Halloween Costume ideas 2015
June 2016

(29/6) - Serangan yang dilakukan koalisi faksi pejuang, Jaysh alFath di daerah Mallah utara Aleppo membuahkan hasil yang signifikan. Mujahidin mampu menguasai beberapa titik dan merebut sejumlah senjata berat milik pasukan rezim.


Faylaq alSham berhasil hancurkan senjata 23mm milik pasukan Assad


Jabhah Syamiya (FSA) targetkan posisi pasukan musuh dengan Tank


Tajamu Fastaqim hancurkan senjata jenis Gvozdika


Jaish al-Izza tewaskan beberapa pasukan Assad di atas sebuah bangunan

Rabu (29/6) - Mujahidin berhasil menguasai seluruh titik pasukan rezim Suriah di daerah Mallah utara, pedesaan Aleppo.



Mujahidin mendapatkan ghanimah berupa senjata mesin 23 mm. meriam dan Fozdika, selain juga mampu menghancurkan senjata milik pasukan rezim berupa senjata mesin 23 mm. meriam dan 2 rudal Kornet dan Tank militer.

Di wilayah yang lain, mujahidin memulai serangan atas desa Handarat dan bukit Madafa, pedesaan Aleppo utara. Dalam pertempuran, mujahidin menargetkan pula titik pertemuan rezim dengan sebuah bom mobil di sekitar desa.

Pejuang meluncurkan pertempuran baru di daerah Jabal al-Turkman dan Jabal al-Akrad, Pedesaan Provinsi Latakia. Mereka mampu membuat kemajuan dan mengambil kontrol atas beberapa bukit.

(27/6) - Koresponden ElDorar AlShamia mengutip sumber-sumber militer dari ruang operasi pertempuran "Yarmuk" bahwa pemberontak menguasai desa "Almazglah, Tal al-Bayda, Tal Abu Ali, desa Alhakorah setelah serangan dari front al-Turkman dan al-Akrad.

jabal al-akrad latakia

Beberapa faksi pejuang yang ikut serta dalam pertempuran ini diantaranya Jaysh al-Izzah, Jaysh al-Naser, Divisi 1 FSA, Ahrar al-Sham, Faylaq al-Sham dan Jabhat al-Nusra.


pejuang dari Jaysh al-Izzah tembakan sejumlah mortar dan roket


Pejuang dari Jaysh al-Izzah berhasil hancurkan Tank T-62 dengan misil TOW

liwa alquds
Jaringan berita ElDorar AlShamia mengabarkan bahwa rumah sakit milik rezim Assad di lingkungan barat kota Aleppo menerima puluhan mayat, sebagian besar dari milisi brigade al-Quds (Pengungsi Palestina yang dijadikan pasukan pro Assad).

Sumber mencatat bahwa 40 mayat dari unsur Brigade al-Quds tiba di rumah sakit militer, semua dari mereka tewas di garis depan wilayah al-Mallah pada hari Minggu (26/6).

Brigade al-Quds telah banyak kehilangan pasukan elit dalam dua bulan terakhir dalam pertempuran di Handarat, Angkatan Udara Intelijen dan al-Mallah.

Jaysh al-Islam mengumumkan bahwa pejuangnya pada hari senin (27/6) berhasil menjatuhkan pesawat militer milik rezim Assad di dekat area bandara Qalamoun.

jaysh al-islam

Media Kantor Jaysh al-Islam mengatakan bahwa pesawat tempur yang jatuh berjenis MiG-29 dan menewaskan seluruh awak.

Sebelumnya, Jaysh al-Islam berhasil menjatuhkan helikopter di Ghouta timur, setelah ditargetkan oleh sistem pertahanan udara rudal, "OSA."

Perlu dicatat bahwa Jaysh al-Islam telah memiliki sistem pertahanan udara (OSA) pada akhir 2013, dan memiliki peran penting dalam menghentikan bom barel yang akan dijatuhkan di Ghouta timur.

Sumber-sumber militer di ruang operasi "Fath Halab" mengumumkan pada hari Minggu berhasil mengusir pasukan al-Assad dan milisi sekutunya, menewaskan beberapa elemen dalam barisan mereka.

Menurut beberapa sumber, pasukan Assad mencoba di waktu pagi (26/6) menargetkan garis depan wilayah "Saif al-Dawla" dengan tembakan artileri dan meluncurkan beberapa rudal, sementara itu mujahidin mencoba maju melakukan perlawanan dan berhasil membunuh lebih dari 10 anggota pasukan Assad.


Baku tembak mujahidin dari Jabhah Shamiyah dengan Pasukan Assad di wilayah Saif al-Dawla, Aleppo

Sumber Jaisyul Islam mengonfirmasi jatuhnya helikopter militer milik rezim Asad yang terbang di atas Ghautah Timur sebelum ditargetkan oleh rudal anti-aircraft, lansir ElDorar AlShamia pada Ahad (26/6/2016).


helikopter ditembak jatuh di ghouta timur

Menurut juru bicara resmi Jaisyul Islam, Islam Alloush, helikopter tersebut terbang di atas wilayah Al-Bahariyah dan menjadi target sebuah rudal dengan sistem pertahanan udara OSA.

Jaisyul Islam mendapatkan senjata tersebut setelah merebut kontrol batalion pertahanan udara selama pembebasan Ghautah Timur tiga tahun lalu.

mobil bilal hancur idlib suriah
Bilal Abdul Karim seorang jurnalis asal Amerika Serikat mengklaim selamat dari serangan drone (pesawat tak berawak) yang menabrak mobil dia di Aleppo, hari ini waktu setempat.

“Alhamdulilah, Allah berikan rompi anti peluru ini mungkin telah menyelamatkan hidup saya satu jam yang lalu. Mobil kami di dihantam serangan pesawat tak berawak. Aku berjalan jauh dari tempat itu dengan kaki terluka dan kamera pecah. Hari ini adalah hari yang indah!” ungkapnya di media sosial Facebook sekitar 10 jam lalu. Dua ratusan pengguna Facebook lain telah merespon foto mobil hancur yang diunggahnya bersama rompi.

Menurut laporan Etihad Press, Drone Amerika terbang di udara di atas tempat Abdul Karim di kota Idlib, dan menabrak mobilnya. Namun ia selamat dan tidak menderita luka serius, sementara mobilnya hancur. Bilal mengalami kejadian itu dalam perjalanan dari kota Hurritan wilayah pedesaan di Aleppo Utara, selepas mengabadikan kehancuran bangunan akibat serangan terhadap wilayah tersebut.

Bilal Abdul Karim pernah mewawancarai pemimpin senior Jabhah Nusrah cabang Al-Qaidah Suriah, Abu Firash As-Suri yang telah ditarget oleh Drone Amerika dua bulan sebelumnya di Idlib. Pengamat memperkirakan Bilal telah menjadi sosok senior di Jabhah Nusrah sehingga menjadi target serangan drone.

Sekretaris Jenderal Organisasi Militan Syiah Hizbullah Lebanon, Hasan Nasrullah, menyatakan bahwa organisasinya sepenuhnya mendapat pendanaan dari Iran.

“Kami tidak memiliki proyek-proyek komersial. Kami juga tidak memiliki institusi investor yang bekerja di bank-bank,” kata Nasrallah dalam peringatan kematian Komandan Militernya di Suriah, Mushtafa Badarudin, di Lebanon, Jumat (24/06), seperti dilansir portal alrai.com.


Dia menegaskan bahwa seluruh pendanaan organisasi, mulai dari gaji, senjata, dan lainnya dari Iran. Dana tersebut kami terima langsung, tidak melalui bank.

Dalam kesempatan tersebut, Nasrullah juga mengungkapkan bahwa pertempuran di provinsi Aleppo - Suriah, merupakan pertempuran terbesar yang dihadapi pasukannya. Dia juga mengonfirmasi sebanyak 26 anggotanya tewas selama bulan Juni di kota tersebut.

“Seluruh (anggota Hizbullah) harus mempersiapkan diri karena pertempuran besar lagi strategis sebenarnya adalah pertempuran Aleppo,” tegasnya.

“Kami akan menambah pasukan di Aleppo,” tambahnya.

Nasrallah juga menggambarkan bahwa pertempuran Aleppo merupakan pertempuran Suriah seluruhnya. Menurutnya, banyak kekuatan asing bermain di wilayah tersebut.

Komandan Ruang Operasi Aleppo, Mayor Yasser Abdurrahim mengumumkan bahwa pejuang Suriah kembali meraih keuntungan di kamp Handarat, utara kota Aleppo, setelah pertempuran yang berlangsung selama beberapa jam.


Pejuang dari Faylaq Syam berhasil targetkan pasukan Assad di pinggiran Handarat dengan menembakan misil kornet


Pejuang dari unit FSA yang ikut bergabung mempertahankan Handarat

Sumber ElDorar AlShamia mengatakan bahwa serangan baru oleh pasukan Asad dimulai dengan penembakan berat dari pesawat militer, yang menargetkan wilayah tersebut dengan lebih dari 70 serangan udara, dan kemudian pasukan darat maju ke arah sekitar kamp di saat jam makan sahur di mana bentrokan meletus hingga pagi hari dan berakhir dengan pasukan rezim Asad yang melarikan diri, meninggalkan lebih dari 40 mayat.

Pasukan rezim Asad yang mencoba untuk maju ke daerah Jamyat Al-Zahra, di sisi barat kota Aleppo juga menyaksikan kerugian di mana lebih dari 12 tentara terbunuh, lansir ElDorar AlShamia pada Jum’at (24/6/2016).

Ini adalah keenam kalinya pasukan rezim Asad yang didukung oleh milisi Syiah “Brigade Al-Quds” gagal maju ke kamp Handarat dan Al-Mallah untuk mengencangkan pengepungan di kota Aleppo dan memotong jalan antara kota dan pedesaan Aleppo.

Gerakan Mujahidin Suriah Ahrar Al-Syam dan Jaisyul Syam, Kamis (23/06), mengumumkan melebur menjadi satu. Mereka masih menggunakan nama Ahrar Al-Syam sebagai bendera untuk melawan rezim Bashar Assad.

“Kami kabarkan kepada seluruh rakyat bergabungnya Jaisyul Syam ke Ahrar Al-Syam,” kata pernyataan yang ditandatangani Ahrar Al-Syam dan Jaisyul Syam pada Kamis.


jaisyul syam dan ahrar syam

Menurut pernyataan itu, persatuan ini sebagai langkah menjaga perjalanan revolusi dan tujuannya untuk melawan kezaliman, melengserkan rezim Assad dan penumpasan ISIS. Ahrar Al-Syam menegaskan, gerakannya juga masih membuka lebar-lebar bagi kelompok lainnya yang sesuai dengan visi dan misi untuk bergabung.

Aktivis media, Ahmad Halabi, mengatakan kepada ARA News bahwa peleburan dua gerakan pejuang Suriah itu sudah dilakukan sepekan lalu, namun baru diumumkan resmi Kamis. Para komandan kedua faksi melakukan pembicaraan instensif awal bulan ini membahas persatuan tersebut.

Jaisyul Syam termasuk faksi oposisi Islamis paling menonjol. Faksi yang dibentuk pada Oktober tahun lalu ini dipimpin oleh Muhammad Bazirbasyi yang akrab dipanggil Abu Abdurrahman As-Suri. Ia termasuk salah satu pendiri Ahrar Al-Syam sebelum melepaskan diri dan membuat faksi baru.

Pasukan Jaisyul Syam diperkirakan berjumlah seribu lebih. Mereka tersebar di Aleppo, Lattakia, Idlib dan Hama.

Menurut portal all4syria.info, para pejuang Jaisyul Syam berasal dari kelompok-kelompok yang memisahkan diri sebelumnya dari aliansi Jabhah Al-Islamiyah, Ahrar Al-Syam dan Faylaq Al-Syam serta faksi-faksi independen. Para komandan faksi tersebut didominasi mantan Ahrar Al-Syam.

Jet tempur Rusia kembali menjatuhkan bom fosfor ke wilayah yang dikontrol mujahidin Suriah di pedesaan Aleppo, Rabu malam (22/06).

Kantor berita Anatolia, melansir dari pernyataan aktivis media Anas Sabbagh, melaporkan bahwa terkonfirmasi pesawat tempur Rusia menjatuhkan bom fosfor pada Rabu malam ke sejumlah desa di pedesaan Aleppo. Desa-desa itu, Anadan, Hurriyatan, Kafr Hamrah dan Ma’arrah Al-Artiek.


bom fosfor dan cluster di aleppo

Sebagian warga melarikan diri dari kampung halaman mereka. Sebagian lain mencoba bersembunyi di lantai dasar untuk menghindari dampak bom yang memusnahkan itu.

Jet tempur Rusia menggencarkan serangan dalam dua hari terakhir di pedesaan Aleppo. Di antara serangan itu menggunakan bom fosfor sehingga menyebabkan kerusakan luas di pemukiman penduduk.

Kota Qasari, Aleppo (22/6) - Tembakan Sniper dari Tsuwari al-Sham berhasil tepat mengenai milisi Assad yang mengendalikan senjata mesin 14,5 mm.



Sementara itu di front kota al-Mallah, utara Aleppo (22/6), mortar yang ditembakan pejuang Nurudin Zanki berhasil jatuh dengan tepat mengenai senjata mesin 23 mm milik Rezim Assad.



" .. Bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka.. " ( QS. al-Anfaal ayat 17 )

Jawaban Dr Zakir Naik ketika mendapati pertanyaan seputar ISIS.



"Ketika organisasi ini menyebut dirinya sebagai daulah islam ( ISIS ), apa kau pikir mereka islami? kenapa kau mengatakan daulah islam dari irak dan suriah (ISIS)? kau harusnya berkata daulah anti islam dari irak dan suriah ( A-ISIS).

Kita tanpa sadar dan lugu mempromosikan mereka. Kita tahu mereka tidak islami, mereka membunuh orang tak bersalah. Quran Berfirman dalam surat al-Maidah ayat 32 " Barang siapa membunuh seorang manusia, seakan dia telah membunuh manusia seluruhnya.barang siapa menyelamatkan seorang manusia, seolah olah dia telah menyelamatkan seluruh manusia."

Sebuah serangan kembali menargetkan komandan mujahidin Suriah. Serangan pada Selasa (21/06) kali ini membunuh komandan senior Jabhah Nusrah, Abu Abdullah Jabal. Sebuah roket menghantam mobilnya selepas menghadiri pertemuan dengan mujahidin lainnya di Aleppo.


komandan senior jabhah nusrah syahid

Dilaporkan portal ARA News, sejumlah sumber oposisi menyebutkan bahwa serangan itu dilakukan oleh orang tak dikenal. Sementara aktivis menguatkan bahwa roket tersebut ditembakkan oleh jet Rusia.

Menurut informasi yang disampaikan aktivis, Abu Abdullah Jabal saat itu pulang dari pertemuan bersama para mujahidin di pedesaan Aleppo Utara. Komandan senior itu disebut-sebut sebagai penanggung jawab pasukan tambahan di Jabhah Nusrah.

Serangan yang menargetkan para komandan mujahidin akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah yang dikontrol mujahidin di Idlib dan Aleppo. Insiden terakhir, sebuah ledakan terjadi di depan Hotel Carlton, yang dijadikan markas pusat aliansi Jaisyul Fath, di pusat Kota Idlib.

Serangan bom di markas mujahidin itu membunuh sejumlah orang dan melukai puluhan lainnya. Bom diledakkan tengah malam ketika para komandan Jaisyul Fath berkumpul membahas situasi terakhir di Idlib.

“Saat itu, para komandan Jaisyul Fath yang terjadi dari Komite Keamanan dan lainnya bertemu untuk membahas situasi keamanan di kota Idlib, setelah meningkatnya serangan militer Suriah,” kata sumber ARA News.

Sementara itu, seorang komandan dari Ahrar Al-Syam Abu Ahmad Al-Anshari menegaskan bahwa operasi pembunuhan para komandan mujahidin di wilayah Idlib, setelah dilakukan penyelidikian, dilakukan oleh sel-sel rezim Suriah. Sel-sel itu dikendalikan oleh orang-orang yang menyusup di tubuh Jaisyul Fath. Mereka bekerja sama dan memberikan informasi penting kepada rezim Bashar Assad.

Dalam kampanye dakwah selama Ramadhan, Hizbut Tahrir Suriah memberikan perhatian khusus terkait penguatan aqidah dan keimanan warga Suriah.

(15 Ramadhan 1437 H / 20 Juni 2016) - Kamp Furqan, Utara Suriah. Ustadz Muhammad Muhtasib memberikan ceramah dengan tema "Konsep Tawakal kepada Allah swt"



Aktivitas dakwah Hizbut Tahrir Suriah di bulan Juni 2016, sampai dengan 11 Ramadhan 1437 H


Moskow mengungkapkan pada selasa (21/6) terkait jumlah tentara yang terlibat dalam perang di Suriah bersama al-Assad dan milisi-nya.

tentara rusia di suriah

 Rusia mengumumkan sebanyak 25 ribu tentara ambil bagian dalam kampanye militer di Suriah sejak September 2015. Kampanye ini sesuai undang-undang yang disahkan oleh Parlemen Rusia untuk para veteran.

Pimpinan Staf Umum Rusia telah mengakui sebelumnya tentang keberadaan pasukan militer khusus yang bekerja membantu pesawat tempur dalam menentukan target, serta informasi intelijen yang mereka dapatkan.

Perlu dicatat bahwa Rusia memulai intervensi militer pada bulan September 2015 untuk mendukung pasukan Assad dan milisi-nya dalam pertempuran melawan mujahidin di Suriah utara dan selatan.

Jaysh al-Islam mengambil kontrol atas bukit "Al-Bahariyah" di daerah al-Marj dari Timur Ghouta, setelah pertempuran sengit melawan pasukan Assad selama lebih dari dua hari.



Jaysh al-Islam kuasai bukit dan beberapa daerah di sekitarnya dimana pasukan Assad ditempatkan.

Pertempuran terjadi di beberapa front di Timur Ghouta, terutama Al-Nashabiyah, Al-Bahariyah, Madaa, Jobar, Arbin dan jalan Internasional.


(20/6) - Media Jabhah Nusrah mengumumkan bahwa puluhan milisi rezim Assad tewas karena mereka mencoba masuk ke daerah al-Mallah, utara kota Aleppo.

Rezim al-Assad telah berusaha selama beberapa minggu untuk maju menuju daerah Kamp Hndarat dan al-Mallah. Usaha mereka kembali gagal untuk mengambil kendali atas rute pasokan ke timur Aleppo, yang menghubungkan ke wilayah pedesaan.

Sebuah bom mobil dilaporkan meledak di depan hotel Carlton, yang merupakan markas tentara Jaish al-Fath di Idlib. Insiden yang terjadi pada malam Ahad (19/06) itu telah menewaskan sejumlah jajaran tinggi di Jaish al-Fath, termasuk tokoh Jabhah Nushrah Abu Bakar Al-Uzbekiy.


bom mobil markas jaish alfath idlib hotel carlton

“Mobil meledak di depan hotel, yang merupakan Markas pusat Jaish al-Fath di provinsi Idlib. Diperkirakan jumlah korban tewas dan luka mencapai puluhan. Ledakan terjadi tepat pada 12:15 waktu Idlib tengah malam,” ungkap sumber khusus Aranews yang melaporkan langsung dari lokasi kejadian.

Menurut keterangan beberapa sumber, Jaish al-Fath mengadakan pertemuan yang meliputi pejabat pejabat di komite keamanan, komite cabang, dan sejumlah komandan. Jaish al-Fath bertemu untuk membahas situasi kota Idlib, pasca eskalasi militer oleh rezim militer.

Sementara itu, Abu Ahmad Al-Ansari salah satu komandan Ahrar Syam, mengatakan kepada Aranews bahwa penyerarangan ini dilakukan oleh pihak-pihak yang bekerja sama dengan rezim Suriah. Meski belum ada rincian korban serangan tersebut, namun Abu Bakar Al- Uzbekiy tokoh penting JN dilaporkan gugur. Tetapi Jabhah Nushrah belum mengeluarkan pernyataan terkait gugurnya salah satu petingginya tersebut.

“Operasi pembunuhan yang terjadi di kota Idlib dan sekitarnya, sebagian besar investigasi membuktikan keterlibatan sebuah unit di bawah rezim Suriah. Dimana sasaran serangannya ialah petinggi-petinggi penting di Jaish al-Fath.

Jumlah kelompok Syiah bersenjata yang membela rezim Assad di Suriah tercatat lebih dari 20 organisasi yang memiliki kapasitas ribuan milisi.

Sebagaimana diketahui, milisi Syiah dari beberapa negara datang berkumpul ke Suriah untuk menjaga eksistensi Bashar Assad, Rezim Suriah saat ini dan ikut andil dalam salah satu pembantaian tersadis selama sejarah kaum Muslimin.


Apa saja kelompok bersenjata Syiah yang berperang di Suriah?

DI bawah ini tercatat beberapa kelompok milisi Syiah bersenjata yang sekarang berada di Suriah, total keseluruhan milisi Syiah asing ini melebihi angka 100.000 tentara. Dan ini belum termasuk jumlah pasukan Rusia yang menjadi sekutu rezim syiah Bashar al Assad.
  • Pasukan Garda Revolusi Iran
Iran berdiri di samping rezim Bashar Al Assad dengan kekuatan penuh sejak awal revolusi Suriah. Mereka terpaksa turut campur setelah melihat tekanan dari para pejuang dan khawatir runtuhnya sistem yang berkuasa, sebab itulah mereka mengirim pasukan milik Garda Revolusi ke Suriah secara besar-besaran berkisar antara angka 60-70.000 tentara, begitulah menurut pernyataan yang dibuat oleh seorang Jendral pensiunan di Garda Revolusi pada majalah Reuters. Di mata banyak analis saat ini, Garda Revolusi Iran lah yang mengelola Suriah hari ini.
  • Hizbullah Libanon
Faksi politik sekaligus perpanjangan tangan militer Iran di Libanon “Hizbullah” terlihat lebih terang-terangan dalam membantu rezim Assad secara militer. Hal ini disebabkan beberapa faktor, yang pertama adalah karena kesamaan ideologi dan akidah Syiah dan kedua adalah faktor geografis dimana letak kedua Negara yang bersebelahan. Hizbullah dapat mengakses dengan cepat dan mudah dalam menyuplai tentara dan senjata kedalam Suriah. Sampai saat ini jumlah tentara Hizbullah diperkirakan lebih dari 10.000 di dalam Suriah.
  • Liwa’ Abul Fadhl Al-Abbas (Iraq)
Mereka adalah elemen Syiah Iraq dipimpin oleh Jendral Abul Fadhl, yang mana mereka merupakan pengikut fanatik “Gerakan Al-Sadr Iraq” yang dicetuskan pertama oleh Muqtada Al-Sadr, sisanya adalah pelarian Syiah Iraq yang telah menetap di Damaskus pasca perang yang melanda Iraq setelah invasi Amerika di sana. Bahkan tercatat sebagian anggota mereka juga datang dari Negara-negara Asia Timur, Yaman dan Amerika.

Brigade Syiah ini didirikan pada 2012, dengan tujuan utamanya adalah untuk melindungi kuil Zainab di Damaskus. Kemudian nama mereka mulai muncul kepermukaan pada 2013 setelah terlibat dalam banyak peperangan untuk mempertahankan wilayah Sayyida Zainab, pinggiran Damaskus dan Bandara Qalamoun dari gempuran Mujahidin.
  • Brigade Dzul Fiqar
Didirikan pada Juni 2013, mereka adalah pecahan dari Liwa’ Abul Fadhl, yang mengklaim beranggotakan para tentara Mahdi dan Ahlul Haq. Mereka banyak terlibat dalam peperangan di jalan utama Bandara Damaskus, serta di desa Adra pinggiran Damaskus, Suriah
  • Katibah Hizbullah Iraq
Hizbullah versi Iraq ini ditengarai sebagai kelompok militan Syiah terbesar ke-4 di Iraq. Didirikan pada akhir 2012 oleh pemimpin tertinggi mereka Wasiq Al-Battat awalnya dengan nama Jaisyul Mukhtar (Tentara Pilihan), lalu dengan cepat berganti nama menjadi “Hizbullah” versi Iraq.

Pada 2013 mereka mengumumkan akan membantai siapa saja yang coba melengserkan rezim Assad di Suriah. Mereka telah mengirim pasukan terlatih ke Suriah untuk menghadapi Mujahidin dan melindungi kuil-kuil suci Syiah disana, dan segala puji bagi Allah tercatat banyak sekali tentara mereka mati di tangan Mujahidin.
  • Katibah Sayyidus Syuhada’ (Iraq)
Kelompok ini dibentuk pada bulan Juni 2013 di Iraq, lalu semua mereka berangkat ke Suriah. Disana mereka terlibat dalam pertempuran mempertahankan wilayah Sayyidah Zainab di pinggiran Damaskus. Ditengarai mereka memiliki hubungan dekat dengan sayap militer Organisasi Al-Badr dan juga dengan Hizbullah versi Iraq.
  • Pasukan Baqir As-Sadr, Sayap Militer Organisasi Al-Badr
Faylaq Badar didirikan pada tahun 1980 oleh Ulama tertinggi Syiah Iraq sekaligus sebagai ketua dewan tertinggi majelis Revolusi Syiah di Iraq, Muhammad Baqir Al-Hakim, yang telah tewas dibunuh pada tahun 2003. Kelompok ini didirikan sebagai perpanjangan kepentingan Republik Syiah Iran di Iraq, mereka menjadi pihak oposisi terhadap rezim Saddam Husein di masa itu.

Sekarang mereka terjun ke Suriah dengan mengirim pasukan elit Syiah  sekitar 2000 tentara. Mereka memilik persenjataan yang lebih lengkap dan baik dibandingkan brigade Syiah lainnya di Suriah. Mereka fokus memerangi mujahidin di Sayyidah Zainab, dan terutama daerah selatan Damaskus. Dan juga terlibat dalam pertempuran di Ghoutah timur dan jalan utama Bandara.
  • Liwa Ahlul Haq (Iran)
Kelompok ini menikmati dukungan langsung oleh Gerakan Al-Quds di Iran. Diperkirakan jumlah mereka di Suriah lebih dari 10.000 prajurit yang tersebar di pingiran Damaskus.
  • Faylaq Al-Wa’du As-Shadiq
Kelompok “janji setia” ini didirikan pada 2006 di Iraq. Mereka adalah gabungan Syiah Iraq dan Suriah. Diperkirakan jumlah mereka adalah ribuan yang tersebar di pinggiran Aleppo. Mereka membuat pos-pos penjagaan di sana, dan terlibat bersama tentara rezim Bashar Al Assad dalam mempertahankan Penjara Pusat Aleppo dari gempuran mujahidin.
  • Harakah Hizb Nujaba’
Hizbullah mendirikan kelompok ini untuk menampung mereka yang keluar dari Liwa Ahlul Haq. Dipimpin oleh Panglima sekaligus Sekjen Akram Al-Ka’bi, sosok yang telah terlibat dalam banyak pertempuran di Suriah.
  • Liwa’ Asadullah
Mereka adalah para milisi Irak, yang sekarang bertempur di Suriah. Dengan kemampuan tempur tingkat tinggi, dilengkapi peralatan lengkap dan canggih dan berseragam SWAT Iraq Army. Kelompok ini dipimpin oleh Abu Fatimah Al-Mousawi. Jumlah mereka hanya 500 pasukan elit, yang ditempatkan di wilayah Sabinah selatan Damaskus dan Sayyidah Zainab.
  • Brigade Imam Husein
Brigade ini berbeda dengan Kelompok Abu Al-Fadhl Al-Abbas, Brigade Imam Husein beranggotakan prajurit Syiah dari Iraq, Iran, Afghanistan dan Pakistan. Sebagian besar mereka ditempatkan di Provinsi Aleppo. Jumlah mereka diperkirakan 1.200 orang.
  • Jaisyul Mahdi
Jaisyul Mahdi adalah pengikut Muqtada As-Sadr, mereka dipimpin oleh Ahmad As-Saadi, mereka bertugas untuk melindungi tempat-tempat suci Syiah di Suriah.


Itulah beberapa kelompok militan Syiah bersenjata yang paling dominan berperang dan membantai kaum Muslimin Suriah sampai hari ini. Selain mereka, kami juga mencatat ada beberapa kelompok kecil Syiah dari Asia timur yang turut berpartisipasi dalam perang Suriah, seperti: Garda Depan Saraya Khurasan dan Liwa’ Fatimiyun.

Beberapa sumber mengkonfirmasi kematian lebih dari dua puluh militan Syiah Hizbullah, melalui pertempuran di pedesaan selatan Aleppo, dalam dua hari terakhir ini, menurut Arabi21.

Meskipun jumlah yang diakui oleh pendukung Hizbullah kurang dari angka itu, tetapi laporan terkini dari Observatorium Suriah menunjukkan bahwa hampir pasti jumlah korban tewas dari mereka lebih dari 25 orang.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan bahwa “Pertempuran di wilayah Khalshah di pedesaan Aleppo merupakan perang yang mengakibatkan kerugian terbesar dalam jajaran Hizbullah sejak pertempuran Qishair pada tahun 2013”.


beberapa foto milisi Hizbullah yang tewas di selatan Aleppo

Selain korban tewas dari milisi Hizbullah, Observatorium juga melaporkan bahwa total korban tewas dari pasukan rezim mencapai 90-an, mayoritas dari Iraq, Iran dan Afghanistan.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengunjungi Suriah (Sabtu, 18/6) untuk bertemu dengan pemimpin negara itu, Bashar Assad dan memeriksa pangkalan udara Rusia di sana. Perjalanan petinggi Rusia ini dimaksudkan untuk menggarisbawahi peran Moskow di wilayah tersebut.


menteri rusia kunjungi suriah

Sergei Shoigu bertemu dengan Presiden Bashar Assad di Damaskus untuk pembicaraan yang berfokus pada kerja sama militer antara kedua dan “beberapa aspek kerja sama dalam memerangi kelompok teroris,” kata Kementerian Pertahanan Rusia. Shoigu mengadakan pembicaraan dengan Assad atas perintah dari Presiden Vladimir Putin.

Kunjungan itu dilakukan sehari setelah Presiden Vladimir Putin menyatakan bahwa beberapa oposisi Suriah bisa bergabung Kabinet untuk membantu memajukan proses perdamaian yang macet.

Shoigu juga mengunjungi pangkalan udara Hemeimeem di Lattakia. Ia bertemu dengan pilot dan memeriksa keadaan mereka, menurut juru bicara Kementerian Pertahanan, Mayjen. Igor Konashenkov.

Serangan udara masih saja terjadi di Aleppo meski Rusia mengumumkan gencatan senjata selama dua hari. Gempuran pada Jumat itu (17/6) menargetkan pemukiman Hananu, Al-barij, Al-Jandul, Al-Qathirji dan Jalan Alcastelo. Akibatnya, sedikitnya tujuh orang tewas.


video serangan udara di Al-Qathirji, Aleppo

Sementara di pedesaan Aleppo, serangkain serangan udara menghantam kota Al-Bab, Anadan, Hurriyatan, Kafr Hamrah, Babid, Hiyan, Tel Mushibin dan El-Ais. Pertempuran juga berlangsung antara pejuang dan militer Suriah di darah Al-Malah, dan dikabarkan 30 tentara Suriah tewas akibat pertempuran itu.

Di Provinsi Hama, sedikitnya lima orang—termasuk anak-anak—tewas akibat serangan jet tempur Rusia yang menghantam kamp pengungsi di dekat desa Athsyan.

Di Provinsi Idlib, seorang wanita tewas dan sejumlah lainnya luka-luka setelah rudal jet Rusia menghantam kota Khan Syaikhun. Di hari yang sama, serangan udara juga menghantam kota Talmanas.

Jumat pagi (17/06), Mujahidin berhasil merebut kembali sejumlah desa yang sempat direbut militer rezim pada Kamis sebelumnya di wilayah pegunungan Turkmen, Provinsi Latakia. Sementara gempuran udara masih terjadi di belahan Suriah lainnya.

Al-Jazeera melaporkan, pejuang Suriah pada Jumat pagi meluncurkan serangan terhadap desa Al-Hayah, Ash-Sharaf, Kalaz, Ain Isa, Asy-Syahrurah dan sejumlah desa lainnya yang sehari sebelumnya direbut militer Suriah. Dalam serangan balasan itu, mujahidin menewaskan sejumlah tentara dan merampas senjata serta amunisi musuh.




Di wilayah sebelahnya, wilayah pegunungan Akrad, jet Suriah menggempur daerah sumbu Kabani yang menghubungkan wilayah mujahidin satu dengan yang lain. Serangan udara itu diiringi pergerakan pasukan darat sehingga pertempuran sengit berkecamuk.

Faksi-faksi yang bergabung dalam koalisi Jaish al-Fath menguasai Khalasah sebuah perkampungan di pedesaan selatan Aleppo, Jumat malam (18/6). Kemajuan mujahidin ini membuat pasukan Assad dan milisi asing menarik diri dari desa terdekat.


Abu Al-Yazid Taftanaz, pejabat media kelompok Ahrar Syam mengatakan bahwa serangan untuk membebaskan Khalasah dimulai menjelang Magrib. Serangan dilakukan bersamaan dengan tembakan untuk membuka desa Zaytan dan Bernih.



Kabar terkini seperti dituturkan Taftanaz, Jaisy al-Fath merebut seluruh wilayah Khalasah dan bukit-bukit sekitarnya. Ia juga membenarkan penarikan pasukan Assad dan militan asing dari desa Zaytan.

Menurut laporan Enab Baladi, kontrol terhadap pedesaan di selatan Aleppo telah menguatkan posisi mujahidin setelah runtuhnya pertahanan pasukan Assad. Taftanaz optimis aksi militer akan berlanjut sampai jalan terbuka menuju kota Aleppo.

Jaish al-Fath memulai serangan pertama terhadap posisi pasukan Assad di pedesaan selatan Aleppo, pada bulan Maret 2016, dan mampu mengembalikan sejumlah desa dan kota-kota yang telah dikuasai pasukan Assad sebelumnya, terutama Khan Tuman dan Tell Eis.

Ghouta Timur (15/6), pejuang dari Faylaq al-Rahman dan Jaish al-Islam melanjutkan penyerangan setelah sebelumnya menguasai beberapa chek point di wilayah perkebunan Maliha dan jalan utama Ghouta antara Bala dan Muhammadiyah serta perkebunan dari Hatita al-Jarsh dan taman hiburan di jalan menuju Jesreen.

Di sisi yang lain, Pasukan rezim melakukan penembakan dengan sejumlah senjata berat dan rudal, selain juga didukung pesawat tempur menargetkan sebelah timur kota Marj dan kota Daraya.


Pejuang dari Faylaq al-Rahman maju melanjutkan pertempuran

ghouta timur

(15/6) - Pertempuran masih berlangsung 10 km dari front wilayah Zaytan, Khalasah, dan Huways. Pasukan pendukung rezim Suriah dari Garda revolusi Iran dibantu Hizbullah masih berada di sebagian wilayah tersebut.



Di Wilayah Huways, Pejuang dari Ahrar Syam berhasil hancurkan sebuah kendaraan yang dilengkapi senjata misil 14,5 mm

Sebelumnya, (14/6) mujahidin yang tergabung dalam koalisi Jaish al-Fath telah berhasil menewaskan banyak milisi Assad di wilayah Zaytan dan Khalasah.

Jaish al-Islam mengumumkan selamatnya komandan Kasem Abu Mohammed setelah ia menjadi sasaran upaya pembunuhan oleh penyerang tak dikenal pada saat fajar (15/6), di Ghouta timur.


Beberapa orang tak dikenal dari kota Shofinya, mencoba membunuh sang komandan dengan menargetkan mobilnya menggunakan ranjau yang dikendalikan jarak jauh. Insiden ini menyebabkan saudara yang bersamanya menderita luka serius sehingga harus dievakuasi ke pos medis.

Abu Mohammed, adalah salah satu komandan unit ketiga yang paling menonjol dari Jaysh al-Islam. Ia ditempatkan sebagai komandan staf di wilayah Jobar, dan saat ini sedang memimpin ruang operasi di wilayah al-Marj.

Wartawan konflik Suriah Hadi Al Abdallah dilaporkan terluka akibat serangan jet dan helikopter tempur rezim Bashar Assad. Hantaman bom birmil dan ranjau laut mengenainya saat meliput di kota Aleppo.

hadi al abdallah

Bom birmil dan ranjau laut yang dijatuhkan helikopter Rezim kala itu telah menewaskan sedikitnya delapan warga sipil, seperti dikutip All4Syiria, Selasa (14/06) dari laporan Halab Al-Youm. Sementara, puluhan orang lainnya mengalami luka, termasuk Hadi Al Abdallah. Seorang rekan yang bertindak sebagai juru kamera Khalid Al Essa juga jadi korban saat melakukan liputan di jembatan Hajj, Aleppo.

“Kami selamat dari serangan bom barel di jembatan Al Hajj di Aleppo, saat sedang meliput di sana. Kami dalam keadaan baik, alhamdulillah,” ujar Hadi di laman resmi Facebooknya.

Korban jiwa di Aleppo terus berjatuhan. Seiring serangan yang dilepaskan oleh jet dan helikopter tempur milik rezim. Terhitung sudah lebih dari 20 ranjau laut dan bom birmil dijatuhkan ke sejumlah pemukiman sipil di Aleppo seperti Kalasah, Firdaus, Maadiy, Solahuddin dan Shalihin.

“Nyawa dan luka kami tidak lebih berharga dari nyawa-nyawa para syuhada. Terima kasih, telah menanyakan (keadaan kami). Dalam beberapa jam lagi kami akan kembali bekerja melaporkan revolusi yang kota cintai,” sambungnya.

Hadi Al Abdallah merupakan aktivis media anti-rezim yang berasal dari Homs. Berangkat dari kamauanya sendiri, ia bersama rekannnya Khalid Al Essa bekerja penuh sebagai jurnalis warga. Dia termasuk yang paling awal dalam melaporkan meletusnya konflik Suriah.

Ia sering melakukan liputan sangat berbahaya di beberapa lokasi medan perang Suriah, seperti Qusayr, Idlib dan sekarang fokus di Aleppo. Tak ayal, beberapa hasil liputannya dalam konflik Suriah menjadi rujukan media Internasional.

Pertempuran terjadi di barat kota Daraya yang terkepung, "Brigade Syuhada Islam" berhasil menggagalkan upaya pasukan Assad menyerbu kota pada Selasa sore (14/6).

 daraya damaskus syria


Pertempuran sengit berlangsung selama beberapa jam mengakibatkan pasukan Assad mengalami kerugian di jajaran personil, hancurnya Tank dan kendaraan Chilka, walaupun tidak hentinya dibantu dengan serangan udara.

Pasukan Assad telah berusaha lebih dari lima bulan secara terus-menerus menggempur kota dengan senjata berat dan pesawat tempur sehingga memperketat pengepungan atas kota Daraya. Walaupun akhirnya mereka selalu gagal memasuki dan menguasai kota.

Faksi mujahidin dari Ghouta Timur Selasa (14/6), kembali menguasai beberapa titik di sektor selatan dalam serangan terhadap posisi pasukan Assad.


Koresponden ElDorar menegaskan bahwa kelompok Faylaq Rahman mengambil alih beberapa chek point di wilayah perkebunan Maliha dan jalan utama Ghouta antara Bala dan Muhammadiyah serta perkebunan dari Hatita al-Jarsh dan taman hiburan di jalan menuju Jesreen .
 
Pertempuran terjadi sengit dimana meujahidin menggunakan senjata berat dan menengah yang berlangsung selama beberapa jam. Mujahidin berhasil menewaskan sejumlah elemen pasukan Assad yang ditempatkan di sektor selatan Ghouta.


 Tewasnya Brigader Abdul Aziz Saqer - komandan pasukan Assad di selatan Ghouta

Mujahidin mengawali serangan pada Selasa itu (14/06) dengan gempuran mortir ke posisi militer Suriah di Zaytan dan Khalasah. Kemudian disusul pergerakan puluhan pasukan berani mati dari Jabhah Nusrah dan Failaq Syam.







Pasukan yang telah menjual dirinya kepada Allah itu menerobos gedung pertama di desa Khalshah yang menjadi barak militer Suriah. Pertempuran sengit berhadap-hadapan tak terhindarkan antara mujahidin dan militer Suriah yang terkejut. Mujahidin lainnya terus bergerak sehingga membuat milisi pendukung rezim kabur.

“Pejuang Jaisyul Fath juga berhasil menghancurkan dua tank dan mobil pick up yang mengangkut tentara di kota Khalshah serta menewaskan sejumlah besar tentara Suriah akibat tembakan TAW, anti tank,” ujar An-Nasr.






Sumber di lapangan, seperti dilansir portal all4syria.info, menekankan mujahidin juga menawan puluhan pasukan rezim. Menurut sumber itu, pasukan di barisan rezim yang ditawan dan tewas itu kebanyakan berkebangsaan Iraq, Afghanistan dan Pakistan.

Aliansi mujahidin Jaisyul Fath, Selasa malam (14/06), menyelesaikan pertempuran dengan merebut dua desa strategis di pedesaan Aleppo: Zaytan dan Khalasah. Pertempuran tersebut sebagai upaya untuk memutus jalur logistik militer Suriah dan membuka jalur logistik bagi mujahidin sendiri, untuk menghubungkan wilayah mujahidin di pedesaan Aleppo Barat dan Selatan.


zaytan-khalasah-aleppo-selatan

Muhammad An-Nasr, salah satu komandan lapangan mujahidin di pedesaan Aleppo menceritakan kepada portal Ara News, mujahidin mengawali serangan pada Selasa itu dengan gempuran mortir ke posisi militer Suriah di Zaytan dan Khalasah. Kemudian disusul pergerakan puluhan pasukan berani mati dari Jabhah Nusrah dan Faliq Syam.

Pasukan yang telah menjual dirinya kepada Allah itu menerobos gedung pertama di desa Khalshah yang menjadi barak militer Suriah. Pertempuran sengit berhadap-hadapan tak terhindarkan antara mujahdin dan militer Suriah yang terkejut. Mujahidin lainnya terus bergerak sehingga membuat milisi pendukung rezim kabur.

“Pejuang Jaisyul Fath juga berhasil menghancurkan dua tank dan mobil pick up yang mengangkut tentara di kota Khalshah serta menewaskan sejumlah besar tentara Suriah akibat tembakan TAW, anti tank,” ujar An-Nasr.


Sumber di lapangan, seperti dilansir portal all4syria.info, menekankan mujahidin juga menawan puluhan pasukan rezim. Menurut sumber itu, pasukan di barisan rezim yang ditawan dan tewas itu kebanyakan berkebangsaan Iraq, Afghanistan dan Pakistan.

Keberhasilan mujahidin merebut dua desa strategis
Zaytan dan Khalasah tak mulus begitu saja. Jet-jet tempur rezim berupaya menekan dari udara dengan menggempur posisi mujahidin di sekitar target, saat mujahidin menyerbu desa Zityan dan Khalshah. Namun tekanan itu berhasil diatasi sehingga mujahidin terus maju melumpuhkan pasukan Suriah.

Milisi Syiah Hizbullah Lebanon dikabarkan mengirim ratusan militannya ke Suriah untuk memperkuat front-front rezim Bashar Assad. Tambahan pasukan ini dikerahkan setelah pertemuan pemerintah Suriah, Iran dan Rusia di Teheran beberapa hari lalu yang menyimpulkan harus memperkuat front-front di Suriah.



Harian Al-Syarqu Al-Ausath melaporkan dalam situs onlinenya, Selasa (14/06), ratusan militan Hizbullah itu sudah tiba di Suriah dalam beberapa hari terakhir. Menurut sumber Al-Ausath, mayoritas mereka berasal dari pasukan elit Firqah Ar-Ridhwan, dari sejumlah daerah di wilayah Al-Baqa dan warga pinggiran Lebanon.

Sumber yang tak diungkap namanya itu mengungkapkan bahwa Hizbullah menyambut kesepakatan yang dihasilkan pertemuan di Teheran, yang dihadiri Menteri Pertahanan Suriah, Iran dan Rusia, beberapa hari lalu.

Faksi-faksi pejuang yang beroperasi di Tal Rifaat, Aleppo Utara pada Senin (13/06) petang, mengumumkan terbentuknya Dewan Kesatuan Militer (Majelis Al-Askary Al-Muwahid). Kebijakan ini merupakan inisiatif atas tuntutan masyarakat setempat agar faksi-faksi yang beroperasi segara bersatu.

tall rifat aleppo

“Hal ini untuk menanggapi tuntutan yang disampaikan oleh masyarakat agar bersatu dalam menghadapi tantangan dalam revolusi Suriah. Bertujuan terbentuknya persatuan, kemerdekaan, dan kedaulatan,” jelas oposisi melalui rilis yang dikutip Ara News.

Dewan Militer ini diharapkan dapat memberi kesejahteraan kepada masyarakat setempat dan Suriah. Serta dapat mempertahankan kota Tal Rifaat dan Aleppo Utara dari serangan rezim Suriah.

“Terbentuknya Dewan Militer Kesatuan, yang mencakup seluruh faksi militer yang beroperasi di Tal Rifaat di bawah komando kesatuan militer,” sambungnya.

Faksi oposisi yang beroperasi di Tal Rifaat telah berulang kali melakukan serangan terhadap Rezim Suriah dan PKK. Sebagian pejuang oposisi pun gugur dalam serangan tersebut. Jaisy As-Sunnah, salah satu faksi yang beroperasi di kawasan tersebut dilaporkan telah kehilangan banyak pejuangnya akibat serangan di Aleppo Utara.

Aleppo - Koalisi mujahidin berhasil menggagalkan upaya pasukan Assad terhadap wilayah al-Mallah, dan kembali, jam dini hari di pagi hari semua titik di mana pasukan menyerang punya.

Koresponden ElDorar AlShamia mengabarkan bahwa pasukan Assad mengalami kerugian dimana lebih dari 40 personil-nya tewas. Mereka tidak mampu melemahkan mujahidin walaupun bergerak dengan sejumlah persenjataan, termasuk tank dan senapan mesin berat, serta dukungan serangan udara.


Serangan ini merupakan upaya yang keenam dalam satu bulan, dimana pasukan Assad yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia mencoba mengambil kendali kota al-Mallah dan Handarat Camp.



pernyataan dari kelompok Nurudin Zanki, terkait keberhasilan mujahidin memukul mundur pasukan Assad di kota al-Mallah

Para pejuang telah berhasil membebaskan tiga tahanan perempuan, melalui pertukaran tahanan yang berlangsung hari ini (13/6) dengan pasukan Assad di Barzeh, pedesaan Damaskus.


 
Sumber-sumber militer melaporkan bahwa pejuang menyerahkan lima pasukan rezim Assad yang ditahan oleh Jaish al-Islam dan brigade pertama selama beberapa tahun, dalam pertukaran untuk pembebasan tiga wanita yang diculik sebelumnya oleh pasukan Assad.

Negara-negara besar dunia pada Jumat, (10/06) mengutuk rezim Bashar Assad di Suriah yang melakukan pemboman warga sipil yang kelaparan. Serangan biadab itu terjadi hanya beberapa jam setelah mereka menerima kiriman bantuan PBB yang lama tertunda.

konvoi pbb
 

bom barel on daraya

Sejak Kamis, kota yang dikuasai pejuang oposisi yang terkepung di Daraya menerima pengiriman makanan PBB pertama sejak diblokade dari tahun 2012.

Tak lama setelah itu, menurut para saksi mata dan pengawas hak asasi manusia, pasukan Assad membombardir kota Daraya, menjatuhkan bom barel (birmil) secara serampangan dari helikopter ketika warga sedang makan bersama.

“Rezim Suriah melakukan serangan beberapa bom barel di Daraya pagi ini,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Mark Toner.

“Itu terjadi hanya beberapa jam setelah konvoi PBB tiba,” katanya kepada wartawan.

Menurut Toner, serangan Bashar Assad jelas tidak dapat diterima dalam keadaan apapun tetapi dalam kasus ini rezim Suriah juga menghambat pengiriman dan distribusi bantuan yang sangat dibutuhkan.

Toner mengatakan fakta bahwa Assad telah mengizinkan konvoi ke kota sama sekali adalah “positif, tetapi itupun hanya sebagian kecil pengiriman yang diizinkan.

Ia mengatakan bahwa hanya PBB harus memutuskan di mana dan kapan untuk mendistribusikan bantuan dalam wilayah Suriah dan bahwa nasib penduduk lapar tidak boleh dibiarkan rezim.

Sedikitnya 20 orang telah tewas di Aleppo pada Sabtu (11/6/2016) dalam serangan udara yang dilakukan oleh pasukan koalisi pimpinan AS dan rezim Suriah, Bashar Asad, ujar wartawan lokal seperti dilansir Zaman Alwasl.

Sebuah serangan oleh koalisi AS telah membunuh satu keluarga berjumlah 10 orang di desa Khattaf, dekat kota Manbij yang dikepung di pedesaan timur Aleppo. 10 orang lainnya tewas dalam serangan udara oleh pasukan rezim Asad di kota Oroum Al-Kubra dan Kafr Laha, menurut laporan reporter Zaman Alwasl.

Data korban akibat serangan udara AS di pedesaan dekat kota Manbij


Aktivis setempat mengatakan helikopter rezim telah menggunakan selang air yang penuh dengan bahan peledak dan minyak mentah dalam pemboman pada Sabtu (11/6).


Rezim Suriah dibantu pesawat tempur Rusia, lancarkan 3000 serangan dalam dua pekan ini di utara Aleppo, menargetkan posisi mujahidin di wilayah Hayyan, Anadan, Haritan, Kafr Hamra, dan Maarat Al-Artiq. Serangan bertujuan untuk membantu pasukan darat dari milisi Assad menguasai daerah sekitar al-Mallah sampai Kafr Hamra.


 

Iran akan terus mendukung Suriah dalam memerangi kelompok "teroris", Menteri Pertahanan Iran mengatakan pada hari Jumat (10/6).



Mengambil tindakan tegas dan keras melawan terorisme merupakan kebijakan Iran, Brigadir Jenderal Hossein Dehqan mengatakan pada pertemuan dengan Menteri Pertahanan Suriah Fahd Jassem al-Freij, kantor berita Tasnim.
"Berdasarkan permintaan pemerintah Suriah, kami menganggap mendukung pemerintah negara sebagai tugas kita," dia seperti dikutip.
Dukungan Iran untuk pemerintah Suriah bertujuan untuk mewujudkan perdamaian, stabilitas dan keamanan di kawasan Timur Tengah, katanya.
Sementara itu, al-Freij memuji dukungan Iran bagi pemerintah Suriah dalam kampanye anti-teror, dan mengatakan dukungan tersebut akan mengarah pada kemenangan perlawanan terhadap teroris.
Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu dan Menteri Pertahanan Suriah Fahd Jassem al-Freij tiba di ibukota Iran Teheran pada hari Kamis untuk bertukar pandangan mengenai setrategi terbaru dan membahas cara-cara untuk memperkuat perang melawan terorisme.

Media faksi Nur Ad-Din Az-Zanki, yang beroperasi di utara Aleppo, Suriah. Mereka merampas sebuah Tank model T90 ketika berhasil menggagalkan upaya pasukan Assad untuk merebut kontrol atas wilayah al-Mallah, utara Aleppo.

tank T90 rusia

T90 adalah model kendaraan Tank serbu dari generasi ketiga yang dibuat Rusia, dilengkapi dengan meriam kaliber 125 mm, senjata anti pesawat terbang 12,7. Tank mampu berjalan dengan kecepatan 70 km per jam dan di permukaan air dengan kecepatan 10 km per jam, mampu menembakkan rudal Laser, dilengkapi senjata lebih besar dari model sebelumnya.

Operasi militer yang dipimpin oleh gerakan Nur Ad-Din Az-Zanki dan Tajamou Fastqm kemarin (11/6) mampu menggagalkan serangan baru yang dilancarkan milisi Assad pada daerah strategis "al-Mallah" sehingga menewaskan 40 milisi.


Video penjelasan, berhasilnya mujahidin pukul mundur pasukan Assad di al-Mallah

Jaish al-Fath memperketat kontrol atas desa al-Qarasi yang terletak di pedesaan selatan Aleppo, sehingga menimbulkan kerugian besar bagi pasukan Assad baik personil dan materil.

Koresponden ElDorar AlShamia menegaskan bahwa serangan balik yang dilakukan oleh Jaish al-Fath berhasil membunuh sekitar 30 milisi Assad di desa al-Qarasi, menghancurkan dua tank dan  mendapatkan ghanimah sejumlah amunisi. usaha gagal pasukan Assad ini dimulai saat menjelang fajar untuk menyusup ke desa Humaira dan bukit-bukit alQarasi.



(9/6) - FSA hancurkan Tank milik pasukan Assad di pinggiran desa Humaira, menyebabkan ledakan besar.


Anggota milisi syiah Irak, Harakat al-Nujaba, tertangkap dalam pertempuran di selatan Aleppo


gerak maju pejuang Jaish al-Fath mengusir pasukan Assad di al-Qarassi


Menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah, Jabhah Nusrah melalui sayap medianya “شبكة مراسل” menyajikan serial video bertema “The Month of Conquests (Bulan Penaklukan)”.

Jabhah Nusrah mempercayakan tokoh yang sudah tak asing lagi dan sering tampil di sejumlah video yang pernah diluncurkann sebelumnya, Sufyan Al-Muhajir. “The Month of Conquests Series” ditayangkan setiap hari di bulan Ramadhan dengan kisah-kisah berbeda.

Jabhah Nusrah memulai tayangan perdana “The Month of Conquests Series-1″ dengan mengisahkan biografi singkat komandan perang sekaligus sahabat Nabi Muhammad yang mulia, Hamzah bin Abdil Muthalib, yang gugur dalam perang Uhud.

Ada juga penaklukan Belgrade ibu kota Serbia, yang dipimpin oleh Sulaiman Al-Qanuni (pada masa Khalifah Ottoman) pada abad ke-16. Serta Penaklukan Shaqhab yang dipimpin oleh Sultan Annasir Muhammad melawan tentara Mongol yang dipimpin oleh Qutlugh Shah terjadi hari kedua Ramadhan.

Untuk soal durasi, tidak berlangsung lama. Al-Bashira Production Media Center milik Jabhah Nusrah sampai video keempatnya, hanya menampilkan durasi yang kurang dari lima menit. Kini, channel Youtube tersebut telah diikuti oleh lebih dari 100 orang.

Di hari ketiga, Sufyan Al-Muhajir mengangkat penaklukan pulau Radhus oleh angkatan laut Muslim yang dibangun oleh Muawwiyah bin Abi Sufyan pada tahun 53 H. Penaklukan tersebut menjadi kemenangan yang amat gemilang, jelas Sufyan Al-Muhajir. Karena selain dilakukan tepat pada bulan suci Ramadhan, penaklukan tersebut telah memperkuat wilayah laut kaum Muslimin kala itu.

“Kaum muslimin memulai penaklukan tersebut, dan dimenangkan Allah SWT pada tahun 53 H. Pulau itu pun lantas menjadi benteng pertahanan di perairan Muslimin,” papar Sufyan Al-Muhajir dalam “The Month of Conquests Series-3″.

Dipenghujung video, Jabahah Nusrah tak lupa selalu menampilkan ungkapan, “Jangan lupakan kami dalam doa kalian”.

Serial video yang disajikan Jabhah Nusrah, bisa diakses di channel video ini.

Aliansi oposisi “Fath Halab” yang fokus dalam penaklukan Aleppo, menghimbau penduduk setempat untuk tidak menggelar shalat tarawih pada Ramadhan tahun ini. Hal itu untuk menghindari berkumpulnya warga dalam satu tempat sehingga menjadi sasaran empuk jet tempur Suriah dan Rusia.

Dikutip dari laman Aranews pada Senin (06/06), keputusan itu diambil menimbang serangan Rezim Suriah yang masih terus berlangsung di setiap hari, mengancam nyawa penduduk sipil yang hendak melakukan shalat tarawih berjamaah.

Fath Halab juga menghimbau kepada tokoh-tokoh dunia untuk menekan rezim Suriah agar menghentikan praktik pembantaian terhadap rakyat Suriah serta kembali memulihkan gencatan senjata yang berlaku di Aleppo, terutama di bulan Ramadhan.



“Sesungguhnya dunia diam melihat praktik kriminal pasukan rezim dan sekutunya di kota Aleppo dalam serangannya yang masih berkelanjutan,” tegas Fath Halab.

Tuntutan Fath Halab tersebut diajukan agar dapat terealisasikan di seluruh Suriah, khususnya di Aleppo. Mengingat dalam lima bulan terakhir serangan terhadap sipil di Aleppo terus meningkat.

“Hentikan tindak kriminal yang masih terus menerus dilakukan rezim dan milisinya, yang telah berlangsung lebih dari lima bulan,”sambungnya.

Sementara itu, penduduk Aleppo diminta agar terus waspada, menghindari keramaian atau perkumpulan, mengingat ancaman dan serangan dapat terjadi kapan saja.

Selain itu, penduduk sipil di daerah-daerah yang di blokade rezim di Aleppo dihimbau agar menjauhi lokasi perkumpulan pasukan rezim dan milisinya, serta semua titik yang menjadi area operasi dan target serangan rezim.

Sebelumnya, Badan hukum dan wakaf di kota-kota Aleppo dan Idlib mengumumkan meliburkan shalat Jumat. Karena takut serangan udara menargetkan jamaah selama solat dan dapat mengakibatkan korban jiwa dari kalangan sipil.

Sementara itu, organisasi internasionl memaksa rezim untuk kembali melakukan kencatan senjata dan menghentikan seranga udara yang telah menyebabkan banyak korban jiwa di Aleppo dan sekitanya di Suriah Utara.

Fath Halab merupakan aliansi oposisi yang dibentuk untuk membebaskan Provinsi Aleppo. Tergabung sekitar 21 oposisi dalam aliansi yang dibentuk pada bulan Mei 2015 ini. Termasuk diantaranya Ahrar Syam, Jaysul Islam, Faylaq Syam, Gerakan Nuruddun Zanki, Jaysul Mujahiddin dan lainya.

Aleppo (7/6) - untuk mengamankan Jalan Castelo, mujahidin yang tergabung dalam koalisi Jaish al-Fath berhasil hancurkan Senjata Cannon 130mm, menggunakan misil kornet ATGM.



Sementara itu, Brigade al-Furqan menargetkan bandara Nairab dengan meluncurkan roket Grad.

Pada Selasa (7/6/2016), tiga petinggi militer rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Asad tewas di tangan pejuang Suriah di Jabal Turkmen, pedesaan Latakia, ujar laporan media lokal.

Sumber mengatakan bahwa misil yang ditembakkan oleh pejuang Suriah di dekat kota Kasab, menargetkan mobil yang membawa dua pejabat militer dan seorang brigadir jenderal dari Pertahanan Nasional Suriah di daerah Jabal Turkmen dan menewaskan ketiganya, lansir ElDorar AlShamia.

Brigadir Jenderal Mudar Ali Jouriya, Brigadir Jenderal Ghassan Bishara dan Kapten Amjad la-Sheikh, tewas dalam serangan tersebut.

Jet tempur Rusia dikabarkan menjatuhkan bom Fosfor atau Cluster ke kota Anadan, pedesaan Aleppo. Belum diketahui jumlah korban akibat korban bom yang dilarang internasional itu.

Jurnalis independen Suriah, Hadi Al-Abdallah, beberapa jam lalu (Rabu, 08/06/2016) memosting sejumlah video yang melihatkan semacam bom Fosfor atau Cluster dijatuhkan dari udara. Bom tersebut menghantam sasarannya seperti air yang menghantam tanah.

“Lihatlah, jet tempur Rusia menargetkan Kota Anadan di pedesaan Aleppo pada hari kedua berturut-turut dengan bom Fosfor, yang dilarang internasional,” tulis jurnalis yang pernah diundang untuk mewawancarai pemimpin Jabhah Nusrah dalam akun Twitternya dengan menyertakan rekaman video.



Kantor Media Kota Anadan, seperti dilansir portal Shahed-ayan.com, melaporkan sedikitnya 20 serangan udara menghantam Kota Anadan, beberapa di antaranya menggunakan bom Fosfor dan Cluster. Bersamaan dengan itu, pasukan Assad yang berada di kota Handarat yang berdekatan menghujani dengan mortir dan roket. Akibatnya kebakaran hebat melanda kota tersebut.

Senin (6/6), Beberapa faksi mujahidin di Daraya, berhasil menggagalkan upaya pasukan Assad untuk menyerbu kota.

daraya damaskus syria

Laporan Eldorar Al-Shamiya bahwa Mujahidin telah menghancurkan dua tank dan sebuah kendaraan Chilka, serta menewaskan sedikitnya delapan milisi pasukan Assad, termasuk seorang perwira. Pertempuran terjadi sejak pagi hari dan berlangsung selama lebih dari tujuh jam.
 
Pasukan Assad menargetkan kota Daraya dengan lebih 14 rudal dan sekitar 300 mortir yang diiringi majunya sejumlah pasukan.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget