Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Jabhah Nusrah Siapkan Mahkamah Syariah di Idlib

Jabhah Nusrah (JN), belum lama ini, menyampaikan pengumuman bahwa kota-kota yang telah dibebaskan dari pemerintah rezim Asad pada beberapa hari yang lalu akan dikelola dan diatur sesuai dengan Syariat Islam.

JN juga menyampaikan pesan bahwa mereka tidak akan memonopoli kekuasaan di wilayah tersebut.

Amir Jabhah Nusrah, Syeikh Abu Muhammad al-Jaulani juga mengatakan bahwa para penduduk kota Idlib di wilayah barat laut akan diperlakukan dengan baik oleh para pejuang JN dan juga oleh para pejuang lainnya yang telah membebaskan kota itu pada hari Sabtu yang lalu (16/05/2015).

“Kami menyampaikan salam penghormatan kami kepada seluruh warga Idlib dan juga atas dukungan mereka kepada putra-putra mereka para mujahidin, dan Insya Allah seluruh warga akan segera menikmati keadilan Syariat Islam yang akan melindungi agama dan darah mereka”, kata Syeikh al-Jaulani dalam suatu rekaman audio yang di-posting melalui salah satu media JN.

idlib_mujahidin

Pembebasan Idlib menandai jatuhnya kota-kota utama di Suriah untuk yang kedua kalinya di tangan kelompok mujahidin sejak konflik Suriah pecah. Peperangan tak seimbang yang berlangsung akhirnya memaksa rezim Suriah telah kehilangan kontrol atas sejumlah ibukota propinsi. Pertama, adalah Kota Raqqah yang dibebaskan oleh kelompok Daulah (ISIS) yang kemudian secara de-facto menjadi ibukota kelompok tersebut.

JN bersama dengan kelompok-kelompok mujahidin yang lain termasuk Ahrarus Syam telah berhasil mengambil alih Idlib yang terletak 30 km dari perbatasan dengan Turki setelah berjuang menghadapi empat hari pertempuran sengit dengan pasukan rezim Asad.

Pengaruh JN telah meluas hingga ke bagian barat laut wilayah Suriah yang berbatasan dengan dengan propinsi Antakya-Hatay di Turki dan pesisir laut Mediterania. Di wilayah inilah sebelumnya kelompok afiliasi Al-Qaidah ini telah berhasil menghancurkan paling tidak dua kelompok oposisi sekuler dukungan Barat pada beberapa bulan yang lalu.

Syeikh al-Jaulani menambahkan, pembebasan Idlib menunjukkan bahwa meminta bantuan kepada Barat ataupun kepada kekuatan-kekuatan regional hanyalah sebuah ilusi (tidak ada gunanya). Kemudian, beliau mendorong persatuan di antara kelompok-kelompok mujahidin yang telah berhasil membebaskan Idlib dan menyerukan dibentuknya pengadilan Islam (Mahkamah Syariah) untuk menyelesaikan perselisihan yang ada di antara umat Islam. Demikian juga seluruh properti/fasilitas milik publik akan dilindungi.

“Kami Jabhatun Nusrah mengkonfirmasi bahwa kami tidak berjuang untuk semata-mata demi mendapatkan kekuasaan atas suatu wilayah tertentu ataupun memonopolinya tanpa keterlibatan yang lain”, kata Syeikh al-Jaulani.

Pemimpin Jabhah Nusrah, Syeikh Abu Muhammad al-Jaulani juga menyerukan kepada masyarakat untuk kembali bekerja terutama bagi mereka yang terkait dengan bidang pelayanan umum dan bersifat esensial. Di antaranya mereka yang bekerja di pabrik-pabrik roti untuk urusan pangan dan urusan penerangan (kelistrikan).
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget