Halloween Costume ideas 2015
[ads-post]

Wawancara dengan Komite Syariah Jaish al-Muhajirin wal-Ansar

Komite Syariah Jaish al-Muhajirin wal-Ansar telah memberikan sebuah wawancara tentang berbagai topik termasuk pendapat mengenai FSA. Wawancara ini diterbitkan pada halaman resmi JMA di VKontakte.

________________________________________

TANYA : Apa yang Anda perjuangkan, dan apa tujuan Anda?

JAWAB : Kami berjuang untuk satu tujuan, yaitu untuk meninggikan Kalimah Allah di atas segalanya, sebagaimana Firman Allah : “Dan perangilah mereka sehingga tidak ada kesyirikan lagi dan agama itu semata-mata milik Allah. Jika mereka berhenti dari memusuhi kalian maka tidak ada permusuhan kecuali atas orang-orang yang dzalim”. [QS. Al Baqarah :190-192]

Dalam ayat ini, Allah SWT meminta kita untuk berjuang sampai kita berhasil menghapus dari muka bumi ini semua yang menghalangi dan mencegah orang dari menyembah Allah semata, dan meninggalkan apa yang dilarang oleh-Nya dan melakukan apa yang Allah perintahkan kepada kita.

Saat ini, Kuffar tidak membiarkan Negara mayoritas Muslim manapun tanpa mereka menjajah dan mengangkat pemimpin kafir yang berkuasa atas rakyat Muslim dan berhukum dengan hukum yang didikte oleh Kuffar. Bagaimanapun kita terpaksa mengakui kenyataan yang menyedihkan bahwa, hukum dan sistem seperti demokrasi dan liberalisme telah diciptakan untuk melindungi para penyimpang dan para penjahat yang memerintah umat muslim.

Hari ini, Anda tidak akan menemukan sebuah negara Muslim manapun yang diperintah oleh Hukum Allah, memerintahkan untuk segala yang diperintahkan oleh Allah dan melarang segala yang dilarang oleh-Nya. Anda tidak akan menemukan penguasa di Negara-negara muslim yang benar-benar mengamalkan Syariah Islam. Mereka para penguasa umat Islam saat ini telah menjual habis agama dan jiwa mereka kepada kaum Kuffar dan melakukan segala cara yang ada untuk menghapus sisa-sisa Islam di negara-negara mereka.
Setiap ajakan atau seruan untuk mendirikan Syariah Islam pasti ditekan dengan brutal, para ulama saleh dan para pendakwah yang berbicara tentang kebenaran dipenjara atau dibunuh. Syirik, zina, minuman keras, menyebar di mana-mana, kebenaran dianggap kuno, korupsi merajalela, singkatnya, ini adalah realitas dunia Islam saat ini.

Menurut pendapat kami, kami menempuh jalan ini dan kami mengamalkan jihad ini untuk membasmi musuh-musuh Allah yang menggerogoti masyarakat Muslim, dan dengan bantuan Allah kami tidak akan berpaling dari jalan ini sampai kami berhasil membebaskan tanah kaum Muslimin dari tiran ini, dan sampai tegaknya Hukum Allah yang akan memberikan kesetaraan, dan keadilan, kepada masyarakat, baik secara fisik maupun spiritual.

TANYA : Apa yang bisa Anda katakan tentang tuduhan yang di alamatkan kepada  Anda, bahwa Anda adalah seorang takfiri dan tidak mendengarkan nasehat para ulama?
JAWAB : Tentu saja semua ini adalah fitnah, hanya upaya lain untuk mendiskreditkan kami, apa yang bisa saya katakan, semua itu adalah lagu lama, sudah basi dan berkarat, tapi insya Allah kami akan menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan itu.

Alhamdulillah, kami mengikuti Al-Quran dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para ulama terdahulu, dan kami berusaha untuk tidak menyimpang sedikitpun dari manhaj ini. Adapun mengenai kami tidak mendengarkan nasehat para ulama, aku bersumpah demi Allah pemilik Ka’abah, kami mendengarkan nasehat dari para ulama yang benar dan tulus yang bertindak dan berbicara sesuai dengan ilmu mereka, tetapi jika mereka (orang-orang yang menuduh kami) mengartikan para ulama tersebut dengan ulama su’, ulama yang menjadi antek-antek thaghut, dan mengeluarkan fatwa sesuai pesanan dan keinginan para penguasa thaghut, maka kami sekali-kali tidak akan mendengarkan nasehat dari orang-orang seperti itu. Bagaimana bisa kami mendengarkan mereka? Ketika mereka diminta oleh para penguasa untuk mengeluarkan fatwa yang membenarkan perilaku dan tindakan keji para penguasa thaghut itu, mereka segera bergegas melakukannya, menggunakan ayat-ayat Allah untuk membenarkan perbuatan yang bathil.

Semoga Allah melindungi kita dari kejahatan dan intrik mereka. Semoga Allah menguatkan kita di jalan-Nya dengan para ulama yang benar dan tulus kepada Allah dan tidak takut untuk mengecam kebathilan, mengklarifikasi kebenaran dari kebohongan. Aku akan jujur kepada Anda, kami telah melihat ulama-ulama tersebut, mereka adalah para ulama yang mengajak untuk berjihad dan terutama di sini, di Suriah. Masyarakat di sini benar-benar membutuhkan dakwah dan dukungan spiritual dari para ulama.
TANYA : Dapatkah Anda memberitahu kepada para pembaca tentang hal yang Anda lakukan di wilayah-wilayah yang telah dibebaskan, bagaimana Anda berhubungan dengan warga lokal, dan bagaimana mereka menyikapi kehadiran Anda di Suriah?

JAWAB : Alhamdulillah, di daerah yang telah dibebaskan, kami telah membuka beberapa lembaga Islam untuk melatih para pendakwah dari para siswa yang berbakat. Juga, di setiap masjid di daerah kami mengadakan kelas belajar mengajar aqidah dan fiqh bagi masyarakat, serta pelajaran membaca Al-Quran untuk anak-anak, minggu kemarin, kami mengadakan kompetisi dengan hadiah khusus untuk anak-anak. Juga, kami berencana untuk membuka sekolah tinggi dengan mata pelajaran modern dan Syariah. Alhamdulillah, jumlah jamaah kami terus meningkat, semakin banyak yang kembali ke agama Islam, setiap hari semakin banyak orang yang yakin bahwa tidak ada yang dapat memisahkan mereka dari Mujahidin.

Pengadilan Syariah telah dibuka untuk memecahkan perselisihan yang timbul di antara penduduk setempat, di mana setiap orang bisa datang dan bersaksi jika ia dirugikan oleh sesuatu atau jika ia diperlakukan tidak adil. Orang ini telah dipercayakan kepada kami oleh Allah, maka dari itu, kami harus merawat mereka dan menjaga kesejahteraan mereka di dunia dan Akhirat. Kami mengajak kepada semua saudara-saudara kami untuk bersikap lunak dan baik kepada orang-orang ini, karena mereka telah menderita begitu banyak. Ya, Anda bisa saja bertemu dengan beberapa orang yang fasik, dan bahkan beberapa orang yang murtad dari agama Islam, tetapi persentase mereka sangat sedikit, Anda akan menemukan bahwa akan ada lebih banyak kaum Muslimin yang mencintai dan taat, jadi kami tidak boleh tergesa-gesa, kami harus bersabar menghadapi mereka.

Tentu saja, dengan berat hati kami mengatakan, di dalam jamaah kami, kami memiliki orang-orang yang tidak mempunyai pemahaman dasar mengenai Islam, dan mereka menuduh seluruh rakyat Suriah kafir dan mencoba untuk membuktikan tuduhan mereka itu. Orang-orang ini tidak mengerti bahwa mereka mengulangi kata-kata yang sama yang diucapkan oleh Ayubovsty (pengikut Ayub Astrakhansky, sebuah kelompok takfiri terkenal), dan bahwa kaum Khawarij telah mengatakan hal yang sama ratusan tahun yang lalu. Mereka mengklaim bahwa jika pemerintah suatu Negara memerintah dengan hukum Thaghut, maka bangsa yang hidup di negara itu dianggap kafir.

Kami mengatakan hal yang sama seperti yang dikatakan para ulama tentang wilayah di mana hukum thaghut berlaku dan kekuasaan berada di tangan orang-orang kafir, bahwa ini disebut wilayah Kuffar. Tapi kami yakin bahwa istilah ini bukan berdasarkan agama mayoritas penduduk di wilayah itu, namun Istilah itu berlaku untuk wilayah yang diatur oleh hukum kafir, bahkan jika mayoritas penduduk di wilayah itu beragama Islam.

Mencukur jenggot dan menyerupai orang kafir dalam berpakaian, yang merupakan fenomena umum saat ini, bukanlah alasan bagi kita untuk mengkafirkan mereka.

Syaikh Abu Qatadah Al Filistini juga menulis sebuah buku mengenai hal ini dan mengupas masalah ini secara rinci dan kita tidak tahu pendapat ulama mana yang diambil oleh sebagian Mujahidin yang berpendapat berbeda dari pendapat ini.

TANYA : Bagaimana dengan FSA, apakah benar bahwa mereka adalah kaum nasionalis dan memiliki hubungan dengan Barat? Bagaimana seharusnya hubungan kita dengan mereka?

JAWAB : Seperti banyak orang di sini, Anda sudah mendapatkan kesan yang salah mengenai FSA. FSA bukanlah sebuah organisasi dan FSA bukanlah satu pasukan dengan satu komando dan satu pemimpin, FSA itu terdiri dari berbagai kelompok, di berbagai bagian Suriah, dengan berbagai komandan, berbagai sponsor dan berbagai pandangan. Mereka pada umumnya dipukul rata karena mereka menyebut diri mereka pasukan pembebasan dan menambahkan satu bintang dalam bendera mereka. Dan bahwa bintang tambahan itu melambangkan revolusi mereka, tidak lebih.

Singkat kata, kita tidak boleh memukul rata/gebyah uyah dan mengatakan sesuatu yang baik atau buruk tentang FSA, karena FSA terdiri dari berbagai golongan, pandangan dan tujuan. Di dalamnya ada kelompok yang berjuang hanya untuk uang, ada juga kelompok yang hanya ingin membalas dendam, dan ada orang-orang yang datang untuk membela desa atau kota mereka, dan ada sejumlah orang yang menganut paham kebebasan dan kesetaraan dengan model demokrasi Barat dan Barat memanipulasi mereka untuk kepentingan Barat sendiri, dan Barat sedang mempertaruhkan mereka untuk kejatuhan rezim Assad.

Namun, banyak juga kelompok di FSA yang telah menyatakan dan juga membuktikan bahwa mereka telah meninggalkan demokrasi dan mereka mengatakan bahwa Barat adalah pengkhianat dan mengambil keuntungan dari apa yang terjadi di Suriah.

Oleh karena itu posisi kami dalam kaitannya dengan mereka adalah sangat sederhana dan jelas, kami mengatakan bahwa orang-orang yang berjuang untuk mendirikan Syariah Islam dan melindungi tanah mereka dari penjajah Alawit adalah saudara kami dan mujahidin di jalan Allah sampai kami melihat sesuatu dari mereka yang melanggar aturan Allah.

Dan bagi mereka yang berjuang demi membangun demokrasi, liberalisme atau berhala-berhala lainnya yang akan memperbudak kembali kaum muslimin setelah jatuhnya Bashar, kami tidak menganggap mereka Muslim dan tidak membenarkan hal tersebut.
materi islam

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget