Halloween Costume ideas 2015
02/17/14

Situs Usudu Sham (Singa-singa asy Syam) merilis video jejak-jejak pertempuran awal Mujahidin Suriah guna membebaskan Penjara Pusat Aleppo dan ribuan Ahlus Sunnah yang ditawan oleh Syi’ah di sana.
Usudu Sham merupakan situs resmi kelompok Mujahidin Jaisy al Khilafah al Islamiyyah yang berada di bawah pimpinan komandan Mujahidin Chechnya, asy Syahid –kama nahsabuhu- Sayfullah al Shishani. Namun situs tersebut kini berganti menjadi milik Jabhat al Nusrah semenjak Jaisy al Khilafah al Islamiyya melebur ke dalamnya.

Video dibuka dengan testimoni Sayfullah al Shishani selama 2 menit 30 detik, dan diakhiri olehdetik-detik gugur syahidnya ia akibat terkena serpihan peluru mortir yang meledak tak jauh dari posisinya bersama Mujahidin lainnya.

Video berdurasi panjang 46 menit 30 detik tersebut memperlihatkan rekaman lengkap, dari sejak keberangkatan awal Mujahidin menuju operasi penyerbuan Penjara Pusat Aleppo hingga baku tembak dahsyat antara Mujahidin dengan Tentara Nushairiyyah yang disertai dentuman bom dan meriam artilleri. Menjadikan video ini pantang untuk dilewatkan.

Youtube telah menghapus video tersebut dari Channel resmi Usudu Sham, namun telah diunggah kembali oleh Channel Al Bab Free pada tanggal 14 Februari 2014. Oleh karenanya, segera download sebelum ia kembali dihapus!



Hingga hari ini belum ada kejelasan resmi, apakah wilayah tersebut sudah berhasil dibebaskan ataukah belum.

Semoga Allah memudahkan jalan Mujahidin untuk segera menuntaskan pembebasan Penjara Pusat Aleppo sepenuhnya. Aamiin!

Salah seorang Mujahid Suriah asal Eropa, Abu Fulan al Muhajir menceritakan satu kisah keajaiban dalam operasi penyerangan Mujahidin guna membebaskan penjara pusat Aleppo selama satu pekan terakhir.
Abu Fulan mengisahkan mimpi seorang teman Mujahidnya sebelum digelarnya penyerbuan, yang mana ia melihat banyak malaikat berbaju putih, melindungi Mujahidin dari gempuran serangan balik tentara Nushairiyyah.


“Seorang saudara yang ikut berjuang bersama kami dalam operasi penyerangan Penjara Pusat Aleppo bermimpi satu malam sebelum penyerbuan. Dia bermimpi melihat banyak malaikat berbaju putih. Namun tangan mereka berwarna hitam,” kisah Abu Fulan, seperti yang ia tulisakn melalui akun jejaring sosialnya, @Fulan2weet, Ahad (16/2/2014).

“Ia lantas bertanya, kenapa tangan mereka menghitam? Mereka menjawab bahwa itu lantaran mereka berusaha melindungi Mujahidin dari serangan bom, peluru, birmil, dan serpihan senjata lainnya,” imbuhnya.
Dan Subhanallah, di hari penyerbuan, Abu Fulan al Muhajir dan kawan-kawan merasakan keajaiban itu. Dimana banyak tembakan yang dilancarkan tentara Nushairiyyah tak mengenai mereka.

“Karamah! Tatkala aku berada disana, aku sangat yakin ada sesuatu yang melindungi kami. Sangat banyak tembakan bom birmil dan roket ke arah kami, namun kami baik-baik saja. Alhamdulillah!”
Meski begitu, Abu Fulan al Muhajir mengaku, ia sempat tertembak namun hanya mendapat luka ringan. Ia musti dilarikan ke rumah sakit bersama seorang Mujahid lain yang terluka cukup parah.

Sebelum ini, jauh-jauh hari di bulan Januari, Abu Fulan sangat berbahagia setelah komandan pasukannya menuturkan mimpinya bahwa ia akan ikut terlibat dalam oeprasi pembebasan penjara pusat Aleppo. Hingga Abu Fulan berdo’a agar Allah menyegerakan dilaksanakannya operasi penyerbuan.

Abu Fulan al Muhajir adalah seorang Mujahid asal Eropa yang sudah cukup lama berada di Suriah. Ia bukanlah anggota Jabhat al Nusrah atau Daulah Islam Iraq dan Syam, dan hingga kini masih enggan mengatakan di kelompok mana ia ikut berjuang dan dari negara mana asalnya.

Kerendahan hati menuntunnya untuk tetap bersikap low profile guna mengharap Jihadnya hanya akan dilihat oleh Allah saja. Ia sangat bersyukur belum pernah ada fotonya tersebar di Internet sebagaimana Mujahid lainnya.

Subhanallah, semoga Allah mengaruniakan keteguhan, keselamatan, dan limpahan barokah padamu!

The Washington Institute for Near East, lembaga yang berkaitan dengan  kebijakan ‘Timur Jauh’ mengklaim bahwa Assad,  meminta  bantuan dari sekutunya, khususnya menghadapi semakin melemahnya pasukannya. Hampir mencapai 100.000 -  300.000 pasukan dari Lebanon, Irak, Iran, dan Yaman, masuk ke Suriah.


Rezim Bashar al-Assad melalui milisi Shabbiha, mampu menambahkan dari  50.000 personil  ‘kekuatan inti’ , sekarang  menjadi 150.000 personil.  Iran mendorong  sekutunya Hizbullah, di Lebanon,  diperkirakan mengirimkan milisinya hingga 10.000 anggota almilisi Hisbullah. Inilah yang membuat Basar al-Assad , mampu bertahan.

Mereka telah berjuang dan berlatih bersama pejuang Syiah Irak yang juga mendukung Bashar al - Assad . Kekuatan yang menjadi  ‘payung’ bagi  rezim al-Assad , nampaknya  telah menjadi kunci dalam mempertahankan cengkeramannya terhadeap kota  Homs , Aleppo dan Damaskus.

Sejumlah milisi Syi’ah  Houthi  dari Yaman, ikut pula bertempur bersama dengan pasukan al-Assad. Milisi Syi’ah Turki, milisi Syi’ah Afghanistan dan Pakistan, serta tentara bayaran dari Rusia , dan diyakini jumlahnya mencapai  10.000 orang personil, dan telah terjun dalam medan perang di berbagai kota di Suriah.

Kekuatan kelompok Syi’ah Alawiyyin yang merupakan kekuatan lokal  menjadi faktor pendukung utama al-0ssad. Kelompok Syi’ah  dikenal sebagai Nusayris , hanyalah 11-16 % dari 23 juta penduduk Suriah dan terutama terletak di sepanjang pantai Mediterania . Mereka memegang pos kunci dalam pemerintahan di Suriah, termasuk militer, departemen pertahan intelijen, dan departemen dalam negeri serta kepolisian. Mereka inilah yang menjadi tulang punggung Bashar al-Assad, dan sekarang mereka terus menghancurkan kekuatan pejuang oposisi di Suriah.

Menurut Menlu AS, John Kerry, dalam perang di Suriah, Bashar al-Assad memiliki posisi yang kuat, karena itu, al-Assad meletakkan jabatannya sebagai presiden Suriah. Situasi ini semakin pelik, dan perundingan di Jenewa tidak mencapai kemajuan yang berarti. Nampaknya, hanya dengan jalan perang menyelesaikan krisis di Suriah.

Mujahidin Ahrar Asy-Syam Al-Islamiyah, salah satu kelompok dalam Jabhah Islamiyah, pada Ahad (16/2/2014) terlibat pertempuran sengit dengan milisi Syiah “Hizbullah” Lebanon di front desa Syaikh Najjar, Aleppo tenggara.

Mujahidin menghadang serangan gencar milisi Syiah “Hizbullah” Lebanon dengan tank dan senjata mesin menengah.



Serangan darat milisi Syiah “Hizbullah” Lebanon merupakan kelanjutan dari serangan udara dan artileri berat pasukan rezim Nushairiyah selama empat pekan terakhir. Perlawanan sengit mujahidin dengan izin Allah telah berhasil menghentikan laju serangan milisi Syiah ini.


Milisi Syiah “Hizbullah” Lebanon melakukan serangan dari arah desa Jidar, kota Idlib selatan pada Ahad (16/2/2014). Mujahidin Ahrar Asy-Syam, salah satu unsur dalam Jabhah Islamiyah, menghadang serangan tersebut dengan melakukan serangan terhadap markas milisi Syiah “Hizbullah” di desa Jidar.



Baku tembak sengit antara kedua belah pihak berlangsung selama beberapa jam. Laporan situs resmi Ahrar Asy-Syam menyebutkan bahwa mujahidin Ahrar Asy-Syam membombardir markas milisi Syiah “Hizbullah” di desa Jidar dengan senjata mesin menengah.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget