Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Uni Emirat Arab Penjarakan Pendukung Mujahidin Suriah

Sidang dimulai di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Senin (8/9), 15 orang dituduh bergabung dan membiayai Jabhah Nusrah dan Ahrar Syam di Suriah, kata kantor berita resmi WAM.


Sebelas terdakwa, yang kewarganegaraannya tidak diungkapkan, muncul di sidang pertama sebelum Mahkamah Agung Federal di Abu Dhabi, kata WAM.

Tidak jelas mengapa empat sisanya tidak dihadirkan di pengadilan.

Mereka dituduh "bergabung dan mengumpulkan dana untuk dua kelompok “teroris” di luar negeri – Jabhah Nusrah dan Ahrar Syam" yang sedang berjuang melawan rezim pemerintah Suriah, Bashar Assad.

Jabhah Nusrah adalah afiliasi Al-Qaeda di Suriah, sementara Ahrar Syam adalah kelompok mujahidin yang kuat di Suriah.

Para terdakwa juga didakwa dengan tuduhan memproduksi bahan peledak, WAM melaporkan.

Salah satunya dituduh memiliki senjata api tanpa izin, sementara yang lain diduga "mengelola sebuah website yang menyebarkan informasi tentang Al-Qaeda dan menyebar ideologinya."

Sidang berikutnya akan digelar pada tanggal 23 September, tambahnya.

Pihak berwenang di negara Teluk telah mentargetkan Islamis dengan dugaan memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin atau Al-Qaeda.

Pada tanggal 23 Juni, pengadilan yang sama memejarakan enam warga Arab selama tujuh tahun setelah mendapati mereka membentuk sel Al-Qaeda dan mengumpulkan dana untuk Jabhah Nusrah.

Puluhan warga Emirat dan Mesir juga telah dipenjara karena membentuk sel Ikhwanul Muslimin, yang dilarang di Mesir dan dituduh berusaha menggulingkan monarki Teluk.

Ahli PBB Gabriela Knaul Maret mengkritik pelanggaran dan kurangnya transparansi dalam proses pengadilan UAE, dan mendesak penyelidikan independen atas tuduhan penyiksaan di penjara.
Labels:
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget