Halloween Costume ideas 2015
07/14/14

Syaikh Muslim Shishani berbicara tentang reaksi ISIS terhadap pembentukan Jabhah Islamiyyah, dan rumor mengenai penculikan para akhwat yang memiliki hubungan dengan kelompok pejuang asing.


Hampir semua mujahidin asli suriah (sering disebut dengan istilah "anshar") dari kelompok-kelompok Islam datang dan mendirikan kesatuan tunggal yang disebut Jabhah Islamiyyah dan mereka mengumumkan kepada masyarakat internasional, bahwa mereka tidak menginginkan demokrasi, mereka berjuang untuk pembentukan hukum Syariah, mereka ingin mendirikan negara Islam. Dan mereka memperingatkan bahwa mereka tidak akan lagi mentolerir ketidakadilan ini, dan akan menggunakan pengadilan Syariah untuk menyelesaikan konflik dengan ISIS atau mereka akan menggunakan kekuatan.

Tapi, media-media pro ISIS mulai myebarkan fitnah tentang Jabhah Islamiyyah, mengatakan bahwa mereka mendapat bantuan suplai dan dikelola oleh Arab Saudi dan Qatar, dan semua itu hanya kedok untuk mencapai demokrasi mereka. Dan akhirnya, dalam upaya ISIS berikutnya untuk mencegah Ahrar Sham, mereka mulai menembaki dan setelah itu berubah menjadi perang antara mereka.

Dalam perang ini, kami melihat banyak kebohongan dan kerusakan. Suatu malam, ketika saya dan Sayfullah kembali ke markas, ketika kami melewati satu markas ISIS, ia berhenti. Saat itu gerbang tertutup, dan sementara kami menunggu sampai mereka keluar, beliau menjelaskan kepada saya bahwa mereka ini adalah Jamaah Turki dan dia mengenal mereka dengan baik. Dan ketika mereka keluar mereka sangat senang melihat Sayfullah. Mereka berbicara dalam bahasa Turki dan ketika kami pergi ia menjelaskan bahwa mereka menolak keluar untuk memerangi Ansar dan bahwa amir mereka dari ISIS mengancam mereka dengan kekerasan. Dan mereka bertanya kepadanya untuk meminta nasehat. Dia menyarankan mereka untuk tidak mengangkat senjata terhadap umat Islam, dan jika mereka dipaksa, mereka harus keluar dari ISIS.

Dan kemudian hari, mereka mulai datang dengan banyak cerita. Salah satu dari mereka mengatakan, kami telah menyandera pasukan mereka dan meminta agar membebaskannya, mereka juga mengatakan bahwa wanita mereka telah diculik dan meminta kami agar menyelamatkan mereka. Cerita mereka, salah satunya telah ditemukan dan mengatakan telah diperkosa oleh lima orang. Saat itu aku berada di Aleppo, dekat Kafar Hamra, di tengah-tengah peristiwa ini, dan itu pasti sangat mengkhawatirkan kami, kemudian saya dan Sayfullah segera pergi ke kelompok Ansar, yang sedang berperang dengan ISIS, meskipun resikonya besar.
Dalam fitnah ini, mobil saya terkena empat kali tembakan, peluru-peluru itu sampai masuk ke dalam mobil saya, tetapi oleh karunia Allah tidak ada yang terluka. Dan mobil Sayfullah terkena beberapa kali tembakan, bahkan satu peluru melewati pakaian luarnya. Kami menemui kelompok Ansar yang kami kenal baik. Ketika kami sampai ke pos pemeriksaan ada keributan besar karena ISIS telah mengirimkan mobil dengan pelaku bom bunuh diri ke pos pemeriksaan tersebut dan ketika mereka melihat para pejuang asing (kami) mereka segera keluar dengan senjata terkokang dan bersiap untuk melawan kami.

Tapi Alhamdulillah, akhirnya kami sampai ke Anadan, sebagian markas mujahidin Ansar ada di sana. Di sana kami menemukan markas Jabhah Nushrah dan bertanya kepada mereka tentang hal itu, karena kami tahu bahwa mereka berhubungan dengan semua kelompok dan pasti memiliki informasi mengenai hal itu. Ketika mereka mendengar bahwa fitnah tersebut telah tersebar, mereka segera menyarankan kita masuk ke dalam mobil dan mengantar kami ke basis lain. Setelah sampai di sana kami menemukan tiga orang terluka, mereka warga Negara Dagestan, kami segera mengenali mereka, mereka berasal dari kelompok Abu Banat, kelompok yang telah saya bicarakan di atas. Sekarang mereka bergabung dengan ISIS dan memerangi Ansar. Amir Jabhah Nushrah mengatakan kelompok Nuruddin Zanki telah mengatakan kepada mereka dan mereka memeriksa pasukan mereka dan tidak ada yang melakukan hal itu. Saya bertanya kepada mereka jika ada orang lain yang bersama mereka atau tidak, mereka mengatakan bahwa wanita itu telah melarikan diri sendiri ke Kafr Hamra dan bahwa tak ada seorang pun kecuali mereka. Dan sementara kita berdiri di sana Jabhah Nushrah memasukkan mereka ke dalam mobil dan juga membawa  mereka dari Kafr Hamra ke ISIS.

Saat kami berdiri di sana dan amir dari kelompok lain pergi, kami bertanya kepada mereka, apakah ada tahanan perempuan dalam kelompok lain? Mereka mengatakan, jika kita mengetahui dengan pasti bahwa ada perempuan yang ditangkap oleh seseorang, kita sendiri yang akan melawan mereka, dan bahwa hal itu tidak benar. Mereka mengatakan bahwa meskipun suami mereka ditangkap, kita menganggap mereka saudara kita dan mengatakan bahwa semua wanita yang tinggal di Anadan yang ingin pindah ke Kafr Hamra akan diantar ke suami mereka. Pada saat itu memang ada banyak keluarga pejuang asing yang tinggal di sana dan jika ada yang ingin menangkap mereka maka tidak akan ketahuan.

Setelah itu, kami segera kembali ke ikhwah dari ISIS dan menjelaskan situasinya dan mengatakan, jika memang ada kasus seperti itu, mereka harus memberi kita info spesifik dan bahwa kita tidak akan meninggalkannya tanpa pengawasan. Setelah itu kami datang ke Salahuddin Shishani (amir JMA), dia mengatakan kepada kami hal yang sama, bahwa ia pergi kemana-mana dan mendengar tentang hal itu di mana-mana, ia meminta ISIS untuk menunjukkan satu orang wanita mereka yang telah diambil dari tahanan.

Dan ia berkata bahwa ia telah berjanji kepada mereka jika ini benar maka dia akan membantu memerangi kelompok yang melakukannya, tapi tidak ada yang menunjukkannya. Namun sudah terlambat, banyak ikhwah yang perlahan-lahan mulai terpengaruh pada rumor tersebut. Kami mencoba untuk menjelaskan kepada mereka, namun rumor tersebut menyebar begitu cepat, tanpa sempat kami menjelaskannya. Dan banyak pejuang asing yang marah dan mengatakan bahwa mereka akan membebaskan para akhwat.

(sumber : chechensinsyria)

Jabhat al Nusrah li Ahli Syam merilis laporan pertempuran terbarunya, terkait kesuksesan mereka menguasai sebuah desa di pinggiran Provinsi Hama.

Desa Rahjan dipinggiran Hama Timur, desa tersebut merupakan desa Menteri Pertahanan Rezim Nushairiyyah.Desa yang strategis dan memiliki geografis dikarenakan letaknya yang berhadapan dengan jalan penghubung satu-satunya untuk Rezim Nushairiyyah di Halab, yaitu jalan (Atsriya-Khanaser)

Pada desa tersebut terdapat lebih dari 150 syabihah, terbagi atas 7 lokasi tentara Nushairiyyah, sebagai berikut:
  1. Markas Komando (Artilleri) – Tempat dioperasikannya serangan Amaliyyah Istisyhadiyah
  2. Pos AlQuws
  3. Pos Syakwisa
  4. Pos Buyudh
  5. Pos antara Syakwisya dan Buyudh
  6. Madrasah
  7. Rumah anak putri Menteri Pertahanan
Waktu Penyerangan:
Operasi bermula disaat terbenam matahari pada hari Kamis, 12 Ramadhan 1435 H bertepatan dengan 10 Juli 2014. Allah ta’ala memenangkan mujahidin dengan membebaskan Desa pada Jum’at siang, 13 Ramadhan 1435 H – 11Juli 2014 M. Bagi Allahlah pujian dan sanjungan.

Rincian peperangan:
Operasi dilakukan di dua wilayah:
1. Dari arah Selatan- Barat
2. Dari poros Utara -Timur

Setelahnya mempersiapkan serangan dengan senjata berat,seorang alAkh pelaku operasi Istisyhad -Abu Bakr alKuwaity- semoga Allah meridhainya melakukan operasi istisyhad dengan menggunakan mobil lapis baja BMBbermuatan bom menghantam depan markas komando (artilleri).Bumi pun  berguncang dari bawah kaki-kaki mereka, menewaskan seluruh orang yang ada di bangunan tersebut kecuali tiga orang yang terbunuh pada waktu fajar dihari itu,

Kemudian menyisir sudut-sudut desa dengan senapan mesin berat dan sedang serta meriam hingga hari Jum’at pagi hari, setelah itu menghancurkan tank T-72 dengan roket Konkours dan meledakkan yang lainnya dengan meriam tank dan ikhwah Mujahidin menyergap setelahnya dengan mobil BMP mengarah ke Selatan Barat (selatan madrasah).

Kemudian mujahidin berhasil menyergap masuk ke dalamnya dari arah pos AlQuws.

Penyisiran berlanjut ke rumah-rumah desa, lebih dari 14 jam Mujahidin berada di daerah tersebut dibarengi dengan bombardir pesawat tempur sepanjang operasi penyergapan.Setelah itu Allah anugerahkan kepada saudara kalian para Mujahidin dengan menaklukkan desa dan meraih sejumlah perangkat perang dari tentara Nushairiyyah di gurun pasir.Beberapa pos-pos musuh ketakutan akan hadirnya mujahidin.

Hasil-hasil (yang diperoleh) dari pertempuran:
  • Lebih dari 50 syabihah terbunuh dan menawan lebih dari 10 lainnya dari kalangan tentara Nushairiyyah, menangkap sebagian syabihahrezim Nushairiyyah di desa.
  • Meraih Ghonimah meriam 130 mm dan meriam 122 mm, empat buah tank, meriam 37 mm, meriam 57mm, senapan mesin 23mm dan Dushka, berikut sejumlah roket Kornet yang mampu menghalau Tank, dan sejumlah besar gudang amunisi dan persenjataan ringan.
kondisi 2 tank tentara rezim tertangkap kamera dari kejauhan 

strategi sebelum penyerangan ke desa rahjan, pinggiran hamah

konvoi jabhah nushrah menuju medan tempur

ledakan pada markas musuh akibat bom syahid abu bakr alkuwaiti

puing-puing berserakan akibat ledakan bom syahid

serangan Tank Jabhah Nushrah ke markas rezim

sebagian ghanimah di desa Rahjan

ledakan gedung amunisi di desa rahjan

mujahidin mulai memasuki desa rahjan

 
Satu mayat tentara rezim di desa rahjan

Itulah keutamaan Allah, Dia berikan kepada siapa saja yang dikehendaki, dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui. Allah-lah yang akan memenangkan UrusanNya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget