Halloween Costume ideas 2015
12/24/15

Sejumlah orang tewas dan luka-luka setelah bom birmil yang dijatuhkan helikopter rezim Suriah menghantam daerah Mukdzamiyah Al-Syam di pedesaan Damaskus, Selasa kemarin (22/12). Sumber-sumber menyebutkan, birmil tersebut mengandung gas beracun sehingga banyak korban mengalami sesak nafas.

Kantor berita Turki, Anadolu Agency, melaporkan bahwa serangan malam hari itu menewaskan sedikitnya 10 orang. Anadolu menegaskan, bom tersebut mengandung gas beracun.

Belum diketahui identatitas para korban. Jumlah korban kemungkinan bertambah karena banyak yang menghirup gas.




Di saat bersamaan, aktivis melaporkan sejumlah helikopter rezim menjatuhkan sedikitnya 16 birmil di sisi selatan daerah tersebut. Saat itu, pertempuran sengit meletus antara pejuang dan militer rezim.

Masih di pedesaan Damaskus, dilaporkan sebanyak 40 orang termasuk di antaranya anak-anak dan wanita tewas saat berada di sebuah pasar di desa Zinah di Ghautah Timur. Suasana mencekam dan panik seketika menyelimuti pasar setelah jet Rusia melepaskan sejumlah roket.

Desa Zinah yang dikontrol pejuang dua bulan terakhir menyaksikan pertempuran sengit. Militer rezim berupaya merebut daerah tersebut.

Mujahidin TIP (Partai Islam Turkistan) afiliasi Al-Qaidah baru-baru ini merilis sebuah foto melalui media sosial saat para pejuang mereka sedang bertempur dan mengoperasikan sedikitnya satu unit senjata rudal anti-tank TOW untuk melawan pasukan rezim Assad di bagian barat laut Suriah. Foto ini merupakan salah satu dari sekian banyak rilisan mujahidin di dataran Al-Ghab yang strategis di bagian utara propinsi Hama.





Di samping itu, foto yang dirilis melalui akun Twitter resmi milik TIP ini diberi caption “Para ikhwan mujahidin Turkistan melancarkan tembakan balasan sengit ke arah pasukan Nushairiyah dukungan Rusia.” Rudal anti-tank yang menggunakan sistem kendali dan bisa “mengunci” target itu diduga milik faksi FSA dan digunakan secara bersama-sama saat mereka bertempur melawan Assad.

Banyak di antara faksi-faksi jihadis termasuk JN cabang Al-Qaidah turut ambil bagian dalam amaliyat di dataran Al-Ghab, sementara sejumlah elemen FSA juga ikut berperang bahu membahu bersama mereka melawan pasukan rezim Assad dan sekutu-sekutunya.

Jika benar bahwa misil (BMG-71 TOW) itu berasal dari pejuang FSA, maka merupakan satu indikasi bahwa kelompok/faksi FSA (Free Syrian Army) ini terus bekerjasama dengan para jihadis di Suriah.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget