhir, pasukan rezim mengepung kota dari tiga sisi – selatan, barat, dan utara – dengan menangkap 20 desa,” katanya.

Abdel Rahman mengatakan, para pejabat senior militer dan serangan udara Rusia telah memainkan peran penting dalam perebutan wilayah Rabia.

Dengan dikuasainya Rabia, pasukan rezim Assad dikabarkan akan mendekati rute pasokan mujahidin melalui perbatasan di utara Turki.

Sebuah rumah sempit di Propinsi Sanliurfa, Turki tenggara dihuni oleh dua keluarga pengungsi Suriah bersama anak-anak mereka yang berjumlah 45 orang.

Demi menghindari perang panjang yang terus berkecamuk, Nasser dan saudaranya Mohammad Jalud terpaksa menempatkan keluarga mereka di satu rumah kecil di Turki, setelah tiga tahun lalu meninggalkan kampung halamannya di kota Raqqah.

keluarga jalud di turki

Mohammad Jalud (52) menjelaskan kepada Anadolu pada Ahad (24/01) bahwa ia menikah dengan dua orang wanita. Jalud mengaku dari pernikahannya itu ia dikaruniai 21 anak, empat di antaranya kembar. Demi mencukupi kebutuhan keluarganya, Jalud bekerja sebagai buruh harian. Jalud dan keluarganya terpaksa meninggalkan negaranya demi menghindari konflik bersenjata di Raqqah.

Jalud menambahkan bahwa ia tinggal bersama dengan saudaranya Nasser yang juga menikah dengan dua wanita. Kini mereka tinggal di sebuah rumah yang hanya terdiri dari tiga kamar. Namun, mereka bersyukur ketimbang harus tinggal di Suriah.

“Meskipun rumah terasa sempit jika dibandingkan dengan jumlah mereka. Namun mereka tetap bersyukur kepada Allah,” ungkap Jalud.

Dia melanjutkan banyak orang yang terkejut setelah melihat kondisi mereka yang tinggal di rumah sempit. Karena minimnya pendapatan, Jalud pun tidak mampu memindahkan keluarganya ke rumah yang lebih besar. Melihat kondisi tersebut, Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan memberikan santunan kepada salah seorang putranya yang lahir di Turki.

  • Koalisi mujahidin dari beberapa faksi meluncurkan operasi pertempuran untuk pembebasan kota Mare' dari tangan ISIS. Video yang diunggah tanggal 23/01 memperlihatkan bagaimana mujahidin dari kelompok Ahrar al-Sham melakukan serangan ofensive menghujani posisi pejuang ISIS.


  • Di wilayah Bashkuy, Aleppo. Pejuang dari Divisi 16 FSA berhasil hancurkan sebuah kendaraan pickup milik pasukan Assad dengan misil TOW.


  • Sementara itu, sejumlah petugas kemanusiaan melakukan evakuasi korban setelah sebuah roket yang diluncurkan pasukan Assad menghantam sebuah bangunan di Tell Rifaat, Aleppo.

Pasukan khusus dan para ahli AS dilaporkan mendirikan sebuah pangkalan udara di timur laut Suriah sebagai bagian dari pertempuran, ujar sumber-sumber militer pada Sabtu (23/1/2016).

Sumber mengatakan kepada AFP bahwa pekerjaan untuk memperluas lapangan udara di Rmeilan, provinsi Hasakah, di mana pesawat yang digunakan untuk menyemprot pestisida pada tanaman sebelum perang Suriah dimulai lima tahun lalu diterbangkan, sedang berlangsung.

“Pangkalan udara tersebut akan digunakan untuk helikopter dan pesawat kargo. Landasan sekarang seluas 2.700 meter dan siap untuk digunakan oleh pesawat yang akan mengangkut peralatan dan amunisi,” tambah sumber tersebut seperti dilansir AFP.

Pentagon menolak mengonfirmasi laporan namun mengklaim militer AS tidak mengambil kendali atas setiap lapangan terbang di Suriah.

“Belum ada perubahan ukuran misi kehadiran AS di Suriah,” klaim juru bicara Komando Pusat AS, Kolonel Pat Ryder.

Pada akhir Oktober lalu, presiden negara penjajah AS, Barack Obama, resmi mengerahkan hingga 50 tentara operasi khusus ke Suriah yang diklaim untuk menasehati pasukan darat lokal.

Sumber militer mengatakan kepada AFP bahwa pasukan AS telah bekerja di lapangan udara Rmeilan selama lebih dari tiga bulan.

Seorang sumber lainnya mengatakan pasukan khusus AS dan penasehat militer menggunakan pangkalan Rmeilan sebagai basis, di mana helikopter lepas landas menuju target serangan.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), sebuah kelompok pemantau perang Suriah yang berbasis di London mengatakan lapangan terbang telah melebar dan hampir siap digunakan oleh pesawat Amerika.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget