Halloween Costume ideas 2015
07/15/14


Komandan Jaishul Islam, Zahran Allushi menyampaikan pesan di hadapan para mujahidin sebelum dimulainya peperangan dengan kelompok khawarij (ISIS) di wilayah Ghautah timur. Pembebasan ini dinilai sangat penting karena ISIS telah memecah konsentrasi mujahidin untuk memerangi tentara rezim di Damaskus.


Mantan karyawan di US National Security Agency (NSA), Edward Snowden, telah mengungkapkan bahwa intelijen Inggris dan Amerika dan Mossad bekerja sama untuk menciptakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Snowden mengatakan badan intelijen tiga negara menciptakan sebuah organisasi teroris yang mampu menarik semua ekstrimis dunia untuk satu tempat, dengan menggunakan strategi yang disebut "sarang lebah".

Dokumen NSA mengacu pada implementasi terbaru dari sarang lebah untuk melindungi entitas Zionis dengan menciptakan slogan-slogan agama dan Islam.

Menurut dokumen yang dirilis oleh Snowden, "Satu-satunya solusi untuk melindungi negara Yahudi" adalah dengan menciptakan musuh dekat perbatasannya ".

Kebocoran (dokumen) tsb mengungkapkan bahwa pemimpin dan ulama ISIS Abu Bakr Al Baghdadi mengambil latihan militer intensif selama satu tahun di tangan Mossad, di samping pelatihan dalam agama dan seni berbicara.



http://somdailynews.com/snowden-confirms-that-al-baghdadi-was-trained-by-mossad/

Seorang komandan pejuang revolusi Suriah ditembak mati di Amman, pihak kepolisian Yordan pada hari Minggu (13/7) menyatakan pembunuhan itu bermotif balas dendam yang dilakukan oleh anggota keluarga. Sementara, pihak oposisi menuding rezim Damaskus berada di balik kematiannya.


Komandan Brigade Liwa Mujahidin, Maher Rahhal ditembak dua kali di distrik Abu Nseir pada Jumat malam, kata seorang pejabat keamanan. Liwa Mujahidin merupakan salah satu kelompok pejuang anti Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Dalam pernyataannya, polisi mengatakan penyelidikan awal dan pengakuan saksi menunjukkan bahwa pembunuhan Rahhal terkait dengan “perseteruan keluarga”, sementara pejabat keamanan mengatakan hal itu tidak bermotif politik.

Polisi sedang mencari dua warga Suriah yang dicurigai telah membunuh Rahhal, beberapa hari setelah ia tiba di Yordania.

“Ketika pelaku mengetahui bahwa dia (Rahal) berada di Yordania, mereka masuk ke Yordan dan menembak mati dia,” kata pernyataan itu.

Tidak ada rincian lebih lanjut, tetapi polisi mengaku masih terus menyelidiki pembunuhan itu.

Oposisi Koalisi Nasional Suriah mengutuk pembunuhan itu dalam sebuah pernyataan yang diposting di situs resminya, Oposisi mengatakan pemerintahan Assad bertanggung jawab atas kejahatan itu.

Oposisi juga mendesak pemerintah Yordania untuk melakukan “penyelidikan yang serius” dan menangkap mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan Rahhal.

Pembunuhan Rahal merupakan pembunuhan tokoh pejuang yang pertama kali terjadi di Yordania, rumah bagi 600.000 lebih pengungsi Suriah.

Seperti diketahui, pemerintah Assad menuduh Yordan mendukung pejuang revolusi, tapi Amman membantah klaim tersebut.

(sumber : Zaman AlWasl)

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget