Halloween Costume ideas 2015
07/10/15

Pada Kamis (9/7/2015), Syaikh Mohammad Bin Abdullah Zahran Allaush, komandan Jaisyul Islam menyampaikan sejumlah pesan penting selama pertemuan dengan Dewan Komando setelah kembali ke Ghautah Timur pada sebuah video yang dirilis melalui media resminya, jaishalislam.com. Ia berbicara tentang kemenangan yang dicapai Mujahidin merupakan nikmat Allah subhanahu wata’ala.

Padahal, saat itu terdapat beragam kesulitan seperti, kurangnya sumber daya dan perang sengit di semua media -baik tingkat internal dan eksternal yang diluncurkan- oleh rezim, munafik dan negara kriminal.



Berikut 10 pesan utama dari Komandan Zaharan Allaush yang disarikan dari video yang berdurasi 1 jam 29 menit tersebut pada Youtube.
  • Umur Rezim ini tinggal hitungan hari, biidznillah. Posisi kita semakin kuat di seluruh negeri dan mempermalukan tentara yang goyah.
  • Anak-anak bangsa Suriah baru ikhlas jika Assad dan para letnannya serta mereka yang turut bagian dalam kejahatannya hengkang.
  • Plot ISIS kami kenali dengan baik. Dia memperparah luka Muslimin dan kejahatannya tertolak oleh setiap pemilik ketulusan jiwa.
  • Ghautah Timur dan Damaskus Selatan dikepung oleh kekuatan eksternal yang kotor, sementara rezim tak ubahnya sipir penjara.
  • Kepada mereka yang tidak menginginkan persatuan Mujahidin dan selalu mengambil posisi prestise, saya katakan, Takutlah kepada Allah dan bersatulah dengan saudara-saudaramu.
  • Seluruh faksi Jihad di Ghautah kini telah bersatu dalam Komando Bersatu, kecuali Jabhah Nushrah dan kami mengajaknya bergabung, jangan sampai mencetus perpecahan.
  • Amnesti umum diberikan oleh Komando Bersatu kepada mereka yang tidak termasuk para tawanan dari ISIS, milisi Syiah, dan tentara rezim.
  • Bangsa Arab dan Kurdi bersatu melalui Islam. Ideologi kaum Baats Arab dan PKK Kurdi telah merusak negara dan masyarakat kita.
  • Beberapa negara kotor mendukung milisi komunis PKK dalam pengusiran masyarakat Arab dari kampungnya di Utara.
  • Para pemimpin negara-negara Muslim seharusnya tidak condong kepada adidaya dunia yang memeras dan memprovokasi hasutan di negara mereka.

Pada hari Rabu (8/7/2015) mujahidin melancarkan serangan terhadap markas yang dikuasai rezim Bashar Al-Assad di pedesaan selatan Aleppo, merebut sejumlah besar senjata dan amunisi, aktivis lokal melaporkan.


Ketika mujahidin mampu merebut kontrol desa Hamidiya dan merebut senjata dan amunisi, angkatan udara pro-rezim seperti biasa membalas dengan melakukan bombardir serampangan di lingkungan sipil yang dikuasai mujahidin di timur Aleppo, menewaskan puluhan warga sipil.

Berbicara kepada ARA News di Aleppo, aktivis media yang Wael Mohammed melaporkan bahwa pasukan dari Ahrar Al-Sham didukung oleh faksi lainnya menguasai kota Hamidiya, dekat kota strategis Khanasser, sebuah jalur suplai utama rezim di provinsi Aleppo.

"Para mujahidin merebut senapan mesin berat dan sejumlah besar amunisi," Mohammad melaporkan.

Setidaknya 10 tentara pro-Assad tewas, ratusan lainnya kabur menuju tempat pertahanan dekat kota As-Sufaira.

"Kelompok mujahidin dari Failaq ash-Sham merencanakan penyergapan pasukan pro-rezim di kota industri Aleppo, menewaskan sejumlah tentara dan berhasil menghancukan sebuah kendaraan (BMB)," kata sumber itu kepada ARA News.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget