Halloween Costume ideas 2015
09/05/15

Aktivitas Hizbut Tahrir wilayah Suriah akhir-akhir ini fokus menjelaskan perkara terkait konspirasi Amerika dan Turki melakukan intervensi langsung di Utara Suriah. Beberapa dokumentasi kampanye penyadaran di lapangan memberikan gambaran betapa pentingnya persoalan ini agar umat tidak terkecoh dengan konspirasi ini.

Media tulisan yang ditempel dan disebar di beberapa wilayah



Khutbah Jumat di kota Aleppo dengan membawakan materi terkait Konspirasi Amerika dan Turki 


Berikut ini adalah terjemahan dari hizbut-tahrir.or.id terkait press release yang dikeluarkan Kantor Media Hizbut Tahrir Suriah


"Waspadalah Terhadap Aliansi Turki-Amerika”

Kampanye ini dilakukan karena situasi genting yang kini menimpa revolusi Syam, besarnya konspirasi kafir barat terhadap revolusi itu, serta beragamnya peran yang dimainkan oleh negara-negara yang berada dibawah kontrol pemerintah AS.  Sebagain negara-negara tersebut memainkan peran dalam bentuk dukungan terhadap pemerintahan brutal Basyar al-Asad, dengan berbagai sarana dan cara,  termasuk melalui cara politik dan militer, dalam rangka mencegah kejatuhannya. Sebagian yang lain memainkan peran sebagai teman atau pendukung Revolusi Syam, dengan segala dusta dan kepalsuan yang ditutupinya.  Hal ini tiada lain untuk mengakomodir secara politik dengan menciptakan alternatif politik dan membentuk apa yang mereka sebut  sebagai perwakilan politik revolusi, juga secara militer dengan mengarahkan pertempuran-pertempuran baik secara langsung maupun tidak langsung. Semua itu mereka lakukan untuk membelokan revolusi Syam dari jalan dan tujuan yang sesungguhnya.

Hanya saja, bahaya negara yang mengklaim mendukung revolusi Suriah dan membuat tipu daya dibalik kepalsuannya,  tentu lebih berbahaya dari pada negara yang menyatakan permusuhan secara terang-terangan. Bahaya sangat nampak, sebagaimana yang ditunjukan rezim Turki yang secara nyata melakukan aliansi dengan Amerika.  Dia telah membuka landasan Angerlk untuk digunakan pesawat-pesawat AS dalam rangka membunuh rakyat Suriah, dan penghancuran rumah-rumah yang berada di atas kepala warga Syam… Padahal, kewajiban penguasa Turki adalah bersekutu dengan para pejuang revolusi yang ikhlas untuk menggulingkan rezim tiran Syam Bassar al-Asad,  bukan sebaliknya, bersekutu dengan musuh-musuh Islam dan kaum Muslim untuk membunuh rakyat Suriah!
Oleh karena itu, kami mengumumkan kampanye bertema: “Waspadalah terhadap aliansi Turki-Amerika,”. Tujuannya tiada lain untuk membongkar makar jahat dan licik  dibalik peran dan dukungan penguasa Turki terhadap revolusi Syam dan agar para pejuang revolusi Syam tidak masuk perangkap intelijen Turki; lalu mereka berubah sesuai arahan-arahan dan kehendak mereka.
Allah Swt., berfirman :
قال تعالى: ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا خُذُوا حِذْرَكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, bersiap siagalah kamu, ….” (Q.S. An-Nisâ’ [4]: 71)

Kepala Maktab I’lamy Hizbut Tahrir Suriah
Ustadz Ahmad Abdul Wahab

Pertempuran semakin sengit antara koalisi mujahidin dari Jabhah Shamiya dengan ISIS di Utara Aleppo. Tercatat pada Jumat (4/9) tidak kurang dari 60 pejuang ISIS terbunuh ketika mencoba masuk melakukan serangan ke kota Mare, sementara 7 lainnya tertangkap. Di sisi lain, Koalisi mujahidin kehilangan 20 pejuangnya.


Jabhah Shamiya lanjutkan serangan (4/9) atas ISIS di utara Aleppo


Brigade 13 FSA hancurkan sebuah Truk yang membawa bom menuju kota Mare

2 pejuang ISIS yang berhasil tertangkap di pinggiran kota Mare 




Penjelasan dari Jabhah Shamiya setelah membebaskan pedesaan Sandaf dari tangan ISIS

Pertempuran di pedesaan di utara Aleppo antara ISIS dengan faksi lain memaksa ratusan keluarga yang tinggal di daerah tersebut untuk meninggalkan rumah mereka karena adanya penembakan berat di kota-kota dan desa sekitar Mare dan Tell Rifaat.


Kekhawatiran penduduk diperburuk dengan adanya ledakan-ledakan bom mobil yang tak jarang menewaskan warga sipil.

Zaman Alwasl melaporkan bahwa sejumlah besar warga kota Mare dan sekitarnya telah menjadi tunawisma dan berkumpul di jalan yang menghubungkan wilaya utara dan barat Aleppo.

Koalisi mujahidin Jaisyul Fath di provinsi Idlib, Suriah, kembali menggagalkan upaya militer Suriah dan milisi loyalisnya menyerbu daerah yang telah dibebaskan di dataran Sahlu Al-Ghab, pedesaan Hama. Mujahidin berhasil membunuh sejumlah tentara musuh.

Dilaporkan eldorar.com, melansir dari sejumlah sumber lapangan, militer Suriah dan milisi loyalisnya menyerbu posisi mujahidin pada Kamis malam (03/09). Mereka mencoba menyusup melalui daerah Kharbah An-Naqus dan Tel Wasit di Sahlu Al-Ghab.

tel-wasit-syria

Pergerakan militer Suriah itu dikawal serangan jet tempur. Selain itu, mereka juga menerapkan strategi menghujani pos-pos mujahidin dengan mortir sebelum bergerak.

Mujahidin memberikan perlawanan sengit dengan senjata menengah dan berat. Hasilnya, sebuah tank tempur musuh hancur setelah ditargetkan dengan roket anti tank.

Sementara jumlah tewas di barisan musuh diperkirakan enam tentara. Beberapa di antaranya ditawan.

Dataran Sahlu Al-Ghab terletak sangat strategis karena menghubungkan antara Idlib, Hama dan Latakia. Mujahidin mengontrol mayoritas daerah itu dalam operasi singkat, tak kurang dari sebulan.

Berulang kali militer Suriah melakukan serangan balasan. Kendati sejumlah titik di daerah itu sempat terlepas, mujahidin mampu merebutnya kembali.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget