Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Mujahidin Jaysul Islam Tetap Pertahankan Ghouta

Meninggalnya panglima Jaysul Islam, syaikh Muhammad Zhahran bin  Abdullah Allusy karena serangan udara Rusia, terlihat benar-benar memancing nafsu keserakahan milisi Assad untuk segera kembali merampas kota Ghauthah.

Mereka benar-benar menganggap bahwa syahidnya syaikh Muhammad Zhahran bin Abdullah Allusy telah menurunkan moral tempur para Mujahidin Jaysul Islam.
Akan tetapi, sebagai kesatuan Mujahidin yang benar-benar memahami bahwa kewajiban Jihad fi Sabilillah akan terus berlangsung hingga hari kiamat, para Mujahidin segera bergerak untuk menyatukan barisan.

Para komandan Jaisyul Islam pun segera mengatur pasukan, yang kini dipimpin oleh Syaikh Abu Hammam Al-Buwaidani ini. Pidato yang membakar semangat Mujahidin Jaysul Islam di Ghuto, Damaskus pun segera dikumandangkan sebelum memulai operasi menghadapi gerak laju pasukan Syi'ah di pinggiran Ghautah. Pidato tersebut pada intinya menyampaikan apa yang pernah diucapkan oleh Shahabat yang agung Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu di hadapan Umat Islam, setelah wafatnya Rasulullah shalallaahu 'alaihi wassalaam. "Barang siapa yg menyembah Muhammad, maka Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam telah wafat".

Sesungguhnya Islam tidaklah mati. Jika syaikh Muhammad Zahran 'Alusy meninggal maka Jihad tidak akan mati. Dan sesungguhnya Jaysul Islam akan kuat dan semakin kuat.

Demikianlah, kedatangan milisi Assad tersebut segera disambut dengan serangan artileri berat oleh Mujahidin Jaysul Islam. Serangan balik Mujahidin Jaisyul Islam tersebut telah menyebabkan banyak korban berjatuhan dari pihak rezim Bashar dan akhirnya mereka kembali mundur dengan penuh kehinaan.
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget