Halloween Costume ideas 2015
07/11/15

Situs Zaman Alwasl melaporkan bahwa mereka telah memperoleh daftar eksklusif pejabat rezim Nushairiyah yang membelot dari pasukan rezim pada awal tahun ini. Mengejutkan, puluhan anggota yang membelot berasal dari daerah yang loyalitasnya penuh terhadap rezim pimpinan Bashar Al-Assad.

Dari daftar yang didapatkan oleh Zaman Alwasl, banyak anggota yang membelot berasal dari kelompok elit seperti Garda Republik dan Brigade Pertahanan atau pasukan khusus, yang dengan hati-hati dipilih, bersenjata lengkap dan sangat terlatih, komandan mereka sangat dipercaya dan dekat dengan Bashar Al-Assad.

Daftar berisi 1.017 nama, membelot dari batalyon dan brigade militer yang berbeda, puluhan dari mereka berasal dari sekte Alawiyah.

Selain itu, banyak dari nama-nama pembelot berasal dari keluarga Alawiyah terkemuka dan terkenal seperti Khadour, Slitin, Reedi, Salhab, Wasouf, Jdid, Saqer, Hmesheh dan Rahija.

Daftar nama menunjukkan bahwa 422 anggota membelot pada bulan Januari 2015, dalam setiap harinya rata-rata 13 orang melakukan pembelotan, jumlah tertinggi pada 4 Januari di mana 33 anggota membelot.

Rincian jumlah pembelotan Unit Elite dan Garda Republik pada bulan Januari 2015:
Pasukan 101 dan pasukan 102 dari Garda Republik, 33 anggota dan 16 anggota masing-masing.62 anggota membelot dari pasukan 104, dan 40 anggota pasukan 105, pasukan terkuat dari Garda Republik, dan komandannya, Monaf SVLK, teman dekat dari al-Assad membelot pada 2012.

Pasukan 106 memiliki 42 anggota yang dilaporkan sebagai pembelot. Pasukan 124 dari Garda Republik memiliki 20 anggota yang membelot, sedangkan 20 anggota pasukan yang tersisa dari pasukan khusus.

Pembelotan di kalangan garda republik dan intelijen militer yang bertanggung jawab untuk mengamati prajurit dan perwira dan mencegah setiap upaya pembelotan, memberikan gambaran tentang kelemahan dan celah di dalam rezim Assad.

Barang siapa yg melakukan ribath (berjaga di perbatasan musuh) di jalan Allah satu malam lebih baik maka ia seperti mengerjakan puasa & shalat seribu malam. [HR. ibnumajah No.2756].

Mujahidin Jabhah Nushrah menragetkan tentara rezim dengan Meriam B9 cannon di Jabl AlAkrad

Keseharian mujahidin di tanah ribat Latakia ; memantau pergerakan musuh, membaca alquran, dan berbuka puasa 

Dan berikut ini dokumentasi video yang diambil dari dapur mujahidin, membagikan makanan ke kamp militer, titik ribat, dan kantor institusi syariah

Kamp pengungsi Yarmuk merupakan salah satu kamp pengungsi Palestina terbesar di Suriah. Kamp pengungsi tersebut merupakan tempat pelarian warga Palestina korban Tragedi Nakhbah, yakni peristiwa pengusiran paksa ratusan ribu warga Palestina oleh penjajah Israel. Dalam beberapa waktu terakhir ini berbagai kekuatan bersenjata di Suriah mengklaim kontrol atas kamp Yarmuk, termasuk klaim dari ISIS yang mengatakan telah menguasai kamp pengungsian itu secara total.

Pada kenyataannya, kamp Yarmuk masih diperebutkan oleh sejumlah faksi, Jabhah Nushrah tampak sukses menguasai hati umat di kamp Yarmouk sembari terus mempertahankan wilayah yang diamanahkan kepada mereka, sekaligus membebaskannya dari kezhaliman rezim Assad.


Peta diatas menunjukan kesuksesan mujahidin Jabhah Nushrah menguasai beberapa bangunan setelah melakukan penyusupan dan membunuh tentara Assad di wilayah yang dikuasainya pada beberapa hari kemarin.

 Pasukan khusus Jabhah Nushrah menyusup ke markas Tentara Rezim

Mujahidin Jabhah Nushrah Tembaki Markas Rezim

Mujahidin menjebol dinding untuk membuat cover serangan

Simbol rezim yang ditemukan dari puluhan tentara yang tewas

Tausiyah Setelah pembebesan di Kamp Yarmuk


Pertempuran di wilayah Zabadani, pedesaan Damaskus, masih berlangsung sengit hingga memasuki hari ketujuh. Mujahidin Suriah mencoba memberi perlawanan, meski digempur dari udara dan diserbu dari darat.


Dilaporkan Al-Jazeera, Jumat (10/07), saling menyerang terus berlangsung antara pejuang dan militer Suriah yang didukung Syiah Hizbullah Lebanon. Baku tembak sengit terdengar dari kota strategis itu. Roket dan mortir berterbangan di udara.

Tepat memasuki hari ketujuh (Jumat), mujahidin melancarkan serangan balasan menargetkan sejumlah bangunan di sekitar daerah Qal’ah Zahra. Serangan ini bertujuan merebut kembali bangunan-bangunan yang direbut musuh sepekan lalu.

Wartawan Al-Jazeera di pedesaan Damaskus melaporkan, pertempuran itu berlangsung sangat sengit. Dua anggota pasukan elit musuh tewas dan sejumlah lainnya luka-luka.

Di waktu yang sama, jet tempur rezim menggempur daerah Al-Amuriyah masih di Qal’ah Az-Zahra. Akibatnya, mayoritas bangunan di pusat kota hancur.

Daerah itu hampir setiap hari mengalami serangan udara, di tengah pertempuran sengit antara mujahidin dan rezim.

Di sisi lain, militer dan milisi Syiah Hizbulllah kembali berupaya bergerak dari sejumlah front di pinggiran Qal’ah Az-Zahra. Namun, mujahidin berhasil menghadang serangan itu.

Pada bagiannya, jaringan berita Syam melaporkan bahwa pertempuran sangat sengit masih berlangsung dan belum berhenti di sisi barat kota Zabadani. Begitu juga, senjata udara rezim dan meriam masih menghujani lingkungan penduduk.

Pertempuran di Zabadani meletus sejak sepekan lalu. Militer yang didukung Syiah Hizbullah berupaya merebut kota Zabadani. Kota itu sangat penting bagi kedua komplotan tersebut karena dilintasi jalan utama yang menghubungkan Damaskus dan Lebanon, yang sering mereka gunakan.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget