Halloween Costume ideas 2015
07/05/14

“Al Ittihad Al Islami li Ajnad Asy Syam” adalah persatuan dari 5 faksi jihad di pinggiran Damaskus, sebagaimana yang ditunjukkan dalam video deklarasinya yang diunggah di internet pada Sabtu (30/11/2013).

Kelima Faksi Jihadis itu adalah :

  1. Alwia Kataib Habib al Mustafa
  2. Alwia Kataib as Sahaba
  3. Kataeb Shabab al Huda
  4. Tajammu Amjad al Islam
  5. Liwa Derra al Aseema

Kelima faksi tersebut membawahi 53 kelompok Mujahidin. Dengan estimasi perkiraan jumlah pejuang 15.000 personel mujahid, membuatnya  menempati posisi teratas sebagai kelompok jihad paling tangguh di Damaskus.

Mereka juga memiliki pengaruh yang kuat di pinggiran Damaskus, seperti Daraya, Moudamiyah, Ghouta Asy Syarqiyyah, dan Qalamoun.

Meski jarang disorot oleh media massa, mereka memiliki banyak andil di berbagai front. Alwia Kataib Sahaba telah berjuang selama setahun ini di wilayah Daraya. Liwa Derra al Aseema pernah melakukan serangan dahsyat meledakkan Gedung Harasta milik rezim, menewaskan lebih dari 200 tentara musuh. Alwia Kataib Habib al Mustafa dan Kataeb Shabab al Huda berjasa besar dalam menaklukkan Tamico.

Kelimanya juga dipandang konsisten ketika bertempur dan tak pernah mundur alias lari dari peperangan.
Dipimpin oleh Abu Muhammad Al Fatih, Al Ittihad Al Islami li Ajnad Asy Syam atau yang berarti “Koalisi Islam Dari Tentara-Tentara Syam” bertujuan untuk meruntuhkan kekuasaan Bashar Assad dan menegakan Khilafah Islam di Suriah.

Bidang media Mujahidin Ittihad Islami li-Ajnad Asy-Syam pada 1 Ramadhan 1435 H yang bertepatan dengan hari Ahad (29/6/2014) merilis seri pertama dari serial video “Sesungguhnya inilah jihad”. Video berdurasi 8 menit 21 detik tersebut berjudul “Ramadhan penuh kebaikan meskipun ditengah pengepungan dan penderitaan”.

Amir Mujahidin Ittihad Islami li-Ajnad Asy-Syam, Syaikh Abu Muhammad Al-Fatih, muncul dalam video tersebut. Beliau menjelaskan bahwa Ramadhan tahun ini merupakan Ramadhan tahun keempat secara berturut-turut dimana kaum muslimin Suriah hidup dalam pengepungan dan serangan tiada henti dari pasukan Nushairiyah dan milisi-milisi Syiah bayarannya.



“Inilah Ramadhan keempat bagi penduduk muslim Suriah, sedangkan mereka sampai saat ini masih terus merasakan penderitaan akibat kezaliman dan kejahatan orang-orang zalim. Mereka masih merasakan penderitaan dari rezim yang aniaya dan zalim ini, yang menodai semua kehormatan.”

Amir Mujahidin Ittihad Islami li-Ajnad Asy-Syam berdiri dengan latar belakang kota Qasiyun, pinggiran Damaskus dan pegunungan Qasiyun yang tampak di kejauhan.

“Inilah matahari tenggelam di balik pegunungan Qasiyun. Tentu saja di berbagai penjuru dunia, kaum muslimin menghadapinya [momen buka puasa ini] dengan beraneka ragam makanan dan minuman, bermacam-macam jenisnya. Ingat-ingatlah, bahwa di belahan bumi ini ada anak-anak, kaum wanita, kakek-kakek dan nenek-nenek tidak mendapatkan sesuatu pun untuk berbuka puasa, selain beberapa tetes air minum, atau sebagian tepung gandum, atau beberapa kerat roti.”

“Bombardir dari atas kepala mereka. Pengepungan dari sekeliling mereka. Seluruh dunia [orang-orang kafir] bersekongkol melawan mereka, namun mereka tetap bertahan dengan tegar, melaksanakan ribath, di belahan negeri yang diberkahi ini, di negeri yang suci ini, di negeri Syam.”

“Dalam hadits yang shahih dari sahabat Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu ia berkata: “Saya telah mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Duhai telah beruntunglah negeri Syam. Duhai telah beruntunglah negeri Syam. Duhai telah beruntunglah negeri Syam.” Maka para sahabat bertanya, “Kenapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Itulah para malaikat Allah sedang membentangkan sayap-sayap mereka untuk menaungi negeri Syam.”


Amir Mujahidin Ittihad Islami li-Ajnad Asy-Syam menjelaskan bahwa seluruh bangsa di dunia dengan beragam bahasa dan TV mereka telah menyaksikan rezim Nushairiyah Suriah membantai anak-anak, wanita, remaja, dan orang tua muslim di Suriah. Namun seluruh dunia mendiamkan saja tragedi memilukan tersebut.

Kaum muslimin Suriah pun kembali kepada kesadaran mereka, ribath mereka dan jihad mereka. Mereka menggantungkan harapan mereka kepada Allah semata. Inilah berkah bulan suci Ramadhan. Inilah hembusan kebaikan bulan suci Ramadhan bagi penduduk muslim Suriah.

[arrahmah]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget