Halloween Costume ideas 2015
07/07/14

Dalam sebuah sebuah rilisan audio, ketua majelis syar’i di Jabhah Islamiyah, Syaikh Abu Abdul Malik berkata bahwa kekuasaan yang dimiliki oleh ISIS adalah kekuasaan sementara, yang insyaAlloh akan segera hilang, kekuasaan ini didirikan pada saat orang-orang lain tengah sibuk untuk mempertahankan diri dari serangan musuh.

Syaikh Abu Abdul Malik berkata : “Sesungguhnya deklarasi ini adalah salah satu dari sikap konyol, kaum khawarij itu berusaha memanipulasi Syariat Islam, perjalanan jihad dan nasib umat Islam dengan deklarasi tersebut. Khilafah itu bukan seperti mimpinya orang-orang narsis yang berangan-angan hidupnya penuh dengan ketenaran, akan tetapi ia adalah ibadah yang agung, tujuannya adalah menjaga urusan umat, menjaga kebutuhan mereka dan menunaikan hak-hak mereka, proses berdirinya harus melalui tahap musyawarah dengan syura kaum muslimin. Barangsiapa yang mengklaim telah menegakkannya tanpa syura, maka ia telah mempersilahkan dirinya untuk dibunuh”.

Ia menambahkan bahwa Ahlul Halli wal Aqdi-lah yang berhak memilih seorang imam. Ahlul Halli wal Aqdi terdiri dari orang-orang berpengaruh dan cerdas serta diikuti oleh umat, dan ini tidak dapat dipenuhi dalam sebuah majelis syura pada salah satu tanzhim saja, tanpa keikutsertaan tanzhim dan jamaah-jamaah jihad lainnya.



Syaikh Abu Abdul Malik memandang bahwa deklarasi kekhilafahan ISIS hanyalah sebuah makar jahat terhadap kaum ahlus sunnah di wilayah ini (Iraq dan Syam), penyebab perang saudara, penghilang kekuatan, dan menyediakan segala alasan bagi para musuh-musuh Islam untuk menyerang bangsa-bangsa muslim.

(sumber : Ad-Durar Asy-Syamiyah)

Setelah dikabarkan terluka, Komandan Dewan Militer Jabhah Islamiyah sekaligus pemimpin Jaisy Islam, Zahran Alush akhirnya muncul dan menyatakan bahwa dirinya baik-baik saja, ia juga mengumumkan untuk melanjutkan operasi pembersihan Ghouthah Timur dari para khawarij ISIS.


Dalam akun twitter pribadinya, Alusy berkata pada hari Kamis (3/7), “bulan Ramadhan ini kita awali dengan mendapatkan berkah berupa hujan lebat, diteruskannya operasi membuka kepungan atas Damaskus, dimulainya serangan tahap baru terhadap Kota Damaskus dan diteruskannya operasi pembersihan Ghouthah Timur dari para Khawarij”.

Jaisy Islam terlibat dalam pertempuran penting menghadapi ISIS di wilayah Ghouthah Timur, Provinsi Pesisir Damaskus, mereka berhasil merebut wilayah yang luas dari tangan jamaah tersebut.
Sebelumnya pada hari Kamis (3/7), juru bicara resmi Jabhah Islamiyah, Kapten Islam Alush membantah kabar yang mengatakan bahwa Zahran Alush terluka, dan menambahkan bahwa ia dalam keadaan baik-baik saja

(sumber : Ad-Durar Asy-Syamiyah)

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget