Halloween Costume ideas 2015
03/11/14

Sejumlah milisi Syiah Hizbullah di daerah Kalamoon, pedesaan Damaskus, dilaporkan tewas dan terluka akibat serangan salah sasaran yang dilancarkan rekan mereka. Sejumlah sumber rezim Suriah menduga serangan itu akibat carut-marut koordinasi di internal pasukan loyalis Bashar Al-Asad.


“Sebuah artileri yang ditembakkan milisi rezim, kemarin (Ahad, 10/03), mengenai milisi Syiah Hizbullah di Kalamoon sehingga menyebabkan sejumlah mereka tewas dan terluka,” kata sejumlah sumber rezim Suriah sebagaimana dinukil islammemo.cc dari situs all4syria.info, Senin, 10/03/2014.

Mereka bertanya-tanya, apakah serangan itu terjadi karena perselisihan sesama mereka, atau carut marut koordinasi, atau kesalahan militer yang dilakukan tentara Bashar Al-Asad.

Akan tetapi, sejumlah sumber menyebutkan bahwa kesalahan itu akibat carut marut koordinasi antara anak buah Bashar Al-Asad dan milisi Syiah Hizbullah. Mereka menunjukkan, hal itu terlihat jelas di rumah sakit Kalamoon yang juga dijadikan markas milisi loyalis rezim.

Sumber-sumber itu menjelaskan bahwa insiden itu terjadi ketika milisi Syiah Hizbullah merangsek maju menyerbu pejuang Suriah. Sementara anak buah Bashar Al-Asad terus menembakkan mortir, tanpa mengetahui rekan mereka telah merangsek maju. Akibatnya, sejumlah milisi Hizbullah tewas dan terluka sehingga memaksa mereka kembali mundur.

Video ini menggambarkan kondisi mujahidin di setiap pertempuran. Mereka tak kenal lelah siang malam untuk membebaskan bumi syam dari kebiadaban Rezim Assad. Jelas sekali hanya dorongan iman yang membuat mereka bertahan di medan jihad. Sebuah harapan besar dari semua mujahidin untuk tegaknya Khilafah Islam bukan negara sekular konspirasi Barat.




Mujahidin Ahrar Syam menggempur Basis Militer Rezim di Tallah Syaikh Hadid dekat Karnaz menggunakan meriam 57 mm. Meriam dengan kaliber sebesar ini cukup untuk menembus tembok yang akan melukai dan menewaskan para tentara yg bersembunyi di dalam gedung-gedung mereka.



Begitu juga sebuah Tank Rezim berhasil dihancurkan dalam pertempuran ini.


Sekelompok biarawati di Suriah yang diamankan oleh Jabhah Nusroh selama lebih dari tiga bulan telah dibebaskan, dan sedang dalam perjalanan ke Damaskus melalui Lebanon.

Sebuah sumber keamanan Lebanon mengatakan para biarawati telah dibawa ke kota Lebanon Arsal awal pekan ini dan menuju ke Suriah pada hari Minggu (9/3) didampingi Kepala instansi keamanan Lebanon dan seorang pejabat intelijen Qatar .


Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, dan sumber pejuang di daerah tersebut, mengatakan pembebasan para biarawati telah disepakati sebagai bagian dari pertukaran tawanan dengan pembebasan sejumlah tahanan perempuan oleh rezim Assad.

“Kesepakatan ini untuk membebaskan 138 perempuan dari penjara al-Assad,” kata sumber pejuang.

13 suster dan tiga pembantu diamankan dari kota Kristen Maaloula utara Damaskus pada bulan Desember dan dibawa ke kota yang dikuasai Mujahidin Suriah dekat Yabroud, di mana sebelumnya mereka telah diamankan oleh Jabhah Nusra, menurut sebuah laporan kantor berita AFP .



Salah satu dari 13 biarawati yang dibebaskan Ahad malam setelah tiga bulan diamankan oleh kelompok Jabhah Nusrah mengatakan bahwa mereka diperlakukan dengan baik.

“(Mereka) memperlakukan kami dengan hormat, dengan kebaikan dan sopan santun yang tinggi. Mereka tidak pernah memukuli atau melukai kami,” kata salah seorang biarawati mengatakan kepada wartawan di Jdeidet Yabous di perbatasan antara Suriah dan Lebanon, di mana mereka diserahkan kepada pejabat Libanon dan Qatar, sebagaimana dilansir oleh WorldBulletin, Senin (3/10/2014).


Di tengah serangan bertubi-tubi yang dilancarkan tentara loyalis Bashar Al-Asad dan milisi Syiah Hizbullah Lebanon terhadap mujahidin Suriah di kota Yabrud di daerah Kalamoon, mujahidin berhasil melancarkan penyergapan sempurna terhadap milisi Syiah Hizbullah. Empat komandan milisi bentukan Iran itu dilaporkan tewas dalam penyergapan di kota yang terletak di pedesaan Damaskus tersebut.

Dilansir dari almokthsr.com, Ahad (9/03), aktivis Suriah melaporkan bahwa mujahidin berhasil menewaskan empat komandan Halish, sebutan baru untuk Syiah Hizbullah, dalam penyergapan sempurna oleh mujahidin Suriah di dekat kota Yabrud, daerah Kalamoon.

Di saat bersamaan, jet tempur pasukan rezim melancarkan lima serangan udara ke kota tersebut dan sekitarnya, sementara helikopter rezim menjatuhkan dua bom Birmil ke pasar utama di kota itu.

Di sisi lain, mujahidin Suriah berhasil mengontrol kembali desa Sahal yang terletak di pinggiran kota Yabrud. Sebelumnya, desa itu diduduki pasukan Bashar Al-Asad selama dua hari setelah terlibat pertempuran sengit dengan mujahidin, sebagaimana dilaporkan Komando Bersatu di Kalamoon.

Selain berhasil merebut kembali desa tersebut, mujahidin menghancurkan sebuah tank tempur milik pasukan rezim dan menargetkan perkumpulan pasukan Shabihah dengan tembakan roket dan senjata berat. mujahidin juga mengontrol bukit-bukit dan daerah-daerah strategis di sekitar desa tersebut.

Sebagaimana diketahui, pasukan Bashar Al-Asad yang didukung milisi Syiah Hizbullah dan milisi bayaran dari Irak telah memasuki hari ke 22 sejak menggulirkan kampanye militer besar-besaran ke kota Yabrud di kawasan Kalamoon itu. Sejauh ini, mujahidin Suriah terus memberikan perlawanan sengit setiap usaha pasukan musuh menyerbu kota strategis tersebut.

Selama operasi itu, diperkirakan lebih dari 200 tentara musuh tewas terdiri dari pasukan rezim, milisi Hizbullah dan milisi bayaran dari Irak.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget