Halloween Costume ideas 2015
10/09/15

Para pejuang ISIS maju mendekati kota kedua terbesar di Suriah, Aleppo. ISIS diuntungkan ketika pasukan pemerintah yang didukung serangan udara Rusia dan para pejuang syiah Hizbullah Lebanon, menggempur posisi mujahidin di barat laut Suriah di mana tidak ada ISIS di sini.

Mayoritas serangan Rusia menyasar wilayah mujahidin, bukan ISIS, demi mempertahankan kekuasaan Presiden Bashar al-Assad.

Militan-militan ISIS mencapai posisi terdekatnya ke Aleppo di Suriah utara Jumat pagi setelah berjam-jam bertempur sengit dengan koalisi mujahidin, Fath al-Halb, kata Observatorium HAM Suriah seperti dikutip AFP.

isis_aleppo

"Lusinan kombatan terbunuh di kedua belah pihak," kata Rami Abdel Rahman dari Observatorium HAM Suriah.

Dia mengatakan ISIS mengusir para pejuang penentang Assad dari Tall Qrah, Tall Soussin, Kafar Qares dan basisnya di Madrasat al-Mushat.

Pendudukan oleh ISIS itu membuat ISIS sudah 20 km dari garis depan zona industri Sheikh Najjar.

"ISIS tidak pernah sedekat ini ke kota Aleppo, dan ini adalah kemajuan terbesar ke ibu kota perdagangan Suriah ini," kata Abdel Rahman.

Mujahidin Suriah dilaporkan menembak helikopter rezim di langit kawan Kafr Nabudah di pedesaan Hama pada Kamis (08/10). Para aktivis lembaga pengawas HAM Suriah mengonfirmasi helikopter itu jatuh, tanpa diketahui nasib pilot dan tentara yang ada di dalamnya.



Sementara itu, kantor media koalisi mujahidin Jaisyun Nashr, Muhammad Rasyid, melaporkan dalam pernyataan resmi kepada portal eldorar.com bahwa pejuangnya menembak jatuh helikopter Rusia di pedesaan Hama Utara.

Rasyid menjelaskan, helikopter tersebut berusaha menurunkan sesuatu di kawasan Al-Mughayyar. Mujahidin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membidik dari jarak jauh dengan senjata anti pesawat.

Tembakan mujahidin tepat mengenai sasaran. Helikopter itu pun bergerak dengan asap yang keluar dari badannya. Beberapa saat kemudian, pesawat itu jatuh di daerah Karnaz yang dikontrol rezim Suriah.

Jenderal Andrei Kartapolov, pejabat tinggi militer Rusia mengatakan pada Sabtu malam (3/10) bahwa daerah-daerah yang ditargetkan oleh Angkatan Udara Rusia di Suriah telah diberitahukan terlebih dahulu ke Moskow, yaitu daerah-daerah yang hanya menjadi basis para "teroris" saja, melalui komando militer AS (arabic.cnn.com, 4/10/2015).

rusia attack mujahidin

Pernyataan pejabat militer Rusia tersebut mengungkap besarnya permusuhan yang tengah diemban oleh pemerintah Amerika terhadap kaum Muslim di Syam. Amerika tidak berbeda dari rezim Assad yang dengan telanjang memerangi kaum Muslim, para pejuang revolusi. Perang yang mereka lakukan itu dengan sengaja menargetkan warga sipil untuk mematahkan keinginan masyarakat di tanah Syam yang suci.

Bahkan mereka menggunakan metode perang proxy, yaitu menggunakan tangan Rusia dan membuat berbagai insiden sebagai dalih untuk memukul warga sipil yang tidak bersenjata, membunuh wanita, anak-anak dan para manula, serta melakukan lebih banyak tekanan terhadap para pejuang revolusi Syam sebagai upaya memaksa mereka agar tunduk pada solusi politik, dan agar mereka mau duduk di meja perundingan dengan rezim kriminal di Damaskus.

Amerika adalah musuh pertama Islam dan kaum Muslim di dunia. Amerika gudang kejahatan yang basah dengan darah kaum Muslim, baik darah itu mereka tumpahkan sendiri, oleh para anteknya atau oleh teman-temannya, dimana perang ini dimaksudkan untuk menundukkan umat Islam, dan untuk membuatnya berlutut di depan tuannya, Amerika.

Kaum Muslim di Syam, bersama dengan kaum Muslim di seluruh dunia telah menyatakan bahwa perbudakan bagi kaum kafir telah berakhir dan tidak akan pernah kembali. Mereka telah bertekad untuk menjadikan tanah Syam sebagai titik awal bagi negara Khilafah yang sesuai metode kenabian (‘ala minhājin nubuwah), dalam waktu dekat atas pertolongan Allah. Dan negara Khilafah inilah yang akan mengembalikan Amerika pada keterisolasiannya, seperti yang dialaminya sebelum Perang Dunia II, serta mengembalikan beruang Rusia pada hibernasi musim dinginnya di Siberia yang beku, dan mengembalikan umat Islam menjadi pemimpin dunia, dimana Khalifahnya akan menyebarkan keadilan ke seluruh penjuru dunia, sedang tentaranya akan meratakan dinding Washington dan dinding Moskow untuk menyebarkan Islam dan menyeru padanya, sehingga tidak ada satu rumah pun atau satu tempat pun di bumi ini melainkan Allah telah memasukkan Islam padanya dengan kemuliaan orang yang mulia, dan terhinanya orang yang hina, yakni Allah memuliakannya dengan Islam dan pemeluknya, sebaliknya Allah akan menghinakannya dengan kekufuran dan para penganutnya.

Ahmad al-Shurani / hizb-uttahrir.info, 7/10/2015.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget