Sebuah halaman jejaring sosial menunjukkan pembangunan benteng beton yang dimulai sejak dua hari yang lalu (26/04/2014) di sepanjang perbatasan dengan wilayah Suriah. Pembangunan dimulai dari selatan Provinsi Hatay.


Selain di Hatay, akun yang beralamat twitter di @AlNusrah juga menyebut pembangunan serupa telah dimulai di Gaziantep pada Januari lalu. Pembangunan ini dimaksudkan sebagai pencegah penyelundupan dan pelintas batas ilegal.

Dinding-dinding ini jika selesai akan sepanjang 1200 meter. Sedangkan berat bloknya sekitar sembilan ton.
Kegiatan melintas batas di perbatasan Turki – Suriah di area-area yang tak terjangkau oleh aparat perbatasan setempat.

Konstruksi serupa antara Nusaybin dan Qamishli pada sepanjang perbatasan Suriah di bulan Oktober lalu mendapatkan protes. Bahkan walikota distrik Sirnak mogok makan karenanya.