Halloween Costume ideas 2015
November 2014

Mujahidin Jabhah Nusrah bekerja sama dengan faksi-faksi mujahidin Suriah lainnya, Kamis (20/11), menyerbu kota terakhir yang dikontrol rezim Suriah di provinsi Quneitirah. Provinsi di selatan Suriah itu merupakan wilayah yang bersebelahan dengan dataran tinggi Golan yang dijajah Israel.


Mujahidin menyerbu kota Al-Ba’ats yang merupakan basis terakhir dan terbesar rezim Suriah di Quneitirah. Seluruh kota di provinsi di pinggiran Suriah itu berada di kontrol mujahidin, kecuali kota Al-Ba’ats dan Khan Arnabah.

Aktivis Suriah mengatakan bahwa mujahidin telah menembus pusat kota Al-Ba’ats terlibat pertempuran sengit dengan militer Suriah. Namun, lanjut aktivis, mujahidin mundur kembali ke pinggiran kota. Hampir seluruh desa yang berada di pinggiran kota Al-Ba’ats dikontrol mujahidin.

Komandan lapangan Jabhah Nusrah di kota Humaidah di dekat perbatasan Israel, Abdullah Saifullah, mengatakan bahwa mujahidin menggunakan berbagai jenis senjata dalam pertempuran itu.

Di waktu bersamaan, media-media rezim dan pro rezim Suriah menyebutkan bahwa militer dan milisi-milisi pro pemerintah terlibat pertempuran dengan kelompok oposisi di pusat kota Al-Ba’ats. Mereka mengatakan bahwa militer berhasil memukul mundur oposisi.

Perlu diketahui, kota Al-Ba’ats merupakan pusat pemerintahan provinsi Quneitirah. Al-Ba’ats sendiri sebagai nama yang disandarkan kepada partai Bashar Al-Asad, partai Ba’ats.

Sekira dua ribu gabungan mujahidin Suriah beberapa minggu terakhir kembali menggulirkan operasi besar-besaran untuk membebaskan seluruh wilayah di Quneitirah. Banyak kemenangan berahasil diraih dan mujahidin menduduki hampir seluruh kota di provinsi tersebut. Kantor berita Reuters menyebutkan, hanya dua kota yang masih diduduki rezim Suriah, yaitu kota Al-Ba’ats dan Khan Arnabah.

Aktivis Suriah di Quneitirah, Abu Sa’id Al-Jaulani mengungkapkan jika kedua kota itu berhasil dikontrol mujahidin, seluruh provinsi Quneitirah sepenuhnya di bawah kendali pejuang Suriah.

Sumber: Reuters

Syabab hizb at-tahrir (akhiy mushtafa abu 'ubaidah) yg dibunuh oleh tanzhim ISIS.
Beliau termasuk syabab senior yg pernah dipenjara Basyar Al Assad selama 6 tahun sebelum revolusi Syria. Istrinya saat ini mengandung 7 bulan ....


Dan berikut ini adalah rilisan resmi dari Kantor Pusat Media Hizbut Tahrir pada Selasa (18/11/2014).



مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَنْتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا
“Di antara orang-orang Mu’min itu ada orang-orang yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah; maka dia antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak mengubah (janjinya).”
[Qur'an Surat Al-Ahzab: 23]

Organisasi Al-Baghdadi (ISIS) telah memanggil keluarga pria tak bersalah dan sholih Abu Bakar Mustafa Khayal pada Selasa (18/11), 10 hari terakhir bulan Muharram nan suci. Mereka mengabarkan bahwa ISIS telah mengeksekusi putra keluarga itu dan mereka meminta pihak keluarganya untuk mengambil barang-barang milik almarhum.

ISIS telah membunuh jiwa yang suci dari apapun kecuali perkataan Haq (kebenaran), tanpa ISIS merasa malu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, dan kaum Mu’minin. Namun mereka (ISIS) lebih merasa malu atas barang milik seseorang jika barang-barang itu ditemukan di tangan mereka, maka mereka mengembalikannya kepada keluarganya.

Mereka tidak takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam menumpahkan darah orang tak bersalah, sebagaimana sabda Nabiyullah Shalallahu ‘alayhi wasallam:

لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ 
“Kematian (kehancuran) dunia tidaklah berarti bagi Allah dibandingkan pembunuhan seorang Muslim.”

Nampaknya ISIS hanya takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas barang milik almarhum dan mereka ingin mengembalikannya kepada keluarganya!

Nabiyullah Shalallahu ‘alayhi wasallam mengatakan kebenaran saat beliau bersabda,

إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ. 
“Jika kamu idak merasa malu, maka lakukanlah semaumu.” (HR. Bukhari).

Gerombolan itu telah membunuh As-Syahid Mustafa karena ia menyerukan perkataan yang Haq di hadapan mereka. Ia memproklamirkan secara terbuka di muka mereka bahwa ISIS tidak tidak sesuai petunjuk [Allah], dan menyarankan mereka untuk mentaubati dosanya dengan mengehentikan segala kejahatannya terhadap kaum Muslimin. [Namun rupanya] perkataan yang Haq terlalu berat untuk mereka dengarkan dan itu lebih tajam daripada pedang, maka mereka membunuhnya, dan sekarang mereka dimurkai Allah Subhanahu wa Ta’ala, Rasul-Nya, dan orang-orang beriman di antara mereka.

Mereka membunuhnya, dan mereka telah membunuh banyak Muslim sebelum membunuh almarhum, dan mereka masih saja terus membunuh jiwa-jiwa yang suci seolah mereka adalah para tiran. Hanya saja kejahatan ISIS ini lebih buruk, sebab sebagai tiran, mereka terbiasa membunuhi para pengemban Da’wah dengan dalih menumpas sekulerisme, dan pembunuhan tersebut dilakukan atas nama Khilafah guna memulas citranya.

Maka kaum Barat bersuka cita, dengan dipimpin oleh Amerika. Mereka menemukan siapa yang dapat memutarbalikkan citra Khilafah untuknya dan membunuhi penyerunya, dan semua [kekjian itu] dilakukan dengan mengatasnamakan Islam, semua penyeru Da’wah dianggap sebuah agresi terhadapnya:

قَاتَلَهُمُ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ… 
“…. Dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling?” [Qur'an Surat At-Tawbah: 30]

Kami telah menyebutkan pada publikasi kami sebelumnya bagaimana gerombolan ini membunuhi jiwa-jiwa tak berdosa dan melampaui sanksi-sanksi hingga kejahatan mereka berlanjut, tak hanya mengancam keselamatan manusia, tetapi juga pepohonan dan batu-batu. Dan kami bertujuan memperingatkan mereka akan konsekuensi dari kejahatan-kejahatan ini yang akan membawa mereka pada kehinaan di Dunia dan siksaan menyakitkan di Akhirat.

سَيُصِيبُ الَّذِينَ أَجْرَمُوا صَغَارٌ عِنْدَ اللَّهِ وَعَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا كَانُوا يَمْكُرُونَ 
“….Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya.” [Qur'an Surat Al-An'am: 124]

Hizbut Tahrir berduka atasmu yaa Syahid, syuhada perkataan yang Haq. Selamat kepadamu atas gelar syahidmu di singgasana kebenaran (Jannah), dekat Raja Mahakuasa. Selamat kepadamu, Allah telah memberkahimu dengan pahala terbesar setelah kau menghabiskan waktumu bertahun-tahun di penjara tirani Suriah yang kian menjadi kejahatannya. Selamat kepadamu atas kemenangan besar sebab engkau syahid di tangan para tirani yang akan terus meningkatkan kejahatan serupa.

Selamat kepadamu yang dengan darah tak bersalahmu kau akan menghantui gerombolan dan menghancurkannya seperti darah tak bersalah Said bin Jubair menakuti tirani hingga menghancurkan mereka. Dan barangkali, ucapan Said bin Jubair kepada tiran itu juga yang membuat tiran memerintahkan agar Said dibunuh, sebagaiamana kasus gugurnya Mustafa syuhada kita, ia pernah berkata: “Aku menertawakan penahanan Allah atasmu, dan keberanian dari Allah… Yaa Allah jangan turunkan dominasi para pendosa kepada siapapun setelahku!”

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengijabah doanya, sehingga segalanya menjadi sulit bagi para penjajah, tak lama setelah kesyahidan Said bin Jubair.

Hizbut Tahrir berduka atasmu yaa Mustafa syuhada, kami memasrahkanmu kepada Allah, dan kami tidak mengatakan kecuali yang menyenangkan Yang Mahakuasa. Kami, wahai Mustafa, telah bersedih atas kepergianmu. Sungguh kita milik Allah dan akan kembali kepada-Nya.

وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ
“…. Dan orang-orang yang dzalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kemballi.” [Qur'an Surat Ash-Shu'ara: 227].

-Kantor Pusat Media Hizbut Tahrir-

Komando Sentral AS, atau CENTCOM, hari ini (20/11/2014) mengumumkan bahwa mereka kembali menargetkan “Khorasan Group,” atau yang lebih dikenal dengan nama Tanzhim Al Qaeda di Suriah yaitu salah satunya Jabhah Nushrah. Serangan udara itu terjadi antara 17-19 November, menyerang dan menghancurkan fasilitas penyimpanan amunisi.


AS kini telah meluncurkan 15 pesawat dan rudal jelajah serangan pada empat hari yang berbeda terhadap jaringan Al Qaeda di Suriah sejak kampanye udara di dalam Suriah dimulai pada 22 September.

Delapan serangan udara koalisi AS yang menargetkan jaringan al Qaeda di Aleppo pada 22 September, lima serangan lainnya menghantam kelompok tersebut di Sarmada pada 5 November, dan serangan lain diluncurkan barat dari Aleppo antara 12-14 November.

Sasaran serangan pada 22 September, pada 5 November, dan serangan terbaru menghantam infrastruktur Jabhah Al Nusrah , yang digunakan sebagai pusat pelatihan untuk melawan rezim Assad. Di antara target yang ikut terkena pengeboman adalah fasilitas pembuatan IED, fasilitas produksi amunisi, fasilitas penyimpanan, bangunan komunikasi, fasilitas komando dan kontrol, kamp pelatihan, pondok pesantren, dan kendaraan. (Tm / pz )

Menurut laporan media pro rezim, Mujahidin telah membunuh komandan senior angkatan bersenjata rezim Suriah pada Selasa (18/11) dekat lapangan gas Al-Shaer, timur provinsi Homs.

"Brigadir Muhsen adalah komandan Suqour Al-Sahra'a (elang padang pasir), salah satu unit yang paling terlatih yang memberikan kontribusi bagi pemerintah dalam banyak pertempuran berpengaruh di Homs dan Latakia." ujar Hussein pejabat tinggi di Intelijen militer.

komandan_rezim_suriah

Brigadir Muhsen sudah banyak memperoleh reputasi sebagai komandan brutal dan biadab. Dia akan dikuburkan di kampung halamannya, Safita, di pedesaan Tartus, menurut halaman media sosial pro-Bashar Assad pada Rabu (19/11).

Pasukan dibawah komando Hussein biasa menjuluki dia 'singa padang pasir'. Bahkan beberapa aktivis mengatakan popularitasnya lebih besar hingga menandingi popularitas Kolonel Suhail Al-Hassan, komandan operasi militer di provinsi Hama.

(sumber : zamnalwasl)

Syabab hizb at-tahrir (akhiy mushtafa abu 'ubaidah) yg dibunuh oleh tanzhim ISIS.
Beliau termasuk syabab senior yg pernah dipenjara Basyar Al Assad selama 6 tahun sebelum revolusi Syria. Istrinya saat ini mengandung 7 bulan ....


Salah seorang dari mereka (anggota isis) mengatakan: kalian (syabab hizbut tahrir) lebih berbahaya dari pasukan salib (koalisi Amerika yg menyerang suriah dan irak) ....

Sungguh ini membuktikan ISIS mudah menghalalkan darah umat islam dan anti nasehat !"

Lihat juga informasi dari kantor media pusat Hizbut Tahrir terkait peristiwa ini.
Pernyataan Hizbut Tahrir atas Syahidnya Mustafa Khayal

Markas Informasi Kota Nawa di pedesaan Daraa menyebarkan rekaman video kuburan massal yang ditemukan di peternakan dekat kota, penemuan itu terjadi beberapa hari setelah pembebasan sepenuhnya kota dan sekitarnya dari pasukan Assad.


Menurut aktivis dari kota Nawa, kuburan massal itu terungkap ketika penduduk kota kembali dan mendatangi lahan pertanian untuk memanen, saat itu mereka terkejut ketika ditemukan "32" mayat, dan sebagian besar mayat telah dimakan oleh binatang buas, sementara beberapa dari mereka diborgol dan terlihat tanda-tanda penyiksaan dari tubuh mereka, dan mayoritas dari mereka laki-laki, saat ini telah diidentifikasi 28 mayat, semua berasal dari kota tersebut.



Perlu dicatat bahwa pembantaian dan kuburan massal merupakan gaya tindakan pasukan Assad sejak awal kampanye militer terhadap kota-kota dan desa-desa yang dikuasai oleh pemberontak, terutama kota-kota di Homs dan Hama.

Kerabat Bashar Assad kembali tewas dalam pertempuran melawan mujahidin Suriah. Kali ini, sepupu presiden diktator tersebut tewas di tangan mujahidin dalam pertempuran di kota Syaikh Miskin, provinsi Dar’aa.

Dilaporkan portal berita online Suriah, zamanalwsl.net, Jumat (07/11), sepupu Bashar Al-Asad itu bernama Aktsam Ibrahim Syalisy. Ia merupakan anak bibi Bashar Assad dari ayahnya, Hafidz Asad.

Menurut portal berita yang mendukung perjuangan rakyat Suriah tersebut, mayat Akhtsam masih tergeletak di kota yang telah dikontrol mujahidin itu. Militer rezim tidak sempat membawa mayat sepupu presidennya itu ketika mereka melarikan diri dari kejaran mujahidin.

Sebelumnya, mujahidin Jabhah Nusrah bekerja sama dengan sejumlah faksi lainnya dilaporkan berhasil membuka pengepungan ke kota Syaikh Miskin. Mujahidin berhasil mengusir militer Suriah dan mengontrol kota itu.

Dalam laporannya, Jabhah Nusrah mengontrol pos-pos militer sebelum berhasil masuk ke Syaikh Miskin. Mujahidin masih terus menyisir ke sejumlah daerah untuk mensterilkan kota itu dari militer rezim.

Jabhah Nusrah juga melaporkan bahwa sejumlah pejuangnya gugur dalam pertempuran itu.

Jabhah Nusrah, Jabhah Syam Muwahhadah dan Gerakan Al-Mutsanna, Senin lalu mengumumkan membentuk ruang operasi bersama di bawah sandi “Udkhulu ‘Alaihimul Bab”. Sejak awal operasi itu digulirkan, mujahidin langsung meraih sejumlah kemajuan hingga berhasil mengontrol Syaikh Miskin di provinsi Dar’aa.

Hama Media Center melaporkan pada Ahad (2/11) bahwa 4 perempuan dan seorang pria yang telah renta dibunuh oleh rezim di desa al-Karim.

Dalam peristiwa lainnya, militer rezim telah memobilisasi pasukannya untuk menyerbu Kfar Zita, seminggu setelah merebut kendali atas kota Morek di pedesaan utara.


Wilayah Kfar Zita, basis kekuatan mujahidin yang selama dua tahun terakhir mampu mempertahankan diri dari gempuran rezim, menghadapi ancaman jatuh ke tangan rezim saat militan yang setia kepada Assad berkumpul di sebuah desa Alawiyah untuk bergabung dalam pertempuran.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget