Halloween Costume ideas 2015
05/12/14

(11/05/2014) - Serangan beberapa Bom Barel yang dilancarkan pesawat tempur rezim di wilayah Nawa, provinsi Daraa. Kejadian kemarin hari Ahad ini memperlihatkan hancurnya sejumlah bangunan dan menelan banyak korban jiwa termasuk warga sipil.

















Bom Barel adalah senjata andalan rezim untuk menyerang wilayah yang dikuasai mujahidin. Operasi hampir dilakukan setiap hari di seluruh wilayah Suriah.



Akun resmi Jabhah Islamiyah melaporkan bahwa mujahidin pada hari Jum’at (9/5/2014) menghujani bandara militer Nairab di Aleppo dengan roket-roket Grad.


Bandara militer Nairab merupakan pangkalan militer milik angkatan udara rezim Nushairiyah Suriah. Dari bandara inilah pesawat-pesawat tempur dan helikopter-helikopter tempur rezim Nushairiyah bertolak untuk melakukan serangan-serangan udara terhadap wilayah kaum muslimin.


Akun resmi Jabhah Islamiyah melaporkan bahwa mujahidin Jabhah Islamiyah berhasil menguasai empat bangunan dan menewaskan 13 tentara rezim dalam pertempuran di desa Jam’iyatu Az-Zahra’ pada Sabtu (10/5/2014). Mujahidin juga menghancurkan sebuah meriam B 9 dan merebut sejumlah senjata dan amunisi dari tangan pasukan rezim.

Video berikut menunjukan mujahidin berhasil menempati 4 bangunan yang sebelumnya menjadi markas tentara rezim.





Desa Jam’iyatu Az-Zahra adalah desa Nushairiyah di kota Aleppo. Desa tersebut merupakan salah satu markas pertahanan terkuat pasukan rezim Suriah dan milisi-milisi Syiah di Aleppo. Serangan mujahidin terhadap desa tersebut menandakan mujahidin mulai mampu mendesak pasukan rezim dan milisi-milisi Syiah di Aleppo.

Militer Israel, Ahad (11/05), mengumumkan menutup perlintasan Qunaithirah yang terletak antara wilayah Suriah dan sebagian wilayah jajahan Israel, dataran tinggi Golan. Perlintasan berbatasan ini ditutup karena alasan keamanan.

“Wilayah sekitar Qunaithirah telah ditutup untuk umum karena alasan keamanan,” kata juru bicara militer Israel kepada kantor berita AFP dan dilansir Al-Quds Al-Arabi.

Sejumlah sumber Israel menjelaskan bahwa negaranya takut pertempuran antara mujahidin dan militer rezim di provinsi Qunaithirah yang merupakan ibukota provinsi Golan berdampak pada wilayahnya. Seperti diketahui, Israel telah menjajah dataran tinggi Golan sejak 1967 M.

Sekitar dua bulan terakhir, mujahidin melancarkan operasi besar-besaran untuk merebut provinsi yang berbatasan dengan Israel tersebut. Sekitar 30 ribu mujahidin dari 55 lebih brigade perlawanan ikut serta dalam operasi yang dinamakan ‘Front Selatan’ itu.


Beberapa minggu lalu, mujahidin dilaporkan meraih kemajuan di provinsi tersebut. Mujahidin merebut wilayah perbukitan Qunaithirah setelah terlibat pertempuran sengit dengan tentara rezim Suriah.

Mujahidin berusaha menancapkan kekuatan di perbatasan Israel dengan menyatukan wilayah kontrol pejuang di provinsi Daraa dengan wilayah Qunaithira.

Baku tembak antara sesama pasukan loyalis rezim Suriah kembali terjadi di sekitar ibukota Damaskus. Dilaporkan sejumlah dari mereka terluka akibat aksi saling serang ini.

Dilaporkan Ardalrebat, Sabtu (10/05), insiden itu terjadi pada Jum’at lalu (09/05). Baku tembak itu melibatkan pasukan Sabiha (milisi loyalis Bashar Al-Asad) dan tentara nasional Suriah di pos penghalang Qarinah yang terletak di pintu masuk kota Yabrud, pedesaan Damaskus.

Sebelumnya, saling serang antara sesama pendukung Bashar Al-Asad juga terjadi di kota Sayyida Zainab, ibukota Damaskus. Bentrokan yang melibatkan milisi Syiah, brigade Husain, dan pasukan Sabihah itu dilaporkan mulai menggunakan senjata berat. Menurut informasi, pasukan Sabihah yang merupakan asli Suriah tidak suka keberadaan milisi Syiah di wilayahnya.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget