Halloween Costume ideas 2015
03/17/14

Sekelompok pengacara Lebanon akan mengajukan gugatan untuk penangkapan dan penuntutan Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moallem, yang sedang memulihkan diri dari operasi jantung di Beirut, atas tuduhan membunuh warga negara Lebanon, ujar salah satu pengacara pada Ahad, 17 Maret 2014.

“Gugatan akan diajukan pada hari Senin oleh 13 pengacara Lebanon yang menuntut penangkapan menteri luar Suriah atas tuduhan membunuh warga Lebanon,” kata Tareq Shandab seperti dilansir dari Anadolu Agency, Senin.

Ia mengutip serangan rezim Suriah baru-baru ini di kota Arsal, Lebanon timur yang saat ini menjadi tempat berteduh bagi ribuan pengungsi Suriah.

Shandab menegaskan bahwa tidak ada kekebalan diplomatik yang dapat diberikan kepada al-Moallem. Ia mencatat bahwa Liga Arab telah melucuti pemerintah rezim Suriah Bashar al-Assad dari keanggotaannya di badan organisasi pan-Arab.

Al-Moallem dirawat di sebuah rumah sakit di Beirut sejak Kamis malam dan telah melakukan operasi by-pass jantung sehari kemudian, lapor sumber medis Lebanon pada Jumat, (15/03).

Diplomat Suriah ini masih dirawat di Pusat Medis American University of Beirut.

Media Lebanon juga melaporkan bahwa Duta Besar Suriah di Beirut Ali Abdelkraim dan Menteri Keuangan Lebanon Ali Hassan telah mengunjungi al-Moallem di rumah sakit.

Faksi pejuang Suriah Jabhah Nusrah baru-baru ini mengungkap dibalik kemunduran pejuang Suriah di kota Yabrud di daerah Kalamoon, pedesaan Damaskus. Jabhah Nusrah (JN) mengatakan bahwa sejumlah faksi oposisi Suriah ‘sengaja’ menarik diri dari daerah strategis tersebut.

Juru bicara JN di daerah Kalamoon, Abdullah Azzam al – Shami mengatakan bahwa kota Yabrud tidak jatuh, akan tetapi diserahkan kepada pasukan Nushairi dan tentara bayaran Syiah Hizbullah Lebanon. Karena, lanjutnya, faksi-faksi pejuang di kota tersebut tidak memberikan perlawanan terhadap pasukan musuh.

Ia menjelaskan bahwa para komandan faksi militer di kota itu, Sabtu malam (15/03), menggelar pertemuan dan memutuskan mundur dari kota Yabrud tanpa melakukan perlawanan sedikit pun atau diberikan kepada militer Suriah dan Syiah Hizbullah. Ia pun bertanya-tanya, “Apakah Yabrud diberikan secara gratis, ataukah telah dijual!?,” katanya menduga.

Al-Shami melanjutkan bahwa JN di Kalamoon berusaha keras memobilisasi seluruh faksi pejuang untuk  tetap berada di Yabrud. Ia juga menunjukkan fenomena yang terjadi di kota tersebut ketika pasukan Nushairi berhasil merangsek maju di kota strategis itu.

“Ketika bukit Al-Qabah di dekat Yabrud jatuh, seluruh faksi bersenjata utama yang berada di kota tersebut melarikan diri, kecuali hanya sebagian dari mereka yang masih bertahan,” katanya. Ia menambahkan, fenomena itu kembali terjadi ketika santer beredar kabar bahwa rezim telah mengontrol penuh kota Yabrud.

Ia menegaskan bahwa JN bersama sejumlah faksi pejuang lainnya hingga Ahad siang (1/03) masih bertahan di kota Yabrud. Mereka berusaha menata kembali barisan pejuang Suriah akan tetapi hal tersebut tidak berhasil.

Dalam pembicaraannya yang dilansir ardalrebat.net tersebut, Al-Shami menyayangkan sikap sejumlah faksi pejuang Suriah ketika barisan mereka hendak dirapikan kembali. Mereka sibuk dengan isu bahwa Yabrud telah jatuh, meskipun kami (JN) masih berada di kota itu.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget