Halloween Costume ideas 2015
11/29/15

Pesawat tempur Rusia menggencarkan serangan ke daerah Baraj Al-Zahiyah di pedesaan Latakia setelah mujahidin berhasil merebut daerah tersebut Ahad pagi (27/11). Mujahidin berhasil memukul mundur tentara rezim dan milisi pendukungnya di daerah tersebut.

Wartawan Al-Jazeera, Amir Lavi, melaporkan dari perbatasan Turki-Suriah bahwa daerah Baraj Al-Zahiyah mengalami gempuran sengit dari jet tempur Rusia sepanjang Ahad kemarin. Di saat bersamaan, pasukan darat rezim menggempur dari darat.

Di sisi lain, mujahidin mendapat dua tank tempur selama pembebasan daerah tersebut. Kendaraan tempur lapis baja itu masih layak digunakan. Sementara banyak kendaraan militer rezim hancur oleh senjata mujahidin.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa suara baku tembak masih berlangsung di tengah gempuran sengit dari udara.

Mujahidin menegaskan mengontrol daerah Baraj Al-Zahiyah Ahad pagi. Kemenangan itu diraih setelah mujahidin meluncurkan serangan fajar sehingga mengejutkan tentara musuh.

Di waktu bersamaan, jet Rusia juga menggempur titik-titik Muhidin di wilayah pegunungan Akrad dan Turkiman di provinsi yang sama. Rusia mengintensifkan operasi di Latakia pasca jetnya Su-24 ditembak jatuh oleh angkatan udara Turki di wilayah perbatasan.

Perlu dicatat, Rusia selalu melegitimasi agresinya di Suriah untuk memerangi Daulah Islamiyah atau ISIS. Kenyataannya, tidak ada ISIS di banyak wilayah yang menjadi sasaran operasi mereka, seperti di Latakia.

Sebuah kantor berita Independen bernama ANA Press mengirimkan salah seorang reporternya untuk langsung terjun ke Suriah, khususnya ke kota Aleppo, salah satu kota yang paling sering diserang oleh Rusia. Untuk melihat, benarkah ada ISIS di kota tersebut, sebagaimana yang diketahui, kota Aleppo berada di dalam kontrol Mujahidin Suriah dari berbagai faksi, mereka menjaga dan merawat penduduknya.


Wawancara yang dilakukan delegasi wartawan tersebut secara acak kepada penduduk Aleppo dan perjalanannya menelusuri kota Aleppo menunjukkan bahwa ISIS sama sekali tidak eksis di kota tersebut. ISIS memang sempat hadir di kota tersebut pada tahun 2014, tapi setelah itu, ia diusir oleh penduduk kota karena aktivitasnya yang suka mengkafirkan kaum Muslimin dan membunuhi mujahidin.

Beberapa bulan terakhir ISIS memulai kampanye untuk merebut kembali kota Aleppo, tapi senantiasa dihadang oleh para Mujahidin, baik itu Jabhah Nushrah, Ahrar Syam, Jaisyul Fath, maupun kelompok-kelompok Mujahid mukhlis lainnya. Sampai detik ini, ISIS tidak pernah bisa menguasai kota Aleppo, mereka hanya sempat menginjakkan kaki di wilayah pedesaan pinggiran utara Aleppo/North Reef Aleppo.

Berikut ini video dari ANA PRESS yang menunjukkan bahwa serangan militer Rusia ke Suriah tidak lebih dari agenda koalisi kekuatan kafir dunia untuk menekan mujahidin agar tunduk dibawah kekuatan internasional.


Video yang kami tampilkan berikut ini menunjukkan bagaimana kelompok Khawarij di negeri Syam yang menamakan diri sebagai Daulah Islamiyah (ISIS) pimpinan Al-Baghdadi, melakukan pengkhianatan nyata terhadap Mujahidin.

Dimulai dengan kejahatan mereka yang menyerang punggung Mujahidin Liwa al Fatah (sekarang melebur ke dalam Ahrar Syam) ketika tengah bertempur melawan Tentara Assad, yang kemudian pengkhianatan tersebut dibalas dengan serangan balik oleh Mujahidin Liwa al Fatah, disusul upaya Jamaah Khawarij ini untuk melakukan gencatan senjata dan meminta damai.

Pada awalnya, mujahidin menyepakati permintaan damai tersebut, bahkan sangat bersemangat untuk menerima Jamaah Daulah pimpinan al-Baghdadi ini untuk berdamai. Namun, belum sampai berjalan satu bulan perjanjian damai tersebut, Jamaah Daulah melakukan pengkhianatan dengan melakukan aksi bom bunuh diri yang membunuh salah seorang pimpinan Liwa al Fatah, pengkhianatan ini disusul dengan serangan besar-besaran Jamaah Daulah di markas Liwa al Fatah.

Kejahatan Jamaah Daulah ini, berbuah dengan sikap Liwa al Fatah disertai faksi-faksi Mujahidin lainnya untuk bertempur bersama melawan Jamaah Daulah pimpinan al-Baghdadi hingga hari ini.

Berikut ini, video yang menampilkan rentetan kejadian yang kami ringkaskan di atas.



Perjalanan jihad di bumi jihad Syam yang berbarakah, merupakan bentuk jihad yang paling kompleks. Diawali dengan pertempuran melawan rezim Syiah Nushairiyah, bersatunya kekuatan kufar untuk menghancurkan jihad dan mujahidin, hingga munculnya pengkhianatan kaum Khawarij yang menyerang mujahidin dari belakang.

Demikianlah, pengkhianatan khawarij diyakini menjadi salah satu sebab utama rusaknya jihad di negeri Syam, peperangan melawan rezim Assad yang seharusnya jatuh dalam hitungan hari, akhirnya harus berlarut-larut hingga bertahun-tahun lamanya.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget