Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Oposisi Mundur dari Perundingan Jenewa

Pemimpin Komite Tinggi Oposisi Suriah Riad Hijab menyatakan bahwa utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Misture telah memperburuk kondisi Suriah.

Menurutnya, semenjak PBB mengangkat utusan khususnya itu sejak dua tahun lalu, jumlah kota-kota yang diblokade di Suriah semakin meningkat.

“Jumlah kota-kota dan wilayah yang diblokade di Suriah semakin meningkat,” ujarnya seperti dikutip Anadolu pada Sabtu (23/04) saat konferensi pers di Gaziantep, Turki.

Riad Hijab sebelumnya dengan tegas menolak usulan yang ditawarkan de Misture yang meminta Assad agar terlibat dalam proses transisi Suriah. Ia pun lantas menyatakan mundur dari perundingan Jenewa.

raid_hijab_oposisi_suriah
Hijab beralasan mundurnya dari perundingan damai itu lantaran serangan yang masih terus dilakukan Rezim terhadap penduduk Suriah di tengah gencatan senjata.

“Karena kelanjutan serangan Rezim dan sekutunya, pengepungan dan penembakan masih terjadi di Suriah,” kata Riad. Ia mencatat bahwa rakyat Suriah sedang sekarat karena kelaparan, di bawah penyiksaan, sorotan utusan PBB (de Mistura) dan timnya.

“Suriah ingin kembali merdeka dan hidup bermartabat serta bebas dari kediktatoran, despotisme, korupsi, dan penindasan,” sambungnya.

Di Gaziantep, Turki Selatan, Riad mengunjungi kamp pengungsian Nazib. Di sana ia bercerita tentang kondisi Suriah.

“Sebuah bangsa yang hidup di bawah kondisi penderitaan besar, hanya beberapa kilometer dari sini (…) Karena kondisi yang keras, kita lihat warga Suriah hidup di kamp-kamp pengungsi,” katanya.

Hijab menambahkan bahwa Rezim Suriah menggunakan kebijakan intimidasi, kebencian dan amarah untuk menghadapi rakyatnya. Ia juga mengadopsi kebijakan terorisme dalam bernegara, seperti penyiksaan dan hukuman kolektif. Cara itu digunakan sebagai alat tekanan kepada negara-negara tetangga dan negara-negara di dunia termasuk Eropa.

Karena sistem otoriter tersebut, Assad telah membuat lebih dari setengah populasi Suriah lari ke luar negeri.

“Jutaan warga Suriah telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, dan negara-negara lainnya. Akibat penindasan Rezim dan para sekutunya,” lanjut dia.

Dalam konferensi pers di Jenewa, Riad telah mengumumkan pada Selasa kemarin bahwa oposisi memutuskan untuk mundur dari perundingan. Hal itu dipicu karena serangan terus menerus yang dilakukan Rezim.

“Kami memutuskan untuk mundur dari perundingan Jenewa yang masih nggantung. Kami tidak akan berada di gedung PBB, sedangkan rakyat kami dalam penderitaan. Tidak ada tempat bagi Assad di depan kelak. Dia pantas menerima hukuman yang setimpal,” tandasnya
Labels:
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget