Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Mengenal Sosok Abu Muhammad al-Jaulani

Abu Muhammad Al-Jaulani dengan wajah tanpa penutup dalam Deklarasi Pembentukan Jabhah Fath Syam, Kamis (28/7). Seiring dengan pembentukan kelompok baru menggantikan Jabhah Nusrah, profil Al-Jaulani beredar di beberapa media Arab.

abu muhamad aljaulani
Abu Muhammad Al-Jaulani adalah nama panggilan (kuniyah) yang sudah menjadi tradisi bangsa Arab. Sedangkan nama sebenarnya adalah Usamah Al-Abbasi, Al-Wahidi. Ia dilahirkan pada tahun 1981 di Asy-Syahil, kota Deir Al-Zour dari keluarga yang berasal dari provinsi Idlib. Sumber lain menyebutkan bahwa nama aslinya adalah Ahmad Hussein Asy-Syar’a.

Al-Jaulani dijuluki sebagai Al-Fatih (Sang Penakluk) dan dipanggil Abu Muhammad Al-Jaulani saat memimpin kelompok Jabhah Nusrah untuk penduduk Syam, yang dibentuk pada 2011.

Pendidikan

Ayah Al-Jaulani telah bekerja di perumahan militer di Deir Al-Zour dan Usamah lahir di sana. Ia kemudian pindah bersama keluarganya pada usia remaja ke kampung halamannya di Idlib dan memperoleh ijazah sekolah menengah. Usamah melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran di Universitas Damaskus.

Usamah kuliah ilmu kedokteran hanya dua tahun karena seiring dengan invasi AS ke Irak 2003, ia hijrah ke Irak. Ia putus kuliah tahun ketiga dan bergabung dengan Al-Qaidah di bawah pimpinan Abu Mus’ab Az-Zarqawi.

Pengalaman Jihad

Laporan Inggris menyebutkan bahwa Al-Jaulani adalah termasuk kelompok pertama dalam memerangi pasukan Amerika selama pendudukan di Irak. Ia bertugas mengamankan jalan-jalan di dalam wilayah Suriah untuk mujahidin yang ingin berpartisipasi dalam pertempuran. Al-Jaulani pindah ke Irak setelah pemerintah Suriah menyempitkan ruang gerak para jihadis.

Pada tahun 2006, ia melakukan perjalanan ke Lebanon dan diyakini terlibat dalam pelatihan Jund Asy-Syam dan kemudian kembali ke Irak. Ia kemudian ditangkap dan dimasukkan ke penjara Bucca, dibebaskan pada tahun 2008. Selanjutnya, di Al-Qaidah dipercaya untuk menjadi komandan operasi di Mosul.

Setelah pecahnya revolusi Suriah pada tahun 2011, Al-Jaulani kembali lagi ke Suriah pada 24 Januari 2012 muncul bersamaan dengan deklarasi pembentukan Jabhah Nusrah, yang belakangan menyatakan afiliasi kepada Al-Qaidah. Pernyataan ini berhubungan dengan konflik organisasi dengan Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) yang dideklarasikan oleh Abu Bakar Al-Baghdadi pada 2013.

Al-Jaulani muncul di Publik

Selama kehadiran di medan perang Suriah, Al-Jaulani tidak pernah tampil di media dengan wajah terbuka. Memimpin kelompok bersenjata yang berpengaruh dan kuat di Suriah, Al-Jaulani menjalin kerjasama dengan kelompok lain, seperti Ahrar Syam dan Shuqur Syam.

Dalam konteks hubungan itu, Abu Muhammad Al-Jaulani tampil pada kondisi anonimitas dan dalam pertemuan dengan para pemimpin kelompok di Aleppo dan Idlib, ia duduk dengan wajah tertutup. Al-Jaulani melarang fotografi tanpa izin darinya. Ia juga menolak untuk memberikan informasi apa pun sama sekali mengenai kepemimpinan dan jumlah pejuang.

Kamis, 28 Juli 2016, Al-Jaulani menghapus penutup itu dan tampil dengan kepala bersorban putih dalam deklarasi pembentukan Jabhah Fath Syam. Ini adalah pertama kalinya Al-Jaulani tampil dengan wajah terbuka.

Al-Jaulani dalam wawancara dengan TV Al-Jazeera Mei 2015. Tampilan dengan wajah tertutup juga dilakukan dalam wawancara dengan Tayseer Allouni Desember 2013, konferensi pers dengan wartawan Orient News Desember 2015.

Berpisah dari Al-Qaidah

Dengan deklarasi itu, Al-Jaulani menghapus nama Jabhah Nusrah dan menyatakan tidak berafiliasi kepada organisasi Al-Qaidah. Kelompoknya tampil dengan wajah baru mengusung nama Jabhah Fath Syam.
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget