Halloween Costume ideas 2015
04/18/14

Foto-foto perempuan jihadis yang memegang senjata makin sering muncul di internet dan media cetak maupun media elektronik. Foto-foto ini memang jadi incaran publik. "Selalu saja ada ketertarikan besar pada isu jihadis (perempuan) ini", kata pengamat Guido Steinberg dari yayasan politik SWP di Berlin.


Fenomena ini memang sudah ada sejak lama, misalnya dalam berbagai peperangan yang dilakukan perempuan di Palestina dan Irak, atau oleh para mujahidin di Chechnya.


Tentu kita masih ingat, Seorang bocah perempuan berusia 16 tahun tanpa sepengetahuan orangtuanya memilih untuk menjadi jihadis di Suriah. Dia adalah dari keluarga wilayah Konstanz, di selatan Jerman. Sang ayah yang berasal dari Aljazair dan ibu berdarah Jerman, sempat menyangka anaknya diculik atau menjadi korban tindak kriminal.

Belakangan ketahuan, putrinya yang sedang duduk di bangku sekolah menengah atas itu memalsukan surat kuasa untuk bisa pergi ke luar negeri tanpa wali. Ia disebutkan meninggalkan Jerman dari Stuttgart menuju Turki, untuk kemudian ke Suriah dengan mengambil jalan darat.

Dengan dorongan aqidah islam, keinginan untuk bejuang di medan jihad lalu menolong sesama muslim membuat mereka tidak takut dengan apapun. Video berikut ini memperlihatkan perbedaan tentara perempuan rezim suriah atas nasionalisme-nya dan mujahidah atas aqidah islam.



  

17/04/2014 - Presiden Suriah Bashar Al- Assad seharusnya sudah kalah dalam pertempuran jika Iran tidak mendukungnya, Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Angkatan Udara Iran Brigjen Amir Ali Hajizadeh mengatakan.

Kantor berita Iran Fars melaporkan Hajizadeh mengatakan bahwa Al-Assad telah mencapai kemenangan atas pihak oposisi dengan dukungan dari kekuatan yang berbeda dari luar negeri. ”Dia tetap berkuasa hanya karena Iran menginginkannya,” katanya.

Fars mengatakan bahwa Hajizadeh menyampaikan komentar itu pada perayaan diselenggarakan pada Jumat.”Delapan puluh enam negara di seluruh dunia ingin mengganti rezim Suriah dan mengatakan bahwa Al-Assad harus berhenti,” katanya,” semuanya gagal karena Iran ingin sesuatu yang berbeda.” lanjutnya:” Semua negara dikalahkan di akhir pertempuran.”

Dia mengatakan bahwa AS Menlu John Kerry mengakui kegagalannya dan peristiwa yang terjadi dibentuk sesuai dengan”Rencana Hizbullah dan Iran”. [middle-east-monitor]

Homs, kota pertama yang mulai melakukan perlawanan terhadap Presiden Bashar al – Assad,  pada tahun 2011. Kota Homs yang pertama menjadi pusat perlawanan itu, telah menjadi simbol dari kehancuran dan kematian dari kezaliman rezim Assad. Kematian setiap hari terus berlangsung, tanpa ada yang bisa memberikan bantuan.

Dalam beberapa bulan terakhir , pasukan pemerintah telah merebut kembali beberapa daerah yang dikuasai mujahidin  dan wilayah perbatasan , menutup rute pasokan mujahidin dari Lebanon dan mengamankan jalan raya utama menuju  utara dari Damaskus.
              
Ratusan orang masih terjebak di bagian kota tua itu, mereka  dikepung di pinggiran kota  oleh pasukan pemerintah dan milisi pro -Assad. Sesekali terdengar mortir, tembakan, dan bom birmil yang dijatuhkan ke dalam kota.

Berikut ini sebuah foto udara yang diambil tgl 17/04/2014, menunjukan hancurnya kota Homs akibat kebrutalan Tentara rezim Assad.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget