Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

AS takut dengan Faksi Islam di Suriah

Direktur dinas intelijen Amerika Serikat CIA, John Brenna, Jumat (13/03), menyatakan bahwa negaranya tidak menginginkan rezim Bashar Assad di Suriah dan seluruh pilar-pilarnya runtuh. Hal itu karena di Suriah banyak kelompok-kelompok Islam “ekstrimis”.

“Tidak ada satu pun dari kita: Rusia, Amerika, (anggota) koalisi dan juga negara-negara Timur Tengah, menginginkan runtuhnya rezim dan pilar-pilar politik di Damaskus,” kata Brenna di depan Dewan Pusat Hubungan Luar Negeri AS di kota New York, Jumat.

Ia menunjukkan bahwa unsur-unsur yang dianggap ekstremis, di antaranya mantan aktivis Al-Qaidah saat ini meraih banyak pengaruh di sejumlah wilayah Suriah.

Pejabat senior AS itu menegaskan bahwa ancaman yang akan kita saksikan adalah memungkinkan mereka bergerak ke Damaskus. Oleh karena itu, paling penting adalah mendukung oposisi Suriah, yang bukan “ekstremis”.

Sebagaimana direncanakan, AS akan mengerahkan seribu tentara ke Turki dan Saudi serta Qatar untuk melatih oposisi Suriah yang dianggap moderat. Pejuang oposisi itu akan dikirim kembali ke Suriah untuk berperang melawan faksi-faksi yang dianggap ekstremis.

Akan tetapi, AS sampai saat ini masih belum satu pikiran dalam misi pelatihan itu dengan pemerintah Turki. Di mana, AS lebih mementingkan memerangi kelompok ekstrimis, sementara Turki lebih mementingkan melengserkan rezim Bashar Assad.

Sumber: arabi21.com
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget