Halloween Costume ideas 2015
May 2016

Pada hari senin (30/5) mujahidin berhasil gagakan milisi Assad yang didukung pesawat tempur Rusia untuk maju melakukan serangan di Tal al-Hadad, daerah Jabal al-Akrad Provinsi Latakia.

mujahidin ahrar syam
 Sumber-sumber militer Rezim mengatakan bahwa pertempuran sengit pecah hari ini di front Tal al-Hadad. Mujahidin yang diwakili Ahrar al-Sham dan Jaysh al-Naser di satu sisi melawan pasukan Assad yang didukung milisi asing di sisi lain. Pertempuran ini mengakibatkan tewasnya sekitar 20 pasukan Assad, dan melukai yang lainnya.

Perlu dicatat bahwa upaya pasukan Assad untuk maju menguasai daerah Tal al-Hadad, menggunakan semua senjata berat dan pesawat tempur serta helikopter, mengalami kegagalan berulang kali.

Sekelompok militan Kurdi pada hari Senin (30/5) mengumumkan formasi anti-Rezim dan memisahkan diri dari milisi Kurdi PYD di utara Suriah.



Kelompok ini menamakan dirinya "Brigade Pejuang Kurdi" dan yang akan menjadi respon terhadap semua upaya untuk membangkitkan perpecahan antara Arab dan Kurdi di Suriah, terutama di kota Afrin.


Menurut juru bicara Brigade melalui rekaman video bahwa "tujuan batalion adalah untuk melawan rezim Assad dan Unit Demokratik Partai (PYD) dengan segala kejahatan yang memecahbelah kesatuan wilayah Suriah. Beliau juga menyerukan semua pemuda Kurdi untuk bergabung dalam formasi ini menjadi wakil rakyat Kurdi sebenarnya di Suriah.


Perlu dicatat bahwa Unit Demokratik Partai (PYD) telah melakukan banyak pelanggaran terhadap Warga Arab dan Kurdi di Suriah, yang terbaru adalah pendudukan kota Ainul Arab dan desa-desa serta kamp pengungsi, seperti yang terjadi di utara Raqqa dan utara Aleppo.

Jabhah Nusra rilis sebuah video singkat situasi terakhir di Khan Tuman. Video diunggah kemarin (28/5) mengabarkan posisi mujahidin Jabhah Nusra di front terdepan melakukan aktivitas ribat, siap mempertahankan wilayah Khan Tuman dari serangan darat Garda Revolusi Iran dan milisi pendukung Assad lainnya.




milisi syiah serang khan tuman aleppo
 "Barang siapa yg melakukan ribath (berjaga di perbatasan musuh) di jalan Allah satu malam lebih baik maka ia seperti mengerjakan puasa & shalat seribu malam". [HR. Ibnumajah No.2756].

Pesawat tempur AS pada hari Sabtu (28/5), menargetkan markas besar pejuang FSA di pinggiran kota Marea Aleppo pedesaan utara, yang mengakibatkan korban meninggal dan luka-luka.

Sumber ElDorar AlShamia menegaskan bahwa seiring dengan kemajuan ISIS menuju kota Marea, pesawat-pesawat tempur AS melakukan serangan udara pada salah satu basis dari pejuang FSA, sehingga menewaskan tujuh pejuang dan lainnya terluka.
 

Perlu disampaikan juga, puluhan warga sipil tewas dalam pemboman pesawat tempur AS selama 48 jam terakhir di kota Marea ini.

isis_ypg_fsa

Sementara itu wilayah lainnya di pusat kota Aleppo mendapat serangan udara dari pesawat tempur Rezim secara intensif.

 

Milisi Irak Harakat al Nujaba membombardir posisi oposisi di Khan Tuman, sebelah barat daya Aleppo, pada 25 Mei. Serangan ini terjadi sebelum tentara rezim Asad dan milisi sekutunya melancarkan serangan darat untuk untuk merebut kembali kota itu, sebagaimana dilansir LWJ, Sabtu (28/5/2016).


milisi syiah serang khan tuman aleppo

Media Iran kembali mengklaim pada Jum’at (27/5) bahwa unit rudal Harakat al Nujaba membombardir kota Khan Touman dan secara sporadis sebelum melakukan operasi darat. Namun, media itu membantah laporan bahwa operasi penuh untuk merebut kembali kota itu telah dimulai.

Menurut media Iran, rudal Harakat al Nujaba pada 25 Mei berhasil menghancurkan dua tank, pengangkut personel lapis baja, dan meriam 23 milimeter yang dipasang pada truk teknis milik Jabhah Nusrah. Harakat al Nujaba juga dilaporkan berhasil menghancurkan sebuah kendaraan lapis baja BMB milik Jaisyul Fath dengan sebuah rudal pemandu anti-tank Kornet. Media Iran mengklaim bahwa milisi Harakat a Nujaba telah membunuh 23 orang dan melukai 18 pejuang Jabhah Nusrah.

(28/5) - Pertempuran sengit terjadi di utara Aleppo dalam dua hari ini, dimana ISIS melakukan serangan ofensive ke beberapa desa yang dikuasai pejuang FSA dan Faksi Islam. Berikut ini beberapa dokumentasi yang diunggah pejuang FSA dalam mempertahankan wilayahnya dari gempuran milisi ISIS.

28 mei utara aleppo isis vs fsa
update (28/5/2016) Situasi wilayah dan pertempuran di utara Aleppo








Milisi dari kelompok ISIS memasuki benteng besar oposisi Suriah di utara negara itu pada hari Sabtu (28/5). Mereka terlibat bentrok dengan pejuang FSA dan Mujahidin di wilayah Marea di dekat perbatasan Turki. Ini adalah serangan ISIS yang paling signifikan dalam dua tahun terhadap pejuang, meskipun ISIS telah banyak kehilangan wilayah di tempat lain di negara ini dan di Irak.

Kota Marea telah lama dianggap sebagai benteng kekuatan revolusioner Suriah berjuang untuk menggulingkan Rezim Assad. Masuknya ISIS ini menggarisbawahi kelemahan kelompok-kelompok yang berjuang di bawah bendera FSA yang telah berjuang untuk bertahan hidup.

Lebih dari 160.000 warga sipil telah terperangkap oleh pertempuran, yang juga memaksa evakuasi salah satu rumah sakit yang tersisa di daerah itu, yang dijalankan oleh Dokter organisasi medis internasional Without Borders.

Pada hari Sabtu, ISIS melancarkan dua pemboman yang menargetkan kekuatan oposisi di dekat Marea, menurut kantor berita pro-ISIS Aamaq. Menyusul pemboman itu, ISIS memasuki Marea dan pertempuran mulai pecah di dalam kota, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah media oposisi yang melacak perang sipil Suriah.

Dr Abdel Rahman Alhafez, yang mengepalai salah satu rumah sakit yang tersisa di Marea, mengatakan kota itu telah dikepung oleh koalisi Assad dan rumah sakit di bawah ancaman sejak Jumat. “Kami membutuhkan perlindungan mendesak untuk rumah sakit atau jalan keluar,” katanya dalam sebuah pernyataan email.

Kontrol baru ISIS di Marea dan juga Azaz, benteng penting bagi pejuang oposisi di utara kota Aleppo, merupakan pukulan bagi oposisi saat sedang dikepung oleh lawan dari semua pihak.


isis serang marea aleppo

Pada hari Jumat, ISIS menyerang enam desa di dekat Azaz, yang memicu pertempuran sengit. Dalam beberapa bulan terakhir, kelompok pejuang di Azaz —yang meliputi pejuang FSA bersama dengan beberapa Faksi Islam telah terjepit di antara ISIS di timur dan pasukan Kurdi di sebelah barat dan selatan, sementara Turki membatasi arus barang dan orang melalui perbatasan.

isis_ypg_fsa

Faysal Itani, senior di Atlantic Council Rafik Hariri Pusat untuk Timur Tengah dalam analisisnya mengatakan bahwa dalam kasus ini ISIS sejalan dengan Assad.

“Dengan ketatnya pengepungan di kota Marea, ISIS telah mengikuti jejak rezim Assad yang menggunakan pengepungan kota-kota sebagai senjata perang,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AP.

Menteri Luar Negeri Turki, Molod Jawish Davutoglu sampaikan kritik pedas terhadap politik Amerika Serikat. Milisi Kurdi YPK di Suriah yang mendukung Rezim Assad mendapat dukungan dari Amerika. 

Foto-foto tentara AS yang berada di desa al-Fatse, utara provinsi Raqqa. Mereka terlihat menaiki kendaraan militer bersama dengan milisi YPK. dan mengenakan pakaian militer dengan logo milisi Kurdi YPK.

tentara amerika dukung ypg
 
tentara amerika dukung ypg


"Kami menolak apa yang telah dilakukan Angkatan Darat AS mengenakan pakaian berlogo organisasi teroris YPK di Suriah". Menteri Luar Negeri Turki mengatakan. "Kami menyarankan mereka (Amerika Serikat) juga memakai logo ISIS ketika berada di Suriah, dan memakai logo Boko Haram ketika berada di Afrika. Jawish Davutoglu menambahkan "ini adalah kebijakan dengan standar ganda, ini adalah kemunafikan."


Milisi ISIS melakukan serangan besar menargetkan posisi pejuang FSA pada malam kemarin (27/5) di Pedesaan utara, Aleppo.

Koresponden ElDorar AlShamia melaporkan bahwa kelompok ISIS mengambil alih kota-kota seperti Kaljibrin, Kaferkalbin dan Alelmya al-Buhuth. Mereka memotong jalan antara kota Mare` dan Izaz, sementara pejuang FSA melancarkan serangan balik dan mampu menguasai kembali beberapa titik di kota Kaljibrin.

Kota Mare` telah terisolasi dari sisa pedesaan Aleppo yang dikuasai pejuang FSA, dimana dikepung oleh ISIS dari timur, selatan dan sisi utara, sedangkan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan milisi Assad mengepung kota itu dari barat.


update (27/5) situasi di utara Aleppo.


Koresponden jaringan berita ElDorar AlShamia melaporkan bahwa koalisi mujahidin di Ghouta menguasai delapan pos pemeriksaan militer di daerah Khan al-Sheeh. Pertempuran terjadi pada hari Kamis (26/5).


 

Pertempuran ini dalam upaya mujahidin memecah pengepungan pasukan Rezim di pinggiran Damaskus, sehingga mampu menyatukan dengan wilayah mujahidin lainnya.

Faksi yang ikut serta dalam pertempuran ini adalah Ahrar al-Sham, Ajnad al-Sham, dan Jabhah Nusra. Pertempuran sengit melawan pasukan Assad terjadi beberapa jam dimana mujahidin berhasil merebut Kendaraan Tank T-72, kendaraan PMB dan Chilka, serta menewaskan sedikitnya 10 milisi pasukan Assad.


Video dari mujahidin Ahrar Syam di pedesaan Dirkhabiyah, Khan al-Sheeh

Beberapa serangan udara Jet Rusia menghantam kota-kota utara provinsi Aleppo pada Kamis pagi (26/5) bertepatan dengan puluhan bom barel dijatuhkan oleh helikopter Rezim telah mengakibatkan korban sipil.

Koresponden dan ElDorar AlShamia melaporkan bahwa delapan bom barel jatuh di daerah yang tersebar di Huraytan menyebabkan beberapa korban selain kerusakan fisik rumah-rumah sipil dan toko-toko komersial.
Enam bom barel jatuh di kota Kafr Hamra tanpa menyebabkan cedera, dan sejumlah cedera sipil di Anadan karena jatuhnya dua bom barel.




Karena tidak memiliki rudal anti pesawat, mujahidin mencoba menembaki pesawat termpur dengan senjata seadanya.

Pada Rabu (18/5/2016) pasukan rezim memulai upaya kembali untuk menguasai sebuah bukit di jabal Akrad, utara Latakia. Adalah upaya untuk keenam kalinya melakukan serangan ke bukit tersebut, lansir Arab21.

Serangan itu menggunakan berbagai jenis senjata berat, ujar kelompok pemantau, dilawan oleh pertempuran sengit dari berbagai faksi mujahidin Suriah.

Dalam sebuah wawancara kepada petugas pers salah satu faksi mujahidin Ali Alhfawi, bahwa mujahidin bertempur sejak pagi untuk menghadang serangan oleh pasukan rezim.

Alhfawi menunjukkan bahwa pasukan rezim menguasai sejumlah titik, tapi beberapa saat kemudian “kami mampu memulihkan semua daerah yang diduduki oleh pasukan rezim dan pertempuran masih berlanjut sampai dengan sekarang”.

Alhfawi mengatakan bahwa rezim mencoba untuk evakuasi mayat dan anggota mereka yang terluka, dan penembakan intensif terus diluncurkan, termasuk penembakan roket dan senjata berat di sekitar bukit.


Latakia - Sebuah Truk dengan muatan amunisi dan pasukan Assad, berhasil dihancurkan dengan senjata rudal TOW

Pasukan Assad bersama Brigade Zulfikar, milisi syiah dari Irak melakukan serangan pada Selasa (17/5) menargetakan kota Daraya, pedesaan Damaskus, dan mampu menguasai beberapa bangunan. Namun tidak butuh waktu lama, mujahidin melakukan serangan balik sehingga mampu mengusir mereka.

Koresponden ElDorar AlShamia melaporkan bahwa serangan dimulai pada siang hari pada hari Minggu, di mana pasukan Assad dan brigade Zulfikar menyerang dari arah selatan kota. Pertempuran berlangsung selama 16 jam dan berakhir dengan sampai waktu fajar dimana mujahidin mampu mengambil alih kembali beberapa bangunan.  Banyak elemen tewas dari pasukan al-Assad dan milisi Irak tersebut, diperkirakan lebih dari 16 orang.

Sementara itu sedikitnya 80 pasukan Assad tewas dan 170 lainnya terluka dalam pertempuran yang sedang berlangsung di kota Khan Al-Sheeh, di pinggiran barat Damaskus, ujar aktivis Suriah.

Komite koordinasi lokal (LCC) mengatakan pasukan rezim berencana untuk menyerbu Khan Al-Sheeh, wilayah kunci di Ghautah Barat, dengan dukungan pesawat tempur Rusia dan milisi sekutu mereka.

Namun, beberapa faksi mujahidin telah memberikan kekalahan memalukan pada pasukan rezim, menurut aktivis Suriah, karena sekitar 250 orang dari kubu pasukan rezim Asad telah tewas dan terluka, lansir Zaman Alwasl pada Kamis (19/5/2016).

Aktivis Diaa’ Assoud mengatakan helikopter rezim menjatuhkan sekitar 50 bom barel di Khan Al-Sheeh dalam dua hari terakhir saat jet tempur Rusia melakukan enam serangan pada Rabu (18/5).

Situasi di Pinggiran Barat Damaskus, warna hijau menunjukan wilayah yang dikuasai mujahidin

Sedikitnya 59 warga sipil tewas pada Selasa (17/5) dalam penembakan dan serangan udara oleh rezim Assad dan pesawat tempur Rusia di beberapa daerah di Suriah.

Komite Koordinasi Lokal (LCC) melaporkan bahwa 21 orang tewas di Aleppo dalam serangan udara di lingkungan Sukari, sementara lainnya 18 orang di Ghouta barat, pedesaan Damaskus, 8 orang di Homs, 5 orang di Hama, 3 orang di Idlib, 3 orang di Hasakah, serta 1 orang di Daraa.


Serangan udara di pedesaan selatan Hama



LCC juga mendokumentasikan kematian sembilan wanita dan tujuh anak-anak dan satu orang di bawah penyiksaan Rezim Assad.

Pembebasan Khan Touman, selatan Provinsi Aleppo pada pekan lalu menjadi pukulan telak bagi pasukan Assad termasuk Garda Revolusi Iran.

Video durasi 6 menit 18 detik ini adalah rilisan dari kelompok mujahidin Jund al-Aqsa, yang ikut bergabung dalam pertempuran bersama koalisi Jaish al-Fath.



 Video dokumentasi mujahidin Jund al-Aqsa yang turut serta dalam pertempuran

Video diawali dengan diamnya Dunia Internasional menyaksikan Kekejaman Bashar Assad terhadap warga sipil di Provinsi Aleppo. Puluhan serangan udara dari pesawat tempur Rusia dan Rezim Suriah menghancurkan bangunan dan menewaskan korban tak berdosa.

Pembebasan Khan Touman menjadi titik balik dan hikmah tersendiri akan persatuan semua faksi mujahidin di Suriah. 

Pasukan Assad dan milisi dari Liwa al-Quds mengalami kerugian pada hari Selasa kemarin (17/5) dalam serangan bom yang dilakukan oleh mujahidin di front Handarat, Aleppo.

Koresponden ElDorar AlShamia menegaskan bahwa mujahidin meledakkan ranjau darat yang ditanam sebelumnya di garis depan Handarat sehingga mengakibatkan pembunuhan dan melukai banyak elemen Liwa al-Quds ketika mencoba untuk bergerak maju.

Di sisi lain, Kelompok Nurudin Zanki berhasil menewaskan sedikitnya 18 milisi pasukan Assad saat mereka mencoba masuk ke kamp Handarat.




Video pertahanan dari kelompok Nurudin Zanki

Perlu dicatat bahwa pasukan Assad dan milisi Liwa al-Quds telah gagal lebih dari 5 kali menggempur wilayah Handarat dan menderita kerugian dengan tewasnya 70 sd 100 personil.

Mujahidin menguasai beberapa lokasi di mana pasukan al-Assad ditempatkan dekat kota Hirbnafsah di pedesaan selatan Provinsi Hama. Operasi dilakukan dengan serangan mendadak sehingga mengejutkan pasukan Assad.
 
Mujahidin menguasai wilayah stasiun kereta api di sebelah timur Hirbnafsah, di samping bangunan perumahan, dan mengambil alih peternakan unggas di mana pasukan Assad ditempatkan di utara Hirbnafsah.


Posisi Rezim yang dikuasai Mujahidin diantara Desa Harbinafsah dan Desa Zara, termasuk didalamnya bangunan stasiun kreta api

(17/5) - Mujahidin merilis kerugian pasukan Assad, dimana 60 milisi tewas dan beberapa kendaraan berhasil dihancurkan

Aliansi mujahidin di Homs melancarkan serangan balasan  terhadap pasukan rezim Assad di kota al-Zara, pedesaan selatan provinsi Hama.

Hama Media Center dan lembaga Hama News mengatakan bahwa aliansi mujahidin yang terdiri dari Ahrar al-Syam, Jabhah Nushrah, Faylaq Homs, Liwa’ Rijalullah dan Ahlus Sunnah Wal Jamaah telah menghancurkan tank rezim dan membunuh sejumlah tentara.



Selain menghancurkan tank, rudal para mujahidin juga menghancurkan senapan mesin (23 mm) selama bentrokan. Sumber setempat menuturkan bahwa sebelas milisi pro rezim juga tewas ketika terjadi ledakan di sekitar desa.

Di sisi lain, sejumlah jet tempur Rusia dan rezim Assad membom beberapa desa dan daerah di sekitar al-Zara dengan rudal.


Lebih dari 15 serangan udara dilancarkan Jet Tempur Rusia di Desa Zara

Sementara itu, Pemerintah rezim Assad kembali mengerahkan puluhan kendaraan berat dan senapan mesin serta membawa 200 milisi untuk melakukan penyerangan ke al-Zara.

Ratusan tentara Iran dikabarkan telah tiba di kota Aleppo melalui bandara militer Nairab. Pengerahan personel tambahan ini bertujuan untuk membalas kerugian yang diderita Rezim dan sekutunya selama operasi Aleppo di beberapa pekan terakhir.

Peningkatan jumlah ini datang dari pernyataan Komandan Garda Revolusi Iran Qassem Sulaimani, bahwa Iran akan terus membantu Rezim Suriah untuk mendapatkan kembali daerah-daerah strategis yang hilang. Terutama kota Khan Tuman yang direbut awal bulan ini.

Sumber dari Rezim mengatakan bahwa sekitar 500 militan Iran tiba di bandara Nairab, Timur Aleppo pada Sabtu pagi, setelah bertolak dari bandara Damaskus dengan mengunakan pesawat Syrian Air, seperti dikutip dari Arabi21 pada Ahad (15/04).

Sumber yang enggan disebut namanya karena alasan keamanan itu mengatakan bahwa pasukan Iran disambut di bandara Nairab dengan pengamanan yang ketat. Pengawasan langsung dilakukan oleh Fadi Abbas pejabat bandara, dan Mohammed Saeed selaku pemimpin Brigade Al Quds Palestina yang bertempur bersama pasukan Rezim dan jajaran petinggi Iran lainnya.

Dalam dua hari ke depan, pasukan itu akan dijadwalkan bergabung dengan Rezim dan milisi Syiah Hizbullah Lebanon di pedesaan selatan Aleppo, untuk memulai kembali operasi perebutan kontrol wilayah Khan Tuman dari Jaisyul Fath.

Sementara itu, Muhanna Jafaalah, panglima Brigade Abu Amarah yang beroperasi di Aleppo mengatakan bahwa semua faksi-faksi mujahidin telah mengetahui sebelumnya tentang pergerakan dan persiapan pasukan Iran untuk merebut kembali Khan Tuman. Beliau menyatakan Khan Tuman akan menjadi kuburan yang baru bagi pasukan Iran.


Ribat mujahidin di Khan Touman, memantau pergerakan musuh dan siap menghadapinya di front terdepan
 
iran death in khan touman aleppo
Foto beberapa petinggi militer Iran yang tewas di Khan Touman pekan lalu

Pasukan Assad mengalami kerugian pada senin pagi ini (16/5), ketika upaya mereka gagal untuk merebut kembali wilayah Zara, pedesaan utara Homs.

zaara homs syria 1

 ElDorar AlShamia melaporkan bahwa pertempuran sengit meletus setelah fajar hari ini dalam upaya pasukan Assad dan milisi dari "pertahanan nasional" untuk masuk ke pinggiran desa. Mujahidin menghadang mereka dengan menghancurkan sebuah tank di front al-Mdajen, membunuh dan melukai sedikitnya 35 milisi, sebagian besar milisi dari "pertahanan nasional".







Perlu dicatat, wilayah pedesaan Zara berhasil dikuasai mujahidin pada hari kamis (12/5). Pertempuran terus berlanjut dimana Pasukan Assad melakukan serangan balik untuk merebutnya kembali.

Pasukan rezim Suriah pada Sabtu (14/5/2016) mulai melancakan operasi yang bertujuan untuk merebut kembali Darayya, pinggiran kota yang terletak sekitar 8 kilometer sebelah barat daya Damaskus, menurut sumber-sumber lokal.



Operasi serangan ini mendapat perlawanan sengit dari koalisi mujahidin di Darayya sehingga mengakibatkan tewasnya 15 pasukan Assad. Media Rezim bahkan melaporkan tewasnya Hussein Issa, komandan Garda Nasional Arab dari Aljazair yang ikut bergabung dalam pasukannya.

husein issa
husein issa mati

Kekalahan Garda Revolusi Iran di Khan Tuman Suriah mengundang respon luas di dalam negeri Iran. Publik terbagi antara mendukung dan mengecam pengiriman pasukan ke Suriah.


mayat milisi iran

Keluarga yang kehilangan anaknya atau familinya ditawan dalam pertempuran Khan Tuman memprotes gubernur provinsi Mazandaran di utara negara itu karena anak-anak mereka telah tewas di Suriah. Keluarga korban tewas dari pasukan Garda Revolusi tidak pernah tahu partisipasi anak-anak mereka dalam perang di Suriah. “Apa yang terjadi dengan anak-anak kita adalah akibat pengiriman mereka ke Suriah,” keluh mereka.

Hamid Sher Muhammadi, salah satu elemen Garda Revolusi yang kembali dari Khan Tuman, mengatakan kepada media Iran Jam-e Jam, Garda Revolusi tidak pernah memberikan informasi kepada keluarga anak-anak yang dikirim ke Suriah.

“Ketika saya pergi ke Suriah, saya tidak memberi tahu kepada seorang pun dari keluarga saya dan bahkan istri saya. Saya hanya mengatakan kepadanya bahwa saya akan pergi ke kota Mashhad, bukan ke Suriah,” ungkapnya.

Menanggapi protes tersebut, Hujjatul Islam Kazhimi, salah satu pejabat Iran yang mengawasi kegiatan militer Iran di Suriah, mengumumkan penghentian untuk mengirim pasukan militer dari provinsi Mazandaran ke zona perang di Irak dan Suriah.

Kadzimi mengatakan, “Setelah peristiwa ini, beberapa komandan Pengawal Revolusi provinsi Mazandaran menyampaikan keluhan luas dan sebagian menyalahkan Sulaimani. Protes ini akan disampaikan kepada komandan Pasukan Quds Jenderal Qasim Sulaimani.”

Perlu dicatat bahwa 13 anggota Garda Revolusi Iran yang tewas atau ditangkap dalam Pertempuran Khan Tuman Suriah berasal dari provinsi Mazandaran Iran.

(15/5) - Koresponden ElDorar AlShamia melaporkan bahwa mujahidin mampu mengambil kendali desa Tal Hussein dan Sheikh Reeh di wilayah utara Aleppo, dekat perbatasan Turki

Dalam 48 jam terakhir laporan meningkat menjadi lima desa, dimana pedesaan Yahmul, Yaezer dan Frezya berhasil dikuasai.


Serangan menargetkan milisi ISIS di desa Yahmul


Serangan menargetkan milisi ISIS di desa Frezya

Pertempuran melawan milisi ISIS di bagian tenggara kota Azaz memiliki arti yang sangat penting, karena mujahidin juga harus mempertahankan kota Bab al-Salama dari serangan pasukan Kurdi, PYD yang didukung pesawat tempur Amerika.


Mohsen Rezai, Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Iran mengatakan bahwa untuk “membebaskan” Aleppo bukanlah misi yang mudah, menambahkan bahwa hal tersebut terkait dengan tanah Turki dari beberapa arah.


iran -mohsen rezai

Laporan datang setelah kerugian besar yang dialami oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) selama pertempuran untuk memperebutkan kota strategis Khan Tauman yang terletak di pedesaan selatan Aleppo, di mana jumlah pasukan IRGC yang tewas diperkirakan lebih dari 80 orang, selain tewasnya puluhan milisi Syiah pendukung rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Asad, menurut laporan ElDorar AlShamia pada Ahad (15/5/2016).

Sementara itu, media Iran mengeluarkan laporan yang menyebutkan bahwa Iran berniat untuk mengirim 100 perwira baru dari Garda Revolusi ke Suriah dan Irak untuk ikut serta dalam pertempuran, dimana menunjukkan penurunan tajam dalam kader yang telah dikirim sebelumnya.

Di Jabal Turkmen, wilayah utara Provinsi Lattakia, 2 hari berturut-turut mujahidin hadapi serangan ofensive yang dilancarkan Pasukan Assad dengan dukungan serangan udara pesawat tempur Rusia. Mujahidin menyatakan pada hari Ahad (15/5) berhasil membunuh 10 pasukan Assad dan melukai beberapa lainnya dalam sebuh kendaraan yang mencoba bergerak maju di Tell Hadad.




FSA divisi 2 - tembakan sejumlah roket menargetkan posisi pasukan Assad

Setelah ke-3 kalinya pasukan Assad dari milisi Liwa al-Quds gagal menguasai kamp Handarat pada kamis (12/5), Kini Rezim memfokuskan serangan udara di sekitar Kamp Handarat yang dikuasai oleh mujahidin. Kawasan tersebut menjadi area strategis karena dekat dengan rute terakhir yang dikuasai mujahidin di Aleppo. Setidaknya, lima 5 tewas dalam serangan tersebut.


Kerusakan total sejumlah bangunan akibat serangan udara Rezim setiap hari

(13/5) - Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), kelompok pemantau perang Suriah mengklaim dalam laporannya bahwa serangan udara AS menargetkan bandara militer di barat laut Suriah yang didominasi oleh Jabhah Nushrah dan faksi jihad lainnya, telah menewaskan 16 anggota Jabhah Nushrah, termasuk seorang pemimpin senior JN, lansir Arab21.

Menurut direktur Observatorium Rami Abdurrahman, bahwa pesawat-pesawat tempur AS tersebut melakukan lebih dari 60 serangan di bandara Abu Al-Duhur yang direbut oleh beberapa faksi Mujahidin Suriah beberapa waktu lalu.


Jabhah Nushrah dan faksi Islam yang bertempur dibawah payung Jaisyul Fath, sepenuhnya mengendalikan bandara militer Abu Al-Duhur yang merupakan pusat kekuatan rezim militer di provinsi Idlib.

Surat kabar Al-Akhbar Libanon melaporkan bahwa komandan besar “Hizbullah”, Mustafa Badr Ad-Din tewas pada saat fajar pada Jumat (13/5/2016). Media melaporkan bahwa Badruddin tewas di dekat bandar udara internasional Damaskus, lansir Arab21.

mustafa badrudin komandan hizbullah

Tidak ada laporan rinci mengenai penyebab kematiannya. Pernyataan oleh “Hizbullah” tidak mengatakan kapan, dimana dan bagaimana ia tewas, hanya mengatakan bahwa ia akan kembali dari Suriah sebagai “martir”, seperti dilansir Reuters.

Mustafa Badr Ad-Din lahir pada tahun 1961 di kota Konidia, iya juga merupakan ipar dari komandan militer “Hizbullah” Imad Mughniyah, yang masuk ke dalam gerakan Fatah di Beirut, kemudian bergabung dengan “Hizbullah” .

Badr Ad-Din dijuluki dengan nama “Zulfikar”, juga dikenal dengan beberapa nama, termasuk Elias Fuad Saab dan Sami Issa, dan diyakini menjadi penyanyi Khalifa Mughniyah pada tahun 2008 di Damaskus .

Dia pernah ditangkap di Kuwait pada tahun 1983 atas tuduhan pemboman kedutaan besar AS di Kuwait, ia masuk ke Kuwait dengan paspor Libanon dengan nama Elias Saab, ditangkap bersama 17 tersangka lainnya.

Dijatuhi hukuman mati atas tuduhan mendalangi serangan, kemudian pihak berwenang dipaksa untuk melepaskan Badr Ad-din dan anggota “Hizbullah” lainnya yang dipimpin oleh Imad Mughniyah.

Badr Ad-Din melarikan diri dari penjara pada tahun 1990 selama invasi Kuwait dan kemudian kembali sebagai pengawal revolusi Iran ke Beirut .

Ia menerima pendidikan di sekitar Isfahan, dan telah bekerja selama bertahun-tahun dengan Qassem Soleimani dari Garda Revolusi Iran yang juga mengirimkan pasukannya ke Suriah untuk mendukung rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Asad dalam membantai kaum Muslimin Suriah.

Aleppo - Gerakan Nurudin Zanki bersama faksi lain telah menerbitkan cuplikan video yang menunjukkan tentara rezim Suriah dan milisi Liwa alQuds melarikan diri setelah gagal melakukan serangan di Handarat, Pedesaan Utara Aleppo.



Pertempuran ini (12/5) adalah upaya ke-3 milisi Assad untuk menyerang Kamp Handarat. Dengan tujuan mencapai Jalan Castello dan memaksa pengepungan atas kota Aleppo.



Mujahidin berhasil memasuki kembali garis depan Kamp Handarat. Sedikitnya ada 30 milisi Assad yang tewas dalam pertempuran kali ini.

Mujahidin Jabhah Nushrah dan sekutunya pada Rabu (11/5/2016) berhasil merebut desa yang mayoritas penduduknya adalah pengikut sekte Alawiyah, yang terletak di Provinsi Homs setelah bentrokan sengit dengan pasukan rezim Suriah pimpinan Bashar Asad.

zaara homs syria 1

zaara homs syria 2


Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), mengatakan selain Jabhah Nushrah, ada juga Ahrar Syam dan Faylaq Ar-Rahman ambil bagian dalam pertempuran untuk memperebutkan desa Zaara, lansir AP pada Kamis (12/5).

Kelompok pemantau perang Suriah, Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) merilis laporan yang mereka dokumentasikan selama bulan April. Mereka mendokumentasikan pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan rezim Suriah pimpinan Bashar Asad dari apa yang disebut “gencatan senjata”.

Laporan oleh SNHR mengatakan bahwa setidaknya 559 bom barel dijatuhkan oleh rezim Asad sepanjang April. 230 bom barel menghantam Aleppo, 116 di Rif-Dimashq, 93 di Idlib, 51 di Homs, 44 di Hama, 20 di Latakia dan 5 di Deir Az-Zur, lansir ElDorar AlShamia pada Selasa (10/5/2016).

Rezim Asad sangat bergantung pada bom barel, karena rezim tidak pernah peduli tentang akurasi saat pesawat tempur mereka menargetkan lingkungan perumahan penduduk, karena bom barel merupakan senjata termurah dan paling merusak.


Serangan udara mematikan terbaru (10/5/2016), menggempur kota Binnish yang berada di provinsi Idlib, barat laut Suriah, membunuh sedikitnya 14 orang

Seorang komandan faksi oposisi Suriah mengatakan bahwa rezim Assad dan milisi Kurdi PKK tengah memaksakan pengepungan terhadap ribuan warga sipil di provinsi Aleppo.

aleppo_map_may
“Rezim Assad, PKK dan milisi Kurdi PYD tengah mencoba untuk mengepung sekitar 500.000 warga sipil di Aleppo,” kata Abu Taufik, pemimpin kelompok Nuruddin al-Zanki kepada Anadolu Agency pada Selasa (10/05).

Abu Taufik mengaku bahwa pihaknya (yang di bawah payung Tentara Pembebasan Suriah) berada di garis depan pertempuran sejak meletusnya protes terhadap rezim Assad pada tahun 2011 silam.

“Penindasan demonstran yang dilakukan rezim memaksa kita untuk mengangkat senjata. Kami berjuang melawan Rusia, milisi Syiah dan Iran,” ungkapnya seraya menyampaikan, sekitar 70 faksi yang berbeda telah bergabung dengan grup-nya.

Pemimpin kelompok Nuruddin al-Zanki ini melanjutkan bahwa ada koordinasi yang kuat antara rezim Assad dan milisi Kurdi, hal ini ditandai dengan dukungan Kurdi kepada rezim yang mencoba untuk menutup jalan Castello yang menghubungkan Idlib dengan perbatasan Turki.

Mengenai Aleppo, ia memperingatkan pejuang oposisi Suriah untuk terus berjuang mempertahankan wilayah Aleppo dan jangan sampai jalan Castello diambil alih oleh rezim Assad.

Aliansi Mujahidin Jaisyul Fath menargetkan posisi milisi loyalis rezim Suriah Bashar Asad di pinggiran desa Fuah, provinsi Idlib dengan tembakan rudal dan senjata berat. Aksi serangan ini adalah pembalasan setelah pesawat tempur rezim melakukan pembantaian terhadap warga sipil di kota Binnish.

fuaa_ofensive mujahidin

fuaa_ofensive mujahidin

Laporan oleh ElDorar AlShamia pada Selasa (10/5/2016) yang mengutip sumber militer yang bisa dipercaya mengatakan pasukan rezim mengalami kerugian besar dalam serangan itu, setidaknya 50 orang tewas dalam barisan mereka dan tiga lainnya terluka.

Sementara itu di pedesaan barat, provinsi Idlib, pasukan Jaisyul Fath berhasil menggagalkan upaya pasukan rezim Asad untuk maju menuju Sirmaniyah, saat mujahidin berhasil menghancurkan tank dan menewaskan beberapa tentara rezim serta menangkap beberapa lainnya.

Berikut ini adalah beberapa video yang diunggah dari akun koalisi mujahidin, Jabhah Shamiya pada hari ini (10/5/2016).

Pertempuran di Front al-Eis, Selatan Aleppo. 2 tentara Assad tewas akibat rudal TOW yang ditembakan mujahidin



Pertempuran di pedesaan al-Humairah, Selatan Aleppo. Mujahidin berhasil hancurkan 2 Kendaraan Tank Pasukan Assad





Untuk melihat secara jelas hancurnya Tank ke-2, mujahidin gunakan Drone untuk merekamnya. 

Ada pemandangan lain di Teheran International Book Fair 2016. Masyarakat Iran mengunjungi salah satu stand studio fotografi dengan latar belakang kota Aleppo yang hancur oleh serangan udara rezim Bashar Assad dan Rusia. Sumber-sumber media berbahasa Persia menyebut stand itu diberi nama Studio Foto Pembela Kuil Para Martir. Studio dilengkapi dengan pakaian dan peralatan militer yang bisa dipilih oleh pengunjung. Beberapa pengunjung berfose di atas motor trail dengan rompi militer sambil memegang granat.





Teheran International Book Fair 2016 diadakan tanggal 04-14 Mei 2016 di Teheran. Even ini merupakan pentas tahunan negara Iran. Sumber-sumber media Iran tidak menyebutkan apa alasan memamerkan studio dengan latar belakang puing-puing kota Aleppo Suriah itu.

Hancurnya kota Aleppo adalah akibat serangan brutal rezim Bashar Assad yang dibantu oleh Rusia. Hadirnya studio itu tentu saja mengundang kemarahan. Seorang yang menyebut dirinya Rabi’ Al-Arabi mengomentari foto itu, “Suatu hari nanti kita akan berdiri di atas kuburanmu, hai Khomeini.” Akunnya di Twitter telah diikuti lebih dari 21 ribu orang. Khomeini adalah simbol kepemimpinan wilayatul fakih (kepemimpinan tokoh agama) yang berlaku di Iran sejak revolusi 1979.

Militer Suriah, Ahad (08/05), meluncurkan serangan balasan untuk merebut Khan Thuman, kota di pedesaan Aleppo yang beberapa hari lalu direbut oleh mujahidin. Namun, militer Suriah yang dibantu milisi asing gagal merebut kota tersebut.

khan tuman aleppo control mujahidin

Dilansir dari aawsat.com, Senin (09/05), jet tempur Suriah meluncurkan serangan sengit menargetkan titik-titik mujahidin di Khan Thuman. Sementara pertempuran sengit antara mujahidin dan militer Suriah berlangsung di pinggiran kota tersebut. Dilaporkan mujahidin menghancurkan dua tank dan meriam musuh.

“Pertempuran sengit berlangsung di pinggiran Khan Thuman di tengah gempuran dari udara. Hasil sementara, dua tank dan meriam kaliber 23 mm milik musuh hancur, dan sebanyak 20 militan Iran tewas,” lapor operasi Jaisyul Fath melalui akun Twitternya, seperti dikutip aawsat.com.

Militer Suriah dan media Syiah Hizbullah Lebanon juga melaporkan pertempuran sengit di Khan Thuman. Namun mereka tidak menyebut hasil akhir pertempuran itu.

Sementara itu, aktivis media oposisi Suriah Abu Al-Yazid Tiftaz mengatakan kepada Al-Araby Al-Jadid bahwa militer Suriah yang didukung milisi sektarian dan juga didukung banyak peralatan tempur meluncurkan serangan sejak Ahad pagi. Dia menunjukkan, serangan diawali dengan tembakan mortar dan roket jarak jauh serta serangan udara.

Dia menegaskan, pejuang Suriah untuk hari ketiga mampu menghadang serangan balik militer Suriah, meskipun tersiar kabar mereka meraih kemajuan di dua titik. Namun, kerugian cukup besar dialami barisan militer Suriah dalam pertempuran ini.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Ahad (8/5), bahwa Turki ditinggalkan sendirian untuk memerangi ISIS.

“Mereka meninggalkan kami sendirian dalam memerangi organisasi ini yang menyakiti kita dengan kedua pelaku bom bunuh diri dan serangan di Kilis,” katanya dalam sebuah upacara penghargaan film di Istanbul.

Pertempuran di perbatasan, antara Militer Turki dengan ISIS di utara Aleppo (8/5/2016)

Provinsi perbatasan Kilis telah menjadi target serangan roket ISIS sejak pertengahan Januari, yang mengakibatkan 21 orang tewas dan lebih dari 70 orang luka-luka.

“Tak satu pun dari mereka, yang telah mengatakan mereka berperang melawan organisasi teroris ISIS di Suriah, menderita kerugian ataupun ‘membayar harga mahal’ seperti yang dilakukan Turki.”

Mengacu pada serangan bom di Turki oleh ISIS dan organisasi PKK, Erdogan mengkritik ketidakpedulian dunia terhadap terorisme di Turki.

“Perbedaan antara reaksi terhadap bom yang meledak di Ankara dan Istanbul dan tindakan yang dilakukan di Paris dan Brussels, tidak lebih dari wujud ketidakadilan,” katanya.

Erdogan juga mengutuk kekejaman masyarakat internasional dalam menghadapi pengungsi dan mengkritik ketidakadilan struktur Dewan “Keamanan” PBB yang didominasi oleh anggota tetap Prancis, Inggris, Rusia, Cina, dan AS.

“Apakah ada keadilan?” tanyanya. “Tidak. Lima anggota tetap (PBB), menentukan nasib dunia. Ketidakadilan benar-benar diperkuat di sana.”

Erdogan menegaskan kembali seruannya agar dewan PBB direformasi yaitu dengan mencakup hingga 20 anggota yang mewakili setiap benua. “Mereka tidak menerima,” katanya.

Erdogan juga mengutuk tidak dilibatkannya Muslim di antara anggota tetap dewan PBB. “Tidak ada negara Islam di sana, di dunia ini ada 1,7 miliar Muslim,” katanya sebagaimana dilansir Anadolu Agency (8/5/2016).

Pertempuran di Khan Tuman, Selatan Aleppo pada 3/5/2016 yang lalu telah menjadi berita hangat di beberapa media. Kerugian yang dialami pasukan Assad menjadi peringatan keras bagi milisi pendukungnya, sekaligus peristiwa ini menjadi hikmah bersatunya Faksi-faksi Islam di medan jihad.

 Nama-nama Faksi Islam yang tergabung dalam Jaysul Fath berhadapan dengan Pasukan Assad, Garda Revolusi Iran, dan sejumlah nama milisi Syiah

Kekalahan Pasukan Assad dengan sejumlah kerugiannya : 3 Tank, 3 BMP, 2 Senjata Berat Cannon 23mm, ditambah dengan tewasnya 8 dari milisi Hizbullah, 30 Garda Revolusi Iran, 46 Liwa al-Quds, 20 Tentara Rezim Suriah, 12 milisi Syiah Irak, dan 20 milisi Syiah Fatimiyun Afghanistan 
kerugian-assad-khan-tuman-aleppo-2

Sebuah Koran di Iran memuat headlines, dengan menyebut pertempuran di Aleppo adalan Tragedi Karbala karena 3 Imam Syiah turut pula menjadi korban 
kerugian-assad-khan-tuman-aleppo-3

 Akun Facebook Liwa al-Quds, milisi pendukung Rezim Assad mengumukan nama-nama pejuangnya yang tewas di Khan Tuman, Aleppo
kerugian-assad-khan-tuman-aleppo-5

kerugian-assad-khan-tuman-aleppo-6

 

Terkait keruntuhan Khilafah pada Maret 1924 yang bertepatan pula di bulan Rajab pada penanggalan islam. Beberapa anggota Hizbut Tahrir mengingatkan kaum muslimin di Suriah untuk berjuang keras mengembalikan kembali Khilafah Islam, bukan sekedar diratapi atau ditangisi saja.


Syekih Ahmad di sebuah masjid kota Atmeh, Idlib


Syeikh Abu Musab as-Shami dalam tausiyahnya di kota Siphon, Barat Aleppo

-------------//------------------

Allah SWT berfirman dalam al-Quranul Karim: “Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu.” (TQS. Al-Māidah [5] : 49).

Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya imam (khalifah) itu tidak lain adalah perisai, yang di belakangnya (rakyat) berperang, dan kepadanya (rakyat) berlindung.” (HR Bukhari dari Abu Hurairah ra).

Sementara arti bahwa “imam (khalifah) itu tidak lain adalah perisai”, yakni keberadaan imam (khalifah) seperti penutup, karena imam (khalifah) mencegah musuh dari menyakit atau membuat bahaya terhadap kaum Muslim, mencegah masyarakat satu sama lain saling menzalimi, dan melindungi tanah air Islam.

Wahai rakyat Syam … Wahai rakyat di mana Nabi al-Huda (pembawa petunjuk) Muhammad saw menyebut kalian: “Apabila rakyat Syam telah rusak, maka tidak ada lagi kebaikan di tengah-tengah kalian.” (HR. Tirmidzi dari Muawiyah bin Qurrah dari ayahnya).

Tidak diragukan lagi bahwa kalian ingat, di mana beberapa hari ini kita diwarnai dengan peringatan yang sangat menyakitkan hati kita semua, yaitu peringatan 95 tahun runtuhnya negara Khilafah melalui tangan penjahat Mustafa Kemal antek Inggris, pada tanggal 23 Rajab 1342 H (1924 M). Sehingga sejak saat itu, kami tidak ubahnya anak ayam yang kehilangan induknya, diterapkan pada kami sistem kufur dan zalim setelah kaum kafir Barat merobek-robek negara kami hingga menjadi lima puluh lebih sobekan, dan untuk setiap sobekan ditempatkan seorang antek untuk menjaga kepentingannya dan menekan rakyat, bahkan untuk setiap negeri dibuatkan lagu kebangsaan masing-masing, nasionalisme sendiri, dan bendera khusus yang dirancang oleh tangan imperialis agar kaum Muslim melupakan bahwa sebelumnya mereka pernah hidup mulia di bawah naungan satu negara, yaitu negara Khilafah.

Itulah kaum kafir Barat yang telah merampas tanah kita, memperkosa kehormatan kita, menumpahkan darah, dan merobek-robek kita yang telah menjadi potongan-potongan kecil, kemudian menjadikan kita diperintah dengan tangan besi (otoriter) melalui para penguasa jahat dan rusak. Sehingga kita diselimuti oleh penderitaan dan bencana setelah sebelumnya kita hidup sejahtera dan bahagia dibawah naungan Khalifah, negara dan militer.

Kami di sini, tidak memperingati runtuhnya Khilafah untuk menangisinya atau menangisi kalian, namun untuk mengasah visi kami dan visi kalian, agar berjuang dengan serius dan sungguh-sungguh bersama dengan saudara-saudara kalian yang tengah berjuang dengan ikhlas untuk mendirikan kembali Khilafah. Ingat, berdirinya kembali Khilafah adalah janji Allah SWT dan kabar gembira (busyra) dari Rasulullah saw, sebagimana disebutkan dalam hadits Abu Dawud dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi saw bersabda:

ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ

“ … Kemudian akan ada Khilafah ‘ala minhājin nubuwah.”

Berhati-hati dan berhati-hatilah jangan sampai revolusi kalian dicuri oleh para penjahat … dan berhati-hati dan berhati-hatilah bahwa kalian menerima selain Khilafah yang diridhai tuhan kalian, yang akan mengembalikan kemuliaan kalian, dan yang akan memahkotai pengorbanan kalian … Ingat, bahwa Khilafah akan kembali dengan izin Allah, dan kami akan melihatnya dengan pandangan mata,  sungguh cahayanya sudah mulai bersinar. Ya Allah, jadikan Khliafah itu berdiri oleh tangan kami dan kalian. Maka, untuk kemuliaan yang amat sangat besar ini, hendaklah para pejuang bersunggu-sungguh dalam berjuang.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُون

“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.” (QS. Al-Anfāl [8] : 24).

Video berikut adalah momen ketika Milisi Iran berhasil disergap Mujahidin Jabhah Nusra di Khan Tuman, Aleppo.



Sementara itu video serangan lainnya yang direkam melalui sebuah drone telah diunggah pula oleh Jabhah Nusra



Dari video diatas, gambar berikut ini menjelaskan bagaimana mujahidin dari Jabhah Nusra melakukan serangan sehingga mampu mengepung kurang lebih 100 milisi Iran di markasnya, Khan Tuman, Aleppo.







Sejumlah Pasukan Garda Revolusi Iran tewas dalam penyergapan oleh koalisi mujahidin Jaysul Fath di Khan Tuman, Aleppo ungkap situs berita Iran Asriran, Sabtu (7/5/2016), sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Setidaknya 20 tentara Iran tewas di dekat Aleppo pada Jum’at (6/5). Sekitar 100 orang diserang dan beberapa orang lainnya ditangkap dan terluka.

pasukan iran tewas di aleppo
Foto Tentara Iran, Bahman Qambari and Mahmoud Radmaher yang ikut tewas

Beberapa foto mayat Tentara Iran yang diunggah mujahidin Jabhah Nusra setelah menguasai pertempuran

pasukan iran tewas di aleppo 1

pasukan iran tewas di aleppo 2

pasukan iran tewas di aleppo 3

pasukan iran tewas di aleppo 4

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget