Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Syaikh Shafi Al-Ajmi tekankan akan terus bantu Mujahidin Suriah

Dua ulama’ Kuwait yang mendukung jihad Suriah dan mencarikan dana untuk Jabhah Nusrah, dan baru-baru ini ditunjuk oleh Salibis AS sebagai teroris global, Syaikh Shafi Sultan Mohammed Al-Ajmi dan Syaikh Hajjaj Fahd Hajjaj Muhammad Sahib Al-'Ajmi, telah muncul selama beberapa hari terakhir.

Syaikh Hajjaj Al-'Ajmi ditangkap oleh pihak berwenang Kuwait di Bandara Internasional Kuwait pada (20/8) saat beliau kembali dari Qatar. Menurut Reuters, pihak berwenang tidak akan mengomentari penahanannya.

Pada 17 Agustus, Syaikh Shafi Al-Ajmi ditahan oleh pihak berwenang Kuwait di perbatasan dengan Arab Saudi saat beliau dikabarkan kembali dari umrah. Beliau dibebaskan setelah diinterogasi oleh petugas Kuwait.

Keduanya ditambahkan oleh Salibis AS ke dalam daftar teroris global kurang dari dua minggu yang lalu, pada 6 Agustus, bersama dengan warga Kuwait lainnya, Abdur Rahman Khalaf 'Ubayd Juday' Al-'Anizi.
Menurut pernyataan dari Departemen Keuangan AS, Hajjaj Al-'Ajmi berfungsi sebagai penyalur sumbangan keuangan untuk Jabhah Nusrah di Suriah, beliau bepergian secara teratur dari Kuwait ke Suriah untuk terlibat dalam aktivitas keuangan atas nama Jabhah Nusrah dan memberikan dana kepada kelompok itu.

Dan Shafi Al-Ajmi yang berkampanye di media sosial rutin mencari sumbangan bagi para pejuang Suriah dan merupakan salah satu penggalang dana Kuwait paling aktif untuk Jabhah Nusrah. Pada bulan Juli 2014, beliau secara terbuka mengakui bahwa mengumpulkan uang di bawah naungan badan amal dan menyampaikan dana secara langsung ke Jabhah Nusrah. Al-Ajmi juga mengakui pembelian dan pemasokan senjata atas nama Jabhah Nusrah.

Hajjaj juga ditambahkan ke dalam daftar teroris global oleh PBB, dalam pernyataan yang diterbitkan pada 15 Agustus, yang menyatakan bahwa beliau adalah seorang pemodal Jabhah Nusrah yang berbasis di Kuwait. Selain itu, PBB yang menambah pemodal lainnya untuk Jabhah Nusrah, Hamid Hamad Hamid Al-Ali.

Syaikh Hajjaj telah bersumpah akan mengambil tindakan hukum untuk membersihkan namanya, dan mengatakan beliau bukan teroris, tidak memiliki afiliasi dengan kelompok teroris, dan itu hanya sebatas mengirimkan bantuan ke Suriah yang sedang ditindas oleh Rezim Syiah Nushairiyyah.

Syaikh Shafi juga mengatakan akan mengambil tindakan hukum setelah penahanan singkat oleh otoritas Kuwait. Menurut Kuwait Times, pemerintah Kuwait tahun lalu melarang acara TV di mana beliau muncul, karena pemerintah mengklaim beliau menghasut kebencian. Pada acara itu, Syaikh Shafi meminta pihak oposisi untuk melawan rezim Assad, dan mendesak pendukungnya untuk membunuh pejuang Syiah Hizbullah yang berperang di sisi Rezim Assad di Suriah.

syaikh-shafi-alajmi

The Kuwait Times juga melaporkan bahwa Syaikh Shafi dan Syaikh Hajjaj telah kembali di Twitter dengan account baru tiga hari yang lalu setelah akun asli mereka dibanned. Dalam salah satu tweet terbarunya, Syaikh Hajjaj Al-Ajmi mengatakan: "Akan terus mendukung Islam dan umatnya, dan segala puji bagi Allah. Dan hanya orang yang beriman percaya bahwa apa yang terjadi kepada mereka adalah untuk kemaslahatan mereka sendiri."

Syaikh Shafi Al-Ajmi juga mengatakan, "Kami menyampaikan kabar baik kepada saudara-saudara kami di Syam (Suriah) bahwa kami akan selalu berada di pihak yang membantu mereka, bahkan jika orang-orang kafir benci hal itu, saya katakan David Cohen (Wakil Menteri Keuangan AS) bahwa jika Yesus (Isa) a.s putra Maryam adalah di antara kalian, maka Anda juga akan melabeli beliau teroris."
Labels:
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget