Halloween Costume ideas 2015
April 2015

Koalisi mujahidin Suriah di Idlib, Jaisy Fath, Sabtu (24/05), dilaporkan berhasil merebut kota Jisr Ash-Shughur di pedesaan Idlib. Mujahidin memulai operasi menaklukkan kota itu sejak Kamis lalu (23/04).


Jaringan berita Jabhah Nusrah wilayah Latakia, Marasil Latakiah, melaporkan mujahidin berhasil menaklukkan kota tersebut. Dalam foto yang dirilis, mujahidin berada di pusat kota.

Foto lainnya melihatkan seorang mujahidin sujud syukur atas kemenangan itu. Sementara gambar lainnya menunjukkan seorang mujahidin berhasil masuk ke gedung pemerintahan dan menyobek-nyobek foto Bashar Assad.

Kantor berita Al-Jazeera, melalui akun Twitternya, juga mengonfirmasi kemenangan ini. Kemenangan itu diraih setelah pejuang terlibat pertempuran sengit selama tiga hari.

Sementara itu, lembaga pengawas HAM menyebutkan hampir seluruh kota di bawah kontrol Jabhah Nusrah dan faksi-faksi pejuang lainnya. Mereka memasuki kota di tengah militer Suriah melarikan diri.

Menurut lembaga yang bermarkas di Inggris tersebut, kota Jisr Ash-Shungur merupakan kota strategis. Kota ini dilintasi jalur yang menghubungkan antara provinsi Idlib dan Latakia, kampung halaman Bashar Assad.

Jaisy Fath mengulirkan operasi merebut kota Jisr Ash-Shughur pada Rabu (22/04). Namun operasi itu benar-benar dimulai sehari setelahnya.

Di hari pertama mujahidin mampu memecah pertahanan baris pertama rezim di kota itu. Sejumlah pos pertahanan militer utama berhasil direbut dan berbagai senjata diamankan.

Di hari ketiga, mujahidin mampu memasuki pusat kota dan menduduki kota tersebut. Kini, tugas selanjutnya adalah mengamankan kota strategis itu dari serangan balik.

Mujahidin Jabhah Nusrah dan faksi-faksi di bawah naungan Free Syrian Armiy (FSA), Senin (20/04), saling bahu membahu menghalau serangan rezim dan milisi pro pemerintah di kota Bashrul Harir di pedesaan Daraa, yang berbatasan dengan Yordania. Di saat bersamaan, faksi-faksi pejuang mengumumkan membentuk pasukan penjaga perbatasan untuk mengendalikan seluruh perlintasan perbatasan.


Lembaga pengawas HAM Suriah mengatakan, pasukan bantuan Jabhah Nusrah dan faksi-faksi Islam lainnya telah tiba di kota Bashrul Harir. Kehadiran mereka untuk membantu pejuang yang mendapat serangan sengit di daerah perbatasan tersebut.

Mujahidin pun berhasil menghadang serangan tentara rezim yang didukung milisi bersenjata tersebut. Sedikitnya lima tank dan sejumlah kendaraan lapis baja musuh hancur. Sejumlah tentara dan milisi berhasil ditawan sementara 18 lainnya tewas, termasuk di antaranya berkebangsaan Afghanistan.

Sementara itu, setidaknya 11 mujahidin gugur dalam pertempuran tersebut. Salah satu di antaranya komandan pasukan.

Di waktu yang sama, faksi pejuang FSA mengumumkan membentuk pasukan khusus untuk menjaga perbatasan. Pasukan itu khusus bertugas mengelola jalur penyeberangan dan menghadang setiap penyusup, baik dari maupun ke Suriah.

Jalur penyeberangan antara Suriah dan Yordania berhasil direbut pejuang beberapa pekan lalu sehingga memaksa Yordania memperkuat penjagaan. Rezim Suriah yang telah mengumumkan jalur tersebut ditutup, berupaya merebut kembali dengan operasi militer.


Beberapa foto di atas menampilkan tentara rezim yang tertangkap dan terbunuh dalam pertempuran kemarin di Busra al-Harir

Dokumen yang ditemukan pada Tentara rezim berkebangsaan Iran dan Afghanistan 

Setidaknya 26 orang tewas pada hari Minggu (19/4) dalam serangan udara rezim Suriah di lingkungan dan kota-kota Aleppo dan Daraa yang dikuasai oposisi, aktivis dan kelompok pemantau mengatakan.

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) mengatakan bom barel dan rudal rezim Nushairiyyah telah menewaskan sedikitnya 18 orang, termasuk 8 anak-anak dan 5 wanita, di kota Karak Timur, Tafas, Al-Soura dan Dael di provinsi Daraa.

aleppo_bom_barel

SNHR mengatakan korban tewas akibat serangan udara brutal pada hari Minggu mencapai 49 di berbagai bagian di Suriah.

Kota utara Suriah Aleppo juga telah menyaksikan kampanye udara paling sengit dalam beberapa bulan.

Wartawan Zaman Al-Wasl di Aleppo mengatakan 10 orang meninggal dunia akibat serangan udara di lingkungan yang dikuasai Mujahidin di Al-Naireb, Al-Marjeh, Al-Hamidiyah, dan Al-Sakhour di Aleppo.

Petugas medis mengatakan kepada Zaman Al-Wasl bahwa ada lebih dari 120 orang yang telah gugur dalam kampanye udara sengit di Aleppo dalam seminggu.

Wilayah dari Aleppo yang dikuasai Mujahidin menghadapi serangan udara regular dari militer Suriah. Komisi penyelidikan PBB di Suriah telah mencatat penggunaan intens bom barel oleh pasukan Bashar Al-Assad di kota itu.

Mufti rezim Syiah Suriah Ahmed Badr Al-Din Al-Hassoun, berbicara di televisi rezim, mendesak penghancuran daerah yang dkuasai pemberontak.

"Kami menginformasikan warga sipil di sana, yang menjadi pendukung mereka (para pemberontak), atau tidak, untuk meninggalkan daerah itu. Setiap daerah dari mana serangan dilancarkan harus benar-benar dihancurkan," katanya, menurut Reuters.

Innalillahi wainna ilaihi raaji’uun, 2 Mujahidin Katibah Al-Faruq syahid, dan 3 lainnya terluka oleh serangan roket rezim syiah nusyairiyah di desa Ainul Ghazal. Demikian dilaporkan relawan Misi Medis Suriah, Abu Zubair, Ahad (19/4/2015).

syahid_mujahid

Semoga Allah jadikan pahala kedua ikhwah kita abadi abadan, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,

ﺭِﺑَﺎﻁُ ﻳَﻮْﻡٍ ﻭَﻟَﻴْﻠَﺔٍ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺻِﻴَﺎﻡ ﺷَﻬْﺮٍ ﻭَﻗِﻴَﺎﻣِﻪِ ﻭَﺇِﻥْ ﻣَﺎﺕَ ﺟَﺮَﻯ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻋَﻤَﻠُﻪُ ﺍﻟَّﺬِﻯ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻪُ ﻭَﺃُﺟْﺮِﻯَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺭِﺯْﻗُﻪُ ﻭَﺃَﻣِﻦَ ﺍﻟْﻔَﺘَّﺎﻥَ
“Ribat sehari fi sabilillah lebih baik daripada puasa sebulan ditambah qiyamullail. Apabila ia mati sedang ribat fi sabilillah maka pahala amalannya tersebut akan terus mengalir kepadanya, demikian juga rizkinya serta diberi keamanan dari fitnah kubur.” (HR. Muslim)

Kabar duka tersebut disampaikan sahabat Misi Medis Suriah dari Jabal Akrad pada pukul 4 dini hari. Sumber mengatakan bahwa, “Dua ikhwah syahid dan 3 lainnya terluka di Front Nabi Yunus. Allahumma Taqabbal syuhada-ana wasyfi jarhana wa mardhana. Mereka semua adalah ikhwah yang tergabung di Katibah Al-Faruq dari Desa Ainul Ghazal.”

Salah seorang yang Mujahid yang gugur adalah putra dari muadzin Masjid Ainul Ghozal yang merupakan tempat tinggal dari penanggung jawab Misi Medis Suriah, Syaikh Kholid Hafidzahullah. Kejadian ini bermula ketika para ikhwah melakukan ribath dan menggali parit pertahanan di Gunung Nabi Yunus. Qadarullah wa ma syaa fa’ala, roket hawen/mortar musuh menghantam dan meledak di posisi para ikhwah rahmatullah ‘alaihuma.

Izzat al-Douri, adalah salah satu pendiri ISIS yang sebelumnya pernah menjadi wakil utama di era kepemimpinan Saddam Hussein. Dari pernyataan pejabat Irak kepada stasiun TV Al Arabiya News pada Jum’at (17/4/2015), Izzat al-Douri dilaporkan tewas dalam operasi skala besar di Irak

Sementara Gubernur Provonsi Salahudin Iraq, Raed al-Jabbouri mengatakan bahwa Douri yang merupakan otak dari berdirinya ISIS (Daesh) telah terbunuh. Bahkan kabar tewasnya Douri dapat mengguncang anggota ISIS.

izzat-aldouri-isis

Douri (72) merupakan wakil kepala pemerintahan Sadam Hussein, Dewan Pemerintah Revolusioner. Sebagai wakil Sadam, dia mengincar kursi kepemimpinan Irak degan menikahkan putrinya dengan anak tertua Sadam, Uday Hussein, kemudian mereka bercerai. Lalu dia menjadi buronan pasca invasi AS di 2003, dan dipercayai memimpin pemberontakan terhadap pemerintahan syiah Iraq.

Jika diibaratkan permainan kartu politik, AS menyamakan Douri dengan jajaran “kartu raja” pada invasi AS selama 2003. Dengan demikian, kepalanya dihargai amat mahal oleh AS sebagai orang kepercayaan Sadam Hussein.

Ghassan Attiyah, ahli politik Irak dan kepala Yayasan Pengembangan dan Demokrasi yang berbasis di Inggris mengatakan kepada Al-Arabiya News bahwa, “Kematian Douri tidak diragukan lagi sebagai pencapaian terbaik Baghdad. Dia mencerminkan tokoh-tokoh utama dari rezim Sadam.”

Selain merajai parta Baath, Douri juga dikenal memimpin 2 kelompok pemberontak anti-pemerintah yang merupakan tarekat Naqshabandiah, sebuah cabang aliran Sufi di Iraq.

“Sejalan dengan ini, kematiannya akan menjadi kesempatan Partai Baath mereorganisir tubuh partai dan memilih pemimpin baru yang lebih mengakomodir aspirasi suara anggotanya dan mengadopsi jalur politik yang lebih moderat,” ujar Attiyah.

Pemerintah mengklaim Douri sebagai otak dari ISIS, hubungan partai Baath dengan ISIS pun masih menjadi teka-teki. Attiyah juga menambahkan bahwa gerakan Douri dan sekutunya serta ISIS kini tetap merupakan kubu yang berlawanan dengan Baghdad.

Partai Baath memang terkadang nampak tidak terlalu akur dengan ISIS yang melawan pemerintah di wilayah baratdaya Iraq, namun partai ini juga mengumandangkan perang dengan kelompok pejuang Sunni lainnya.

Mujahidin Suriah di bawah kelompok militer gabungan antar faksi seperti Ahrar Syam, Jabhah Nusrah, Jundul Al-Aqsha dan kelompok lainnya memulai operasi militer terhadap pasukan rezim Suriah di kota Idlib selama lima hari. Hasilnya kota Idlib jatuh ke tangan mujahidin pada ahir maret lalu.


Berikut ini video menarik yang memperlihatkan Tentara Rezim melarikan diri meninggalkan chekpoint. Setelah mereka terdesak oleh gempuran tembakan dari mujahidin berjam-jam, mereka kemudian menjadikan warga sipil sebagai tameng agar bisa melarikan diri.

Pejuang oposisi Suriah pada hari Rabu (1/4/2015) dilaporkan merebut sebuah perlintasan perbatasan dengan Yordania setelah bentrokan sengit dengan pasukan loyalis Bashar Al-Assad.

fsa-suriah

Sumber-sumber militer mengatakan kepada ARA News bahwa perlintasan Nasib di perbatasan Suriah-Yordania direbut pejuang oposisi menyusul bentrokan sengit dengan pasukan militer rezim Suriah.

"Pasukan kami mampu merebut perlintasan Nasib setelah memaksa milisi-milisi pro-Assad untuk mundur dari wilayah tersebut," kata Muhammad Horani, seorang anggota pasukan oposisi yang terkait dengan Tentara Pembebasan Suriah (FSA).

Pembebasan perlintasan Nasib adalah hasil dari operasi strategis dari beberapa pejuang oposisi Suriah, kata Horani kepada ARA News melalui telepon.

Jatuhnya perlintasan ini ke tangan pejuang oposisi Suriah juga diakui oleh para pejabat keamaan Suriah pada hari Rabu.

Pejuang oposisi Front Selatan (kebanyakan aktif di provinsi Qolamun dan Daraa) terlibat bentrokan sengit dengan pasukan yang loyal kepada Presiden Bashar Al-Assad dalam beberapa bulan terakhir. Perebutan perlintasan Nasib di perbatasan Yordania ini juga dianggap sebagai salah satu keuntungan besar bagi pejuang oposisi di selatan Suriah.

Konvoi ambulan yang mengangkut jasad-jasad tentara Suriah yang tewas dalam pertempuran di Idlib tiba di provinsi Turtuz, basis pendukung rezim. Mayat-mayat itu terdiri dari prajurit dan perwira militer.


Dilansir dari portal sirajpress.com, Ahad (29/03), di antara konvoi ambulan itu menuju ke daerah Qardahah di pinggiran Turuz. Daerah itu dikenal sebagai wilayah milisi Shabihah dan merupakan basis terkuat pendukung rezim.

Mayat-mayat yang tiba di Turtuz itu di antaranya perwira dan anggota militer. Termasuk yang menjadi sorotan adalah komandan Iman Manshur, Kapten Pilot angkatan udara Malik Muhammad Ahmad, Letnan Hisam Sulaiman Ali.

Sementara itu, mayat-mayat yang tiga di daerah Qardahah berjumlah 27 mayat. Puluhan mobil ambulan yang mengangkut mayat tersebut berhenti di rumah sakit Al-Basil.

Perlu diketahui, sebuah informasi menyebutkan sebanyak 200 mayat tentara rezim ditinggalkan di Idlib setelah mujahidin merebut kota itu. Mayat-mayat itu tidak sempat dievakuasi karena serangan sengit dari mujahidin.

Proses pengepungan wilayah Idlib oleh mujahidin

Kota Idlib sepenuhnya berada di bawah kontrol mujahidin pada Sabtu lalu (28/03). Selain pertolongan Allah, kemenangan tersebut tak lepas dari persatuan barisan mujahidin di kota itu.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget