Halloween Costume ideas 2015
July 2016

Pesawat tempur Rusia melakukan serangan udara atas lingkungan perumahan di kota Atareb, pedesaan Aleppo, menyebabkan tewasnya 2 warga sipil dan melukai puluhan lainnya, termasuk perempuan dan anak-anak, sehingga harus dievakuasai ke pusat medis darurat. Selain itu, pesawat tempur Rusia juga menjatuhkan bom thermobaric di lingkungan Seif Al-Dawla di kota Aleppo.

Di sisi yang lain, pertempuran pecah antara mujahidin dan pasukan rezim Suriah di front Bruij, Aleppo. Mujahidin berhasil menghancurkan 3 tank milik pasukan rezim. Sementara itu, dalam melepaskan blokade atas kota Aleppo oleh pasukan rezim, mujahidin menghancurkan sebuah Tank dan kendaraan militer di jalan Castello.






Video diatas adalah dokumentasi mujahidin dari Faylaq al-Sham, berhasil menghancurkan sebuah Tank T72 dan Kendaraan pick-up yang dilengkapi senjata otomatis di jalan Castello, Aleppo.

Jumat (29/7) - Mujahidin tahan laju pasukan Assad yang berusaha untuk mendapatkan kembali kontrol yang lepas di Jabal al-Akrad, pedesaan utara Latakia

Dalam pertempuran ini 10 anggota tentara Assad tewas dan sebagian terluka saat mereka berusaha melakukan serangan ke bukit Zwaiqat

Jabhat Fath al-Sham pada hari Rabu sebelumnya telah menguasai bukit Zwaiqat, daerah Jabal al-Akrad, di mana sekelompok anggotanya menyusup masuk ke wilayah pasukan Assad dan mampu membunuh semua prajurit serta menangkap yang tersisa.

salah satu prajurit Assad yang tertangkap mujahidin di bukit Zwaiqat

Abu Muhammad Al-Jaulani dengan wajah tanpa penutup dalam Deklarasi Pembentukan Jabhah Fath Syam, Kamis (28/7). Seiring dengan pembentukan kelompok baru menggantikan Jabhah Nusrah, profil Al-Jaulani beredar di beberapa media Arab.

abu muhamad aljaulani
Abu Muhammad Al-Jaulani adalah nama panggilan (kuniyah) yang sudah menjadi tradisi bangsa Arab. Sedangkan nama sebenarnya adalah Usamah Al-Abbasi, Al-Wahidi. Ia dilahirkan pada tahun 1981 di Asy-Syahil, kota Deir Al-Zour dari keluarga yang berasal dari provinsi Idlib. Sumber lain menyebutkan bahwa nama aslinya adalah Ahmad Hussein Asy-Syar’a.

Al-Jaulani dijuluki sebagai Al-Fatih (Sang Penakluk) dan dipanggil Abu Muhammad Al-Jaulani saat memimpin kelompok Jabhah Nusrah untuk penduduk Syam, yang dibentuk pada 2011.

Pendidikan

Ayah Al-Jaulani telah bekerja di perumahan militer di Deir Al-Zour dan Usamah lahir di sana. Ia kemudian pindah bersama keluarganya pada usia remaja ke kampung halamannya di Idlib dan memperoleh ijazah sekolah menengah. Usamah melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran di Universitas Damaskus.

Usamah kuliah ilmu kedokteran hanya dua tahun karena seiring dengan invasi AS ke Irak 2003, ia hijrah ke Irak. Ia putus kuliah tahun ketiga dan bergabung dengan Al-Qaidah di bawah pimpinan Abu Mus’ab Az-Zarqawi.

Pengalaman Jihad

Laporan Inggris menyebutkan bahwa Al-Jaulani adalah termasuk kelompok pertama dalam memerangi pasukan Amerika selama pendudukan di Irak. Ia bertugas mengamankan jalan-jalan di dalam wilayah Suriah untuk mujahidin yang ingin berpartisipasi dalam pertempuran. Al-Jaulani pindah ke Irak setelah pemerintah Suriah menyempitkan ruang gerak para jihadis.

Pada tahun 2006, ia melakukan perjalanan ke Lebanon dan diyakini terlibat dalam pelatihan Jund Asy-Syam dan kemudian kembali ke Irak. Ia kemudian ditangkap dan dimasukkan ke penjara Bucca, dibebaskan pada tahun 2008. Selanjutnya, di Al-Qaidah dipercaya untuk menjadi komandan operasi di Mosul.

Setelah pecahnya revolusi Suriah pada tahun 2011, Al-Jaulani kembali lagi ke Suriah pada 24 Januari 2012 muncul bersamaan dengan deklarasi pembentukan Jabhah Nusrah, yang belakangan menyatakan afiliasi kepada Al-Qaidah. Pernyataan ini berhubungan dengan konflik organisasi dengan Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) yang dideklarasikan oleh Abu Bakar Al-Baghdadi pada 2013.

Al-Jaulani muncul di Publik

Selama kehadiran di medan perang Suriah, Al-Jaulani tidak pernah tampil di media dengan wajah terbuka. Memimpin kelompok bersenjata yang berpengaruh dan kuat di Suriah, Al-Jaulani menjalin kerjasama dengan kelompok lain, seperti Ahrar Syam dan Shuqur Syam.

Dalam konteks hubungan itu, Abu Muhammad Al-Jaulani tampil pada kondisi anonimitas dan dalam pertemuan dengan para pemimpin kelompok di Aleppo dan Idlib, ia duduk dengan wajah tertutup. Al-Jaulani melarang fotografi tanpa izin darinya. Ia juga menolak untuk memberikan informasi apa pun sama sekali mengenai kepemimpinan dan jumlah pejuang.

Kamis, 28 Juli 2016, Al-Jaulani menghapus penutup itu dan tampil dengan kepala bersorban putih dalam deklarasi pembentukan Jabhah Fath Syam. Ini adalah pertama kalinya Al-Jaulani tampil dengan wajah terbuka.

Al-Jaulani dalam wawancara dengan TV Al-Jazeera Mei 2015. Tampilan dengan wajah tertutup juga dilakukan dalam wawancara dengan Tayseer Allouni Desember 2013, konferensi pers dengan wartawan Orient News Desember 2015.

Berpisah dari Al-Qaidah

Dengan deklarasi itu, Al-Jaulani menghapus nama Jabhah Nusrah dan menyatakan tidak berafiliasi kepada organisasi Al-Qaidah. Kelompoknya tampil dengan wajah baru mengusung nama Jabhah Fath Syam.

Sehubungan keputusan al-Jaulani untuk mengganti nama Jabhah Nusrah menjadi Jabhah Fath Syam sekaligus memisahkan diri dari Al-Qaeda, Pimpinan Al-Qaeda Pusat memberikan kewenangan penuh bagi cabangnya di Suriah itu untuk mengambil langkah-langkah demi kemaslahan Islam, umatnya dan jihad di Syam.

jawaban alqaeda pusat atas jabhah nusrah

“Kami memberi arahan kepada pimpinan Jabhah Nusrah untuk bergerak maju (mengambil keputusan) dalam rangka melindungi kemaslahan Islam dan umatnya serta menjaga jihad warga Suriah. Kami menghimbau Jabhah Nusrah mengambil langkah-langkah tepat berdasarkan arahan ini,” kata pernyataan resmi Al-Qaeda yang dibacakan Ahmad Hasan Abu al-Khair, Wakil Pemimpin Al-Qaeda Syaikh Aiman Adz-Dzawahiri, beberapa jam lalu (Kamis, 28/07/2016).

Ia melanjutkan, arahan kami ini juga ditujukan kepada seluruh faksi-faksi mujahidin di bumi Syam. Kalian harus berkumpul atas keridhaan Allah, saling membantu, saling memberikan loyalitas kepada orang-orang beriman dan membenci pelaku kezaliman dan kafir.

Bersatulah kalian dalam satu barisan untuk melindungi warga Syam dan melindungi bumi kalian. Berjanjilah, kesatuan kalian dalam rangka menegakkan pemerintahan Islam yang melindungi rakyat dan menyebarkan keadilan.

“Dengan izin Allah, kami akan menjadi orang pertama yang mendukung dan menolong pemerintahan tersebut,” tegas Abu al-Khair seraya menunjukkan sebagaimana yang pernah disampaikan pemimpinnya, Aiman Adz-Dzawahiri.


rekaman audio lengkap Ahmad Hasan Abu al-Khair, wakil pimpinan Al-Qaeda

(Kamis 28/7) - Faksi Islam menargetkan sebuah Tank di  al-Breij wilayah utara Aleppo sehingga mengalami kerusakan. Selain itu mujahidin juga berhasil menghancurkan dua Tank milik pasukan rezim di daerah al-Mallah dengan misil TOW.


Mujahidin dari Jaish al-Nashr, berhasil hancurkan 2 Tank di front al-Mallah, Aleppo


Mujahidin dari Brigade Shofwah, berhasil rusak sebuah Tank tipe T72 di Tell Breij, Aleppo

Di pihak lain, serangan udara rezim Suriah menargetkan Kamp Handarat dan daerah al-Zabidia, al-Khallasa, dan al-Ansari.

Kamis (28/7) - Mujahidin dari Ghouta Timur hadapi serangan Pasukan Assad yang berusaha maju menguasai daerah Hosh al-Far

Menurut Media dari Jaysh al-Islam, anggotanya berhasil hancurkan dua Tank milik pasukan Assad jenis T72 selama pertempuran di Hosh al-Far dimana awak Tank tersebut ikut tewas.



Pertempuran ini berlangsung di front barat dari kota yang terkepung Darayya, bertepatan dengan dijatuhkannya 31 bom barel di dalam kota.

Di sisi yang lain, pesawat tempur Rezim Suriah meluncurkan tiga serangan udara di lingkungan perumahan kota Shouiyyah dan kota Hosh al-Dawahra sehingga menyebabkan jatuhnya jumlah korban sipil .

Abu Muhammad Al-Jaulani secara resmi telah menghapus nama Jabhah Nusrah dari perang Suriah. Kelompok kuat di oposisi ini membentuk kelompok baru dengan nama dengan nama Jabhah Fath Syam dan tidak terkait dengan Al-Qaidah.

“Kami telah memutuskan untuk mengakhiri setiap operasi atas nama Jabhah Nusrah dan kami mendirikan kelompok baru dengan nama Jabhah Fath Syam,” kata pernyataan Al-Jaulani dalam rekaman yang diunggah oleh media lokal Orient News, Kamis (28/7).

Al-Jaulani yang memimpin kelompok baru tersebut dan menyatakan bahwa organisasi Jabhah Fath Syam tidak terkait dengan pihak luar mana pun.

“Harus diketahui bahwa pembentukan jamaah baru ini tidak memiliki hubungan sama sekali dengan pihak-pihak di luar Syam,” tambahnya.


Dengan nama baru tersebut, Al-Jaulani lebih lanjut menyatakan bahwa organisasinya akan bekerja mewujudkan tujuan-tujuan berikut ini:
  1. Bekerja untuk menegakkan agama Allah, menerapkan syariat Allah dan mewujudkan keadilan bagi seluruh manusia. 
  2. Bekerja untuk mempersatukan faksi-faksi jihad Syam dalam rangka merapatkan barisan mujahidin Syam agar kami bisa membebaskan tanah Syam dari hukum tiran dan meruntuhkan rezim beserta kroni-kroninya. Allah SWT berfirman, “Dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan jangan kalian bercerai berai.” 
  3. Menjaga eksistensi dan keberlangsungan jihad Syam dengan segenap wasilah syar’i yang dapat mewujudkan hal itu. 
  4. Berusaha melayani kaum muslimin, membatu segala urusan dan kondisi yang menimpa mereka sembari meringankan beban mereka dengan segala cara. 
  5. Mewujudkan rasa aman, ketenteraman dan kehidupan yang mulia bagi seluruh rakyat Syam.

Pasukan bersenjata Suriah dan milisi sekutunya, Rabu (27/07), dilaporkan merebut seluruh jalur logistik menuju wilayah yang dikontrol mujahidin di Aleppo Utara. Ratusan ribu nyawa warga sipil terancam.


situasi di aleppo utara

“Pasukan rezim mengontrol seluruh jalur logistik, termasuk jalur militer (di Aleppo Utara), termasuk jalan Castello dan Al-Khalidiyah. Sementara jalan Asy-Syabani sebagai jalur alternatif dikontrol Kurdi pagi ini,” kata wartawan Aleppo, Muhammad Asy-Syafi’i, kepada Huffington Post Arabi, Rabu.

Syafi’i menjelaskan, militer Suriah merebut jalur-jalur penting itu dengan bantuan milisi-milisi sekutunya, termasuk Hizbullah Lebanon. Dia menegaskan, seluruh kampung di wilayah Aleppo Utara saat ini hidup dalam kondisi terblokade dari berbagai arah.

Mujahidin Suriah pada Selasa (26/7/2016) menewaskan sedikitnya 20 tentara rezim Bashar Assad di pedesaan selatan Hama, ujar laporan wartawan lokal seperti dilansir Zaman Alwasl.

mujahidin suriah di selatan hama

Mujahidin Suriah telah menggagalkan serangan baru rezim di Harbanafseh, wilayah yang didominasi oleh Turkmen yang berada di bawah serangan sejak awal tahun ini.

Laporan oleh reporter Zaman Alwasl mengatakan bahwa jet-jet tempur Rusia telah melakukan lebih dari 25 serangan di Harbanafseh. Pasukan rezim Assad juga berusaha untuk menduduki kota di dekatnya, Al-Zara.

Sementara itu rezim terus membombardir pedesaan utara Homs, termasuk wilayah Al-Houla.

Amerika Serikat dilaporkan telah menyelesaikan pembangunan pangkalan militer di wilayah Ain Al-Arab (Kobani) di Suriah Utara, yang dikontrol milisi Kurdi. Pangkalan ini digunakan untuk mendukung operasi koalisi AS di Suriah.

Al-Jazeera melaporkan, Selasa (26/07), lokasi pangkalan itu berada 35 kilometer sebelah selatan kota Kobani, yang berbatasan dengan Turki. Pembangunan pangkalan ini dimulai beberapa bulan lalu atas izin dari Kurdi.

Sumber Al-Jazeera menyebutkan, pangkalan itu mencakup bandara militer dan pusat komando. Menurut sumber yang tak disebutkan namanya itu, pangkalan ini bertujuan mendukung operasi koalisi dalam pertempuran di Manbej.


Maret lalu, harian online Al-Araby Al-Jadid melaporkan bahwa AS tengah mulai membangun pangkalan militer di Kobani. Proyek ini melibatkan puluhan arsitek, teknisi dan ahli yang didatangkan langsung dari Amerika Serikat.

Di waktu yang sama, AS juga dilaporkan menempati bandara Ramilan di Provinsi Hasakah. AS kembali memperbaiki dan mengaktifkan bandara militer itu.

Sebagaimana diketahui, AS menganggap milisi Kurdi satu-satunya kelompok bersenjata di Suriah yang bisa diajak kerja sama secara penuh. Kurdi banyak meraih kemajuan di Suriah Utara setelah mendapat dukungan senjata, logistik dan serangan udara dari koalisi AS.

Pasukan rezim Suriah yang didukung oleh milisi Syiah asal Irak dan Afghanistan, memperketat blokade terhadap warga sipil di bagian timur kota Aleppo di mana ada lebih dari 300.000 warga sipil tinggal di sana.

ElDorar AlShamia melaporkan pada Selasa (26/7/2016) bahwa ratusan serangan udara dengan bom cluster dan roket stereokimia ditujukan ke posisi mujahidin di jalan Castello, arteri terakhir yang menjadi rute pasokan menuju Aleppo, di mana pasukan rezim Asad dengan dukungan milisi Syiah berhasil maju dan menduduki restoran yang menghadap ke jalan Castello dan distrik Al-Sakan Al-Shababi, mencatat bahwa kota Aleppo telah terperangkap sepenuhnya.


jalan castello aleppo

jalan castello aleppo 1

Laporan menambahkan bahwa 300 ribu warga sipil yang berada di bagian timur kota Aleppo yang dikendalikan oleh mujahidin kini terjebak sepenuhnya di tengah tidak adanya makanan seperti roti atau komoditas lain juga bahan bakar.

Dunia Jihad Suriah beberapa hari ini diramaikan kabar akan berpisahnya Jabhah Nusrah dari organisasi Al-Qaida. Meski belum ada pernyataan resmi dari salah satu faksi bersenjata paling menonjol di Suriah itu, namun berbagai sumber mengonfirmasi tersebut. Sumber-sumber itu mengatakan bahwa pemisahan Jabhah Nusrah dari Al-Qaida akan diumumkan dalam beberapa jam ini.


Seorang sumber komandan Jabhah Nusrah mengungkapkan kepada portal baladi-news.com, Senin (25/07), para komandan telah melakukan konsolidasi dalam beberapa waktu terakhir membahas pemisahan Jabhah Nusrah dari Al-Qaida Pusat dan berniat bergabung dengan lembaga sipil di Suriah.

Komandan yang disebut tidak ingin diungkap namanya untuk saat ini itu menjelaskan bahwa rencana pemisahan itu dibahas setelah melihat serangan rezim yang tak kunjung berhenti di wilayah-wilayah yang dibebaskan di Provinsi Idlib dan Aleppo atas dasar menyerang Jabhah Nusrah. Sehingga, banyak sipil yang menjadi korban. Selain itu, Jabhah Nusrah memandang lebih mementingkan persatuan di wilayah Syam.

“Hal itu untuk mencegah argumen serangan udara atas alasan menargetkan Jabhah Nusrah yang sudah dimasukkan dalam daftar teroris internasional. Kami juga ingin bergabung dengan lembaga sipil di Suriah,” ungkapnya menjelaskan.

Terkait nama pengganti, kelompok baru akan mengubah nama menjadi Jabhah Fatih Asy-Syam. Mereka juga menekankan kelompok itu akan kehilangan akses ke dana Al-Qaidah. Adapun pengumuman pemisahan tidak ada penentuan waktu. Hal itu akan disampaikan langsung oleh pemimpin Syaikh Al-Fatih Al-Jaulani.

Jabhah Fath al-Sham

Fath Halb, ruang operasi bersama mujahidin berhasil menggagalkan serangan dari pasukan rezim Suriah dan milisi pro-rezim di daerah al-Mallah.Koresponden di pedesaan Aleppo mengatakan, serangan itu dimulai pada malam terakhir dengan menembaki lokasi mujahidin dekat jalan Castello dengan berbagai mortar dan rudal, kemudian pasukan rezim memulai serangan darat dengan majunya sejumlah pasukan. Namun, mujahidin mampu menggagalkan serangan itu dan menimbulkan kerugian dengan meluncurkan serangan balasan ke selatan dari peternakan al-Mallah.

Beberapa sumber melaporkan bahwa Jabhah al-Shamiya menembakan rudal anti-tank sehingga menghancurkan Tank di al-Mallah dan peluncur roket milik pasukan rezim di atas bukit Sheikh Yusuf; dilaporkan beberapa tentara rezim tewas.




Sementara itu, puluhan serangan udara dari Jet tempur Rezim menargetkan jalan Castello, Kafr Hamrah, pinggiran peternakan al-Mallah, bundaran al-Jandoul, dan pabrik al-Shaqeef sehingga membunuh banyak warga sipil.

Pesawat tak dikenal pada Senin malam (26/7) menargetkan bandara militer Nairab, Aleppo. Sumber media melaporkan bahwa tiga serangan udara menargetkan bagian barat bandara, mengakibatkan ledakan besar dan kobaran api dari dalam.

bandara militer nairab

 Serangan udara tersebut dalah bagian dari bentrokan yang terjadi sesama milisi Pasukan Assad, antara milisi palestina dengan milisi Bkara.

(eldorar al-shamiya)

Senin (25/7) - Rezim Suriah Assad lancarkan serangan udara di Aleppo secara membabi buta. Jet tempur rezim dibantu Rusia menargetkan warga sipil dan sejumah rumah sakit. 

serangan udara di Aleppo
  • Serangan udara berupa Bom Cluster menargetkan daerah Atarib, Binnish, Castello, Ein al-Tall, dan Jandoul
  • Sekolah Al-Sakhour di Anadan hancur akibat misil dari jet tempur Rusia
  • korban berjatuhan di 4 rumah sakit termasuk rumah sakit Diqaq dan Bayan akibat serangan udara
  • Bom Barel di Lingkungan Al-Mashad menewaskan sedikitnya 5 orang dan melukai 10 orang


Video yang diunggah reporter baladi news terkait serangan udara hari ini (25/7) di Aleppo

Abdul Basith Ibrahim, Kepala Kesehatan Aleppo, Ahad (24/07), mengungkapakan kepada Al-Jazeera bahwa seluruh rumah sakit di wilayah Aleppo yang dikontrol oposisi mengalami kerusakan. Bahkan, mayoritas rumah sakit tersebut berhenti beroperasi akibat serangan udara sengit dari jet rezim dan Rusia.

Ibrahim menuturkan, setidaknya lima rumah sakit kembali berhenti melayani pasien pada Ahad kemarin. Rumah sakit itu adalah Rumah Sakit Anak di Aleppo (ini merupakan satu-satunya rumah sakit khusus anak), Rumah Sakit Az-Zahrah, Rumah Sakit Al-Bayan, Rumah Sakit Al-Atawib, Rumah Sakit Ibu dan Anak dan Rumah Sakit Ad-Daqaq. Sepanjang Ahad, jet tempur rezim dan Rusia membombardir lima lokasi pelayanan medis itu.

Dia menjelaskan, jet tempur Suriah dan Rusia menargetkan pusat-pusat kesehatan dan rumah sakit secara terorganisir baik sebelum wilayah kami terisolasi maupun sesudahnya. Strategi itu membuat rumah sakit-rumah sakit rusak bahkan sebagian di antaranya berhenti beroperasi.

Berdasarkan data kelompok medis oposisi, kata Ibrahim, total dokter ahli bedah di wilayah-wilayah yang dikontrol oposisi di Aleppo hanya 20 dokter. Sementara dokter umum hanya berjumlah 50 dokter.

Ibrahim juga berbicara tentang banyak pasien yang tewas akibat gempuran sengit dan blokade. Pasien-pasien yang kritis tidak bisa dievakuasi ke luar Aleppo untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut, sementara peralatan medis dan dokter spesialis tidak mencukupi untuk menangani mereka.

Sementara itu, Dewan Pertahanan Sipil Aleppo memperkirakan sebanyak 350 ribu warga berada di wilayah-wilayah yang dikontrol oposisi di Aleppo. Mereka mengalami krisis makanan, obat-obatan dan kebutuhan pokok lainnya. Mayoritas apotik dan pelayanan medis rusak akibat gempuran udara. Proses evakuasi korban menjadi sangat sulit sementara serangan udara tak pernah berhenti.

Perlu diketahui, kondisi di Aleppo semakin memprihatinkan setelah militer Suriah merebut jalan Alcastelo pekan ini. Wilayah-wilayah yang dikontrol oposisi di Aleppo praktis terisolasi. Mujahidin berupaya membuka kembali jalur tersebut namun terhambat oleh gempuran udara.



(24/7) - Enam Fasilitas Rumah Sakit di Aleppo menjadi target serangan udara dalam satu hari. Diperkirakan ada 200 orang tewas


Faylaqu al-Sham mempersembahkan sebuah video dengan durasi 13 menit 41 detik yang merangkum aksi pejuangnya di medan pertempuran, selama bulan ramadhan 1437 H.



Pejuang dari Faylaqu al-Sham melancarkan berbagai serangan terhadap pasukan Assad seperti penghancuran Tank dan kendaraan tempur yang dilengkapi senjata otomatis, peluncuran roket, serangan darat pejuang menuju markas musuh, dan rekaman drone dalam pengambilan target, dll

Ruang operasi "Fath Halb" mengumumkan, pada hari Jumat malam (22/7), pejuang berhasil menghancurkan sebuah helikopter milik pasukan Assad di bandara militer Nairab, Aleppo.

Para pejuang dari "Faylaq al-Sham telah menargetkan helikopter milik pasukan Assad, penuh dengan bom barel sedang persiapan lepas landas dari landasan pacu bandara militer Nairab ini. Video menunjukkan bahwa pejuang menghancurkannya dengan roket anti-tank "Kornate "




Perlu dicatat bahwa puluhan korban sipil jatuh setiap hari di provinsi Aleppo dan Idlib menjadi sasaran bom barel, yang diproduksi di pabrik pertahanan dan dikirim ke Bandara militer Nairab.

Provinsi Aleppo - Koalisi mujahidin terus lakukan serangan targetkan distrik Khalidiyah dan al-Mallah untuk melemahkan pertahanan pasukan Assad dalam merebut Jalan Castello.

pertempuran di al-Mallah dan Khalidiyah 21 juli 2016

Berikut ini info terbaru mujahidin pada Kamis (21/7).


Khalidiyah - Jaish al-Mujahidin tembakan rudal spg-9 targetkan pasukan Assad di sebuah bangunan


Khalidiyah - Pejuang dari Suqur al-Jabal lakukan serangan dalam jarak dekat


Khalidiyah - Brigade Sultan Murad targetkan posisi pasukan rezim dengan menembakan sejumlah roket yang dinamai "Hamim"


al-Mallah - Brigade Tsuwari al-Sham berhasil hancurkan Kendaraan Tank di dengan misil TOW

Pejuang FSA menargetkan sebuah bangunan markas pasukan Assad di kota Al Baath, provinsi Qunaitera. Upaya ini sebagai respon atas serangan udara yang dilancarkan rezim Suriah setiap hari terhadap warga sipil.

Koresponden RFS di Qunaitera, melaporkan bahwa Divisi Shalahudin dari FSA front selatan menembakan rudal besar buatan sendiri yang dinami 'Umar Rudal' menargetkan benteng utama bagi pasukan Assad, milisi lokal dan anggota dari Hizbullah di kota al-Baath.



Video yang diunggah (21/7) ini, memperlihatkan jatuhnya rudal tepat menghantam gedung sehingga menyebabkan kerusakan besar di dalamnya, namun belum ada informasi tentang jumlah korban di antara anggota pasukan rezim dan milisi.

Milisi Syiah asal Libanon “Hizbullah” pada Kamis (21/7/2016) mengakui kematian salah satu pemimpin militernya yang memiliki kedekatan dengan Hassan Nasrallah, selama pertempuran di Suriah.

komandan senior hizbullah abu khalil

Media Libanon yang loyal terhadap “Hizbullah” melaporkan bahwa Ismail Ahmad Zuhri atau yang dikenal dengan Al-Haj Abu Khalil, tewas selama pertempuran di Suriah, tanpa memberikan rincian kapan dan dimana kematiannya terjadi, lansir ElDorar AlShamia.

Para pelayat dikabarkan untuk berkumpul di kota Nabatiyeh Fawqa, Libanon, pada Kamis (21/7) sore untuk upacara pemakamannya.

Mujahidin dari kelompok Tsuwaru al-Sham meledakkan Gedung pusat traffic jalan yang dijadikan markas Pasukan Assad di Bab Jenin, Aleppo pada pagi hari, kamis (21/7). Ledakan terjadi dari bawah tanah dengan pembuatan terowongan. Dilaporkan ledakan ini mengakibatkan tewasnya 35 pasukan rezim Assad.




Video memperlihatkan mujahidin mempersiapkan rangkaian bom detonator di dalam terowongan sampai akhirnya ledakan besar terjadi menghancurkan semua yang berada di atasnya.




Terowongan dibuat dengan panjang dari area mujahidin menuju target gedung wilayah yang dikuasai pasukan Assad

bom tunnel bab jenin aleppo









Jaysh al-Fath dan Fath Halb melancarkan beberapa serangan militer selama beberapa hari terakhir untuk mematahkan garis pertahanan pasukan Assad di Barat Aleppo.

Berikut ini info terbaru operasi militer pada hari rabu (20/7).

Mujahidin lancarkan serangan di jalan dekat Ramousah, Barat Aleppo. Serangan ini untuk memutus jalur bantuan Pasukan Assad.




Sementara itu, setelah mujahidin menimpakan kerugian di area perkebunan al-Mallah, serangan dilanjutkan oleh kelompok Faylaqu al-Sham.


Faylaqu al-Sham targetkan sebuah buldozer di front al-Mallah, yang digunakan pasukan Assad untuk menghancurkan bangunan


Faylaqu al-Sham berhasil hancurkan dua kendaran Tank BMP

Pilot yang mengebom gedung parlemen Turki selama upaya kudeta yang gagal telah melarikan diri ke Suriah, AlKhaleejOnline.com melaporkan, sebagaimana dilansir MEMO, Rabu (20/7/2016).


pilot jet kurdi turkey

Penyelidikan terhadap upaya kudeta yang gagal di Turki menemukan bahwa pilot dan sejumlah rekan-rekannya meminta perlindungan kepada Partai Uni Demokrat (PYD).

PYD, yang berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), dianggap sebagai organisasi pemberontak oleh pemerintah Turki.

Parlemen Turki menjadi sasaran oleh tujuh roket F-16 pada Jum’at malam selama upaya kudeta.

(19/7) - Koalisi mujahidin Jaish al-Fath memulai serangan menuju area perkebunan al-Mallah, Aleppo. Sedikitnya 15 milisi pendukung rezim Suriah tewas.

 Kepulan Asap di area perkebunan al-Mallah akibat tembakan meriam mujahidin


Ahrar Syam ikut bergabung dalam pertempuran di al-Mallah

Dalam pertempuran ini, mujahidin mampu menghancurkan Senjata kaliber 23 mm, Kendaraan BMP, Buldoser, Senjata Berat, dan Kendaraan amunisi yang dimiliki Pasukan Assad.

Jet tempur koalisi pimpinan AS melakukan pembantaian baru di Manbij, pedesaan utara Aleppo, merenggut nyawa banyak warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak disamping sejumlah besar lainnya terluka.

Sedikitnya 160 warga sipil gugur pada Selasa (19/7/2016) dalam serangan udara pengecut oleh jet tempur koalisi pimpinan AS di kota Manbij, Suriah utara, ujar aktivis Suriah seperti dilansir Zaman Alwasl.


warga sipil di manbij tewas oleh jet AS

Serangan udara mematikan menargetkan sekelompok warga sipil yang berusaha melarikan diri dari bentrokan di deerah Tukhar di Manbij, ujar seorang sumber mengatakan kepada Anadolu dengan syarat anonim.

“Seluruh keluarga telah tewas dalam serangan itu,” lanjut sumber yang menambahkan bahwa serangan tersebut juga melukai sedikitnya 100 orang.

Sebelumnya, 28 orang tewas pada Senin (18/7) dalam serangan serupa di Manbij dan lebih dari 700 orang tewas sejak serangan untuk merebut kembali Manbij.

(19/7) - Di provinsi Latakia, mujahidin berhasil menguasai kembali kota Kinsaba dan Desa Shilf, setelah pasukan Assad berupaya maju ke dua titik pada Senin malam. Mujahidin melancarkan serangan balik menyerang pasukan Assad dan membunuh sedikitnya 25 tentara.

Media Jabhah Nusrah umumkan Pasukan Assad terkepung di Desa Shilf setelah mereka melarikan diri dari Kota Kinsaba


Situasi di Kota Kinsabba, setelah mujahidin menguasainya kembali

Pasukan rezim Suriah Bashar Assad gagal membuat kemajuan baru di utara Aleppo, kamp Handarat, setelah pertempuran pada Selasa (19/7/2016) pagi dalam upaya pengepungan di sepanjang jalan Kastello.

ElDorar AlShamia melaporkan bahwa di ruang operasi Fatah Halab, mujahidin berhasil membunuh setidaknya 10 tentara Asad dan melukai serta menangkap beberapa lainnya. Mereka juga menghancurkan senjata kaliber 23mm dan 57mm di bukit Al-Madafa di depan kamp.


Mujahidin menembaki beberapa orang dari milisi Iran dan brigade al-Quds (Pendukung Rezim) yang mencoba keluar dari kamp Handarat


Mujahidin berhasil hancurkan senjata kaliber 23mm di bukit Al-Madafa, Kamp Handarat

hancur juga senjata kaliber 57mm di bukit Al-Madafa, Kamp Handarat

Situs berita Zaman Alwasl yang mengutip pernyataan sumber yang bisa dipercaya melaporkan bahwa sedikitnya 16 tentara rezim Bashar Asad termasuk enam pilot telah tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam ledakan yang terjadi di sebuah pabrik bom barel pada Sabtu (16/7/2016).


produksi bom barel

Sumber tersebut mengatakan lima helikopter terbakar dan korban luka telah dilarikan ke rumah sakit lapangan di dekat pabrik, sedangkan kasus serius dilarikan ke rumah sakit swasta di Tal Aren.

Sumber menyebutkan bahwa suhu yang tinggi di gudang bom barel telah menyebabkan ledakan di dekat lapangan helikopter, lansir Zaman Alwasl pada Senin (18/7).

Aktivis Suriah memperkirakan ratusan personil rezim termasuk perwira militer telah tewas dalam ledakan namun sumber menyangkal klaim tersebut dan mengatakan bahwa personil rezim Asad tewas selama upaya pemadaman api.

Api dari pabrik yang disebut “Militer 790” terlihat dari kota Saraqib di Idlib dan suara ledakan terdengar hingga ke Aleppo, Hama dan Idlib.

Lebih dari 700 personil bekerja di pabrik itu dan proses pengambilan keputusan dipimpin oleh para ahli Iran yang mengawasi produksi barel.

Selain memproduksi bom barel, pabrik itu juga membuat rudal, artileri berat, mortir dan peluru meriam, senapan dan senapan mesin. Ahli dari Iran dan Rusia berpartisipasi dalam pembuatan senjata dan orang Suriah dilarang untuk memasuki laboratorium di dalam pabrik.

Sumber lapangan di Aleppo mengungkapkan kepada Zaman Alwasl bahwa aliansi Mujahidin Jaisyul Fath dan Fatah Halab di Aleppo telah menyelesaikan persiapan mereka untuk membebaskan kota Aleppo sepenuhnya dan mendorong keluar pasukan rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Asad.


aleppo_maps_area_mujahidin
Sumber juga mengungkapkan bahwa aliansi berencana untuk memulai serangan dan pertempuran akan terjadi di sejumlah sumbu melalui serangkaian tahapan dan dengan organisasi militer.

Abu Jumah Akidi, seorang pemimpin di Jaisyul Islam mengatakan bahwa Jaisyul Fath dan Fatah Halab sangat dekat dengan persetujuan epik utama Aleppo, termasuk bergabungnya pasukan dengan kapasitas pejuang yang melebihi 20.000 orang setelah pertemuan selama beberapa hari terakhir, lansir Zaman Alwasl pada Senin (18/7/2016).

Dia menambahkan dengan jumlah tersebut “kami bisa memulai dengan front lebih panjang, mungkin sekitar 20 kilometer”.

Akidi mengklarifikasi kepada Zaman Alwasl: “Pertempuran Aleppo ini membutuhkan 6 tahap dimulai dengan membuka rute aman ke pusat kota Aleppo dari selatan dan utaran dan tahap paling penting adalah serangan dari sisi barat dan pengepungan akademi militer dan daerah Ramouse yang dianggap sebagai salah satu benteng rezim dan istana yang paling penting yang meluas sampai Muateh, Al-Sharfet, dan jalan Al-Sheikh Saeed, dan sisanya dari tahap akan terungkap setelah dimulainya pertempuran.”

Dia menegaskan bahwa faksi-faksi pejuang telah memiliki senjata dan sumber daya manusia untuk membebaskan Aleppo jika mereka menghindari perpecahan dan egoisme seperti yang terjadi di masa lalu. Dia menekankan pertempuran besar Aleppo ini tidak akan dimulai tanpa persetujuan lengkap dari Fatah Halab dan Jaisyul Fath.

Mengenai kemungkinan resistensi, Akidi mengatakan: “Rezim saat ini mengkonsentrasikan semua pasukannya dalam satu atau dua front dan kami melihat bahwa ketika mereka melancarkan serangan di provinsi, rezim berhenti bekerja pada bidang di provinsi lain, karena tidak cukupnya pasukan. Pasukan rezim telah tersebar karena kerugian besar yang mereka alami di periode terakhir di pedesaan selatan Aleppo.”

Ada rasa takut di dalam tubuh rezim berdasarkan apa yang kami amati, tambahnya.

“Saya yakin rezim masih memiliki mekanisme dan peralatan dan dapat memberikan tembakan artileri, tetapi tidak memiliki kualitas dan kontras dengan pejuang Suriah yang berjuang berdasarkan keyakinan dan dengan tujuan. Mungkin pasukan rezim akan menahan serangan di tahap pertama saja dan di seluruh tahap itu pasti akan runtuh, setelah runtuhnya lini pertahanan pertama karena pekerjaan akan berada di dalam kota. Ini akan menjadi pertempuran jalanan dan tembakan artileri berat dari pesawat tempur tidak akan mempengaruhi seperti ketika berada di front terbuka.”

Terlebih lagi beberapa waktu lalu terjadi ledakan di pabrik persenjataan rezim di Al-Safira dan kehancurkan total di sana yang menjadi kejutan besar bagi rezim dan itu akan mempengaruhi kemampuan pertahanan di Aleppo, terutama karena pabrik tersebut memproduksi bom barel, ranjau laut dan berbagai jenis amunisi, ungkap Akidi.

Aleppo (17/7) - Pasukan rezim membombardir lingkungan al-Heidaria. al-Layramon, Castello, Kafar Hamra dan al-Rashdin. Pertempuran berlanjut antara pasukan rezim dengan koalisi mujahidin "Fath al-Halb" di Khalidiya, wilayah Castello dan lingkungan Jamia al-Zahra.


(16/7) - Pertempuran di Khalidiyah, Aleppo

Aliansi Mujahidin Jaisyul Fath mengatakan bahwa mereka telah merebut kembali kota Kinsaba dan puncak-puncak bukit terdekat di pesisir utara provinsi Latakia dari pasukan rezim Assad, setelah serangan balik yang dilakukan kemarin malam, menurut pernyataan yang diposting online.

Aktivis mengatakan pada Sabtu (16/7/2016) bahwa pasukan rezim dengan pemboman udara dan senjata berat berusaha merebut kota Kinsabba.

Jaisyul Fath merupakan aliansi Mujahidin yang terdiri dari berbagai faksi Islam termasuk Jabhah Nushrah dan Ahrar Syam.

Selain Kinsabba, Mujahidin menguasai wilayah lain di sekitarnya dan diperkirakan puluhan tentara rezim tewas dalam pertempuran sengit yang berlangsung selama berjam-jam untuk memperebutkan kota tersebut.



Puluhan mayat tentara Assad setelah pertempuran usai

(17/7) - Sebuah ledakan besar terjadi di basis pasukan Assad, wilayah Safira bagian timur Aleppo. Insiden ini terjadi akibat roket yang ditembakan mujahidin tepat menghantam bangunan pabrik pembuatan bom barel.

produksi bom barel
 Lokasi di Safira, Terlihat dari udara - Bangunan Pabrik serta 5 Helikopter


video ledakan, diunggah oleh Aleppo Media Centre

Jaish al-Islam bertanggung jawab atas serangan ini sekaligus memberikan kabar gembira bagi warga Aleppo dan Idlib. Sebagaimana diketahui, setiap hari warga di dua provinsi ini menjadi target serangan udara dari Helikopter rezim dengan menjatuhkan bom barel.

jaish al-islam ledakan besar di safira

Pangkalan udara Nairab merupakan basis Pasukan Assad di timur Aleppo yang paling menentukan. Helikopter dan Jet tempur yang menjatuhkan bom di Aleppo sebagian besar berasal dari Pangkalan udara ini.

Pangkalan udara Nairab dilihat dari sisi atas, terlihat landasan helikopter, Jet tempur, Pabrik pembuatan bom barel dan markas Brigade 80



(17/7) - Faylaq al-Sham berhasil hancurkan Peluncur roket grad milik pasukan Assad di Pangkalan udara Nairab, Aleppo

Kudeta militer yang terjadi di Turki menewaskan 161 orang dan melukai 1.440 orang, lansir kantor berita Anadolu (16/7/2016), mengutip pernyataan Perdana Menteri Binali Yildirim.

Yildirim mengatakan bahwa 2.839 personel militer yang terlibat dalam upaya kudeta telah ditangkap. Beberapa di antaranya adalah perwira senior, tambahnya.

Dia juga mengatakan 20 tentara pro-kudeta telah tewas dalam upaya menggulingkan pemerinta Turki yang terjadi pada Jumat malam (15/7).

Menurut Kementerian Dalam Negeri, 1.563 personel militer ditangkap di Turki pada Sabtu (16/7) dan sejumlah perwira dihentikan dari tugas, termasuk lima jenderal dan 29 kolonel.

Kelompok Gulen disinyalir menjadi motor dibalik kudeta militer Turki untuk menggulingkan Pemerintahan Presiden Reccep Tayyip Erdogan. The Guardian melaporkan, seorang sumber di lingkaran Presiden Reccep Tayyip Erdogan menyampaikan kepada media di London, Inggris, tentang kelompok Gulen yang menginfiltrasi militer dan melakukan serangkain kegiatan yang dilarang oleh yang pemerintahan sah saat ini.

Kelompok tersebut dikuasai oleh seorang agamawan bernama Fathullah Golan saat ini mendapat perlindungan dari Gedung Putih. Pemerintah Turki beberapa kali mendesak agar Washington mengekstradisi Gulen untuk diadili di pengadilan, tapi permintaan tersebut kerap ditentang oleh Amerika. republika.co.id (16/7).
 ----------------------//---------------------

Sejatinya konflik yang terjadi adalah perselisihan lama antar sesama antek di bawah kontrol Amerika. Mereka adalah Pemerintahan Erdogan dengan kelompok Fathullah Golan.

Untuk memahaminya lebih lanjut, berikut ini kami hadirkan kembali sebuah tulisan dari anggota Hizbut Tahrir wilayah Turki pada Januari 2014 terkait sebuah dokumen yang menjelaskan perselisihan mereka. http://hizbut-tahrir.or.id/2014/01/09/konflik-di-turki-konflik-antar-sesama-antek/




Pertempuran terjadi di utara Latakia pada hari sabtu (16/7). Pasukan Rezim Suriah berusaha merebut kembali kota Kinsaba dan pegunungan kurdi di utara Latakia. Pesawat tempur melancarkan pembomam di beberapa desa, dibantu dengan tembakan rudal.


(16/7) - Divisi 2 FSA hancurkan sebuah Truk yang membawa senjata di pedesaan 'Atirah, pegunungan kurdi, utara Latakia.

Ahad pagi ini (17/7) Jabhah Nusra dan Jaish al-Fath mengumumkan bahwa Kota Kinsaba, Shalf Citadel, dan Tell Toubal berhasil dikuasai kembali mujahidin.


amerika rusia iran suriah

Amerika berada dalam kebuntuan adalah benar… Adapun intervensi militer Amerika secara darat, maka yang lebih rajih hal itu ditunda sampai pada waktunya. Pemerintahan Amerika saat ini bekerja agar yang berperang darat adalah para pengikut, antek dan komplotannya, dan ini berlanjut sampai akhir masa Obama… kecuali jika muncul perkara baru di luar konteks.

Namun perkara yang menarik perhatian adalah meskipun tidak adanya pergolakan internasional di Suriah seperti yang ada di Libya dan Yaman, akan tetapi “yang bertarung” hanya satu yaitu Amerika, dan Amerika menggunakan Rusia, Iran, rezim, para pengikut dan komplotan dengan berbagai kejahatan brutal yang bermacam-macam…

Meski demikian, Amerika dan pengikutnya telah gagal menundukkan warga Suriah hingga hari ini untuk melaksanakan rencana-rencana Amerika dan menyertakan rezim diktator di dalam pemerintahan padahal pihak yang bertarung dengan Amerika adalah warga Suriah dengan kemampuan fisik mereka yang sama sekali tidak sebanding dengan kemampuan negara-negara itu.

Selengkapnya, terkait analisa politik ini bisa dibaca di http://hizbut-tahrir.or.id/2016/07/15/jalan-buntu-amerika-rusia-dan-iran-di-suriah/

Kota Darayya terletak di sebelah selatan Damaskus, Update sampai hari ini (16/7) Darayya berada di bawah serangan ganas oleh pasukan rezim yang semakin mendekati kota dan mendesak benteng para pejuang oposisi yang berjuang mempertahankannya, terutama area seluas satu kilometer persegi yang merupakan bagian kota dan peternakan sekitarnya yang dibutuhkan masyarakat sebagai persediaan makanan mereka.

darayya syria damascus

Sekarang muncul kekhawatiran atas apa yang mungkin terjadi pada orang-orang di Darayya, paling tidak karena saat pasukan rezim terakhir kali memasuki kota, pada bulan Agustus 2012, mereka melakukan salah satu pembantaian terburuk dalam konflik Suriah, menewaskan sedikitnya 400 warga sipil.

Aktivis di Twitter telah memberikan peringatan akan bahaya yang dihadapi kota Darayya dan telah dimulai beberapa hashtag. Ini termasuk #We_are_all_Darayya, #Save_Darayya (baik dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris), dan dalam 24 jam terakhir #Last_Call_From_Darayya.

Seorang aktivis yang menyebut dirinya Hurra men-tweet : “Darayya sedang sekarat di depan mata kita. Mereka telah membuat panggilan terakhir untuk menyelamatkan apa yang tersisa. ”

Media Iran melaporkan kematian salah satu Staf Garda Revolusi Iran (IRGC) yang betugas sebagai penasehat militer dalam mendukung rezim Assad di Suriah.

Dikatakan bahwa kolonel Reza Marathi terbunuh dalam pertempuran beberapa hari lalu saat ia sedang melakukan tugasnya di Suriah, tanpa menentukan tempat dan tanggal kematiannya.

Reza Marathi IRGC

Empat Tentara Iran, termasuk tiga penasehat militer (IRGC) dan salah satu milisi pasukan Basij tewas dalam pertempuran baru-baru ini di Suriah.

Iran telah mendukung rezim Assad sejak hari pertama pecahnya pemberontakan terhadap rezim Bashar Assad pada bulan Maret 2011.

Berikut ini video yang diunggah beberapa faksi mujahidin di Aleppo untuk pertempuran kemarin, Kamis (14/7).


Brigade Sultan Murad berhasil hancurkan senjata otomatis 14,5 mm milik pasukan Assad di garis depan kota Mallah, Aleppo


Daerah Tell Syeikh Yusuf, Timur Aleppo - Faylaq Al-Sham hancurkan senjata berat Cannon 130mm dengan tembakan misil Kornet


Daerah Huways, Selatan Aleppo - Ahrar Syam berhasil hancurkan 1 kendaraan pick up sehingga menewaskan beberapa milisi Assad

Menurut laporan IHS yang dipublikasikan pada Ahad (11/7/2016), kelompok ISIS telah kehilangan wilayah di Suriah dan Irak yang setara dengan ukuran Irlandia dalam 18 bulan terakhir, lansir Al-Bawaba.


wilayah isis di suriah dan irak

Daerah yang dikuasai oleh kelompok pimpinan Abu Bakar Baghdadi itu berkurang dari 90.800 km persegi pada bulan Januari 2015, enam bulan setelah mereka mengklaim kekhalifahan di Suriah dan Irak, menjadi 68.300 km persegi, kata perusahaan riset tersebut.

ISIS juga kehilangan kota Ramadi pada akhir 2015, yang dianggap sebagai kubu utama kelompok mereka. Militer Irak sedang mempersiapkan untuk merebut kembali Mosul, ibukota de facto ISIS.

Di Suriah, kelompok ISIS kehilangan wilayah, direbut pasukan rezim Bashar Asad yang didukung Iran dan Rusia, dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung oleh AS.

SDF menduduki kota Al-Shadadi pada bulan Februari, yang dianggap sebagai pusat logistik utama bagi milisi ISIS. Pada bulan Maret, pasukan Suriah dan sekutu yang didukung oleh serangan udara Rusia memaksa ISIS untuk menarik diri dari kota kuno Suriah, Palmyra dan sekitarnya.

pertempuran di aleppo 13 juli 2016
Titik hitam di peta adalah area pertempuran yang terjadi pada hari rabu kemarin 13/7/2016


Aleppo (13/7) - Pejuang dari Kelompok Suqur Jabal  menembakan meriam cannon dan berhasil mendarat di atas bangunan istana dengan ketinggian 53 m. Sebagian Pasukan Assad yang berjaga diatas terlihat tewas jatuh dari bangunan.


Pertempuran di kota tua Aleppo masih berlangsung (13/7), koalisi faksi mujahidin "Fath Halb" lakukan serangan di front sebelah barat

Markas Militer Hama suriah
Mujahidin menguasai Markas militer rezim Suriah di dekat kota Hirbnafsah, pedesaan selatan Hama pada Rabu (13/7/2016) pagi setelah serangan mendadak dan bentrokan selama berjam-jam.

Menurut sumber di lapangan, faksi-faksi mujahidin menguasai markas militer Jadrin, di pinggiran kota Hirbnafsah, pedesaan selatan Hama. Sumber-sumber menegaskan bahwa mereka berhasil mengambil kendali wilayah itu serta merampas beberapa senjata milik pasukan Asad termasuk tank, lansir ElDorar AlShamia.

Kota Hirbnafsah telah menyaksikan pertempuran sengit selama beberapa bulan terakhir, di mana pasukan rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Asad yang didukung oleh angkatan udara Rusia berupaya untuk memisahkan pedesaan Hama.

Pesawat tempur yang diyakini milik Rusia menghantam sebuah kamp pengungsi di sepanjang perbatasan timur laut Yordania dan Suriah.



Sebagaimana dilansir kantor berita Anadolu (13/7), serangan itu terjadi di sisi perbatasan Suriah pada Selasa malam (12/7). Sumber medis mengatakan empat orang terluka dan dirawat di rumah sakit di timur laut Yordania.

Namun, sebuah sumber yang berasal dari oposisi Suriah mengatakan puluhan orang tewas dan terluka dalam serangan udara tersebut.

Beberapa jet terbang di ketinggian dan menghantam kamp yang berisi ratusan pengungsi yang kebanyakan perempuan dan anak-anak terlantar.

Menurut badan pengungsi PBB, Yordania menjadi tuan rumah hampir 1,4 juta pengungsi Suriah.

Selasa (12/7) - Pertempuran terjadi di Mallah, pedesaaan utara Aleppo. Koalisi faksi mujahidin "Fath Halb" melakukan serangan dengan menargetkan markas pasukan Assad. Serangan diawali dengan tembakan mortar dan meriam, kemudian dilanjutkan dengan majunya sekelompok mujahidin.


Kelompok Failaqu al-Sham berhasil tewaskan pasukan Assad dan hancurkan senjata 14,5 mm di garis depan Mallah


Jabhah Nusrah merekam bagaimana anggotanya melakukan serangan darat menuju markas pasukan Assad

Iran telah mengirimkan pasukan darat melalui transportasi militer dan pesawat sipil ke Suriah selama beberapa hari terakhir, terutama saat hari raya Idul Fitri, ujar laporan Zaman Alwasl.



Sumber mengungkapkan kedatangan tiga sampai lima pesawat Boeing. Masing-masing memiliki kapasitas mengangkut lebih dari 300 personil serta Hercules dengan kapasitas membawa 100 personil, lansir Zaman Alwasl pada Selasa (12/7/2016).

Pesawat tiba di malam hari di Bandara Internasional Damaskus dan mereka membongkar penumpang mereka di alun-alun bandara untuk memasuki bus militer yang siap membawa mereka ke daerah-daerah militer yang dikendalikan Iran.

Sebagian besar pendatang yang turun dari pesawat Iran memakai seragam militer yang berarti mereka adalah bagian dari militer Iran dan bukan dari milisi. Sebelumnya, milisi asal Iran tiba di Suriah dalam pakaian sipil dan mereka dilatih untuk bertempur di Suriah di barak militer khusus.

Iran telah meningkatkan kehadiran militernya di Suriah karena telah memutuskan untuk menduduki Aleppo, tidak peduli biaya yang harus mereka tanggung untuk memobilisasi sejumlah besar pasukan.

Media rezim Assad mengkonfirmasi jumlah tewas di jajaran pasukan Assad lebih dari 20 orang akibat pertempuran di kota tua Aleppo pada senin kemarin (7/11).


Mereka menyebutkan jumlah tewas terdiri dari 15 elemen tentara Suriah, 2 dari SDF dan 3 dari Garda Republik Iran. Pertempuran terjadi di front "Aqraba dan jalanan menuju al-Masharqa. Sementara itu sumber militer koalisi mujahidin "Fath Halb" mengkonfirmasi bahwa sedikitnya 40 elemen dari pasukan Assad tewas dalam pertempuran pada hari senin tersebut.

Wartawan dari ElDorar menegaskan bahwa puluhan tewas dan terluka dalam jajaran milisi pertahanan nasional Suriah apalagi ketika mujahidin malancarkan bom terowongan di bawah sebuah bangunan, lokasi posisi pasukan Assad yang sedang terkonsentrasi.

Beberapa faksi mujahidin pada senin pagi (11/7) melancarkan serangan besar untuk merebut kota tua Aleppo dari tangan pasukan Assad.

Reporter dari Orient News memberitakan bahwa mujahidin memulai serangan dengan bom terowongan di garis depan Aqaba, kota tua Aleppo. sehingga menyebabkan puluhan korban di jajaran rezim.

Dalam waktu yang sama, pasukan mujahidin  menyelinap ke dalam benteng Aleppo dan berhasil membunuh beberapa pasukan Assad. Pertempuran kemudian dilanjutkan dengan menembakan sejumlah roket dan mortar setelah pasukan mujahidin ditarik mundur.



Di sisi yang lain 20 orang termasuk 14 anak-anak tewas akibat serangan udara yang dilancarkan Jet tempur Rusia di desa Eben, pedesaan barat Aleppo, menurut jaringan Aleppo News.

DR Zakir Naik tampil dalam sebuah video, sampaikan pandangannya terkait ISIS. Video dibuat ketika beliau sedang melaksanakan umrah di Mekah pada Jum'at 8 Juli 2016.



DR Zakir Naik merasa penting membuat video tersebut, untuk merespon pemboman yang terjadi di Dhaka, Ibukota Bangladesh pada 1 Juli 2016 yang lalu. Akibat insiden ini sedikitnya 28 orang tewas.

Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun pemerintah Bangladesh belum berkomentar soal klaim tersebut.

Dalam Video, DR Zakir Naik kemudian sampaikan bahwa tindakan ISIS bukanlah berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah. ISIS membunuh orang yang tak berdosa bahkan sesama muslim.

Senin (4/7) - Pejuang berhasil pukul mundur pasukan Assad yang berusaha menyerang wilayah Bani Zeid dan Khalidiya di pinggiran Aleppo.

Koresponden ElDorar AlShamia melaporkan bahwa pejuang menghancurkan sebuah kendaraan lapis baja di bagian depan Khalidiya dengan rudal TOW. Pertempuran berlangsung selama beberapa jam mulai dari daerah Bani Zaid samapi Khalidiya.


Pejuang tembaki posisi pasukan Assad di front Khalidiya

Pasukan Assad mencoba pada hari Minggu (3/7) untuk maju di front yang sama dan mampu mengendalikan sejumlah titik. Namun pejuang kembali lancarkan serangan balik sehingga menewaskan hampir 35 orang pasukan Assad.

pasukan assad khalidiya aleppo

Pejuang dari kelompok Suqur Jabal dan Nurudin Zinki berhasil kuasai Tal Batal, Desa Sha'abanya, dan area pertanian Shahin di utara Aleppo, setelah pertempuran sengit dengan milisi ISIS pada hari sabtu (2/7).



Di wilayah lain masih di utara Aleppo, Pejuang mampu gagalkan serangan darat pasukan Assad yang mencoba masuk ke kota Handarat. Sebuah video memperlihatkan korban tewas dan luka di jajaran pasukan Assad.





Perlawanan pejuang di kota Handarat tidaklah mudah, karena pesawat tempur rezim Suriah lancarkan serangan udara untuk mendukung laju pasukannya di darat. 

Pejuang telah menguasai sepenuhnya pada hari sabtu (2/7) atas Pegunungan Al-Qala'a yang terletak antara Pegunungan Kurdi dan Turkmen di utara Latakia. Pejuang dapatkan ghanimah berupa senjata, amunisi serta peluncur RPG-26.



Di wilayah lain, Desa Ain Al-Ashra di pegunungan Kurdi berhasil juga dibebaskan. Pertempuran mengakibatkan korban tewas dan luka di jajaran pasukan rezim Suriah.

Kemajuan yang signifikan ini didapat setelah sebelumnya koalisi pejuang berhasil membebaskan Desa Kinsabba pada hari Jumat (1/7).

(1/7) - Koalisi mujahidin yang tergabung dalam Jaysh al-Fath, berhasil kuasai desa Kinsabba pinggiran Latakia dan menimpakan banyak kerugian bagi pasukan Assad.



Laporan dari Jaysh al-Fath, dikuasainya Desa Kinsabba, daerah pegunungan provinsi Latakia







Ghanimah yang berhasil didapatkan berupa senjata dengan berbagai jenis dan amunisinya, kendaraan lapis baja T-55 sebanyak 6 unit, serta kendaraan yang dilengkapi peluncur roket.








MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget