Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Kesaksian Mujahidin Chechnya Yang Membelot dari ISIS

Sebuah kesaksian yang berasal dari seorang Mujahid Chechnya yang berhasil lolos dari Daulah (ISIS) telah beredar di media sosial pro-Imarah Kaukasus.

Pernyataan saksi ini cocok dengan sejumlah kesaksian lainnya yang pernah ditulis oleh Mujahidin Kaukasia Utara di Suriah yang bertaubat dan berhasil kabur dari Daulah. Kesaksian ini menarik karena menimbulkan sejumlah isu spesifik bagi pejuang Daulah yang berbahasa Rusia serta keluhan lainnya yang umum terdengar tentang kehidupan di Daulah.

Kami telah menterjemahkan beberapa kutipan dari pernyataan yang datang melalui akun Osman Hanov di Facebook, kesaksian tersebut telah di-share di berbagai medsos dan telah menjadi subjek diskusi  di antara Mujahidin Imarah Kaukasus dan pendukungnya.

Kesaksian dimulai dengan Mujahid yang tak ingin namanya dipublikasikan, berbicara tentang beberapa kebohongan Daulah:


Pertama, setelah Anda masuk ke dalam (wilayah Daulah), kecil kemungkinan Anda bisa keluar. Mereka akan segera menyita paspor Anda, dan tidak memberikannya kembali. Perjalanan antara kota (wilayah kekuasaan) Daulah, Anda hanya bepergian menggunakan dokumen. Dan tanpa surat izin keluar, Anda tidak akan bisa pergi dari Raqqa ke Mosul, apalagi jika ingin meninggalkan (wilayah) Daulah. Pernah ketika aku masih di Dagestan, aku mendengar mereka berkata: "Ayo, jika tidak suka, kau bisa kembali," tapi itu bohong, kau tidak bisa.

Mujahid Dagestan itu juga memberikan kesaksian, yang juga telah keluar dari mulut sejumlah Mujahidin Kaukasus Utara lainnya tentang IS. Bahwa IS hanya menggunakan prajuritnya sebagai umpan meriam. Menariknya, keluhan tersebut berhubungan erat dengan komandan Daulah, Umar Shishani, yang merupakan salah satu alasan mengapa pejuang yang berbahasa Rusia yang non-Daulah atau mereka yang telah keluar dari Daulah bingung. Bahkan terkadang marah pada laporan media Barat yang menyebut Umar sebagai seorang yang jenius dalam militer. Apakah berpengaruh jika media Barat memiliki pemikiran yang salah tentang Umar? Mungkin tidak dari perspektif militer dan intel. Tapi berbicara kepada kebutuhan untuk penelitian yang benar-benar membutuhkan penggalian info yang lebih mendalam dan melihat apa yang benar-benar dikatakan oleh saksi tersebut, itu bukanlah propaganda atau tipuan, tapi benar-benar fakta lapangan. Dan silakan lihat apa yang dikatakan oleh Mujahid eks Daulah ini selanjutnya:

Kedua, mereka memperlakukan Anda sebagai umpan meriam. Amir dapat dengan mudah mengirim batalion ke tempat tertentu dan, yang paling penting, banyaknya kematian yang sia-sia. Kemudian Amir mengirim pasukan lainnya dan dengan hasil yang sama, dan lagi, dan lagi. Saya sendiri adalah saksi ini, dan banyak mereka yang berada di sana menegaskan hal itu.

Ingatlah di Kobane. Ketika situasinya menjadi jelas bahwa mereka tidak akan dapat menahan kota, komandan malah mengirim banyak Ikhwah di sana untuk waktu yang lama dan berakhir dengan kematian sia-sia demi pencitraan media, untuk menutupi kekalahannya.

Dia kemudian melanjutkan dengan mengatakan bahwa pernyataan Daulah menyerukan para spesialis untuk datang ke Suriah/Irak adalah kebohongan:

Mereka hanya ingin pejuang untuk menjadi umpan meriam, ada ikhwah yang datang dari berbagai profesi dan tidak ada yang dapat digunakan kecuali dokter.

Dan ini adalah kesaksiannya mengenai pelatihan militer Daulah. Kesaksian ini juga sudah sering keluar dari mulut pejuang Daulah yang membelot. Dan juga sesuai dengan laporan, yang telah dibahas di sini, pejuang muda dan tidak berpengalaman Daulah telah dikirim ke kematian mereka di Kobane (Ayn al-Arab) dan Baiji.

Pelatihan militer tidak dilakukan dengan benar, memang banyak muaskar (kamp pelatihan) yang dijalankan di sana. Namun apa yang bisa diharapkan dari pelatihan hanya dalam tiga bulan? Akibatnya, sejumlah besar orang meninggal dalam pertempuran pertama mereka.

Kemudian beliau mengatakan tentang bagaimana Daulah memperlakukan keluarga mereka yang telah tewas dalam pertempuran:

Mereka akan memaksa istri Anda dan memintanya untuk menikah dengan pria lain, dan jika dia tidak melakukannya – maka dia akan dipindahka ke semacam hanggar, di mana wanita seperti dia tinggal bersama anak-anak mereka, berjumlah sekitar 15-20 orang, tanpa perlindungan dan dalam kondisi yang sangat sulit dalam kedinginan dan dengan makanan yang minim. Namun jika dia ingin pergi meninggalkan (Daulah), mereka tidak akan mengizinkannya.

Dan beliau berbicara mengenai pejuang asing di Daulah:

Kelima, saudara-saudara di sini. Mereka sangat bervariasi. Ada beberapa yang sangat menarik, dari negara-negara yang menakjubkan seperti Maladewa, Sri Lanka dan Australia, dari seluruh dunia.

Tapi di antara pejuang berbahasa Rusia ada banyak fitnah, banyak kebodohan. Kalian bisa pergi ke pengadilan Syariah dan memfitnah saudara demi ambisi pribadi. Para hakim sudah lelah dengan perkelahian kami.

Sebenarnya kesaksian Mujahid ini masih panjang, namun karena keterbatasan bahasa, kami hanya mengambil beberapa yang kami anggap penting dan kami pahami.

Pada poin kesembilan, Mujahid ini mengemukakan pertanyaan, mengapa intelijen dari berbagai negara termasuk Rusia tidak menghentikan orang-orang yang pergi bergabung Daulah? Bagaimana Nadir Abu Khalid bisa sampai ke Daulah?

Kenapa para ikhwah Muhajir yang berada di Istanbul diketahui oleh Unit Special Force Turki, namun mereka tidak ditangkap kecuali dalam kasus-kasus khusus seperti dalam kasus peledakan?

Apakah kalian tahu, Amir Al-Baghdadi pernah menjadi tahanan di penjara Amerika lalu tiba-tiba secara rahasia menjadi Amir?

Lihatlah Dagestan. Sebelum masjid kami penuh dengan orang dan pelajaran agama yang dilakukan oleh orang-orang seperti Nadir, Medinsky, Abu Umar, Abu Kamil Sultan dan saudara-saudara lainnya. Orang berbondong-bondong masuk ke Islam, terus belajar agama sehingga orang-orang kafir panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dan sekarang apa? Semuanya pergi, tidak ada pelajaran agama, hampir tidak ada dakwah, di mimbar-mimbar hanya ada tipe ulama seperti Abdullah Abu Amir dan mereka ditempatkan di bawah tekanan, orang tua bersedia memborgol anak-anak mereka agar menghalangi mereka untuk pergi ke masjid Salafi karena mereka tahu bahwa mereka akhirnya akan bepergian ke wilayah Daulah dan mati. SIapa yang menuai manfaat dari semua ini? Orang-orang kafir Rusia. Mereka menyombongkan kesuksesan rencana mereka, jika kalian tidak percaya bacalah media mereka.

Di akhir kesaksian, Mujahid ini mengatakan, lihatlah mereka yang mewakili Daulah dalam pesan dan seruan mereka kepada kaum Muslimin yang berada di negara-negara Kuffar, mereka menyerukan agar meledakkan dan membunuh dan menyembelih orang-orang kafir di sana dengan cara apapun dan tanpa membedakan mereka.

Lalu apa efeknya? Umat Islam di seluruh dunia semakin ditekan dan hak-hak mereka dibatasi, dan ini akan didukung oleh penduduk setempat pasca serangan serampangan seperti itu. Siapa yang mendapat keuntungan dari itu? Kuffar.

Saya bersyukur kepada Allah karena telah mendapat luka, sehingga bisa meninggalkan wilayah Daulah, dan kalian tahu berapa banyak saudara di sini yang ingin meninggalkan Daulah namun tidak bisa? Dan mereka mematuhi perintah mati karena sudah tidak punya pilihan. Oleh karena itu, tugas saya untuk memperingatkan karena saya tahu bahwa banyak yang terpesona dengan fitnah Daulah, oleh karena aku berharap (dengan kesaksian ini) mungkin mereka yang berpikir untuk bergabung Daulah akan berhenti dari mengulangi kesalahan orang lain.

( sumber : https://www.facebook.com/antihauaridj/posts/1497372310557896 )
Labels:
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget