Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Sikap Hizbut Tahrir atas Deklarasi Khilafah ISIS

Deklarasi Daulah Khilafah oleh ISIS, Ahad 1 Ramadhan 1435, di wilayah yang dikuasainya di Suriah dan Irak, telah menghasilkan reaksi beragam. Dinilai sebagian kalangan bahwa pengumuman ini hanyalah “propaganda” untuk menarik lebih banyak pemuda untuk bergabung dengan ISIS.

Hizbut Tahrir, salah satu organisasi Islam yang selama ini paling terdepan menyerukan khilafah Islam. Dr Mus’ab Abu Arqub, anggota divisi media Hizbut Tahrir Palestina, melihat ISIS terlalu tergesa-gesa dalam pengumuman tersebut.

“Kami setuju penegakan kekhalifahan Islam. Khilafah mana pun yang menegakkan syariat Allah asalkan memenuhi persyaratan khilafah, maka kami akan membaiatnya,” ungkapnya dalam wawancara dengan zamnpress.

“Aturan dan syarat khilafah sudah ditetapkan dalam buku-buku fiqh dan  Hizbut Tahrir juga menulisnya. Bila aturan dan syarat-syarat itu telah diterapkan oleh khalifah mana pun, maka wajib bagi umat Islam untuk membaiatnya,” tambahnya.

Namun, Abu Arqub melihat gambaran tentang Daulah Khilafah yang dideklarasikan oleh jamaah Daulah belumlah jelas. Mestinya, saat khilafah diumumkan, ada yang namanya akad baiat untuk pemerintahan yang berhukum dengan Kitab Alah dan Sunnah Rasulullah. Kemudian, Daulah tersebut harus memenuhi dua syarat. Pertama, memiliki keamanan yang menjamin kaum muslimin. Kedua, otoritas atau kekuasaan berada di tangan kaum muslimin. Bila ini dipenuhi, maka daulah tersebut menjadi Daulah Islam, katanya menjelaskan.

Abu Arqub melanjutkan, “Pembentukan kekhalifahan adalah urusan besar. Maka urusan ini harus jelas sekali. Jadi khilafah itu bukan pengumuman di channel YouTube di Internet, melainkan penegakan syariat Allah di muka bumi.”

[zamnpress/kabarsuriah]
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget